-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Samboja Uton Witono Sesalkan Ucapan Bupati Lebak Terhadap Wakil Bupati: “Etika Harus di Atas Ilmu”

By On Rabu, April 01, 2026

 

Anggota DPRD Lebak Samboja Uton Witono dari Fraksi Gerindra

LEBAK, KabarViral79.Com – Insiden diskomunikasi antara Bupati Lebak, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, dan Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, yang memicu ketegangan dalam acara Halalbihalal Pemkab Lebak pada Senin (30/03/2026), menuai kritik keras.

Anggota DPRD Kabupaten Lebak dari Fraksi Gerindra, Samboja Uton Witono, menyayangkan sikap arogan yang ditunjukkan kepala daerah di hadapan publik.

Samboja menyoroti ucapan Bupati yang mengungkit masa lalu Wakil Bupati dengan menyebutnya sebagai mantan narapidana. Menurutnya, pernyataan tersebut sangat tidak pantas, apalagi disampaikan dalam forum silaturahmi.

“Saya sangat menyayangkan kericuhan ini. Bupati tidak seharusnya berbicara seperti itu. Segala sesuatu ada adab dan tata kramanya. Apalah artinya sebuah ilmu tanpa etika,” ujar pria yang akrab disapa Ama Dewan ini, Rabu (01/04/2026).

Samboja menekankan dua poin utama terkait insiden ini:

Pelanggaran Etika Forum:

Forum Halalbihalal kata Ia, seharusnya menjadi momen saling memaafkan sebagai sesama umat Muslim, bukan tempat untuk menjatuhkan martabat orang lain.

Penghormatan terhadap Adat Ketimuran:

Secara usia, Wakil Bupati Amir Hamzah lebih senior. Samboja menilai tindakan Bupati di hadapan para pejabat OPD dan ulama tersebut mencoreng citra pemimpin yang seharusnya menjadi panutan.

“Jika arogansi ucapan terus dipelihara, bagaimana mungkin bisa membangun Kabupaten Lebak sesuai slogan RUHAY? Bupati dan Wakil Bupati seharusnya saling melengkapi untuk melayani masyarakat, bukan malah memberi contoh yang buruk,” tegasnya.

Dampak dari kegaduhan ini, muncul berbagai desakan dari elemen aktivis, Ormas, LSM, hingga mahasiswa yang menyuarakan pemakzulan Bupati. Samboja menilai hal ini sebagai langkah mundur bagi demokrasi di Lebak yang seharusnya bisa dihindari jika pemimpin mampu menjaga lisan.

Di sisi lain, Samboja mengapresiasi langkah cepat Penjabat Gubernur Banten, Andra Soni, yang langsung merespons dinamika ini.

“Saya sangat mengapresiasi Pak Andra Soni yang gerak cepat memanggil Bupati untuk mendinginkan suasana di Kabupaten Lebak agar situasi tidak semakin larut dalam kegaduhan,” pungkasnya.

(Tim/Red)

Kecelakaan Maut di Cihara Lebak: Pemotor Remaja Tewas Usai Tabrak Grand Max

By On Selasa, Maret 31, 2026

 


LEBAK, KabarViral79.Com – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil Daihatsu Grand Max dan sepeda motor Yamaha Mio J terjadi di Jalan Raya Malingping–Bayah, tepatnya di Kampung Malandungan, Desa Ciparahu, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Selasa (31/03/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Peristiwa ini mengakibatkan satu orang pengendara motor meninggal dunia. Kapolsek Panggarangan, AKP Acep Komarudin SH, membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya, berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah TKP awal, kecelakaan bermula saat mobil Grand Max dengan nomor polisi A 8203 AH yang dikemudikan oleh Sidik melaju dari arah Malingping menuju Bayah dengan kecepatan rendah.

“Tiba-tiba dari arah berlawanan (Bayah menuju Malingping), muncul sepeda motor Yamaha Mio J bernopol A 3424 B yang dikendarai oleh Ahmad Daki (17) berboncengan dengan Mansur. Motor tersebut melaju dengan kecepatan tinggi hingga kehilangan kendali dan menabrak bagian depan kanan mobil,” ujar AKP Acep Komarudin.



Akibat benturan keras tersebut, pengendara motor, Ahmad Daki, dinyatakan meninggal dunia (MD), sementara penumpangnya, Mansur, mengalami luka-luka. Penumpang motor sendiri mengakui bahwa kendaraan yang mereka tumpangi melaju kencang sebelum kecelakaan terjadi.

Data Identitas dan Kendaraan:

Kendaraan R4 (Daihatsu Grand Max – A 8203 AH):

Pengemudi: Sidik (39), warga Kampung Cikampak, Desa Sukajaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Pandeglang.

Kondisi: Rusak berat di bagian depan.

Kendaraan R2 (Yamaha Mio J – A 3424 B):

Pengendara: Ahmad Daki (17), warga Kampung Nyuncung, Desa Sukamanah, Kecamatan Rangkasbitung (Meninggal Dunia).

Penumpang: Mansur, warga Kampung Nyuncung, Desa Sukamanah, Kecamatan Rangkasbitung (Luka-luka).

Tindakan Kepolisian:

Personel Polsek Panggarangan, Aipda Feri Alamsyah dan Brigpol Heriawan, telah mendatangi lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas, mendata para korban, serta meminta keterangan saksi-saksi di tempat kejadian (Sdr. Endang Sujai).

Saat ini, kasus kecelakaan tersebut telah dikoordinasikan dengan Unit Laka Lantas Polres Lebak untuk proses evakuasi dan penyelidikan lebih lanjut. Kerugian materiil akibat kejadian ini cukup besar mengingat kedua kendaraan mengalami kerusakan berat.

(Cup/Uday)

Evaluasi LPPDES 2025, Camat Panggarangan Tekankan Akuntabilitas Pemerintah Desa

By On Selasa, Maret 31, 2026

 

Camat Panggarangan Ahmad Faidlullah saat memimpin kegiatan Evaluasi LPPDES Tahun 2025 di Aula Kantor Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak

LEBAK, KabarViral79.Com – Para Kepala Desa se-Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, mengikuti agenda Presentasi dan Evaluasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPDES) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Panggarangan pada Selasa, 31 Maret 2026.

Acara dipimpin langsung oleh Camat Panggarangan, Ahmad Faidlullah, S.IP., MM. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Ekbang Kecamatan, Kasi Trantib, Babinsa Koramil 0314/Panggarangan, Bhabinkamtibmas Polsek Panggarangan, serta pihak BPD, Sekretaris Desa, dan tiga perangkat desa dari masing-masing wilayah.

Dalam arahannya, Camat Panggarangan Ahmad Faidlullah menjelaskan bahwa evaluasi ini bertujuan untuk meninjau capaian kinerja serta akuntabilitas tata kelola pemerintahan desa sepanjang tahun 2025.

Para peserta saat mengikuti kegiatan Evaluasi LPPDES Tahun 2025 di Aula Kantor Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak


“Hari ini kami dari Pemerintah Kecamatan Panggarangan telah melaksanakan kegiatan presentasi dan evaluasi terkait Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPDES) Tahun 2025. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar,” ujar Ahmad Faidlullah.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan transparansi anggaran di tahun-tahun mendatang.

(Cup)


Grand Final Turnamen Sepak Bola Karang Taruna Cup Desa Cimandiri 2026 Berlangsung Sukses dan Kondusif

By On Senin, Maret 30, 2026

LEBAK, KabarViral79.Com  – Turnamen sepak bola bergengsi Karang Taruna Cup Desa Cimandiri 2026 resmi berakhir. Pertandingan grand final yang mempertemukan tim-tim terbaik desa tersebut berjalan sukses, aman, dan kondusif di Lapangan Sepak Bola Pasir Kanyere, Desa Cimandiri, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Senin (30/03/2026). 

Partai puncak ini menyedot perhatian besar masyarakat. Ratusan warga memadati area lapangan untuk memberikan dukungan sekaligus memeriahkan jalannya pertandingan. Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Pemerintah Desa Cimandiri, lembaga desa, serta unsur TNI/Polri yang mengawal ketat keamanan selama laga berlangsung. 

Dalam laga pamungkas tersebut, tim kesebelasan Argensi berhasil keluar sebagai juara setelah menundukkan tim Paska dengan skor tipis 1-0. Kedua tim merupakan perwakilan bertalenta dari Desa Cimandiri. 

Ketua Karang Taruna Desa Cimandiri sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara, Ujang Maulana, menyatakan bahwa turnamen ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga melalui olahraga. 

"Alhamdulillah, turnamen tahun ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif hingga babak final. Ini adalah wadah olahraga bagi masyarakat yang rutin kami selenggarakan setiap tahun," ujar Ujang Maulana. 

Lebih lanjut, Ujang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung penuh kesuksesan acara, mulai dari pembukaan hingga penutupan. 

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Desa Cimandiri serta jajaran TNI dan Polri yang telah hadir mengawal pertandingan. Terima kasih juga kepada seluruh partisipan yang telah membantu sehingga acara ini terselenggara dengan sukses," tutupnya. (Cup/Uday)

RAT Tahun Buku 2025 Digelar, Koperasi Desa Merah Putih Cimandiri Perkuat Program Ketahanan Pangan

By On Jumat, Maret 27, 2026

 


LEBAK, KabarViral79.ComPemerintah Desa (Pemdes) Cimandiri melalui Koperasi Desa Merah Putih sukses menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Aula Kantor Desa Cimandiri, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten, pada Jumat (27/03/2026).

Rapat tersebut dipimpin oleh Sidang Wahyudin dan dihadiri langsung oleh Penjabat (PJ) Ketua Koperasi, Aan Drajat, beserta seluruh jajaran pengurus Koperasi Desa Merah Putih (SK. AHU-0030825.AH.01.29.Tahun 2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Cimandiri, Pe’i, serta Pendamping Koperasi Desa Merah Putih, Beni Rahmatullah.

Dalam arahannya, Beni Rahmatullah menekankan beberapa poin krusial terkait keberlanjutan koperasi. Ia mengingatkan pentingnya profesionalitas dalam menjalankan roda organisasi.

“Fokus utama kita adalah laporan pertanggungjawaban tahun berjalan dan pemantapan rencana kerja tahun depan yang harus disusun matang sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP),” ujar Beni.

Di lokasi yang sama, PJ Ketua Koperasi Desa Merah Putih, Aan Drajat, memaparkan capaian kinerja pengurus kepada seluruh anggota yang hadir. Salah satu capaian unggulannya adalah kontribusi dalam program ketahanan pangan desa.

“Koperasi Desa Merah Putih saat ini telah menjalankan unit usaha melalui program KATAPANG (Ketahanan Pangan) yang bersumber dari Dana Desa. Fokus usahanya adalah penggemukan ternak kerbau dan kambing,” jelas Aan.

Sementara itu, Kepala Desa Cimandiri, Pe’i, selaku penanggung jawab dan pengawas koperasi, memberikan apresiasi atas kinerja pengurus. Ia juga menghimbau seluruh anggota untuk tetap solid dalam mengawal program-program desa.

“Saya mengajak seluruh pihak untuk terus kompak dan semangat dalam mendukung segala bentuk program pemerintah. Sinergi ini penting agar koperasi kita semakin kuat dan memberikan manfaat nyata bagi ekonomi warga,” pungkas Pe’i.

(Uday)

Pastikan Keamanan Objek Wisata, Kapolres Lebak Pantau Langsung Pospam Cibobos Lebak Selatan

By On Senin, Maret 23, 2026

Kapolres Lebak, AKBP Herfio Zaki, disambut hangat oleh Kapolsek Panggarangan, AKP Acep Komarudin, dan pengelola wisata Karang Beureum, Jamil, saat meninjau Pospam Cibobos/Karang Beureum di Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak.  

LEBAK, KabarViral79.Com - Memasuki H+3 Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolres Lebak, AKBP Herfio Zaki melakukan peninjauan langsung ke Pos Pengamanan (Pospam) Pantai Cibobos, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten, Senin, 23 Maret 2026. 

Kunjungan ini dilakukan guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di titik-titik wisata wilayah Lebak Selatan tetap kondusif selama libur lebaran. 

"Kami melakukan pengecekan dan pemantauan di sejumlah titik wisata di Lebak Selatan. Pengecekan dimulai dari Malingping, kemudian wilayah Panggarangan dan Cihara, dan terakhir akan kami tinjau wilayah Bayah," ujar AKBP Herfio Zaki di sela-sela kegiatannya. 

Selain memantau situasi lapangan, Kapolres juga mengecek kesiapan personel di setiap posko. 

Ia menekankan agar seluruh anggota memberikan pelayanan prima serta tetap siaga dalam mengamankan arus pengunjung yang terus meningkat. 

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada saat berwisata. Silakan menikmati hiburan, namun keselamatan tetap yang utama, terutama bagi yang membawa anak kecil. Jika ingin berenang, harus mematuhi batas aman yang telah ditentukan pengelola,” tegasnya. 

Kapolres Lebak, AKBP Herfio Zaki berfoto bersama Kapolsek Panggarangan, AKP Acep Komarudin, dan pengelola wisata Karang Beureum di kawasan wisata Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak. 

Untuk menjamin keselamatan pengunjung, Kepolisian telah bersinergi dengan berbagai pihak di lapangan. 

"Kami berkolaborasi dengan Balawista, BPBD, PMI, serta jajaran Polsek setempat. Semua unsur sudah bersiaga untuk menjaga keselamatan para pengunjung," tambah Kapolres.

AKBP Herfio Zaki berharap masyarakat dapat menikmati masa liburan dengan aman dan nyaman. 

Ia juga mendorong para pengelola wisata untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar pariwisata di Lebak Selatan semakin maju dan ramai di tahun-tahun mendatang.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek Panggarangan, AKP Acep Komarudin menyampaikan terima kasih atas kunjungan pimpinan Polres Lebak tersebut. 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Lebak yang telah turun langsung meninjau Pospam Cibobos untuk memotivasi personel serta memastikan pengamanan di wilayah Desa Karangkamulyan berjalan maksimal," pungkas AKP Acep Komarudin. (Cup)

Naikkan Tarif Secara Sepihak, Bus Damri Diduga Lakukan Pungli

By On Jumat, Maret 20, 2026

 


Lebak, KabarViral79.ComBus Damri rute Serang–Sawarna diduga menaikkan tarif ongkos secara sepihak. Dishub dinilai tutup mata, sementara kondektur diduga “main mata”. Bus Damri Serang–Sawarna via Rangkasbitung–Gunung Kencana–Malingping diduga menaikkan tarif yang melebihi dari tarif yang seharusnya.

Dimana arus mudik pada tanggal 15–17, dengan tarif Serang–Gunung Kencana sebesar Rp60 ribu, Serang–Malingping Rp80 ribu, dan Serang–Sawarna Rp90 ribu, sebagaimana dilihat dari informasi yang beredar.

Namun, kondektur bus Damri diduga menaikkan tarif melebihi dari tarif yang seharusnya, yakni menjadi Rp90 ribu dari rute Serang–Malingping.

“Ini adanya dugaan indikasi pungli terhadap penumpang yang tidak tahu tarif yang sebenarnya. Ini salah satu bentuk kebobrokan dari Dishub yang tidak memberikan informasi publik terhadap tarif-tarif bus Damri,” papar Dika, Koordinator Gerakan Mahasiswa Perubahan (GMP).

“Sehingga ada dugaan kuat penaikan harga yang bisa dimainkan oleh kondektur. Kami meminta adanya informasi publik atau transparansi tarif bus Damri sehingga penumpang tidak lagi dibodohi,” lanjut Dika kepada awak media, Kamis (19/3/2026).

“Terutama bus Serang–Sawarna yang diberangkatkan pagi pukul 06.16 WIB dari Serang menuju Sawarna. Ini bentuk evaluasi dan kontrol sosial untuk menghindari dugaan-dugaan pungli,” tutup Dika.