-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Gubernur Andra Soni Instruksikan SPMB Transparan dan Akuntable, Panitia Merasa Nyaman Tolak Intervensi

By On Senin, Juni 22, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat kunjungan di SMAN 1 Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. 

LEBAK, KabarViral79.Com - Panitia Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMA Negeri se-Provinsi Banten saat ini menjalankan proses penerimaan dengan nyaman. 

Dengan sistem transparansi dan ketegasan dari Gubernur Banten, Andra Soni, baik pihak sekolah dan panitia saat ini bisa tegas menolak segala intervensi dari siapapun yang ingin melakukan praktik titip-menitip kuota siswa. 

Sistem SPMB yang transparan dan penegakkan disiplin aturan tersebut dirasakan oleh panitia SPMB di SMAN 1 Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. 

Ketua Panitia SPMB SMAN 1 Rangkasbitung, Wiwit Keswari mengatakan, secara teknis pelaksanaan SPMB tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Sistem penerimaan yang diberlakukan sudah baik karena dijalankan secara bertanggung jawab. 

"Semuanya sudah sangat transparan dan akuntabel. Tidak ada yang bisa main-main. Itu pasti ketahuan karena sistemnya menolak," kata Wiwit saat berdialog bersama Gubernur Andra Soni, di SMAN 1 Rangkasbitung, Senin, 22 Juni 2026. 

Kendati demikian, Wiwit mengakui masih ada beberapa pihak yang menghubungi dirinya agar bisa membantu meloloskan calon siswa masuk ke SMAN 1 Rangkasbitung. 

Dengan bijak, permintaan tersebut ia tolak untuk mempertahankan kualitas SPMB yang transparan. 

"Saya mempersilahkan mendaftar melalui sistem dan pilihan jalur yang sudah tersedia. Kalau ada yang kurang jelas, bisa konsultasikan ke petugas kami di sekolah atau bisa melalui hotline yang sudah kami sosialisasikan," kata Wiwit saat menirukan jawabannya ketika mendapatkan telepon dari nomor yang tak dikenal. 

Di tempat yang sama, Kepala Sekolah SMAN 1 Rangkasbitung, Heri Fasa menambahkan, total kuota SPMB sebanyak 214 siswa yang terbagi kedalam enam rombongan belajar (rombel). 

Saat ini, kata dia, siswa yang sudah mendaftar sebanyak 350 orang. 

Pada jalur zonasi lingkungan, jarak terjauh yang diukur mencapai 472 meter. Sementara untuk zonasi wilayah, mencakup tiga kecamatan sekitar, yaitu Kecamatan Rangkasbitung, Cibadak dan Karanganyar. 

"Dari jalur zonasi lingkungan ada 84 pendaftar sementara kuota yang ada sebanyak 43 siswa. Sementara dari zonasi wilayah sebanyak 32 siswa yang sudah terverifikasi. Saat ini yang masih berproses adalah jalur afirmasi, dari kuota 63 yang mendaftar baru 15. Setelah itu nanti jalur prestasi akademik, nonakademik dan terakhir perpindahan orang tua," jelasnya. 

Terhadap siswa yang tidak dapat masuk di sekolah ini, Heri sudah memberikan saran agar masuk ke sekolah swasta terdekat yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam menjalankan Program Sekolah Gratis. Sekolah tersebut misalnya, SMA Al Azhar, SMA PGRI dan SMA Al Hidayah. 

"Tahun ini jumlah pendaftar yang masuk lebih banyak dari tahun sebelumnya," ujarnya. 

Gubernur Banten Andra Soni dan Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim bersama seluruh tamu yang hadir secara serentak memberikan apresiasi atas dedikasi panitia SPMB di SMAN 1 Rangkasbitung. 

Gubernur kagum dengan cara Wiwit menolak intervensi saat proses pendaftaran berlangsung. 

Meskipun Wiwit perempuan, ia bisa dengan tegas menolak intervensi dari orang yang tidak bertanggung jawab. 

"Termasuk kalau ada pejabat atau ASN intervensi, laporkan saja ke saya langsung, nanti saya akan ambil tindakan," kata Andra Soni. 

Menurut Andra Soni, komitmen untuk mewujudkan SPMB yang transparan dan akuntabel itu sudah ia tegaskan sejak tahun lalu. Khususnya ketika tahun pertama menjabat sebagai Gubernur. 

"Kita juga sudah siapkan Program Sekolah Gratis untuk swasta. Ada sekitar 801 sekolah swasta yang sudah bekerja sama dengan Pemprov Banten plus 10.000 kuota yang diberikan untuk sekolah jenjang Madrasah Aliyah," jelasnya. 

Andra Soni mengatakan, Program Sekolah Gratis adalah komitmen untuk mewujudkan pendidikan yang merata dan berkeadilan. 

Ia tidak ingin ada intervensi saat proses SPMB yang dapat menyingkirkan kesempatan siswa yang berhak. 

"Siapa pun tidak boleh intervensi, termasuk gubernur. Semuanya harus mengikuti proses dan sistem yang sudah ada," ujarnya. 

Dukungan juga disampaikan Ketua DPRD Banten, Fahmi Hakim. Ia bersama seluruh anggota DPRD Banten berkomitmen mendukung keinginan kuat dari Gubernur Andra Soni untuk menciptakan pendidikan yang merata dan berkeadilan kepada seluruh masyarakat. 

"Ini adalah niat yang sangat mulia dan seluruh pihak terkait harus mendukung itu," ujanya. (Welfendry)

Arogansi Oknum Penagih Utang Bank Keliling di Lebak, Nasabah Diintimidasi dan Halangi Kerja Jurnalis

By On Senin, Juni 22, 2026

Oknum petugas bank keliling. 

LEBAK, KabarViral79.Com - Metode penagihan oknum petugas bank keliling kembali menuai keluhan karena dinilai tidak beretika dan mengintimidasi nasabah. 

Peristiwa terbaru terjadi di Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Banten, pada Senin, 22 Juni 2026. 

Nasabah mengaku kerap dimarahi saat mengalami keterlambatan pembayaran akibat kendala ekonomi. 

Insiden itu bermula ketika petugas penagihan mendatangi nasabah yang sedang berada di kediaman saudaranya. 

Tanpa meminta izin kepada pemilik rumah, petugas tersebut langsung menegur nasabah menggunakan nada tinggi di hadapan penghuni rumah. 

Merasa tidak nyaman, pemilik rumah menegur petugas agar menyampaikan maksud dan tujuannya secara baik-baik demi menghindari keributan. 

Namun, teguran tersebut justru direspons negatif oleh petugas yang bersangkutan. 

Oknum penagih itu bahkan diduga mengancam akan memperpanjang permasalahan. 

Saat wartawan melakukan konfirmasi di lokasi, petugas tersebut bersikap tidak kooperatif. Nada bicaranya kian meninggi dan diduga kuat berupaya menghalangi kerja jurnalistik yang dilindungi Undang-Undang. 

Dalam adu argumen tersebut, oknum petugas sempat mengeluarkan pernyataan bernada tantangan. 

"Kalau foto saya diviralkan, urusannya akan panjang. Saya dari Sukabumi. Koperasi ini yang pegang Ketua Mangunsong dan Dankotik PP. Media mana kamu? Koperasi saya ini yang pegang Mangunsong. Siapa di sini yang tidak kenal Mangunsong?" ujarnya. 

Tindakan arogan ini memicu sorotan dan keprihatinan dari warga sekitar. Masyarakat menilai proses penagihan utang piutang seharusnya dilakukan secara santun, profesional, serta tidak menimbulkan tekanan psikologis maupun sanksi sosial di hadapan keluarga. 

Hingga berita ini ditayangkan, pihak pengelola bank keliling maupun koperasi yang disebut oleh oknum petugas belum memberikan keterangan resmi. 

Awak media masih terus berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut guna memperoleh informasi yang berimbang dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. (Tim/Red)

Sungai Cidikit Keruh Sepekan, Warga Bayah Minta Presiden hingga APH Turun Tangan

By On Minggu, Juni 21, 2026

Kondisi sungai Cidikit di Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Minggu, 21 Juni 2026. 

LEBAK, KabarViral79.Com - Warga Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten mengeluhkan kondisi aliran Sungai Cidikit yang mengalami kekeruhan parah selama hampir sepekan terakhir. 

Keadaan ini memicu kekhawatiran karena aliran sungai tersebut menjadi sumber air utama bagi para pelanggan PDAM Bayah. 

Salah seorang warga Kecamatan Bayah, Deni Ismayadi mengungkapkan keheranannya atas fenomena tersebut. Pasalnya, wilayah hulu dan sekitarnya sudah tidak diguyur hujan selama empat hari terakhir. 

Keanehan kian kontras terlihat karena aliran Sungai Cimadur yang berada tepat di sebelahnya justru terpantau sangat bening. 

"Pertanyaannya, ada apa di area hulu atau daerah dekat aliran sungainya? Apakah ada kegiatan pertambangan atau ada hal lain? Jujur, saya selaku warga sekaligus pengguna aktif PDAM Bayah merasa cemas dengan aliran air Sungai Cidikit yang keruh ini," keluh Deni, Sabtu malam, 20 Juni 2026. 

Khawatir dampak buruk rupa lingkungan meluas, Deni secara terbuka meminta atensi khusus dari dinas terkait, Aparat Penegak Hukum (APH), DPRD, DPR RI, hingga Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. 

Ia mendesak instansi berwenang segera mensikapi pihak terkait dan menyelidiki penyebab utama pencemaran visual air tersebut. 

"Jangan sampai masyarakat kecil yang tidak tahu apa-apa terkena imbasnya. Jika persoalan keruhnya aliran sungai ini terus berlanjut, kami khawatir akan berdampak buruk bagi kesehatan warga dan ekosistem habitat yang ada di aliran sungai tersebut," pungkas Deni. (Tim/Red) 

Pembukaan 1 Muharram 1448 H, Camat Panggarangan Sesalkan Seluruh Kepala Desa yang Absen

By On Minggu, Juni 21, 2026

Camat Panggarangan, Hendi Suhendi, saat membuka acara Gebyar Muharram dan Tabligh Akbar dalam rangka menyemarakkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Minggu, 21 Juni 2026. 

LEBAK, KabarViral79.Com - Camat Panggarangan, Hendi Suhendi resmi membuka acara Gebyar Muharram dan Tabligh Akbar dalam rangka menyemarakkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. 

Acara tersebut dipusatkan di lokasi yang berada dekat dengan Kantor Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten, pada Minggu, 21 Juni 2026. 

Dalam sambutannya, Hendi Suhendi menyampaikan bahwa peringatan 1 Muharram merupakan momentum penting untuk mengenang hijrahnya Nabi Muhammad SAW. 

"1 Muharram adalah momentum hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari masa yang lemah menuju peradaban yang mulia. Tentunya, bagi kita warga Kecamatan Panggarangan, makna hijrah ini harus diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Hendi. 

Namun, di tengah kekhidmatan menyambut tahun baru Islam ini, Hendi menyayangkan sikap para kepala desa di wilayah Kecamatan Panggarangan yang kompak absen dalam acara tersebut. 

Para tamu undangan saat menghadiri acara pembukaan Tabligh Akbar dalam rangka menyemarakan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Minggu, 21 Juni 2026. 

"Saya sangat menyesalkan para kepala desa karena satu pun tidak ada yang hadir," ungkap Hendi dengan nada kecewa. 

Ia menambahkan, kehadiran para pemimpin desa sangat penting sebagai motor penggerak partisipasi masyarakat. 

"Bagaimana acara ini mau meriah dan sukses jika para pemimpin di tingkat desa saja tidak hadir," pungkasnya. 

Di tempat terpisah, Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan Panggarangan, Empud Saepudin memberikan klarifikasi. 

Ia menegaskan bahwa pihak Kepala Desa tidak menghadiri acara karena tidak menerima undangan dari panitia. 

"Kami para Kepala Desa se-Kecamatan Panggarangan tidak pernah menerima undangan dari panitia. Mulai dari pembentukan panitia, pembahasan anggaran, pembukaan, sampai penutupan acara PHBI (Peringatan Hari Besar Islam) tahun ini, kami tidak dilibatkan," ungkap Empud tegas. (Cup/Tim)

Rumah Panggung di Cihara Lebak Hangus Terbakar, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

By On Kamis, Juni 18, 2026

Kanit Sabhara Polsek Panggarangan, Aditya Kurnia saat meninjau lokasi kebakaran. 

LEBAK, KabarViral79.Com - Personel Polsek Panggarangan meninjau lokasi kebakaran rumah di Kampung Cibobos, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis, 18 Juni 2026. 

Kapolsek Panggarangan, AKP Acep Komarudin mengatakan, anggotanya telah diterjunkan untuk melihat lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

"Benar, pada Kamis, 18 Juni 2026, Kanit Sabhara Polsek Panggarangan, Aditya Kurnia, telah melakukan peninjauan terhadap satu unit rumah warga bernama Saudara Ono yang mengalami musibah kebakaran di Cihara," ujar AKP Acep Komarudin. 

AKP Acep menjelaskan, peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 10.25 WIB. Rumah yang terbakar merupakan rumah hunian jenis panggung dengan dinding bilik permanen yang berlokasi di Kampung Cibobos RT 002 RW 004, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara. 

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian bernama Said, kronologi bermula saat kepulan asap tebal tiba-tiba muncul dari dalam kamar. Dalam waktu singkat, api langsung membesar dan melalap seluruh bangunan rumah. 

Melihat kejadian tersebut, warga sekitar langsung bergotong-royong mencoba memadamkan kobaran api dengan alat seadanya. 

Upaya cepat ini dilakukan agar api tidak merembet ke hunian lain, mengingat lokasi kejadian berada di kawasan padat penduduk. 

"Pemicu kebakaran diduga kuat berasal dari korsleting atau hubungan arus pendek listrik di dalam kamar rumah tersebut," ucap AKP Acep. 

Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp 30 juta. (Cup/Uday)

MIN 2 Lebak Gelar Pentas Seni Akhir Tahun, Kembangkan Kreativitas Siswa

By On Rabu, Juni 17, 2026

MIN 2 Lebak menggelar pagelaran pentas seni akhir tahun ajaran 2025-2026, Rabu, 17 Juni 2026. 

LEBAK, KabarViral79.Com - Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Lebak menggelar pagelaran pentas seni akhir tahun ajaran 2025-2026, Rabu, 17 Juni 2026. 

Acara yang berlangsung meriah tersebut diselenggarakan di halaman gedung sekolah MIN 2 Lebak, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. 

Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lebak dan tamu undangan lainnya. 

Kepala MIN 2 Lebak, Umar, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kesuksesan acara tersebut. 

Menurutnya, pentas seni ini bukan sekadar hiburan, melainkan wadah penting untuk perkembangan karakter peserta didik. 

"Ini merupakan momentum yang sangat luar biasa. Di samping mengasah otak para siswa, kegiatan ini juga meningkatkan kreativitas dan kemampuan peserta didik," ujar Umar. 

Umar juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan penuh dari para orang tua siswa yang hadir. Antusiasme yang tinggi dari wali murid menjadi faktor utama kemeriahan acara tahun ini. 

"Saya turut berterima kasih menyaksikan antusiasme wali murid dalam memeriahkan pentas seni tahun ajaran 2025-2026 ini. Harapannya, semoga pentas seni tahun depan bisa terselenggara lebih meriah lagi," pungkasnya. (Cup)

Awali Raker, PPI Malingping Berkomitmen Cetak Generasi Muda Berkarakter Pemimpin

By On Selasa, Juni 16, 2026

PPI Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, sukses menggelar Raker perdana untuk kepengurusan periode 2026–2029. 

LEBAK, KabarViral79.Com - Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, sukses menggelar Rapat Kerja (Raker) perdana untuk kepengurusan periode 2026–2029. 

Kegiatan yang mengusung semangat sinergi ini berlangsung di Gedung PGRI Malingping, pada Minggu, 14 Juni 2026.

Raker ini menjadi momentum strategis bagi PPI Malingping dalam mengawal pembentukan generasi muda yang berkarakter pemimpin. 

Ketua PPI Kecamatan Malingping, Saepudin mengatakan, organisasi ini harus menjadi garda terdepan dalam menanamkan semangat persatuan, cinta tanah air, dan patriotisme bagi pemuda. 

"Paskibraka adalah calon pemimpin masa depan. Mereka wajib memiliki karakter Pancasila, disiplin tinggi, serta rasa tanggung jawab yang besar kepada bangsa dan negara," ujar Saepudin saat memberikan keterangannya di Malingping, Selasa, 16 Juni 2026. 

Senada dengan hal tersebut, Ketua Pelaksana Kegiatan, Yoni, menambahkan bahwa kunci keberhasilan proses seleksi dan pembinaan Paskibraka terletak pada soliditas internal organisasi. 

Sinergi yang kuat antara Badan Pengurus Harian (BPH) dan seluruh jajaran divisi bidang PPI Kecamatan Malingping mutlak diperlukan. 

"Melalui kolaborasi yang kokoh, kita optimistis dapat mencetak generasi muda yang tangguh dan siap menghadapi tantangan bangsa dengan semangat Pancasila," kata Yoni. 

Sementara itu, Ketua Divisi Komunikasi dan Informasi (Kominfo) PPI Kecamatan Malingping, Fatih menggarisbawahi pentingnya penguatan pendidikan ideologi Pancasila dalam sistem pembinaan. 

Menurutnya, aspek mental dan ideologi sama pentingnya dengan kemampuan fisik. 

"Raker ini wujud komitmen kami untuk memastikan pembentukan Paskibraka tidak hanya berfokus pada aspek teknis baris-berbaris. Kami ingin ada internalisasi nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," tutur Fatih. 

Fatih juga berharap anggota Paskibraka dapat menjadi panutan (role model) bagi generasi muda lainnya, terutama dalam menjaga dan memperkuat kerukunan di tengah keberagaman bangsa. 

Melalui Raker ini, seluruh pengurus dan anggota PPI Kecamatan Malingping berharap program kerja yang dirumuskan mampu mengoptimalkan kinerja organisasi. 

PPI Malingping berkomitmen tidak hanya mencetak individu yang unggul secara teknis, tetapi juga aktif membumikan nilai-nilai Pancasila dan patriotisme di tengah masyarakat. (Cup/Uday)