-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Darya-Varia dan Mayapada Hospital Bandung Hadirkan Wound Care Center untuk Tingkatkan Kualitas Perawatan Luka di Indonesia

By On Senin, Juni 29, 2026

PT Darya-Varia Laboratoria Tbk ("Darya-Varia") jalin kerja sama strategis dengan Mayapada Hospital melalui peresmian Wound Care Center di Mayapada Hospital Bandung. 

BANDUNG, KabarViral79.ComPT Darya-Varia Laboratoria Tbk ("Darya-Varia") menjalin kerja sama strategis dengan Mayapada Hospital melalui peresmian Wound Care Center di Mayapada Hospital Bandung. 

Kolaborasi ini merupakan langkah nyata kedua institusi dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan perawatan luka yang modern, komprehensif, berpusat pada pasien dan berstandar internasional. 

Kehadiran pusat layanan ini menjawab tantangan perawatan luka kronis dan non-kronis (akut) di Indonesia yang masih memerlukan penanganan lebih terstandar. 

Sebuah studi dari Universitas Bhakti Kencana menunjukkan bahwa 60 persen responden pernah mengalami infeksi pada luka yang dirawat, sementara 75 persen menyatakan membutuhkan pelatihan teknis mengenai perawatan luka yang benar. 

Tantangan ini semakin relevan seiring meningkatnya jumlah pasien dengan penyakit kronis seperti diabetes, yang berisiko mengalami komplikasi luka, serta tingginya kasus luka akut akibat operasi, trauma, dan kecelakaan. 

Menjawab kebutuhan tersebut, Wound Care Center hadir sebagai layanan terpadu untuk penanganan berbagai jenis luka, mulai dari luka diabetes, luka pasca operasi, luka akibat kanker, hingga penanganan bekas luka seperti jaringan parut (keloid), bekas luka menonjol (hipertrofik), dan perubahan warna kulit akibat luka (hiperpigmentasi), serta perawatan luka estetika. 

Didukung tim dokter multidisiplin, layanan ini berfokus pada pencegahan komplikasi serta optimalisasi pemulihan pasien, baik dari aspek fungsi maupun estetika. 

"Kami percaya bahwa setiap pasien berhak mendapatkan akses terhadap perawatan luka yang modern, komprehensif, dan berpusat pada pasien serta berbasis standar medis unggulan. Sebagai Perusahaan yang memiliki visi membantu membangun Indonesia yang lebih sehat, Darya-Varia ingin mengambil peran aktif dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami sangat bangga dapat berkolaborasi dengan Mayapada Hospital Bandung yang memiliki sumber daya, tenaga kesehatan, serta komitmen yang sejalan dengan misi kami," ujar dr. Ian Kloer, Presiden Direktur Darya-Varia. 

Sebagai bagian dari kerja sama ini, Darya-Varia juga menghadirkan berbagai solusi yang mendukung penanganan luka modern, termasuk modern dressing, antibiotik topikal, serta teknologi Negative Pressure Wound Therapy (NPWT) yang membantu mempercepat proses penyembuhan luka pada berbagai kondisi klinis. 

"Keberhasilan penanganan luka kronis tidak hanya diukur dari kesembuhan dan tertutupnya luka, tetapi juga pada upaya mempertahankan fungsi organ dan mencegah komplikasi, agar pasien dapat kembali beraktivitas dengan nyaman dan optimal. Karena itu, Mayapada Hospital Bandung menghadirkan Wound Care Center sebagai layanan perawatan luka komprehensif berstandar internasional yang mengedepankan konsep modern wound care melalui kolaborasi tim dokter multidisiplin, alur klinis (clinical pathway) yang terstruktur, serta dukungan fasilitas dan teknologi modern," ujar dr. Irwan S. Hermawan, MM, Hospital Director Mayapada Hospital Bandung. 

Ia menambahkan, proses perawatan di Wound Care Center juga didukung oleh Wound Care Educator dari tim perawat yang berperan mendampingi pasien secara berkelanjutan, memastikan perawatan berjalan lebih terarah dan terkoordinasi, serta memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga untuk perawatan luka di rumah guna mencapai hasil klinis yang optimal. 

Dengan dukungan tim dokter multidisiplin, alur klinis yang terstruktur, serta fasilitas dan teknologi modern, Wound Care Center dirancang untuk memberikan layanan perawatan luka yang komprehensif dan berpusat pada pasien. 

PT Darya-Varia Laboratoria Tbk ("Darya-Varia") jalin kerja sama strategis dengan Mayapada Hospital melalui peresmian Wound Care Center di Mayapada Hospital Bandung. 

Melalui pendekatan yang terintegrasi ini, pasien diharapkan dapat memperoleh penanganan yang lebih efektif, nyaman, dan konsisten sesuai standar kualitas layanan yang ditetapkan. 

Kolaborasi Darya-Varia dan Mayapada Hospital merupakan bagian dari komitmen jangka panjang kedua institusi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia. 

Melalui kerja sama ini, kedua pihak berharap dapat memperluas akses terhadap layanan perawatan luka yang modern dan terstandar, sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup pasien. 

Sejalan dengan upaya menghadirkan solusi kesehatan yang terintegrasi, komitmen Darya-Varia dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan juga diwujudkan melalui Medical Science Center (MSC), sebuah perpustakaan elektronik yang menyediakan akses ke berbagai jurnal ilmiah internasional dan sumber referensi medis bagi mahasiswa kedokteran, dokter, serta tenaga kesehatan. 

Hingga saat ini, MSC telah hadir di enam rumah sakit pendidikan di Indonesia. Melalui inisiatif ini, Darya-Varia terus mendukung pengembangan pengetahuan dan kompetensi tenaga medis guna meningkatkan kualitas perawatan pasien di Indonesia. 

Tentang Darya-Varia

PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (“Darya-Varia” atau “Perusahaan”) adalah perusahaan farmasi yang telah beroperasi sejak tahun 1976. 

Selama 50 tahun, Darya-Varia terus berkontribusi dalam mendukung Indonesia yang lebih sehat dengan menyediakan produk kesehatan berkualitas tinggi di bawah merek-merek yang dipercaya masyarakat Indonesia. 

Darya-Varia memproduksi dan mengembangkan berbagai produk obat resep dan produk kesehatan konsumen berkualitas tinggi di dua fasilitas produksi berstandar internasional yang berlokasi di Gunung Putri dan Citeureup, Bogor. 

Kedua fasilitas ini telah menerapkan Sistem Jaminan Halal dan memenuhi standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) internasional serta telah tersertifikasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia. 

Tentang Mayapada Healthcare

Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk.) (“SRAJ”) merupakan pilar bisnis Mayapada Grup (didirikan oleh Dato’ Sri Prof. DR. Tahir pada tahun 1986) di bidang jasa layanan kesehatan yang mengoperasikan tujuh rumah sakit dengan lebih dari 1.200 beds dengan lebih dari 1.500 tenaga medis profesional. 

Mayapada Hospital telah menerima berbagai akreditasi dan penghargaan serta 11 layanan unggulan ‘Center of Excellence’. 

Tujuh rumah sakit Mayapada Healthcare terdiri dari Mayapada Hospital Tangerang, Mayapada Hospital Jakarta Selatan, Mayapada Hospital Bogor, Mayapada Hospital Kuningan, Mayapada Hospital Surabaya, Mayapada Hospital Bandung, dan Mayapada Hospital Nusantara. 

11 ‘Center of Excellence’ Mayapada Hospital meliputi: Tahir Neuroscience Center, Tahir Uronephrology Center, Cardiovascular Center, Gastrohepatology Center, Oncology Center, Orthopedic Center, Obstetrics & Gynecology Center, Pediatric Center, Internal Medicine and Pulmonology Center, Allergy-Immunology Center, dan Mayapada Autoimmune Center Indonesia sebagai pusat layanan pertama dan satu-satunya di Indonesia. (*/red)

BPMA dan PT Aceh Energy Khitan 200 Anak Kurang Mampu di Bireuen, Dukung Kesehatan dan Penurunan Stunting

By On Senin, Juni 29, 2026

BPMA bersama PT Aceh Energy bekerja sama dengan Pemkab Bireuen menggelar Program PPM bidang kesehatan berupa khitanan massal bertajuk "Khitan Ceria Aneuk Bireuen 2026", di Puskesmas Jeumpa, Bireuen. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) bersama PT Aceh Energy bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menggelar Program Pengembangan Masyarakat (PPM) bidang kesehatan berupa khitanan massal bertajuk "Khitan Ceria Aneuk Bireuen 2026". 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Geutanyo Asuh Tambatan Atê (GATA) dan Sinergi Aceh Energy Gapai Optimalisasi Ekonomi Bireuen (SAGOE BIREUEN). 

Pembukaan rangkaian kegiatan berlangsung di Puskesmas Jeumpa, Senin, 29 Juni 2026. 

Program ini menargetkan sebanyak 200 anak dari 128 desa di tujuh kecamatan dalam wilayah kerja PT Aceh Energy, yakni Kecamatan Jangka, Jeumpa, Juli, Kota Juang, Kuala, Peusangan, dan Peusangan Selatan. 

Peserta diprioritaskan berasal dari keluarga yang terdaftar dalam Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) serta sumber data kemiskinan lainnya, sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran. 

Pelaksanaan khitanan dilakukan di dua lokasi. Puskesmas Jeumpa melayani peserta dari Kecamatan Jeumpa dan Juli. Sedangkan Puskesmas Cot Ie Jue melayani peserta dari Kecamatan Peusangan, Kuala, Kota Juang, dan Peusangan Selatan. 

General Manager (GM) PT Aceh Energy, Suhaimi Oesman Bany melalui sambutan yang dibacakan Support Manager PT Aceh Energy, Mochammad Adam S mengatakan, kegiatan khitanan massal merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendukung pelaksanaan Syariat Islam di Aceh. 

Dua dari 200 anak dari tujuh kecamatan di Kabupaten Bireuen saat dilakukan khitanan massal bertajuk "Khitan Ceria Aneuk Bireuen 2026", di Puskesmas Jeumpa, Bireuen. 

"Program ini juga bertujuan mempererat hubungan baik antara PT Aceh Energy dengan masyarakat serta mendukung program pemerintah dalam percepat penurunan stunting di Kabupaten Bireuen," ujarnya. 

Selain memperoleh layanan khitan secara gratis, setiap peserta juga menerima bantuan berupa biaya transportasi, uang tunai, paket alat tulis sekolah, kaos, sarung, dan konsumsi. 

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., melalui Asisten II Setdakab Bireuen, Mawardi, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT Aceh Energy terhadap masyarakat. 

Ia menjelaskan bahwa Pemkab Bireuen telah menetapkan penerima manfaat program melalui Keputusan Bupati Nomor 100.3.3.2 Tahun 2026 agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan. 

"Terima kasih kepada PT Aceh Energy. Semoga kegiatan ini menjadi salah satu sarana sosialisasi positif atas kehadiran PT Aceh Energy di wilayah Kabupaten Bireuen," katanya. 

Sementara itu, Kepala BPMA, Nasri Jalal, melalui Kepala Divisi Formalitas dan Hubungan Eksternal BPMA, Irham M. Amin, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara BPMA, PT Aceh Energy, dan Pemkab Bireuen dalam mendukung pengelolaan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi di daerah tersebut. 

Menurutnya, kolaborasi yang baik antara pemerintah dan perusahaan diharapkan terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya melalui berbagai program pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasi. (Joniful Bahri)

Tuntut Transparansi Anggaran, EKS NAPI Gelar Aksi Damai di Dinas PUPR Banten

By On Senin, Juni 29, 2026

 



​SERANG — Perkumpulan Eks Narapidana Peduli Pembangunan Indonesia (EKS NAPI) menggelar aksi penyampaian pendapat di muka umum pada senin, 29 Juni 2026. Aksi unjuk rasa tersebut dipusatkan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten dengan tuntutan utama transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

​Ketua Umum sekaligus Koordinator Aksi EKS NAPI, Tubagus Delly Suhendar, menegaskan bahwa aksi ini akan berjalan secara tertib dan damai. Ia memastikan pergerakan tersebut merupakan hak warga negara yang dijamin oleh Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

​"Kami datang bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memastikan anggaran rakyat dikelola secara transparan, akuntabel, tepat sasaran, dan sesuai hukum. Jika tidak ada yang disembunyikan, maka bukalah data kepada publik," ujar Delly dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/6/2026).

​Delly menambahkan, seluruh poin yang dibawa dalam aksi ini bersifat indikatif administratif berbasis data, dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Langkah ini diambil setelah sejumlah permohonan klarifikasi, audiensi, dan keterbukaan informasi publik yang mereka layangkan sebelumnya dinilai tidak direspons dengan semestinya oleh pihak dinas.

​Empat Persoalan Krusial yang Disoroti

​Dalam aksi tersebut, EKS NAPI setidaknya menyoroti empat persoalan pokok di lingkungan Dinas PUPR Provinsi Banten:

​Ketidaksesuaian KBLI Jasa Konsultansi (TA 2026): Berdasarkan penelusuran data InaProc, ditemukan 116 paket jasa konsultansi dan perorangan senilai Rp37,344 miliar yang legalitas dan kompetensi penyedia jasanya dipertanyakan.

​Carut-Marut Pengelolaan Situ: Adanya dugaan anomali data pajak dan kontradiksi status lahan Barang Milik Daerah (BMD) pada Situ Rawa Enang dan Situ Pasar Raut, serta dugaan konflik kepentingan dalam pemanfaatan ruang di kawasan tersebut.

​Dugaan Diskriminasi Informasi Publik: Ditemukan dua keputusan berbeda atas dua permohonan informasi yang memiliki objek dan dasar hukum sama. Hal ini dinilai berpotensi melanggar UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

​Dugaan Cacat Administrasi TA 2024: Organisasi ini menyoroti dugaan penunjukan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tanpa penetapan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) yang sah melalui SK Kepala Dinas DPUPR Nomor 800.1.3.1/SK.030-DPUPR/2024. Kebijakan ini mencakup 3.018 paket pekerjaan dengan nilai total mencapai Rp619,76 miliar yang diduga berpotensi merugikan negara.

​Poin-Poin Tuntutan Aksi

​Melalui aksi ini, massa EKS NAPI mendesak Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten untuk segera mengambil tindakan nyata, di antaranya:

​Membuka dan menyerahkan seluruh dokumen pengelolaan keuangan, pengadaan, aset daerah, serta memberikan audiensi resmi.

​Memberikan penjelasan menyeluruh terkait hasil analisis KBLI 83 penyedia jasa TA 2026 dan pengelolaan Situ Rawa Enang serta Situ Pasar Raut.

​Menyerahkan salinan resmi dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Tahun 2022 terkait Pemetaan Kelengkapan Legalitas Persil Lahan di kedua situ tersebut (Kode RUP 31490421 dengan nilai kontrak Rp98,71 juta).

​Menghentikan praktik diskriminatif atau maladministrasi dalam pelayanan informasi publik.

​Memberikan jawaban tertulis resmi atas seluruh tuntutan dan menjatuhkan sanksi tegas kepada oknum yang terbukti melakukan pelanggaran hukum.

​Pihak EKS NAPI berharap aksi moral ini dapat memicu pembenahan internal di tubuh Dinas PUPR Banten demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari unsur KKN.

Desa Sukajadi Raih Juara Umum PHBI 1 Muharram 1448 H Tingkat Kecamatan Panggarangan

By On Senin, Juni 29, 2026

 

Kades Sukajadi Ujang Supiana "Jaro Bowong" saat membwrikan sambutan di acara puncak peringatan PHBI 1 Muharam 1448 H, di Kampung Dukuh Desa Sukajadi Kecamatan Panggarangan pada Minggu (28/6/2026)


LEBAK,Kabarviral79.com  – Warga masyarakat Desa Sukajadi, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, berhasil meraih predikat juara umum dalam rangkaian perlombaan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) 1 Muharram 1448 Hijriah di tingkat kecamatan. Senin 29 Juni 2026


Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Desa Sukajadi, Ujang Supiana, yang akrab disapa "Jaro Bowong". Apresiasi ini ia sampaikan saat memberikan sambutan pada puncak acara peringatan 1 Muharram 1448 H di Kampung Dukuh, Desa Sukajadi.pada  Minggu (28/6


"Saya atas nama pemerintah desa Sukajadi mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang begitu antusias saat melaksanakan Pawai Ta'aruf beberapa hari yang lalu," kata Jaro Bowong.


Selain itu, Jaro Bowong mengaku sangat bangga atas pencapaian seluruh masyarakat Desa Sukajadi yang sukses membawa pulang piala juara umum tingkat kecamatan pada perayaan PHBI tahun 2026 ini.


"Alhamdulillah, saya merasa bangga terhadap warga masyarakat Desa Sukajadi yang telah meraih juara umum di tingkat kecamatan dalam beragam perlombaan acara PHBI," tuturnya.


Ia juga mengapresiasi kerja keras warga yang telah menyukseskan jalannya acara peringatan 1 Muharram 1448 H di tingkat desa dengan sangat meriah.


"Semoga tahun depan acara peringatan serupa bisa lebih kompak lagi. Saya merasa bangga dengan kekompakan warga masyarakat," pungkasnya.


(Cup)


Ekonomi Sulit, Aktivis Minta Pemerintah dan APH Bijak Sikapi Tambang Rakyat di Lebak Selatan

By On Minggu, Juni 28, 2026

Aktivis Lebak Selatan, Deni Ismayadi. 

LEBAK, KabarViral79.Com - Aktivis Lebak Selatan, Deni Ismayadi meminta Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk bersikap lebih bijak terhadap para penambang rakyat, khususnya di sektor batu bara, pasir, dan emas. 

Langkah ini dinilai penting mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang sedang sulit serta angka pengangguran yang kian meningkat. 

Pernyataan tersebut disampaikan Deni guna menanggapi banyaknya keluhan yang ia terima langsung dari arus bawah. 

Mulai dari para penambang, kuli bongkar muat (loading), hingga pedagang kecil yang menggantungkan hidup pada sektor tersebut. 

"Akhir-akhir ini saya sering mendapatkan banyak keluhan dari warga yang sehari-harinya bergelut di pertambangan rakyat. Untuk itu, mohon kiranya pemerintah dan APH bersedia mendengar jeritan serta penderitaan rakyat kecil," ujar Deni, Minggu, 28 Juni 2026. 

Deni menambahkan, salah satu keluhan terbaru yang kerap ia dengar adalah terkait aturan pemindahan stockpile batu bara ke lokasi baru yang telah ditentukan oleh pihak berwenang. 

Menurutnya, aturan tersebut menyulitkan warga di lapangan. Selain jarak lokasi baru yang dinilai terlalu jauh, kapasitas tampungnya pun sangat terbatas. 

Oleh karena itu, ia berharap ada solusi yang lebih berpihak pada keberlangsungan hidup masyarakat kecil. 

Deni menegaskan, pada dasarnya warga selalu taat hukum dan mendukung program kerja pemerintah. Persoalannya, selain tempatnya jauh, kapasitasnya juga terbatas. 

"Saya sangat berharap ada kebijakan yang bijak. Sesungguhnya rakyat kecil itu patuh dan pastinya selalu mendukung program-program pemerintah," pungkas Deni. (Tim/Red)

Sungai Cidikit Dangkal, Aktivis Lebak Selatan Minta DLH Percepat Hasil Lab dan Normalisasi

By On Minggu, Juni 28, 2026

 

Ade Purna Kridiana "Ade PK



LEBAK,Kabarviral79.com  – Aktivis Lingkungan Lebak Selatan, Ade Purna  Kridiana yang akrab disapa Ade PK, meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak untuk segera mempublikasikan hasil uji laboratorium. 


Langkah ini mendesak dilakukan setelah DLH melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan pengambilan sampel air di Sungai Cidikit hampir sepekan yang lalu.


Menurut Ade PK, transparansi hasil laboratorium sangat penting untuk menghindari tudingan sepihak dari warga terhadap beberapa perusahaan di sekitar sungai. Publikasi resmi dinilai mampu meredam spekulasi negatif di tengah masyarakat.


"Saya meminta kepada DLH Kabupaten Lebak agar segera mempublikasikan hasil laboratorium dari pengambilan sampel yang dilakukan pada Selasa, 23 Juni 2026 lalu," ujar Ade PK saat memberikan keterangan kepada media. Minggu (28/6/2025)

DLH Lebak saat melakukan pengambilan Sampel sungai kali Cidikit pada Selasa tgl (23/6/2026)


Ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi ini akan melindungi semua pihak dari isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. 


"Jangan sampai ada asumsi liar dari pihak tertentu, baik dari masyarakat maupun seluruh pemangku kepentingan (stakeholder)," tambahnya.


Selain masalah pencemaran, Ade juga mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan normalisasi Sungai Cidikit. 


Menurutnya, sungai tersebut saat ini mengalami pendangkalan yang cukup parah, terutama di wilayah hilir.


Sementara itu, Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (P2KLH) DLH Kabupaten Lebak, Erik Kusuma menyampaikan bahwa hasil uji laboratorium saat ini belum keluar karena masih dalam lini masa pemeriksaan resmi.


"Belum ada info terbaru, mudah-mudahan minggu ini. Semuanya masih berproses, karena prosedur pengujiannya memakan waktu sekitar dua minggu," jelas Erik saat dikonfirmasi.



(Tim/Red)




Gubernur Andra Soni Dukung Pembinaan Atlet Hoki untuk Tingkatkan Prestasi Banten

By On Sabtu, Juni 27, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat menerima audiensi jajaran Pengprov Federasi Hoki Indonesia Provinsi Banten di ruang kerjanya di kantor eks BLKI, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Jumat, 26 Juni 2026.  

SERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni mendukung peningkatan prestasi atlet Hoki di Provinsi Banten. Salah satunya melalui pembinaan dari mulai usia pelajar sampai pembangunan fasilitas latihan yang saat ini kondisinya masih terbatas. 

Hal itu diungkapkan Andra Soni saat menerima audiensi jajaran Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Hoki Indonesia Provinsi Banten di ruang kerjanya di kantor eks BLKI, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Jumat, 26 Juni 2026. 

Sebagai pemain Hoki dan Wakil Dewan Pembina Hoki pusat, Andra Soni menilai peningkatan kualitas atlet penting dilakukan, agar Cabang Olahraga (Cabor) ini bisa diunggulkan dalam berbagai perhelatan ajang olahraga. 

"Apalagi Hoki masuk kategori olahraga yang dilombakan dalam olimpiade," ujarnya. 

Saat ini, fasilitas lapangan Hoki di Provinsi Banten menurutnya masih minim, terutama yang sesuai standar. Namun demikian, dengan keterbatasan lapangan itu Andra Soni cukup bangga karena prestasi atlet hoki di Provinsi Banten sudah cukup baik dilihat dari hasil pertandingan di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) kemarin. 

Ke depan, Andra Soni mendorong Pengprov untuk lebih sering mengadakan turnamen hoki dari tingkat pelajar sampai profesional. Bila perlu mengadakan turnamen hoki tingkat nasional dan bisa dijadikan turnamen tahunan. Misalnya, di momen menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Banten. 

"Bila perlu, untuk Pra PON 2027 nanti, untuk hoki dilaksanakan di Banten saja," ujarnya. 

Ketua Pengprov Hoki Provinsi Banten, Ali Hanafiah mengatakan, animo masyarakat untuk mengikuti olahraga Hoki begitu tinggi. 

Saat ini, kata dia, organisasi mulai memasyarakatkan olahraga ini ke pelajar dari tingkat SD sampai SMA. 

"Ada sekitar 13 sekolah tingkat SMA saat ini yang sudah menerapkan permainan hoki. Jumlah itu lebih banyak dari DKI Jakarta yang hanya sekitar empat sekolah," ujarnya. 

Selanjutnya, tim atlet hoki Banten juga sudah siap bertanding pada perhelatan Kejurnas yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus nanti. 

Ali berharap, dengan hasil yang cukup baik pada Popda kemarin, di Kejurnas nanti tim mendapatkan hasil yang memuaskan. 

"Apalagi dukungan dari Pak Gubernur Banten sangat luar biasa," tuturnya. (Welfendry)