-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

HRD Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemulihan Pasca Bencana Aceh

By On Senin, Maret 30, 2026

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Ruslan M. Daud sampaikan apresiasi komitmen Presiden Prabowo Subianto, terkait percepatan pemulihan pasca bencana banjir dan longsor di Aceh pada silaturahmi, halal bihalal, dan coffee morning bersama insan pers di Banda Aceh, Senin, 30 Maret 2026. 

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Ruslan M. Daud menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam percepatan pemulihan pasca bencana banjir dan longsor di Aceh

Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi, halal bihalal, dan coffee morning bersama insan pers di Banda Aceh, Senin, 30 Maret 2026. 

Ruslan, yang juga Ketua DPW PKB Aceh itu menilai, pemerintah pusat telah bekerja maksimal dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi, serta menunjukkan kepedulian langsung kepada masyarakat terdampak. 

“Kami mengapresiasi kinerja Presiden dan jajaran menteri yang dinilai sangat serius dalam menangani pemulihan pascabencana di Aceh. Kehadiran langsung di tengah masyarakat menjadi bukti nyata perhatian pemerintah,” ujarnya. 

Ia menambahkan, intensitas kunjungan Presiden ke Aceh mencerminkan keseriusan dalam memastikan proses pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran. 

Bahkan, kata dia, Presiden tetap menyempatkan diri hadir di tengah pengungsi saat momentum Idul Fitri

“Presiden hadir langsung di tengah masyarakat pengungsi saat Lebaran. Ini memberikan semangat sekaligus menunjukkan bahwa negara benar-benar hadir,” ujarnya. 

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala di lapangan, khususnya terkait penanganan pengungsi yang belum sepenuhnya tertangani. 

Ruslan menyoroti masih adanya warga yang bertahan di tenda pengungsian di sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Bireuen, akibat belum tersedianya hunian sementara

“Faktanya masih ada masyarakat yang tinggal di tenda. Ini menjadi perhatian bersama agar penanganan bisa lebih optimal,” ujarnya. 

Ia menjelaskan, salah satu penyebab keterlambatan penyediaan hunian sementara adalah belum optimalnya usulan dari pemerintah daerah kepada pemerintah pusat. 

“Koordinasi antara pemerintah daerah dan pusat perlu diperkuat, agar kebutuhan masyarakat, terutama hunian sementara, bisa segera terpenuhi,” katanya. 

Ruslan berharap, sinergi yang lebih baik antara pemerintah pusat dan daerah dapat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi, sehingga masyarakat terdampak dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal. (Joniful Bahri)

Next
This is the current newest page
Previous
Next Post »