-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

RAT Tahun Buku 2025 Digelar, Koperasi Desa Merah Putih Cimandiri Perkuat Program Ketahanan Pangan

By On Jumat, Maret 27, 2026

 


LEBAK, KabarViral79.ComPemerintah Desa (Pemdes) Cimandiri melalui Koperasi Desa Merah Putih sukses menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Aula Kantor Desa Cimandiri, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten, pada Jumat (27/03/2026).

Rapat tersebut dipimpin oleh Sidang Wahyudin dan dihadiri langsung oleh Penjabat (PJ) Ketua Koperasi, Aan Drajat, beserta seluruh jajaran pengurus Koperasi Desa Merah Putih (SK. AHU-0030825.AH.01.29.Tahun 2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Cimandiri, Pe’i, serta Pendamping Koperasi Desa Merah Putih, Beni Rahmatullah.

Dalam arahannya, Beni Rahmatullah menekankan beberapa poin krusial terkait keberlanjutan koperasi. Ia mengingatkan pentingnya profesionalitas dalam menjalankan roda organisasi.

“Fokus utama kita adalah laporan pertanggungjawaban tahun berjalan dan pemantapan rencana kerja tahun depan yang harus disusun matang sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP),” ujar Beni.

Di lokasi yang sama, PJ Ketua Koperasi Desa Merah Putih, Aan Drajat, memaparkan capaian kinerja pengurus kepada seluruh anggota yang hadir. Salah satu capaian unggulannya adalah kontribusi dalam program ketahanan pangan desa.

“Koperasi Desa Merah Putih saat ini telah menjalankan unit usaha melalui program KATAPANG (Ketahanan Pangan) yang bersumber dari Dana Desa. Fokus usahanya adalah penggemukan ternak kerbau dan kambing,” jelas Aan.

Sementara itu, Kepala Desa Cimandiri, Pe’i, selaku penanggung jawab dan pengawas koperasi, memberikan apresiasi atas kinerja pengurus. Ia juga menghimbau seluruh anggota untuk tetap solid dalam mengawal program-program desa.

“Saya mengajak seluruh pihak untuk terus kompak dan semangat dalam mendukung segala bentuk program pemerintah. Sinergi ini penting agar koperasi kita semakin kuat dan memberikan manfaat nyata bagi ekonomi warga,” pungkas Pe’i.

(Uday)

Pastikan Keamanan Objek Wisata, Kapolres Lebak Pantau Langsung Pospam Cibobos Lebak Selatan

By On Senin, Maret 23, 2026

Kapolres Lebak, AKBP Herfio Zaki, disambut hangat oleh Kapolsek Panggarangan, AKP Acep Komarudin, dan pengelola wisata Karang Beureum, Jamil, saat meninjau Pospam Cibobos/Karang Beureum di Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak.  

LEBAK, KabarViral79.Com - Memasuki H+3 Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolres Lebak, AKBP Herfio Zaki melakukan peninjauan langsung ke Pos Pengamanan (Pospam) Pantai Cibobos, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten, Senin, 23 Maret 2026. 

Kunjungan ini dilakukan guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di titik-titik wisata wilayah Lebak Selatan tetap kondusif selama libur lebaran. 

"Kami melakukan pengecekan dan pemantauan di sejumlah titik wisata di Lebak Selatan. Pengecekan dimulai dari Malingping, kemudian wilayah Panggarangan dan Cihara, dan terakhir akan kami tinjau wilayah Bayah," ujar AKBP Herfio Zaki di sela-sela kegiatannya. 

Selain memantau situasi lapangan, Kapolres juga mengecek kesiapan personel di setiap posko. 

Ia menekankan agar seluruh anggota memberikan pelayanan prima serta tetap siaga dalam mengamankan arus pengunjung yang terus meningkat. 

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada saat berwisata. Silakan menikmati hiburan, namun keselamatan tetap yang utama, terutama bagi yang membawa anak kecil. Jika ingin berenang, harus mematuhi batas aman yang telah ditentukan pengelola,” tegasnya. 

Kapolres Lebak, AKBP Herfio Zaki berfoto bersama Kapolsek Panggarangan, AKP Acep Komarudin, dan pengelola wisata Karang Beureum di kawasan wisata Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak. 

Untuk menjamin keselamatan pengunjung, Kepolisian telah bersinergi dengan berbagai pihak di lapangan. 

"Kami berkolaborasi dengan Balawista, BPBD, PMI, serta jajaran Polsek setempat. Semua unsur sudah bersiaga untuk menjaga keselamatan para pengunjung," tambah Kapolres.

AKBP Herfio Zaki berharap masyarakat dapat menikmati masa liburan dengan aman dan nyaman. 

Ia juga mendorong para pengelola wisata untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar pariwisata di Lebak Selatan semakin maju dan ramai di tahun-tahun mendatang.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek Panggarangan, AKP Acep Komarudin menyampaikan terima kasih atas kunjungan pimpinan Polres Lebak tersebut. 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Lebak yang telah turun langsung meninjau Pospam Cibobos untuk memotivasi personel serta memastikan pengamanan di wilayah Desa Karangkamulyan berjalan maksimal," pungkas AKP Acep Komarudin. (Cup)

Naikkan Tarif Secara Sepihak, Bus Damri Diduga Lakukan Pungli

By On Jumat, Maret 20, 2026

 


Lebak, KabarViral79.ComBus Damri rute Serang–Sawarna diduga menaikkan tarif ongkos secara sepihak. Dishub dinilai tutup mata, sementara kondektur diduga “main mata”. Bus Damri Serang–Sawarna via Rangkasbitung–Gunung Kencana–Malingping diduga menaikkan tarif yang melebihi dari tarif yang seharusnya.

Dimana arus mudik pada tanggal 15–17, dengan tarif Serang–Gunung Kencana sebesar Rp60 ribu, Serang–Malingping Rp80 ribu, dan Serang–Sawarna Rp90 ribu, sebagaimana dilihat dari informasi yang beredar.

Namun, kondektur bus Damri diduga menaikkan tarif melebihi dari tarif yang seharusnya, yakni menjadi Rp90 ribu dari rute Serang–Malingping.

“Ini adanya dugaan indikasi pungli terhadap penumpang yang tidak tahu tarif yang sebenarnya. Ini salah satu bentuk kebobrokan dari Dishub yang tidak memberikan informasi publik terhadap tarif-tarif bus Damri,” papar Dika, Koordinator Gerakan Mahasiswa Perubahan (GMP).

“Sehingga ada dugaan kuat penaikan harga yang bisa dimainkan oleh kondektur. Kami meminta adanya informasi publik atau transparansi tarif bus Damri sehingga penumpang tidak lagi dibodohi,” lanjut Dika kepada awak media, Kamis (19/3/2026).

“Terutama bus Serang–Sawarna yang diberangkatkan pagi pukul 06.16 WIB dari Serang menuju Sawarna. Ini bentuk evaluasi dan kontrol sosial untuk menghindari dugaan-dugaan pungli,” tutup Dika.

Sikapi Maraknya Tambang Batubara Ilegal di Blok Kobak Cihara, Asper Bayah Segera Koordinasikan Patroli Gabungan

By On Selasa, Maret 17, 2026

 


LEBAK, KabarViral79.Com – Maraknya aktivitas tambang batubara ilegal di lahan Perhutani, tepatnya di Blok Kobak, Desa Panyaungan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, mendapat perhatian serius dari pihak berwenang. Asisten Perhutani (Asper) KBKPH Bayah, Lucyta Sakagiri, menyatakan akan segera melaporkan temuan ini ke Dinas Kehutanan Provinsi Banten.

Langkah tegas tersebut diambil menyusul banyaknya laporan dan pemberitaan media terkait aktivitas penambangan tanpa izin yang semakin menjamur di wilayah tersebut.

"Lokasi tersebut merupakan kawasan KHDPK (Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus) sesuai SK 149 Kemenhut Tahun 2025. Kewenangan pengelolaannya berada di bawah Kementerian Kehutanan, sementara Perhutani fokus menjaga aset-aset yang ada di dalamnya," ujar Lucyta saat memberikan keterangan pada Selasa (17/3/2026).

Lucyta menambahkan, karena masih ditemukan kegiatan penambangan batubara ilegal di dalam kawasan tersebut, pihak Perhutani akan segera berkoordinasi dan mengirimkan laporan resmi ke Dinas Kehutanan Provinsi Banten.

"Selanjutnya, kami akan melakukan patroli gabungan bersama Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) dan instansi terkait lainnya untuk menertibkan aktivitas ilegal tersebut," pungkasnya.

(Cup/Tim)

Teks foto

1.Fhoto salah satu tambang batubara ilegal di Blok Kobak Desa Panyaungan Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak

Pemilik Tambang Batubara Ilegal Merasa Terganggu oleh Status Wartawan, Ketua PPWI Lebak: Jangan Anti Kritik

By On Selasa, Maret 17, 2026

 


LEBAK, KabarViral79.ComPolemik aktivitas tambang batubara ilegal kembali mencuat di wilayah Kabupaten Lebak. Kali ini, seorang pengusaha berinisial E mengaku merasa terganggu dengan unggahan status WhatsApp milik salah satu wartawan yang menampilkan lubang tambang batubara ilegal, Selasa (17/3/2026).

Peristiwa tersebut bermula ketika wartawan tersebut mengunggah dokumentasi berupa lubang tambang yang diduga ilegal di wilayah Kobak. Namun, unggahan itu rupanya memicu reaksi dari E yang merasa bahwa lubang yang ditampilkan merupakan miliknya.

Melalui pesan WhatsApp, E menyampaikan keberatannya dan mempertanyakan alasan unggahan tersebut.

“Banyak lubang yang lainnya juga di Kobak. Untuk apa lubang saya dijadikan status?” ujarnya dalam bahasa daerah, Minggu (15/3).

E juga mengaku saat ini tengah berada dalam tekanan karena harus mengelola operasional tambang sekaligus para pekerja di lapangan.

Menanggapi hal tersebut, Abdul Kabir Albantani selaku Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Lebak menegaskan bahwa wartawan memiliki hak untuk menyampaikan informasi kepada publik, terlebih jika berkaitan dengan dugaan aktivitas ilegal yang berdampak pada lingkungan dan masyarakat.

“Jika aktivitas itu legal, tidak perlu merasa terganggu. Tapi jika yang dipersoalkan adalah tambang ilegal, justru itu menjadi bagian dari kontrol sosial yang memang menjadi tugas pers,” tegas Abdul Kabir.

Ia juga menilai, reaksi yang ditunjukkan oleh E justru menimbulkan tanda tanya di tengah publik.

“Kenapa harus merasa tersinggung jika memang tidak ada yang dilanggar? Justru ini menjadi refleksi bahwa aktivitas tersebut perlu dikaji ulang dari sisi legalitasnya,” lanjutnya.

Abdul Kabir menambahkan, wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik dilindungi oleh undang-undang dan memiliki peran penting dalam mengawasi berbagai aktivitas yang berpotensi merugikan masyarakat.

“Pers bukan musuh, melainkan mitra dalam membangun transparansi. Jangan sampai ada upaya membungkam atau mengintimidasi hanya karena merasa tidak nyaman dengan pemberitaan,” ujarnya.

Kasus ini kembali membuka perhatian publik terhadap maraknya aktivitas tambang batubara ilegal di wilayah Lebak, khususnya di area Kobak. Selain berpotensi merusak lingkungan, aktivitas tersebut juga dinilai rawan menimbulkan konflik sosial.

Ketua PPWI Lebak pun berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti persoalan ini secara serius.

“Ini bukan sekadar soal status WhatsApp, tapi soal dugaan aktivitas ilegal yang harus ditindak. Jangan sampai pembiaran terus terjadi,” pungkasnya.

(Tim/Red)

Diduga Tak Terima Aktivitasnya Disorot, Pemilik Tambang Batubara Ilegal di Cihara Protes Wartawan

By On Selasa, Maret 17, 2026

 

Salah satu lubang batubara ilegal di lahan milik Perum Perhutani Blok Kobak, Desa Panyaungan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak

LEBAK, KabarViral79.Com – Seorang pemilik tambang batubara ilegal berinisial E mengungkapkan keberatannya setelah aktivitas penggaliannya di lahan Perhutani, Blok Kobak, Desa Panyaungan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, menjadi sorotan media, Selasa (17/3/2026).

Hal ini muncul hanya karena melihat status di WhatsApp salah satu wartawan yang memosting lubang batubara ilegal tersebut, namun ternyata inisial E merasa terusik.

Melalui pesan WhatsApp, E merasa terusik dan mempertanyakan mengapa lubang miliknya dibuat status di WhatsApp.

“Banyak lubang yang lainnya juga di Kobak. Untuk apa lubang saya dijadikan status?” ujar E dalam bahasa daerah, Minggu (15/3).

E mengaku saat ini sedang merasa tertekan karena harus mengurus operasional dan para pekerja di lapangan.

“Saya lagi pusing memikirkan pekerja. Menjual batubara yang banyak tanahnya saja sulit, ini malah mau dipersoalkan. Padahal hasilnya pun hanya satu mobil,” ungkapnya.

Lebih lanjut, E menyampaikan permohonan maaf jika pernyataannya terkesan emosional. Ia berdalih kondisi modal yang terus menipis membuatnya kehilangan kesabaran.

“Maaf kalau kata-kata saya menyinggung. Saat ini saya sedang pusing karena terus mengeluarkan modal untuk pekerja, tapi hasilnya belum sebanding,” pungkasnya.

Saat awak media menghubungi via telepon WhatsApp untuk meminta keterangan dan klarifikasi dari E terkait ucapan yang dilontarkannya yang menyebutkan “Nu borok dirorojok” dan “malah rek dihaliwuken”, namun tidak diangkat dengan dalih sedang banyak orang.

Sampai berita ini diterbitkan, tim awak media masih berupaya meminta kejelasan apa maksud dan tujuan kata-kata yang dilontarkan oleh inisial E, salah satu pemilik tambang di Blok Sanggo, Desa Panyaungan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak.

Menanggapi tambang batubara tersebut, petugas Perhutani akan segera melakukan operasi ke Blok Sanggo, Desa Panyaungan, Kecamatan Cihara.

“Nanti habis rencana mau melakukan operasi,” kata Ence.

(Cup/Tim)

Sambut Idulfitri 1447 H, PT Samudera Banten Jaya Bagikan Bingkisan Lebaran untuk Warga dan Mitra

By On Senin, Maret 16, 2026

 


LEBAK, KabarViral79.Com – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, PT Samudera Banten Jaya (SBJ) kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan bingkisan Lebaran kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan dan para mitra kerja, Senin (16/3/2026).

Kegiatan ini merupakan agenda rutin perusahaan sebagai bentuk apresiasi dan upaya berbagi kebahagiaan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah Ramadan. Selain itu, aksi ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara perusahaan dengan para pemangku kepentingan (stakeholders).

Perwakilan manajemen PT Samudera Banten Jaya menyatakan bahwa penyaluran bingkisan ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar.

“Momentum Idulfitri adalah saat yang tepat untuk memperkuat kebersamaan. Kami berharap bingkisan ini tidak hanya bermanfaat secara materi, tetapi juga menjadi simbol keharmonisan antara perusahaan, masyarakat, dan mitra kerja yang telah mendukung operasional kami selama ini,” ujarnya.

Melalui program ini, PT Samudera Banten Jaya berkomitmen untuk terus menjaga hubungan baik dan solidaritas dengan warga lokal. Perusahaan berharap semangat berbagi tersebut dapat memperkuat ekosistem kerja yang positif serta membawa keberkahan bagi semua pihak dalam menyambut hari kemenangan.

PT Samudera Banten Jaya (SBJ) merupakan perusahaan yang bergerak di sektor [Sebutkan Bidang Usaha, misal: Pertambangan/Logistik] yang beroperasi di wilayah Lebak, Banten, dengan fokus pada pertumbuhan berkelanjutan serta pemberdayaan masyarakat sekitar.

(Cup)