-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Nana Supiana, Figur Birokrat di Tengah Perdebatan Demokrasi dan Meritokrasi

By On Senin, April 14, 2025

 


Banten, KabarViral79.Com - Proses penunjukan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Provinsi Banten tengah menjadi sorotan publik. Bukan semata karena posisi ini adalah jabatan tertinggi dalam karier Aparatur Sipil Negara (ASN), melainkan karena dinamika naratif yang menyertainya. Sayangnya, sebagian narasi yang berkembang justru mencederai semangat profesionalisme ASN dan menggeser diskursus ke wilayah yang bias dan penuh prasangka.

Salah satu yang disayangkan adalah anggapan bahwa dukungan terbuka masyarakat terhadap salah satu kandidat kuat, Nana Supiana, dianggap sebagai beban politik bagi Gubernur atau bahkan dikaitkan dengan skenario “balas budi”. Pendekatan seperti ini tidak hanya reduktif, tapi juga melemahkan partisipasi publik yang sah dalam ruang demokrasi.

Nana Supiana bukan nama asing dalam birokrasi Banten. Rekam jejaknya terbentang panjang dalam jabatan-jabatan strategis di lingkungan Pemprov. Ia dikenal sebagai figur teknokratik yang tenang, adaptif, dan bekerja dalam diam. Ketika dukungan terhadapnya datang dari berbagai elemen—tokoh masyarakat, akademisi, hingga organisasi sipil—ini bukan sinyal intervensi, tetapi ekspresi kepercayaan.

Mengapa dukungan semacam ini justru dianggap problematik? Bukankah modal sosial dan kepercayaan publik adalah salah satu indikator penting dalam menilai kelayakan seorang pemimpin birokrasi?

Ketakutan bahwa dukungan akan berubah menjadi tekanan politik adalah kekhawatiran yang prematur. Justru dalam era tata kelola pemerintahan yang menuntut akuntabilitas dan transparansi, pejabat publik yang memiliki legitimasi ganda—legal dari kepala daerah dan moral dari publik—lebih mampu menghadirkan birokrasi yang melayani.

Perlu ditekankan, jabatan Sekda bukan posisi politik. Ini adalah jabatan karier ASN tertinggi yang seyogianya diisi melalui prinsip meritokrasi, profesionalisme, dan integritas. Maka jika Nana Supiana melalui semua tahapan seleksi sesuai sistem kepegawaian nasional dan mendapat dukungan luas, itu adalah kekuatan, bukan kerentanan.

Sudah saatnya Banten dipimpin oleh birokrat yang tak hanya kuat secara teknokratik, tetapi juga memiliki keberterimaan sosial. Dalam diri Nana, sebagian publik melihat harapan akan birokrasi yang terbuka, bersih, dan humanis.

Gubernur Andra Soni tentu memiliki hak prerogatif sekaligus tanggung jawab moral untuk memilih Sekda terbaik. Namun, bukan berarti aspirasi publik harus dikesampingkan apalagi dicurigai. Menyikapi dukungan sebagai bagian dari proses demokrasi justru memperkuat legitimasi dan memperluas basis sosial birokrasi itu sendiri.

Menjaga profesionalisme ASN bukan berarti mensterilkan mereka dari dukungan publik, melainkan memastikan bahwa setiap proses berjalan sesuai nilai-nilai meritokrasi dan transparansi. Rekam jejak dan integritas harus tetap menjadi parameter utama, bukan asumsi-asumsi tak berdasar.

Banten membutuhkan figur birokrat yang kuat dalam tata kelola, dan bersih dari prasangka. Jika Nana Supiana adalah pilihan itu, maka wajar bila publik berharap lebih dan siap mengawal bersama.

Langkah Gubernur Andra Soni dalam menempatkan figur Sekda bukan hanya soal memenuhi kebutuhan administratif, tetapi juga bagian dari visi reformasi birokrasi yang lebih besar. Dengan memilih figur yang memiliki integritas, kompetensi, dan diterima luas oleh masyarakat, Gubernur mengirimkan pesan bahwa birokrasi Banten harus berdiri di atas fondasi profesionalisme, bukan kepentingan sesaat.

Pemilihan Sekda merupakan titik krusial dalam konsolidasi tata kelola pemerintahan. Figur Sekda akan menjadi penentu denyut harian birokrasi, pengawal kebijakan strategis, sekaligus jembatan antara visi kepala daerah dan implementasi di lapangan. Jika pilihan Gubernur jatuh pada sosok seperti Nana Supiana, itu bukan sekadar keputusan administratif, tetapi langkah konkret menuju penguatan struktur birokrasi yang bersih, efektif, dan akuntabel.

Dalam konteks ini, publik perlu memberikan ruang bagi Gubernur untuk menjalankan kewenangannya secara objektif dan proporsional. Dukungan terhadap sosok tertentu bukan bentuk tekanan, melainkan partisipasi. Dan keputusan akhir yang diambil secara bijak dan independen akan menjadi fondasi penting dalam membangun pemerintahan Banten yang berpihak pada kepentingan rakyat, bukan kelompok tertentu.

Oleh: Dr. Budi Ilham Maliki – Akademisi dan Aktivis Kebijakan Publik, UNIBA Banten

Wamendagri: Sembilan Daerah Siap Gelar PSU pada 16-19 April 2025

By On Senin, April 14, 2025

Foto ilustrasi. 

JAKARTA, KabarViral79.Com Sembilan daerah siap melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada 16 dan 19 April 2025.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengajak agar Calon Kepala Daerah yang bertarung untuk bersikap bijak menerima apapun hasil penghitungan suara akhir nanti. 

Sebab, kata dia, jika masing-masing pihak terus saling mengajukan gugatan pasca pelaksanaan PSU ini, dikhawatirkan dapat memperlambat jalannya pelayanan publik di daerah. 

“Supaya kualitas dari Pemilu (Pilkada) ini benar-benar dilaksanakan secara sungguh-sungguh seperti itu. Supaya tidak terus kita melakukan pengulangan PSU, supaya demokrasi kita itu baik,” kata Ribka dalam keterangannya, Sabtu, 12 April 2025.

Ribka juga mengingatkan pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait yang menyelenggarakan Pilkada agar benar-benar menyiapkan gelaran PSU ini dengan baik.

Dia menjelaskan, daerah yang akan menggelar PSU telah mengikuti arahan terkait persiapan pilkada ulang ini.

Seluruh pihak terkait, kata dia mulai dari gubernur, bupati, wali kota, jajaran KPU, Bawaslu, TNI, hingga Polri, telah memastikan bahwa persiapan PSU telah mencapai 99 persen dan tinggal menunggu pelaksanaannya.

“Sehingga sekali lagi saya atas nama Bapak Menteri Dalam Negeri menyampaikan ucapan terima kasih karena semua pemerintah daerah sudah siap untuk melaksanakan PSU,” ujarnya.

Guna mengoptimalkan persiapan, pihaknya telah mengimbau daerah agar melakukan mitigasi terhadap kemungkinan tantangan saat pelaksanaan PSU.

Salah satunya adalah potensi cuaca buruk yang perlu diantisipasi melalui koordinasi dengan BMKG dan BPBD.

Pelaksanaan PSU pada 16 April 2025 akan diselenggarakan di Kabupaten Parigi Moutong.

Sementara delapan daerah lainnya, yakni Kota Banjarbaru, Kabupaten Serang, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Empat Lawang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Gorontalo Utara, dan Kabupaten Bengkulu Selatan, akan melangsungkan PSU pada 19 April 2025. (*/red)

Gubernur Andra Soni Siapkan Hadiah Umroh untuk Masyarakat yang Taat Bayar Pajak Kendaraan

By On Senin, April 14, 2025


SERANG, KabarViral79.Com Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan memberikan penghargaan atau reward sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak atau masyarakat yang selama ini telah taat membayar pajak kendaraan bermotor.

Menurutnya, sejumlah hadiah yang telah disiapkan itu akan diberikan pada momen Hari Jadi ke-25 Provinsi Banten nanti.

“Kami telah siapkan reward. Itu bisa berbentuk barang dan lainnya. Tentu regulasi pembiayaan ini ada di perubahan APBD,” ujarnya.

Andra Soni menjelaskan, penghargaan sebagai bentuk apresiasi tersebut akan diberikan oleh pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Provinsi Banten pada 4 Oktober 2025, nanti.

“Nanti pelaksanaannya pada HUT Perak ke-25 tahun Provinsi Banten. Hadiah diberikan saat itu. Tapi pelaksanaannya bisa lebih awal,” katanya.

Andra Soni juga mengatakan, salah satu reward yang akan diberikan kepada wajib pajak atau masyarakat yang selama ini telah taat membayar pajak kendaraan, salah satunya hadiah Umrah.

“Salah satunya Umrah, tapi ini harus dibahas dengan DPRD karena berbicara anggaran,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Banten, Fahmi Hakim mengatakan, pihaknya akan mendukung dan mengawal setiap kebijakan Pemprov Banten, utamanya dalam rangka mempercepat pelayanan dan pembangunan di Provinsi Banten. 

“Terkait relaksasi pajak kendaraan, tentu DPRD Banten akan terus mengawal dan  suksesi program apa yang menjadi program Gubernur,” ujarnya.

Fahmi menilai kebijakan yang telah dikeluarkan Andra Soni sebagai Gubernur Banten yang membebaskan pokok dan/atau sanksi pajak kendaraan bermotor tersebut memiliki tujuan untuk membantu masyarakat dan sebagai langkah mengajak masyarakat untuk tertib membayar pajak.

“Langkah apa yang menyangkut masyarakat, akan kita dukung,” pungkasnya.

Diketahui, saat ini Pemprov Banten sedang melaksanakan program pembebasan pokok dan/atau sanksi pajak kendaraan bermotor.

Program tersebut berdasarkan Keputusan Gubernur Banten Nomor 170 Tahun 2025 tentang Pembebasan Pokok dan/atau Sanksi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Kebijakan pembebasan pokok dan/atau sanksi pajak kendaraan bermotor dimulai pada 10 April hingga 30 Juni 2025 nanti. (*/red)

11 Jasad Pendulang Emas Korban Pembunuhan KKB Ditemukan di Lima Lokasi

By On Senin, April 14, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com Sebelas jenazah pendulang emas korban pembunuhan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Yahukimo, Papua Pegunungan ditemukan di lima lokasi berbeda.

Diduga pelakunya adalah dari KKB Elkius Kobak.

Berdasarkan laporan, sebanyak 16 korban tewas dalam serangan mendadak yang dilakukan oleh kelompok bersenjata OPM di wilayah terpencil tersebut.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen. Pol Faizal Ramadhani mengatakan, satu jenazah ditemukan di Kabupaten Pegunungan Bintang, dan dua jenazah ditemukan di Camp 22.

“Lalu satu jenazah ditemukan di Muara Kum. Lima jenazah ditemukan di dua titik di Kampung Binki, dan dua jenazah ditemukan di Tanjung Pamali,” kata Faizal melalui keterangan resminya, Minggu, 13 April 2025.

Saat ini, kata Faizal, Tim Disaster Victim Identification (DVI) dari RS Bhayangkara Jayapura dan RSUD Dekai selesai melakukan otopsi terhadap tiga jenazah yang telah dievakuasi.

“Dari hasil identifikasi, dua korban berhasil dikenali, pertama atas nama Wawan dari TKP Camp 22, kedua atas nama Stenli dari TKP Muara Kum,” ujarnya.

Sementara, kata Faizal, satu jenazah lainnya dari lokasi yang sama masih dalam proses pencocokan data antemortem.

Faizal mengatakan, bila tidak ada keluarga yang menjemput jenazah teridentifikasi dalam waktu dekat, maka pemakaman akan dilakukan di Yahukimo.

“Karena kondisi jenazah yang semakin membusuk dan mengeluarkan cairan,” tutupnya. (*/red)

Arus Mudik dan Balik Lancar, Gubernur Andra Soni Apresiasi Sinergi Operasi Ketupat Maung 2025

By On Senin, April 14, 2025


SERANG, KabarViral79.Com Gubernur Banten, Andra Soni mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendedikasikan diri bekerja keras dalam mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik pada libur Hari Raya Idul Fitri 2025.

Menurutnya, kelancaran itu merupakan hasil sinergi dan kolaborasi semua pihak.

Hal itu disampaikan Andra Soni usai mengikuti Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Maung Tahun 2025 dan Halal Bihalal di halaman Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Banten, Jl Syech Nawawi Al Bantani, Banjarsari, Kota Serang, Senin, 14 April 2025.

“Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran Polri, TNI, Pemerintah Daerah dan seluruh stakeholder yang bersinergi dan bekerja keras dalam Operasi Ketupat Maung,” ujarnya.

“Berkat kerja sama semua pihak, situasi kamtibmas selama arus mudik dan balik Idul Fitri 1446 Hijriah berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Andra Soni juga mengatakan, Operasi Ketupat Maung 2025 berjalan dengan lancar, serta semua indikator berjalan dengan baik berkat koordinasi dan sinergi semua pihak.

“Suatu masalah akan selesai, bila kita bergandengan tangan, berkoordinasi dan konsolidasi serta saling dukung dalam memberikan pelayanan masyarakat,” pungkasnya.

Selama libur Lebaran Idul Fitri 2025, kata Andra Soni, mobilitas masyarakat berjalan dengan lancar serta angka kecelakaan kendaraan dapat ditekan. Sehingga membuat masyarakat merasa aman dan nyaman dalam merayakan hari kemenangan.

“Apel konsolidasi ini penting, bukan hanya sebagai evaluasi operasi ketupat maung. Tapi menjadi forum penguatan sinergitas lintas sektor, terima kasih atas dedikasi semua pihak,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Banten, Irjen Pol Suyudi Ario Seto mengatakan, keberhasilan Operasi Ketupat Maung 2025 di wilayah hukum Polda Banten berjalan dengan aman, lancar, tertib dan kondusif.

Hal tersebut, kata dia, berkat koordinasi, komunikasi dan kolaborasi yang baik seluruh pihak.

“Kita berbahagia, karena tahun ini masyarakat yang melaksanakan mudik dan kembali ke rumah masing-masing dapat berjalan baik dan lancar,” ujarnya.

Meski demikian, Kapolda Banten berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan dan mampu ditingkatkan ke depannya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pihaknya bukan hanya mengedepankan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlanta). Tapi juga operasi tersebut menjadi operasi kemanusiaan yang mengedepankan upaya  secara bersama dalam memberikan perlindungan, pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat untuk bisa aman, nyaman dan kondusif untuk melaksanakan mudik. (*/red)

Ketua PN Jaksel Jadi Tersangka Suap Penanganan Perkara CPO, Langsung Ditahan

By On Senin, April 14, 2025

Ketua PN Jaksel, Muhammad Arif Nuryanta. 

JAKARTA, KabarViral79.Com Usai ditetapkan sebagai tersangka kasus suap penanganan perkara ekspor minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO),  Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel), Muhammad Arif Nuryanta langsung ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung).

Tiga tersangka lainnya yakni Panitera Muda Perdata Jakarta Utara, WG; Kuasa Hukum Korporasi, Marcella Santoso (MS); dan Advokat berinisial AR, juga langsung ditahan.

Diketahui, kasus pemberian fasilitas ekspor CPO melibatkan tiga perusahaan, di antaranya PT Wilmar Group, PT Permata Hijau Group, dan PT Musim Mas Group.

“Terhadap empat tersangka dilakukan penahanan 20 hari ke depan, terhitung mulai hari ini,” ujar Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Abdul Qohar, kepada wartawan saat konferensi pers di Lobi Kartika, Kejaksaan Agung, Sabtu, 12 April 2025.

Keempat tersangka itu ditahan di tiga Rumah Tahanan (Rutan) yang berbeda. Muhammad Arif Nuryanta dan MS (seorang Advokat) ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejagung.

Sementara itu, Advokat berinisial AR ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Lalu, Panitera Muda Perdata Jakarta Utara, WG, ditahan di Rutan Kelas I Jakarta Timur Cabang Rutan KPK.

Arif diduga telah menerima Rp 60 miliar dari MS dan AR untuk mengatur perkara agar dijatuhkan putusan yang menyatakan perbuatan tiga terdakwa korporasi ini dinyatakan bukan suatu tindak pidana atau ontslag. Uang Rp 60 miliar itu diserahkan melalui WG kepada Arif.

Menurut Qohar, WG merupakan salah satu orang kepercayaan Arif. Para tersangka diduga melakukan tindak pidana korupsi berupa suap dan gratifikasi untuk mengatur perkara yang dihadapi oleh Wilmar Group dan dua korporasi lainnya.

Atas tindakannya, WG disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a juncto Pasal 12 huruf b jo. Pasal 5 ayat (2) jo. Pasal 11 jo. Pasal 12 huruf b jo. Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

MS dan AR disangkakan melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a jo. Pasal 5 ayat (1) jo. Pasal 13 jo. Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Arif alias MAN disangkakan Pasal 12 huruf c jo. Pasal 12 huruf b jo. Pasal 6 ayat (2) jo. Pasal 12 huruf a jo. Pasal 12 huruf b jo. Pasal 5 ayat (2) jo. Pasal 11 jo. Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Kasus ekspor CPO Berdasarkan amar putusan yang didapat dari laman resmi Mahkamah Agung, putusan3.mahkamahagung.go.id, diketahui bahwa: Pada 19 Maret 2025 lalu, tiga korporasi yang terlibat dalam korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) Januari 2021 sampai dengan Maret 2022, yaitu PT Wilmar Group, PT Permata Hijau Group, dan PT Musim Mas Group, dibebaskan dari semua tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam putusannya, Majelis Hakim menyebutkan bahwa para terdakwa terbukti melakukan perbuatan sesuai yang didakwakan oleh JPU.

Namun, perbuatan para terdakwa ini dinyatakan bukan suatu tindak pidana atau ontslag. Para terdakwa dibebaskan dari semua dakwaan JPU, baik primair maupun sekunder.

Sementara itu, dikutip dari keterangan resmi Kejaksaan Agung, JPU menuntut para terdakwa untuk membayarkan sejumlah denda dan denda pengganti. Terdakwa PT Wilmar Group, Tenang Parulian dituntut untuk membayar denda sebesar Rp 1 miliar dan uang pengganti sebesar Rp 11.880.351.802.619.

Jika uang ini tidak dibayarkan, harta Tenang Parulian selaku Direktur dapat disita dan dilelang. Apabila tidak mencukupi, Tenang Parulian dikenakan subsidiair pidana penjara selama 19 tahun.

Terdakwa Permata Hijau Group, David Virgo dituntut untuk membayar denda sebesar Rp 1 miliar dan uang pengganti sebesar Rp 937.558.181.691,26. Jika uang ini tidak dibayarkan, harta David Virgo selaku pengendali lima korporasi dalam Permata Hijau Group dapat disita untuk dilelang.

Apabila tidak mencukupi, David Virgo dikenakan subsidiair penjara selama 12 bulan. Terdakwa Musim Mas Group, Gunawan Siregar dituntut untuk membayar denda sebesar Rp 1 miliar dan uang pengganti sebesar Rp 4.890.938.943.794,1.

Jika uang ini tidak dibayarkan, harta milik Gunawan Siregar selaku Direktur Utama dan sejumlah pihak lainnya akan disita untuk dilelang.

Apabila tidak mencukupi, maka terhadap personel pengendali dipidana dengan pidana penjara masing-masing selama 15 tahun.

Para terdakwa diyakini melanggar dakwaan primair Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (*/red)

Plt Kepala Bapenda: Pajak Harus Bebas Pungli

By On Senin, April 14, 2025

 


Serang, KabarViral79.Com – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, menegaskan komitmennya untuk membersihkan praktik pungutan liar (pungli) dalam layanan perpajakan di lingkungan Bapenda. Pernyataan ini disampaikan sebagai bagian dari upaya membangun kembali kepercayaan publik sekaligus mendukung visi Gubernur Banten dalam meningkatkan pendapatan daerah.

“Pungli itu menghancurkan kepercayaan publik. Bertentangan dengan visi Gubernur meningkatkan pendapatan. Tidak ada toleransi terhadap praktik pungli,” tegas Deden, Senin (14/4/2025).

Deden menekankan bahwa layanan pajak harus diselenggarakan secara profesional, transparan, dan ramah terhadap wajib pajak. Menurutnya, kemudahan layanan menjadi kunci agar masyarakat tidak segan dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.

“Pelayanan pajak harus mudah dan bebas pungli,” ujarnya.

Dalam pernyataannya, Deden juga menyampaikan bahwa masyarakat yang berniat berkontribusi melalui pembayaran pajak semestinya mendapatkan layanan yang efisien dan bersih. Hal itu, kata dia, adalah bentuk penghormatan terhadap kontribusi wajib pajak sekaligus cerminan integritas institusi publik.

“Harga mati publik harus dilayani dengan baik. Wajib pajak ingin memberi kontribusi, harus mendapat layanan mudah,” tegas Deden.

Langkah ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam pembenahan layanan publik di sektor pendapatan daerah, sekaligus sebagai pernyataan tegas bahwa reformasi birokrasi di Provinsi Banten sedang berjalan ke arah yang lebih bersih dan akuntabel.

(*/red)


Pemdes Cireundeu Ajukan Rambu Lalu Lintas, Sudah Dua Tahun Tak Kunjung Terealisasi

By On Minggu, April 13, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com Pemerintah Desa (Pemdes) Cireundeu sudah mengajukan permohonan rambu lalu lintas jalan dan markah jalan ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang. Namun hingga saat ini belum terealisasi.

Upaya tersebut dilakukan lantaran kerap terjadi kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa di Jalan Raya Cisoka Adiyasa, tepatnya di wilayah Desa Cireundeu, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.

Kepala Desa (Kades) Cireundeu, Epen Supendi mengatakan, pihaknya sudah mengajukan permohonan rambu lalu lintas jalan dan markah jalan kepada pihak Dishub Kabupaten Tangerang.

“Ya pengajuannya sudah dua tahun yang lalu. Berkasnya pun sudah diketauhi oleh pihak Kecamatan Solear dan ditandatangi oleh Camat Saedaman saat itu. Namun hingga kini belum ada realisasi,” ujarnya kepada wartawan, Mingg, 13 April 2025.

Menurutnya, ada sejumlah titik rawan kecelakaan di wilayah Desa Cireundeu, di antaranya SDN 2 Cireundeu, SMAN 27 Cireundeu, SMP Daan Mogot Cireundeu dan SDS Permata Iksan Cireundeu.

“Titik-titik itu merupakan tempat beraktifitas belajar mengajar yang sangat memerlukan rambu jalan dan markah jalan untuk menghindari terjadinya kecelakaan,” ujarnya.

Dia berharap, Bupati dan Wakil Bupati Tangerang yang baru agar segera merealisasikan rambu-rambu jalan dan markah jalan.

“Tujuanya, ya untuk menghindari terjadinya lakalantas dan korban jiwa, mengingat di tempat tersebut memang sangat rawan sekali dan sering terjadi kecelakaan,” pintanya.

Sementara itu, Kadishub Kabupaten Tangerang, H. Ahmad Taupik saat dkonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp menyampaikan, pihaknya telah menerima surat terkait permohonan pengajuan rambu-rambu jalan dan markah jalan dari Pemdes Cireundeu.

“Kenapa belum terealisasi, karena jalan tersebut merupakan kewenangan Provinsi. Namun kami akan coba berusaha agar terealisasi,” ujarnya. (Reno)

Soal Pertemuan Prabowo dan Megawati, AHY: Bagus untuk Politik

By On Minggu, April 13, 2025

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

JAKARTA, KabarViral79.Com Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyambut positif pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 sekaligus Ketum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

“Ya saya pikir bagus, bagus sekali,” kata AHY usai menghadiri penutupan Posko Angkutan Lebaran Terpadu Lebaran 2025 di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Sabtu, 12 April 2025.

Menurutnya, silaturahmi antar pemimpin bangsa membuat masyarakat menjadi teduh.

Dia berharap seluruh pemimpin bangsa terus memiliki hubungan yang baik. Dia mengatakan hubungan yang baik dan silaturahmi antar pemimpin bangsa membuat masyarakat merasa teduh.

“Kita berharap kalau para pemimpin bangsa kita juga terus menjalin hubungan yang baik dalam berbagai kesempatan, tentunya kadang kala membahas isu-isu penting strategis tentang negara kita, untuk rakyat kita, atau sekadar silaturahmi antar pemimpin, saya rasa bagus sekali. Masyarakat kita juga akan merasa lebih teduh, lebih sejuk,” tuturnya.

AHY juga mengatakan, silaturahmi antar pemimpin bangsa juga akan berdampak positif untuk politik. Menurutnya, pembangunan negara harus dilakukan seluruh elemen bangsa.

“Tentunya ini bagus untuk politik, untuk juga kita menghadirkan energi besar bersama, karena pada akhirnya pembangunan ini ya harus bersama-sama dan seluruh elemen bangsa, siapapun,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, pertemuan Prabowo dengan Megawati berlangsung pada Senin malam, 07 April 2025, di Teuku Umar.

“Ibu Mega mengharapkan agar masa kepresidenan Pak Prabowo yang telah dilantik pada tanggal 20 Oktober 2024 bisa efektif untuk kebaikan dan kesejahteraan rakyat, karena itu jika dianggap perlu silakan menggunakan PDI sebagai instrumen yang juga bisa digunakan untuk memperkuat pemerintahan, tetapi tidak dalam posisi dalam koalisi,” ujar Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani kepada wartawan, Rabu, 09 April 2025.

Ketua MPR RI itu juga mengatakan, PDI-P tetap berada di luar Koalisi Indonesia Maju (KIM) meski siap memperkuat pemerintahan Prabowo. Kendati demikian, Ketum PDIP itu disebut mendukung kebijakan yang berfokus pada rakyat.

“Ya kira-kira seperti itu, pokoknya begitu (tetap di luar). Jadi pada prinsipnya Ibu Mega tetap berharap, agar Ibu Mega juga berharap agar masa kepresidenan Pak Prabowo bisa efektif sebagai Kepala Pemerintahan dan Kepala Negara menggunakan kekuatannya untuk kepentingan rakyat dan bangsa,” ujarnya. (*/red)

Gubernur Andra Soni Tegaskan Komitmen Membangun SDM

By On Minggu, April 13, 2025

Gubernur Banten, Andra Soni. 

SERANG, KabarViral79.Com Gubernur Banten, Andra Soni tegaskan komitmennya membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Provinsi Banten yang unggul dan berdaya saing dalam menyambut Indonesia Emas 2045.

Hal itu diungkapkan Andra Soni usai menghadiri Wisuda Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang Gelombang II, di Auditorium Untirta, Kampus Sindangsari, Jl Raya Palka Km 3, Pabuaran, Kabupaten Serang, Minggu, 13 April 2025.

Menurutnya, wisuda merupakan momen istimewa. Karena ada ratusan generasi bangsa yang siap membantu pemerintah dalam mengisi setiap pembangunan yang sedang dilakukan.

“Kampus Untirta ini merupakan salah satu lembaga pendidikan di Provinsi Banten yang unggul, bahkan sejajar dengan kampus besar lainnya di Indonesia,” kata Andra.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Andra Soni bersama Rektor Untirta Fatah Sulaeman juga menandatangani perpanjangan kerja sama bidang pemberdayaan dan peningkatan SDM serta pengembangan potensi daerah.

Andra Soni berharap, kerja sama dan sinergi yang selama ini terjalin baik terus ditingkatkan, termasuk kerjasama lainnya dalam bidang pendidikan.

“Secara umum bagaimana kita bisa bersinergi karena saya ingin setiap kebijakan dan rencana itu berbasis riset,” pungkasnya. 

Sementara itu, Rektor Untirta, Fatah Sulaeman mengatakan, lulusan mahasiswa Untirta harus memiliki tingkat ketekunan kemandirian yang kuat, sehingga bisa melewati segala tantangan dan cobaan yang akan dihadapi.

Apalagi, sebagai lulusan kampus Jawara, alumni Untirta siap memberikan kontribusi bagi pembangunan Indonesia dan siap mensukseskan program pemerintah, khususnya di Provinsi Banten. 

“Program-program pro rakyat yang dicanangkan pemerintah tentu membutuhkan SDM yang handal. Dengan value jawara di kampus terbaik ini, kita siap berkolaborasi mensukseskan program pemerintah,” pungkasnya. (*/red)

Usut Kasus Jual Beli Gas, KPK Panggil Mantan Direktur PGN

By On Minggu, April 13, 2025

Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto. 

JAKARTA, KabarViral79.Com Terkait kasus jual gas PT PGN dengan PT Inti Alasindo Energi (IAE), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan Direktur Komersial PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Danny Praditya (DP), pada Jumat, 11 April 2025.

KPK juga turut memanggil Iswan Ibrahim (II) selaku mantan Direktur Utama PT Isargas dan mantan Komisaris PT IAE.

“Pemeriksaan dilakukan di Gedung KPK Merah Putih,” ujar Juru Bicara (Jubir) KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, dalam keterangannya.

Diketahui sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata menyamaikan, dugaan korupsi di PT PGN berawal dari audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Nanti mungkin kalau sudah cukup buktinya, tentu kita juga akan segera melakukan penahanan terhadap para tersangka,” ujar Alex.

KPK telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi di PT Perusahaan Gas Negara (PGN) (Persero) Tbk.

Dugaan korupsi di lingkungan perusahaan gas pelat merah ini diduga merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah.

“Untuk PGN kami pastikan sudah ada tersangka yang ditetapkan sebagai tersangka kurang lebih dua orang,” ujar Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri kepada wartawan, Rabu, 29 Mei 2024.

Ali mengatakan, pihaknya juga telah mencegah dua orang bepergian ke luar negeri. Tujuannya agar mereka tetap berada di Tanah Air ketika keterangannya dibutuhkan penyidik.

KPK berharap, kedua orang tersebut bersikap kooperatif dan memenuhi panggilan penyidik pada jadwal pemeriksaan yang telah diagendakan.

“Pencegahan ini dilakukan untuk kelancaran proses penyidikan,” ujar Ali.

Meski demikian, KPK belum mengungkap siapa saja tersangka dalam perkara ini. Identitas mereka akan diumumkan ketika penyidikan dinilai cukup.

KPK hanya menyebut kasus tersebut menyangkut kerja sama jual beli gas dengan PT IG. (*/red)

Polisi Ungkap Motif Sejoli yang Aborsi dan Buang Janin di Tangsel

By On Minggu, April 13, 2025


TANGSEL, KabarViral79.Com Polisi menangkap seorang pria berinisial AT (29) dan kekasihnya SGES yang diduga melakukan aborsi janin empat bulan dan membuangnya di wilayah Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.  

Polisi juga mengungkap motif si pria membuang bayi itu karena takut ketahuan si kekasih hamil.

“Motifnya kedua pelaku takut ketahuan hamil,” kata Kasi Humas Polsek Pondok Aren, Aipda Denny kepada wartawan, Sabtu, 12 April 2025.

Menurut Denny, keduanya sepakat menggugurkan kandungan, dan tak ada paksaan dari salah satunya untuk menggugurkan kandungan.

“Kesepakatan bersama, karena ketakutan ketahuan kalau lagi hamil. (Paksaan dari pria) nggak ada,” ujarnya.

Denny juga mengatakan, pengakuan pelaku lebih dulu mencari di internet sampai akhirnya membeli obat untuk menggugurkan kandungan di TikTok. Kemudian perempuan meminum obatnya untuk menggugurkan kandungannya.

“Pelaku sengaja Googling atau mencari. Googling langsung scroll TikTok, pengakuannya. Langsung ke TikTok pengakuannya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Polisi mengungkap bayi yang coba dibuang AT merupakan hasil hubungan gelap dengan kekasihnya, wanita SGES. Pelaku membeli obat penggugur kandungan melalui TikTok.

“Pengakuan SGES, menggugurkan kandungannya dengan minum obat, (dibeli) melalui media di akun TikTok dan ini masih dalam proses pengembangan,” kata Kapolsek Pondok Aren, Kompol Muhibbur kepada wartawan, Sabtu, 12 April 2025.

Menurut Muhibbur, wanita SGES ternyata berkali-kali meminum pil aborsi tersebut. Pertama, pelaku meminumnya pada Januari 2025. Karena tidak ada reaksi, pelaku membeli kembali delapan pil pada Maret 2025 seharga Rp 800 ribu.

“Kemudian Rabu, 9 April, saudari SGS minum lagi dua butir, dan dua lagi dimasukkan ke kelaminnya,” ujarnya.

Setelah berhasil, tersangka memotong ari-ari yang masih menempel pada janin. Tersangka AT lalu membawa janin untuk dibuang dengan cara dikubur di kawasan Bintaro, Tangsel.

Saat ini, kedua pelaku pria AT dan wanita SGES sudah ditangkap Polisi. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan atas kasus tersebut. (*/red)

Tegaskan Netralitas Indonesia, Prabowo: Kami Tak Ingin Terlibat Blok Mana Pun

By On Minggu, April 13, 2025

Prabowo dalam forum Antalya Diplomacy Forum (ADF) 2025. 

JAKARTA, KabarViral79.Com Politik luar negeri Indonesia bebas aktif, netral, dan mengedepankan hubungan damai dengan semua pihak.

Demikian disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam forum Antalya Diplomacy Forum (ADF) 2025, dikutip Biro Sekretariat Presiden, Sabtu, 12 April 2025.

Menurutnya, prinsip itu telah menjadi tradisi sejak Indonesia bersama India, Mesir, dan Yugoslavia mendirikan Gerakan Nonblok.

“Rakyat kami tidak ingin dilibatkan dalam aliansi atau blok mana pun, khususnya blok militer. Kami netral,” ujarnya.

Dia juga menekankan prinsip netralitas ini sejalan dengan filosofi kuno yang menjadi warisan peradaban Asia. Prinsip tersebut bahkan telah ia pegang teguh sejak awal masa kampanye.

“Seribu teman terlalu sedikit. Satu musuh terlalu banyak. Kalimat ini sangat sederhana, tapi sulit untuk diwujudkan,” pungkasnya.

Filosofi ini, kata dia, juga menjadi fondasi suksesnya perdamaian di kawasan Asia Tenggara melalui pembentukan ASEAN. Prabowo menyebut bahwa meski ada perbedaan, ASEAN memilih berdialog daripada bertikai.

“Kita memiliki perbedaan, tapi kita cenderung menggunakan diplomasi. Kita cenderung bicara, bicara, dan bicara. Terkadang bicara itu membosankan, tapi lebih baik bicara daripada bertikai,” ujarnya.

Prabowo juga menegaskan, visinya untuk menjadikan Indonesia sebagai jembatan dan mediator dalam hubungan internasional, khususnya dengan negara-negara besar di dunia.

Ia menyampaikan pentingnya menjaga hubungan baik dengan seluruh kekuatan global demi menciptakan stabilitas dan kerja sama yang saling menguntungkan.

Prabowo juga menyampaikan, sejak awal kepemimpinannya, ia menetapkan kebijakan bertetangga baik. Hal tersebut juga sebagai salah satu prinsip utama diplomasi Indonesia.

“Saya ingin berada dalam hubungan yang sangat baik. Saya ingin menghormati semua kekuatan besar, sebagaimana saya berharap mereka juga menghormati kita,” tegasnya. (*/red)

Program Relaksasi PKB Provinsi Banten: Hari Pertama Raup Rp15 Miliar, Hari Kedua Tembus Rp17 Miliar

By On Sabtu, April 12, 2025

 


Serang, KabarViral79.Com – Program Penghapusan Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Provinsi Banten Tahun 2025 mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Pada hari kedua pelaksanaan, Jumat (11/4/2025), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten mencatatkan penerimaan sebesar Rp17 miliar. Angka ini meningkat dibanding hari pertama yang mencapai Rp15 miliar.

Gubernur Banten, Andra Soni, mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam program ini. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Banten akan terus meningkatkan pelayanan publik, khususnya dalam hal pembayaran pajak. Ke depannya, pemerintah juga berencana memberikan apresiasi atau kejutan bagi masyarakat yang taat membayar pajak.

Senada dengan itu, Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah, juga memberikan apresiasi kepada masyarakat atas antusiasme yang tinggi terhadap program relaksasi PKB. Dalam kunjungannya ke UPT Samsat, ia menegaskan pentingnya pelayanan yang bersih dari calo dan pungutan liar, sejalan dengan visi kepemimpinan yang antikorupsi dari Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.

Selain itu, Dimyati menginstruksikan agar pelayanan mengutamakan kelompok prioritas, seperti lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, dan ibu dengan anak balita. Untuk itu, disediakan loket khusus guna memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi kelompok tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda Provinsi Banten, Deden Apriandhi, berharap program ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat Banten untuk taat pajak. Ia juga optimistis antusiasme masyarakat akan tetap tinggi hingga berakhirnya program pada 30 Juni 2025.

(*/red)

Kunjungan Silaturahmi, Ini yang Dibahas Bupati dan Kajari Bireuen

By On Jumat, April 11, 2025

Bupati Bireuen, H. Muklis ST melakukan kunjungan silaturahmi dan disambut hangat oleh Kajari Bireuen di Kantor Kejari setempat, Kamis, 10 April 2025. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Bupati Bireuen, H. Muklis ST melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, Kamis 10 April 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Bireuen ikut didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda),  Asisten Setdakab, dan Sekretaris Dewan (Sekwan), dan diterima dengan hangat oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen, Munawal Hadi, SH, MH, beserta jajarannya.

Kajari Bireuen, Munawal Had menyebutkan, kunjungan itu bukan hanya sekadar agenda seremonial semata, tetapi sebagai wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen dalam membangun sinergi yang kuat dengan Kejari Bireuen.

Menurut Munawal Hadi, agenda pertemuan ini awalnya sudah dilakukan di Pendopo Bupati, dan ikut membahas kesiapan Kejari Bireuen dalam mendukung Pemkab diberbagai aspek, termasuk penegakan hukum, bantuan hukum, pertimbangan hukum, dan tindakan hukum lainnya terhadap lembaga negara, pemerintah pusat dan daerah, serta BUMN/BUMD.


“Sesi diskusi mencakup berbagai topik, termasuk rencana pembangunan daerah, upaya meningkatkan tata kelola pemerintahan (good governance). Di samping itu strategi pencegahan dan penindakan korupsi juga terangkai indah dalam pertemuan tersebut,” terang Kajari Bireuen.

Tentunya, sambung Munawal Hadi, ini langkah yang sangat penting menuju pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, ini jugae salah satu kunci utama bagi pembangunan berkelanjutan dan berdampak positif terhadap masyarakat Bireuen.

“Kami berharap agar momentum pertemuan di Kantor Kejari Bireuen ini menghasilkan sinergi yang berkelanjutan, memberikan dampak positif yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat Bireuen,” imbuh Munawal Hadi. (Joniful Bahri)

Seorang Wartawan di Subang Jadi Korban Pengeroyokan, Ketua IWO-I Subang Desak APH Tangkap Pelaku

By On Kamis, April 10, 2025

 


SUBANG, KabarViral79.Com – Kekerasan terhadap Jurnalis kembali terjadi, kali ini menimpa Hadi Hadrian (46) wartawan media Hadejabar, yang mengalami luka serius di bagian kepala dan wajah saat hendak melakukan peliputan di Desa Sukahurip, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang. Rabu, (09/04/2025).

Peristiwa tragis ini terjadi saat Hadi Hadrian tengah menuju lokasi untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan dari salah satu kandang ayam di wilayah tersebut, namun sesampainya dilokasi Hadi Hadrian di keroyok oleh delapan orang preman diduga suruhan oknum pengusaha ternak ayam.

Dari kejadian tersebut, Hadi Hadrian mengalami luka serius, hidungnya patah dan dadanya dipenuhi memar akibat pukulan bertubi-tubi, yang di lakukan oleh para pelaku.

Kejadian ini menambah daftar panjang kekerasan terhadap insan Pers, khususnya di wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Menurut Hadi, berawal dari kronologi kejadian, dirinya bersama rekannya datang ke lokasi kandang ayam untuk meminta keterangan dari pihak manajemen terkait perizinan kandang ayam.

Sedangkan menurut Hadi Hadrian, kehadirannya dilokasi ini merupakan kunjungan yang kedua kalinya.

“Saya kembali ke lokasi untuk meminta konfirmasi dari manajemen, karena mendapat informasi bahwa kandang ayam ini beroperasi secara ilegal selama tiga tahun. Sebelumnya saya hanya sempat bertemu penjaga,” ujar Hadi Hadrian.

Namun, baru saja tiba dan memarkirkan mobil, dirinya dihadang oleh sebuah mobil mewah berwarna hijau yang diduga kepunyaan pemilik kandang.

Kemudian Hadi Hadrian pun, digiring ke bawah plang kandang ayam, dan saat sedang berbincang dengan pemilik mobil mewah warna hijau tersebut, tiba-tiba sekelompok pria langsung mengeroyoknya.

“Padahal saya hanya ingin menanyakan soal izin kandang ayam petelur yang jumlahnya sekitar 30 ribu ekor. Tapi saya malah dikeroyok,” ungkap Hadi Hadrian.

Sementara itu, dari kejadian pengeroyokan tersebut, kini Hadi Hadrian tengah menjalani perawatan intensif di IGD RSUD Ciereng Kabupaten Subang.

Dirinyapun menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian agar pelaku segera diproses sesuai hukum yang berlaku.

Ketua Organisasi Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I) H. Dadang mengecam keras aksi pengeroyokan yang dilakukan oleh delapan orang pria tersebut terhadap wartawan yang tengah melakukan tugas, H. Dadang berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera mungkin melakukan penangkapan terhadap delapan orang yang di duga preman pelaku pengeroyokan.

(Suprani/rils)

Jalin Sinergitas, Asper Bayah Bersama Anggota Kunjungi Mapolsek Panggarangan

By On Kamis, April 10, 2025

 


Lebak, KabarViral79.Com – Dalam upaya mempererat sinergitas, Asisten Perhutani (Asper) Bayah, Lucky, bersama Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Panyaungan Timur Ayi Mahmud dan perwakilan mandor lapangan melakukan kunjungan ke Mapolsek Panggarangan, Kabupaten Lebak, Kamis (10 April 2025).

Kunjungan ini dilakukan sebagai ajang silaturahmi setelah libur Lebaran sekaligus untuk mempererat kerja sama antara Perum Perhutani dan Polsek Panggarangan.

Kapolsek Panggarangan, Iptu Acep Komarudin, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tersebut. Ia menyebutkan bahwa kehadiran tim dari Perum Perhutani, yang dipimpin oleh Asper Bayah, merupakan sebuah kehormatan bagi jajarannya.

“Dengan adanya kunjungan ini, tentu menjadi kehormatan bagi kami. Ini juga merupakan langkah positif untuk membangun sinergi yang baik antara kepolisian dan Perhutani,” ujar Iptu Acep.

Ia juga menambahkan bahwa sinergitas antara Polsek dan Perhutani sangat penting, khususnya di wilayah selatan Kabupaten Lebak yang memiliki kawasan hutan yang luas dan rawan pelanggaran hukum.

“Kami dari kepolisian siap bersinergi dan mendukung upaya-upaya pengamanan kawasan hutan. Tanpa kerja sama, wilayah hutan akan rentan terhadap berbagai pelanggaran,” lanjutnya.

Sementara itu, Asper Bayah, Lucky, menegaskan bahwa kunjungan ini dilakukan dalam rangka mempererat tali silaturahmi serta memperkenalkan dirinya sebagai pejabat baru di wilayah tersebut.

“Kunjungan ini sebagai bentuk silaturahmi dan juga perkenalan saya agar ke depan kita bisa lebih solid dalam bersinergi,” ungkap Lucky.

(Cup)

Sinergi InterSystems dan ICS Compute Mengatasi Tantangan Interoperabilitas Data Kesehatan di Indonesia

By On Kamis, April 10, 2025


JAKARTA, KabarViral79.ComDalam langkah penting untuk sektor kesehatan di Indonesia, InterSystems, penyedia teknologi data inovatif yang berkomitmen membantu pelanggan mengatasi tantangan kritis terkait skalabilitas, interoperabilitas, dan kecepatan, telah mengumumkan kemitraan strategis dengan ICS Compute, perusahaan konsultasi dan layanan TI yang menyediakan solusi cloud, GenAI, dan keamanan siber di Indonesia. 

Melalui kolaborasi ini, ICS Compute bertindak sebagai enabler dalam mengimplementasikan interoperabilitas data kesehatan, memanfaatkan platform InterSystems IRIS for Health™ dan InterSystems Supply Chain Orchestrator.

Kerja sama ini menandai langkah signifikan dalam mempercepat transformasi digital layanan kesehatan di Indonesia, dengan fokus pada pengembangan ekosistem kesehatan yang lebih komprehensif.

Transformasi digital di sektor kesehatan memerlukan kemampuan data dari berbagai sistem untuk saling terhubung dan digunakan secara kolaboratif melalui interoperabilitas data.

Sayangnya, studi menunjukkan bahwa 74 persen organisasi kesehatan di Indonesia masih menghadapi kesulitan dengan interoperabilitas data, terutama mengingat tantangan geografis dan distribusi fasilitas kesehatan yang tidak merata.

Meskipun Peraturan Menteri Kesehatan No. 24 Tahun 2022 telah menekankan pentingnya interoperabilitas, masih ada kesenjangan dalam kemampuan untuk berbagi dan memanfaatkan data secara efektif.

Untuk menjawab tantangan ini, ICS Compute menawarkan solusi interoperabilitas data yang dirancang khusus untuk kebutuhan sistem kesehatan di Indonesia.

Solusi ini mencakup Clinical Data Repository, proses onboarding yang cepat ke SATUSEHAT, serta dasbor analitik/BI yang menampilkan data FHIR (Fast Healthcare Interoperability Resources) yang sudah distandarisasi.

Fitur-fitur ini memudahkan penyedia layanan kesehatan dalam mengakses dan memanfaatkan data pasien secara menyeluruh, serta memungkinkan pelacakan data dan pesanan secara real-time dan pengelolaan distribusi yang lebih efisien bagi organisasi farmasi.

Semua ini dibangun di atas platform InterSystems IRIS for Health™ dan InterSystems Supply Chain Orchestrator, yang membantu menghadirkan informasi berbasis data yang dapat langsung digunakan untuk pengambilan keputusan, guna meningkatkan efisiensi sistem kesehatan dan mendukung perawatan pasien yang lebih personal.

Transformasi digital juga memerlukan kesiapan sumber daya manusia. Oleh karena itu, ICS Compute dan InterSystems akan memberikan pelatihan dan dukungan teknis tentang IRIS for Health kepada para profesional kesehatan dan ahli TI untuk memanfaatkan teknologi digital secara optimal dalam layanan kesehatan.

Sebagai dasar dari sistem kesehatan terintegrasi, ICS Compute dan InterSystems akan mempromosikan adopsi standar interoperabilitas data, seperti HL7® FHIR®, untuk memfasilitasi pertukaran data, menghindari silo data, dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik berdasarkan data.

“Kolaborasi ini menunjukkan komitmen ICS Compute dan InterSystems untuk menjadi mitra strategis bagi pemerintah dan organisasi kesehatan dalam mewujudkan transformasi kesehatan digital di Indonesia. Dengan menggabungkan keahlian dan sumber daya kedua perusahaan, kami berharap dapat menciptakan inovasi dan solusi yang dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” kata Budhi Wibawa, CEO dan Pendiri ICS Compute.

Mengatasi Tantangan Kesehatan di Indonesia

Sistem Rekam Medis Elektronik (SimRS) telah menjadi tulang punggung layanan kesehatan modern. Namun, kemampuan SimRS untuk berbagi informasi secara efektif sering terhambat oleh tantangan interoperabilitas data.

Data yang terisolasi dalam berbagai sistem menghalangi kolaborasi dalam satu grup rumah sakit dan di seluruh ekosistem kesehatan dan perawatan, termasuk rumah sakit, klinik, apotek, perusahaan asuransi, perusahaan alat kesehatan, dan laboratorium, yang menyulitkan analisis data secara komprehensif, dan pada akhirnya dapat mempengaruhi kualitas perawatan pasien.

Interoperabilitas data mengacu pada koneksi antara berbagai sistem dan aplikasi untuk berkomunikasi dan bertukar data secara mulus dan aman.

Bayangkan sistem informasi di rumah sakit, klinik, laboratorium, dan apotek sebagai pulau-pulau terpisah. Interoperabilitas data berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan pulau-pulau ini, memungkinkan data pasien mengalir dengan mudah dan aman di antara mereka.

Interoperabilitas data sangat penting karena data yang terisolasi dapat menghambat efisiensi dan kualitas layanan kesehatan.

Dengan interoperabilitas, dokter dan profesional kesehatan dapat mengakses catatan medis pasien secara lengkap untuk pengambilan keputusan yang lebih akurat, meningkatkan efisiensi dengan menghilangkan duplikasi data, dan memungkinkan analisis data yang komprehensif untuk mendukung keputusan strategis.

Dengan interoperabilitas, apotek dapat mendalami penelitian klinis dan memantau seluruh prosedur rantai pasokan untuk pengiriman yang lebih cepat dan tepat ke sisi pasien.

Selain itu, interoperabilitas mendorong inovasi dalam kesehatan, seperti pengembangan aplikasi mobile, manajemen penyakit kronis, telemedicine, dan sistem pemantauan pasien jarak jauh, yang dapat meningkatkan akses dan kualitas layanan, terutama di daerah terpencil.


IRIS for Health: Platform Data Komprehensif untuk Interoperabilitas

Untuk mengatasi tantangan ini, platform data komprehensif sangat penting. IRIS for Health™ adalah platform revolusioner yang memfasilitasi berbagi dan integrasi data secara mulus, memainkan peran penting dalam mendorong transformasi digital di sektor kesehatan global.

Selain itu, InterSystems telah memperkenalkan ekstensi untuk platform IRIS for Health pada tahun 2023, dengan repositori FHIR yang disediakan oleh IRIS dapat memungkinkan organisasi kesehatan Indonesia untuk terhubung dengan SATUSEHAT, BPJS, dan sistem kesehatan lainnya, baik Anda adalah rumah sakit, klinik, apotek, laboratorium, atau bank darah, untuk menciptakan ekosistem kesehatan yang lebih terhubung.

Untuk mempercepat adopsi IRIS for Health di Indonesia, InterSystems telah bermitra dengan ICS Compute mulai tahun 2025, yang berfungsi sebagai enabler, memfasilitasi implementasi dan menambah nilai bagi organisasi kesehatan.

“Platform IRIS for Health akan memberdayakan penyedia layanan kesehatan dan apotek di Indonesia untuk membuka wawasan real-time, meningkatkan pengambilan keputusan klinis, dan mendorong efisiensi operasional dengan mengintegrasikan perangkat medis, Rekam Medis Elektronik (EMR), dan analitik AI canggih,” kata Budhi Wibawa.

Luciano Brustia, Regional Managing Director, Asia Pacific, InterSystems, menyatakan antusiasmenya tentang kemitraan ini: “Kolaborasi ini adalah langkah penting dalam misi kami untuk meningkatkan penyampaian layanan kesehatan di Indonesia. Dengan menggabungkan kekuatan kami dengan ICS Compute, kami bertujuan untuk menciptakan ekosistem kesehatan yang lebih terhubung yang menguntungkan baik pasien maupun penyedia layanan kesehatan.”

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa, dengan ekstensi InterSystems IRIS for Health yang berfungsi di sektor kesehatan Indonesia, penyedia layanan kesehatan dapat memenuhi persyaratan perusahaan asuransi yang meminta API serupa, serta membandingkan data internal dengan basis data besar di SATUSEHAT dan menganalisisnya untuk meningkatkan hasil pasien (misalnya, dalam penelitian dan penyakit), serta mengurangi biaya dengan meningkatkan efisiensi.

InterSystems IRIS for Health dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan kesehatan melalui interoperabilitas data yang unggul.

Dengan dukungan untuk standar seperti HL7 V2, HL7 FHIR, CDA, DICOM, dan IHE, platform ini memungkinkan integrasi data lintas sistem, seperti SimRS, laboratorium, dan radiologi, menghilangkan silo informasi dan memberikan pandangan holistik tentang pasien.

IRIS for Health menyediakan platform terintegrasi untuk manajemen dan analisis data skala besar, memberdayakan pasien dengan akses aman ke data kesehatan mereka dan meminimalkan kesalahan manusia melalui otomatisasi proses data.

Selain itu, fitur analitik canggih dan dukungan AI/pembelajaran mesin memungkinkan organisasi kesehatan memanfaatkan data untuk inovasi seperti pengobatan yang dipersonalisasi dan prediksi risiko penyakit.

Lebih lanjut, InterSystems Supply Chain Orchestrator menyediakan jaringan penghubung untuk mengintegrasikan sumber data yang berbeda, mendeteksi gangguan, dan memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti, prediktif, dan preskriptif secara real-time untuk mendukung berbagai aplikasi dan skenario.

Ini sangat ideal untuk integrator sistem dan pengembang perangkat lunak aplikasi untuk memberikan aplikasi rantai pasokan yang cerdas dan terhubung yang sangat disesuaikan untuk memenuhi berbagai kebutuhan pelanggan mereka.

“Dengan InterSystems Supply Chain Orchestrator, organisasi kesehatan dapat memperoleh visibilitas data end-to-end dan merespons lebih cepat terhadap kebutuhan seluruh perjalanan perawatan di seluruh sistem,” tegas Luciano.

Selain itu, keamanan data adalah prioritas utama selama interoperabilitas data, kedua produk dilengkapi dengan fitur keamanan komprehensif seperti otentikasi multi-faktor, kontrol akses berbasis peran, enkripsi data, jejak audit, dan kepatuhan terhadap peraturan Indonesia, memastikan perlindungan data yang optimal.

ICS Compute menghadirkan layanan end-to-end, dari integrasi data, pengembangan dasbor, hingga dukungan berkelanjutan untuk memastikan keberhasilan adopsi teknologi IRIS for Health dan Supply Chain Orchestrator di Indonesia.

Ini memungkinkan organisasi untuk dengan cepat merasakan manfaat interoperabilitas data untuk meningkatkan layanan kesehatan.

Dengan pendekatan sistematis dan tim ahli bersertifikat, kemitraan antara InterSystems dan ICS Compute akan memberikan fondasi yang solid untuk mengatasi tantangan kompleks manajemen data kesehatan, mendukung transformasi digital, dan mendorong inovasi, yang pada akhirnya membentuk Masa Depan Kesehatan di Indonesia.

Masa Depan Kesehatan di Indonesia

Seiring kemitraan ini berkembang, baik InterSystems maupun ICS Compute optimis tentang masa depan kesehatan di Indonesia.

Mereka membayangkan ekosistem kesehatan di mana data mengalir dengan mulus di seluruh sistem TI dan organisasi, memungkinkan pandangan holistik tentang perawatan pasien.

Visi ini sejalan dengan tren global dalam ekosistem kesehatan, di mana pengambilan keputusan berbasis data semakin penting.

Dengan mengatasi tantangan berbagi dan integrasi data, kolaborasi ini memiliki potensi untuk mengubah lanskap kesehatan, yang pada akhirnya mengarah pada perawatan pasien yang lebih baik dan efisiensi operasional.

Tentang InterSystems

InterSystems, penyedia teknologi data kreatif, memberikan fondasi terpadu untuk aplikasi generasi berikutnya untuk pelanggan di sektor kesehatan, keuangan, manufaktur, dan rantai pasokan di lebih dari 80 negara.

Platform data kami menyelesaikan masalah interoperabilitas, kecepatan, dan skalabilitas untuk organisasi besar di seluruh dunia untuk membuka kekuatan data dan memungkinkan orang melihat data dengan cara yang imajinatif.

Didirikan pada tahun 1978, InterSystems berkomitmen pada keunggulan melalui dukungan 24×7 untuk pelanggan dan mitra di seluruh dunia.

Dimiliki secara pribadi dan berkantor pusat di Cambridge, Massachusetts, InterSystems memiliki 39 kantor di 28 negara di seluruh dunia.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi http://www.intersystems.com/id.

Tentang ICS Compute

Kami menyediakan Implementasi, Layanan Terkelola, dan Konsultasi untuk perusahaan multinasional dan lokal, serta startup.

Kami menawarkan solusi yang paling efektif dan efisien biaya untuk semua klien kami.

Tim ahli kami memiliki berbagai keterampilan dan spesialisasi untuk mengatasi tantangan cloud yang paling kompleks.

Kami membantu perusahaan merombak cara mereka beroperasi, memaksimalkan manfaat strategis dari cloud, dan mendorong nilai bisnis jangka panjang.

Kunjungi situs web www.icscompute.com untuk mempelajari lebih lanjut tentang solusi dan layanan ICS Compute. (*/red)

Plang Larangan Cuma Pajangan, Tambang Ilegal di Blok Sanggo Makin Menggila!

By On Kamis, April 10, 2025

 


Lebak, KabarViral79.Com – Plang larangan yang dipasang oleh Petugas Perhutani di Blok Sanggo, Desa Sukajadi, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, seolah hanya menjadi hiasan. Aktivitas tambang batubara ilegal justru makin menggila dan terang-terangan seperti tak tersentuh hukum. Kamis, 10 April 2025.

Tim media yang melakukan investigasi pada bulan puasa lalu menyaksikan sendiri bagaimana para penambang dengan santainya lalu-lalang mengangkut batubara dari lobang ke lokasi penimbunan menggunakan sepeda motor. Setelah itu, batubara tersebut diangkut ke pinggir jalan raya Desa Panyaungan, Kecamatan Cihara, menggunakan dump truck tanpa hambatan sedikit pun.

Parahnya lagi, aktivitas ilegal ini dilakukan secara terbuka—seolah-olah dilegalkan. Ketika dikonfirmasi, para pekerja tambang berdalih mereka hanyalah “kuli” dan menunjuk sejumlah nama sebagai “bos” di balik tambang ilegal ini.

“Kami mah Cuma korlap, kang. Bosnya beda-beda tiap lobang,” ujar salah satu pekerja tambang.



Mereka menyebut sejumlah inisial yang diduga kuat sebagai pemilik atau pengendali tambang ilegal di wilayah tersebut, seperti UM/BL, SL, RM, dan DN. Sementara nama-nama korlap di lapangan disebut WN, JE, dan HN.

Ketika UM dikonfirmasi lewat WhatsApp, ia berkelit. “Saya Cuma dititipin, hanya petugas lapangan. Korlap-nya HN, bukan saya,” katanya singkat, mencoba cuci tangan.

Padahal, lokasi tambang tersebut berada di atas lahan milik Perhutani dan seharusnya berada di bawah pengawasan ketat. Tapi yang terjadi justru sebaliknya—Blok Sanggo kini jadi zona liar penuh kerusakan lingkungan.

Petugas Perhutani sempat memasang plang larangan dan melakukan operasi pada 13 Februari 2025. Tapi hasilnya? Nol besar. Aktivitas tambang ilegal tetap berjalan, bahkan semakin berani.

Petugas Perhutani, Ence, menyatakan pihaknya sudah geram dan berencana melakukan operasi besar-besaran. “Bila perlu, kami bakar lobang-lobang itu. Kami sudah siapkan aksi bulan ini!” tegasnya.

Pantauan terbaru hari ini, tenda-tenda tambang ilegal masih berdiri kokoh, bahkan beberapa lobang sudah mulai kembali beroperasi.

(Cup/Tim)

Pansus I DPRD Banten Gelar Rapat Kerja Bahas LKPj Pemprov Banten TA 2024

By On Kamis, April 10, 2025



SERANG, KabarViral79.Com - Pimpinan dan anggota Pansus I DPRD Banten melaksanakan rapat kerja dengan OPD Provinsi Banten yang membahas terkait LKPj Pemerintah Provinsi Banten Tahun Anggaran 2024 bertempat di GSG DPRD Provinsi Banten, Rabu (09/04/2025).

Turut hadir pula Pj. Sekretaris Daerah, Asda I, Asda II, Asda III, Biro Hukum, Inspektorat, Bappeda, BPKAD, dan Badan Pendapatan Daerah.

Dalam rapat, Ketua Pansus I DPRD Banten Muhammad Faizal, menuturkan bahwa maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk penyampaian ekspose Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) dari tim teknis penyusunan LKPj Pemerintah Provinsi Banten.

“Ini merupakan agenda rutin dimana LKPj selalu dibahas oleh Pansus I di setiap tahunnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, tim penyusunan LKPj Pemerintah Provinsi Banten Tahun Anggaran 2024 dan para kepala OPD Provinsi Banten satu per satu kemudian memaparkan berbagai laporannya perihal yang tercantum di dalam LKPj tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Pansus I Muhammad Faizal berharap ekspose LKPj ini dapat menjadi bahan masukan dan pertimbangan Pemerintah Provinsi Banten ke masa pemerintahan sekarang.

“Semoga apa yang menjadi catatan kita pada LKPj Tahun Anggaran 2024 ini dapat menjadi bahan masukan dan pertimbangan untuk Gubernur Banten yang baru menjabat,” ucapnya. (ADV)


Tempo Diduga Fitnah Dasco, DPP PMN Terdepan Siap Laporkan

By On Rabu, April 09, 2025

Ketum DPP PMN, Kiki Fauzi. 

SERANG, KabarViral79.ComPemberitaan yang menyeret nama Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad dalam dugaan bisnis judi online (judol) di Kamboja dinilai sebagai upaya pembunuhan karakter.

Sejumlah kalangan pun menuding media Tempo telah menyebarkan fitnah. Hal ini seperti dikatakan Ketua (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Moderat Nasional (PMN), Kiki Fauzi melalui keterangan tertulisnya yang diterima media ini, Selasa 08 April 2025.

Kiki menilai tudingan itu tidak berdasar dan hanya bertujuan menjatuhkan nama baik tokoh politik yang berpengaruh itu.

Menurut Kiki, Indonesia adalah negara demokrasi, pers bebas menginformasikan apa pun dan kapan pun, tetapi pers juga harus memberikan informasi yang benar dan akurat sesuai fakta-fakta jurnalistik, tidak boleh asal rame, tidak boleh asal viral, kaidah jurnalistik harus diterapkan. 

“Tempo sebagai media yang bagus atau baik secara jurnalistik hari ini terlihat mulai ngawur dan seolah hanya mencari viral atau adsent bahkan cuan saja, beberapa berita Tempo salah secara jurnalistik sampai ditegur oleh dewan pers,” ujarnya.

“Terkait isu yang digiring oleh Tempo untuk menjelekan Pak Sufmi Dasco, ini adalah fitnah yang keji. Kami menyakini 100 persen berita Tempo salah dan kami akan melaporkan Tempo ke dewan pers dan penegak hukum bila diperlukan,” imbuhnya.

Kiki juga memohon kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh berita hoax yang digiring Tempo.

“Ini merupakan pembunuhan karakter, dan opini adu domba agar masyarakat tidak percaya kepada pemerintah, dengan menjelekan pasukan presiden. Sehingga gaduh skala nasional, karena publik tidak percaya kepada pemerintah. Ini yang saya tidak harapkan, masyarakat Indonesia menjadi korban adu domba atau informasi hoax,” pungkasnya. 

Dia juga berharap, Dewan Pers segara menegur Tempo untuk memakai pedoman kode etik jurnalistik dengan baik agar tidak merusak pilar demokrasi dan membuat citra buruk pers dalam menjaga independensi, kepercayaan publik kepada pers. (*/red)

Diduga Terima Uang Koordinasi dari Pemilik Kios Penjual Obat Terlarang di Jalan Cisaranten IV, Oknum APH Polrestabes Bandung Minta Hapus Berita

By On Rabu, April 09, 2025


KOTA BANDUNG, KabarViral79.Com Alih-alih memberantas peredaran obat keras golongan G, oknum Aparat Penegak Hukum (APH) Polrestabes Bandung diduga terima “Uang Koordinasi” dari pemilik atau para cukong-cukong mafia obat keras golongan G.

Dugaan adanya pemberian upeti kepada oknum di Polrestabes Bandung itu terungkap setelah ramai pemberitaan toko yang diduga menjual obat keras golongan G. Oknum tersebut meminta wartawan untuk segera menghapus atau menurunkan berita. 

Dia juga mengaku kios yang menjual obat terlarang di Jalan Cisaranten IV No.56, RT 004 RW 005, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar) itu miliknya.

“Ijin konfirmasi kang terkait beberapa berita media akang bisa dihapus! Karena itu pegangan saya,” ujar oknum APH kepada wartawan melalui sambungan aplikasi WhatsApp.

Diberitakan sebelumnya, warga sekitar Cinambo, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar), diresahkan dengan keberadaan sebuah kios yang diduga menjual obat-obatan terlarang jenis Tramadol dan Hexymer secara bebas. 

Baca juga: Warga Resah dengan Keberadaan Kios Penjual Obat Terlarang Jenis Tramadol dan Hexymer di Cisaranten Kota Bandung, Polisi Diminta Tindak Tegas

Kios tersebut berlokasi di Jalan Cisaranten IV No.56, RT 004 RW 005, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung.

Awak media menerima laporan dari warga yang merasa khawatir dengan keberadaan kios tersebut.

Warga mengungkapkan keheranan mereka melihat banyak anak muda membeli dan mengonsumsi obat di kios yang berkamuflase sebagai penjual jajanan anak kecil.

“Saya heran, kok kios jajanan anak-anak selalu rame yang beli. Tapi yang dibeli atau dibawa si pembeli bukan jajanan, sepertinya obat. Soalnya banyak juga yang saya liat anak muda beli dan langsung dikonsumsi di toko tersebut,” ucap salah seorang warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya, Selasa, 18 Maret 2025. (*/red)

PT Blue Mountain Tuding Rudy Witanto Wanprestasi, Abdul Wahab, SH, MH: Tuduhan Itu Tidak Benar

By On Selasa, April 08, 2025

Abdul Wahab, SH, MH. 

SERANG, KabarViral79.Com Soal tuduhan melakukan wanprestasi gegara tagihan macet kepada PT Blue Mountain, Rudy Witanto melalui kuasa hukumnya, Abdul Wahab, SH, MH menanggapi bahwa tuduhan tersebut berlebihan.

Diketahui, belum lama ini ramai di media online terkait seorang pengusaha air mineral di Serang, Banten, digugat oleh PT Blue Mountain gegara tagihan macet.

“Kalau merujuk kepada perjanjian awal antara klien kami dengan PT Blue Mountain, tidak terdapat klausul batasan barang air minum yang di suplay oleh PT  Blue Mountain. Adanya tuduhan telat bayar klien kami tersebut itu tidak benar, karena pihak PT Blue Mountain sendiri yang melakukan tindakan yang merugikan perusahaannya. Kiriman barang kepada pihak konsumen terkadang langsung dilakukan oleh PT Blue Mountain sendiri. Namun ketika tagihan macet dari pihak konsumen dibebankan kepada saudara Rudy Witanto selaku klien kami. Hal tersebut tidak sepantasnya dilakukan oleh PT Blue Mountain,” ujar Abdul Wahab melalui keterangan tertulisnya yang diterima media ini, Selasa, 08 April 2025.

Menurutnya, konsumen yang menerima suplay dari produk PT Blue Mountain merupakan perjuangan kliennya sehingga produk PT Blue Mountain menjadi dikenal di masyarakat Banten (konsumen-red).

“Ada hal yang paling mendasar, yaitu hak untuk klien kami dari suplayan produk PT Blue Mountain kepada agen-agen terdapat yang namanya hak margin. Hal tersebut pihak PT Blue Mountain tidak berpikir secara jernih, bertindak potong kompas penyuplaiannya tanpa melalui pihak klien kami,” tuturnya.

Abdul Wahab mengatakan, tindakan PT Blue Mountain telah memutus perjanjian kerja sama secara sepihak dengan alasan-alasan yang tidak mendasar, karena tagihan macet merupakan tindakan yang tidak sepatutnya.

“Upaya PT Blue Mountain menggugat klien kami ke PN Serang merupakan hak bagi setiap warga negara. Maka kami pun selaku kuasa hukum Rudy Witanto akan menanggapinya di persidangan dengan bukti dan saksi-saksi yang telah kami siapkan, Bahkan kami pun akan menggugat balik (rekonpensi) atas hak margin klien kami yang tidak diberikan,” pungkas Abdul Wahab. (*/red)

Bupati Maesyal Tinjau TPA Jatiwaringin, Siapkan Solusi Pengelolaan Sampah yang Lebih Baik

By On Selasa, April 08, 2025


TANGERANG, KabarViral79.ComBupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid melakukan kunjungan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, untuk melihat lebih dekat kondisi pengelolaan sampah di wilayah tersebut, Senin, 07 April 2025.

Kunjungannya itu merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dalam menata ulang sistem pengelolaan sampah demi mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat menuju tata kelola yang lebih baik dan berkelanjutan.

“TPA Jatiwaringin ini memiliki luas lahan sekitar 31 hektare, dengan sekitar 6 hektare yang masih belum terisi. Pemkab bersama dengan berbagai pihak terkait ingin menyiapkan dan menerapkan berbagai solusi pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan,” uujar Bupati Maesyal.

Pihaknya mengakui bahwa saat ini masih terdapat sejumlah kendala dalam proses pembuangan sampah, terutama terkait akses jalan yang masih menggunakan sistem satu pintu untuk keluar dan masuk kendaraan di TPA Jatiwaringin.

“Kita masih menggunakan satu jalur untuk akses masuk dan keluar, ke depan akan kita perbaiki agar tidak terjadi antrian panjang,” ujarnya.

Bupati Maesyal juga menyoroti pentingnya optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) di tingkat kecamatan. Pemkab Tangerang berencana memperluas pemanfaatan TPS 3R agar volume sampah yang dibuang ke TPA bisa dikurangi secara signifikan nantinya.

“Di beberapa kecamatan, TPS 3R akan kita manfaatkan secara maksimal agar bisa mengurangi jumlah sampah yang harus dibawa ke TPA,” pungkasnya.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, termasuk di sungai atau pinggir jalan.

“Kita minta masyarakat buang sampah pada tempatnya. Nantinya kami juga akan tambah tempat pembuangan sementara agar masyarakat lebih mudah menjangkau dan tidak membuang di sembarang tempat,” tegasnya.

Dia menambahkan, Pemkab Tangerang juga berencana menambah 30 armada truk sampah tahun ini untuk memperkuat sistem pengangkutan sampah dari wilayah kecamatan.

“Insya Allah tahun ini akan kita tambah 30 armada truk agar penanganan sampah bisa lebih cepat dan efektif,” pungkasnya. (Reno)