![]() |
| Mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Menteri PU Doddy Hanggodo kembali melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bireuen, Selasa, 24 Februari 2026. |
BIREUEN, KabarViral79.Com - Dalam upaya mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Doddy Hanggodo kembali melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bireuen, Selasa, 24 Februari 2026.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan khusus antara Menteri PU dengan anggota Komisi V DPR RI, H Ruslan Daud (HRD), di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum, di Jakarta, pada Jumat, 20 Februari 2026 kemarin.
Pertemuan yang berlangsung hangat di bulan suci Ramadan itu dimanfaatkan HRD untuk menyampaikan berbagai persoalan mendesak terkait dampak banjir dan longsor, termasuk apresiasinya terhadap kerja cepat Menteri PU beserta jajaran kementerian.
Menurut HRD, respons cepat pemerintah pusat merupakan bukti kehadiran negara di tengah situasi darurat yang dihadapi masyarakat Aceh.
Normalisasi Sungai hingga Perbaikan Jembatan Mendesak
HRD menjelaskan, salah satu permintaan mendesak masyarakat adalah percepatan normalisasi sungai sebagai upaya mengurangi risiko banjir berulang di Aceh.
Ia menilai, alih fungsi hutan menjadi kebun sawit turut memperparah banjir di sejumlah wilayah.
Selain itu, persoalan abrasi pantai, pendangkalan muara, serta kerusakan jalan dan jembatan juga mendapat sorotan serius.
Sejumlah jembatan seperti Jembatan Pante Lhong di Kecamatan Peusangan, Jembatan Ulee Jalan di Peusangan Selatan, dan Jembatan Alue Limeng Kecamatan Jeumpa hingga kini belum tertangani, sehingga warga masih bergantung pada rakit untuk menyeberang.
Hunian Layak bagi Warga Terdampak Jadi Prioritas
HRD juga menekankan pentingnya penyediaan hunian sementara (Huntara) yang layak bagi warga terdampak banjir dan longsor.
Ia menegaskan, hunian bukan hanya kebutuhan fisik, tetapi juga kebutuhan kemanusiaan dan martabat sosial.
HRD mengutip pernyataan Ketua Satgas Galapana, Sufmi Dasco Ahmad, yang menargetkan tidak ada lagi warga tinggal di tenda darurat sebelum lebaran.
Ia menekankan, negara harus memastikan para penyintas tidak berlarut-larut hidup dalam kondisi darurat.
Tinjau Bendung, Jalan, dan Tanggul Sungai
Dalam kunjungannya, Menteri PU meninjau langsung sejumlah lokasi infrastruktur rusak, termasuk Bendungan DI Pante Lhong di Desa Beunyot, Jembatan Pante Lhong di Peusangan, serta tanggul sungai di Desa Babah Suwak dan Cot Mee Kecamatan Kuta Blang yang putus diterjang banjir.
Menteri PU menegaskan, pemerintah pusat akan mempercepat seluruh langkah strategis, mulai dari pembangunan kembali jembatan dengan konstruksi permanen, normalisasi sungai, perbaikan akses jalan, hingga pemulihan bendung irigasi untuk mengembalikan aliran air ke ribuan hektare sawah terdampak.
“Kami menargetkan pemulihan secepat mungkin agar aktivitas ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat tidak terhambat lebih lama,” ujarnya.
Apresiasi dari Pemkab Bireuen
Bupati Bireuen turut menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan respon cepat Menteri PU terhadap kondisi masyarakat yang masih berjuang bangkit pasca bencana.
Ia berharap, percepatan rehabilitasi dapat segera mengembalikan stabilitas kehidupan warga di seluruh wilayah terdampak. (Joniful Bahri)

