-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Bayah Gandeng Kelompok Tani Sinar Laut Laksanakan Penanaman Jagung Kuartal III di Desa Bayah Barat

By On Jumat, Agustus 15, 2025

 


Lebak, KabarViral79.Com – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan, jajaran Polsek Bayah Polres Lebak Polda Banten bersama Forkopincam Bayah dan Kelompok Tani Sinar Laut Desa Bayah Barat melaksanakan giat penanaman jagung Kuartal III Tahun 2025 di Kampung Bayah I, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Jumat (15/08/2025).

Kegiatan penanaman jagung Kuartal III Tahun 2025 tersebut dihadiri Camat Bayah Dadan Juanda, S.Sos., Kapolsek Bayah AKP Asep Mulyadi, Kanit Reskrim Ipda Danang Wahyu, Kanit Intelkam Bripka Senja Nugraha, jajaran Polsek Bayah Polres Lebak, Korwil Pertanian Bayah Asep Kosmara, Kepala Desa Bayah Barat Usep Suhendar, Sekdes Bayah Barat Deni Kristian, serta Ketua Kelompok Tani Sinar Laut Empud beserta anggota.

Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Herfio Zaki, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Bayah AKP Asep Mulyadi mengatakan bahwa penanaman ini merupakan bentuk dukungan terhadap Asta Cita Presiden. Pihaknya menggandeng Kelompok Tani Sinar Laut Desa Bayah Barat bekerja sama dengan Kepala Desa Bayah Barat untuk memanfaatkan lahan-lahan produktif di wilayah pedesaan, dengan luas kurang lebih 1 hingga 2 hektare untuk penanaman jagung.

“Kegiatan ini bukan sekadar simbolis, namun merupakan langkah nyata dari kepolisian dalam mengimplementasikan program ketahanan pangan nasional. Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam pembangunan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan program ini akan menjadi percontohan (pilot project) bagi desa-desa lain di wilayah Kecamatan Bayah, khususnya dalam mengembangkan potensi pertanian lokal.

(Cup)

BUMDes Sakti Karang Neo Lakukan Penanaman Jagung Serentak

By On Jumat, Agustus 15, 2025

 


Lebong, KabarViral79.ComBUMDes Sakti Karang Neo Desa Garut, Kecamatan Amen, melakukan penanaman jagung serentak. Bibit jagung yang digunakan bermerek Pioneer dengan lahan seluas lebih dari satu hektar. BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) Desa Garut, Kecamatan Amen, telah selesai melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak sebagai bagian dari program ketahanan pangan tahun 2025, Jumat 15 Agustus 2025.

Kegiatan ini melibatkan Kepala Desa Sahrul, S.K.M., Pemerintah Desa, BUMDes Sakti Karang Neo, dan masyarakat Desa Garut, Kecamatan Amen. Turut hadir dalam acara penanaman jagung ini Kapolsek, Bhabinkamtibmas, Babinsa, staf Sekcam Kecamatan Amen, PPL, PLD, PD, BPD, dan anggota BUMDes Sakti Karang Neo Desa Garut.

Penanaman jagung dilakukan di lahan seluas satu hektar dengan tujuan memperkuat ketahanan pangan di Desa Garut serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini juga didukung oleh berbagai pihak, termasuk Kapolsek, Kepala BPP, dan pendamping desa. Pihak desa berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan dan produktivitas pertanian. Selain itu, penanaman jagung juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga Desa Garut, Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong.

(Red/Yudi)

Duduk Perkara Bupati Sudewo Dituntut Mundur, Kenaikan PBB 250 Persen yang Berujung Aksi Massa

By On Jumat, Agustus 15, 2025

Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu berunjuk rasa di depan Kantor Bupati Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng), Rabu, 13 Agustus 2025. 

JAKARTA, KabarViral79.ComDemo besar terjadi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng), menuntut Bupati Sudewo mundur dari jabatannya, Rabu, 13 Agustus 2025.

Aksi protes dari masyarakat itu salah satunya dipicu karena keputusan Bupati Sudewo yang menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 persen.

Ribuan massa memenuhi Kantor Bupati Pati dan DPRD Pati. Mereka mendesak agar Sudewo keluar menemui peserta demo.

Namun, suasana menjadi tegang, membuat sebagian pendemo melempar botol air mineral dan mendorong pagar kantor hingga rusak. Polisi menembakkan water cannon dan gas air mata.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut sederet hal yang perlu kamu ketahui soal heboh demo tuntut Bupati Pati Sudewo lengser.

Mulanya Bupati Pati Sudewo beberapa waktu lalu menyepakati penyesuaian tarif PBB-P2 sebesar kurang-lebih 250 persen. Hal ini menyusul belum dilakukannya kenaikan PBB selama 14 tahun.

“Kami saat ini sedang berkoordinasi dengan para camat dan PASOPATI untuk membicarakan soal penyesuaian PBB. Telah disepakati bersama bahwa kesepakatannya itu sebesar kurang lebih 250 persen, karena PBB sudah lama tidak dinaikkan, 14 tahun tidak naik,” kata Bupati Pati Sudewo dikutip dari laman resmi Humas Kabupaten Pati, Selasa, 05 Agustus 2025.

Warga Demo Tolak Kenaikan PBB

Kebijakan tersebut pun mendapat penolakan dari warga. Massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu lalu menggelar aksi dan membangun posko penggalangan dana di sekitar Alun-alun Pati, Selasa, 05 Agustus 2025.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati membubarkan posko penggalangan dana itu. Sempat terjadi adu mulut hingga ricuh dalam pembubaran tersebut.

Petugas akhirnya membawa hasil donasi yang dikumpulkan massa. Meskipun demikian, massa kesal dan menduduki truk Satpol PP. Massa juga berusaha merebut kembali barang-barang hasil donasi. Mereka pun sempat melempar kardus ke jalan.

Bupati Sudewo Tantang Massa Penolak

Video Bupati Pati Sudewo menantang massa untuk ramai-ramai berdatangan ini pun ramai di media sosial. Salah satunya diunggah akun TikTok @ekokuswanto09 beberapa waktu lalu.

Pada unggahan itu Sudewo memberikan tanggapan terkait adanya wacana aksi demo penolakan kenaikan PBB-P2 sebesar 250 persen pada 13 Agustus 2025.

Pada video itu Sudewo mengaku tidak gentar apabila ada pendemo. Dia mengaku 5.000, bahkan 50 ribu orang pun, tidak akan gentar.

Menurutnya, keputusan itu untuk memajukan masyarakat Kabupaten Pati.

“Siapa yang akan melakukan aksi, Yayak Gundul? Silakan lakukan, jangan hanya 5.000 orang, 50 ribu orang suruh mengerahkan saya tidak akan gentar. Saya tidak akan merubah keputusan tetap maju dan saya instruksikan semua aparatur pemerintah Kabupaten Pati tidak boleh beginning apapun dengan Yayak Gundul. Silakan kalau ada pihak pihak yang mau demo silakan. Saya tidak akan gentar, tidak akan mundur satu langkah,” jelasnya.

“Yang saya lakukan adalah yang terbaik untuk pembangunan Kabupaten Pati. Yang terbaik untuk rakyat Kabupaten Pati,” dia melanjutkan.

Bupati Sudewo Minta Maaf Tantang Warga

Bupati Pati, Sudewo meminta maaf terkait ucapannya yang terkesan menantang massa untuk berdatangan berdemonstrasi menolak kebijakan kenaikan PBB-P2 hingga 250 persen.

Dia menegaskan tak bermaksud menantang massa.

“Saya minta maaf yang sebesar-besarnya atas pernyataan saya 5.000 silakan, 50 ribu massa silakan. Saya tidak menantang rakyat. Sama sekali tidak ada maksud menantang rakyat, mosok rakyat saya tantang," kata Sudewo, Kamis, 07 Agustus 2025.

Sudewo berharap agar demo berjalan lancar. Massa bisa menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati.

“Saya hanya menyampaikan supaya demo tersebut berjalan lancar dan betul betul menyampaikan aspirasi bukan karena ditumpangi pihak tertentu,” jelasnya.

Kenaikan PBB-P2 250 Persen Dibatalkan

Bupati Pati, Sudewo memutuskan membatalkan kenaikan pajak PBB-P2 sebesar 250 persen. Kebijakan ini diambil setelah ramai penolakan warga.

“Kami menyampaikan bahwa mencermati perkembangan situasi dari kondisi dan mengakomodir aspirasi yang berkembang, saya memutuskan kebijakan kenaikan PBB PP sebesar 250 persen saya batalkan,” kata Bupati Pati Sudewo saat Konferensi Pers di Pendopo Kabupaten Pati, Jumat, 08 Agustus 2025.

Dengan adanya pembatalan kenaikan ini, kata dia, berarti kembali sesuai dengan biaya PBB-P2 Tahun 2024.

“Saya sampaikan berarti pembayaran pajak PBB-PP akan kembali seperti semula, yaitu seperti pada tahun 2024,” ujarnya.

Warga Tetap Demo

Meski Bupati Pati telah meminta maaf dan membatalkan kebijakannya, massa penolak tetap menggelar aksi demo pada Rabu, 13 Agustus 2025.

Ribuan massa memenuhi Kantor Bupati Pati dan DPRD Pati. Massa aksi mendesak Bupati Sudewo keluar untuk menemui mereka.

Sudewo pun kemudian menemui massa aksi. Namun, Sudewo sempat dilempari botol hingga dilindungi oleh ajudannya. Dari atas mobil polisi, Sudewo meminta maaf kepada warga. Dia lalu berjanji akan bekerja lebih baik lagi.

“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, saya akan berbuat lebih baik,” kata Sudewo di hadapan massa depan kantor Bupati Pati, Rabu, 13 Agustus 2025.

DPRD Bentuk Pansus Pemakzulan

DPRD Kabupaten Pati sepakat membentuk Pansus untuk Pemakzulan Bupati Pati Sudewo. Sejumlah Fraksi juga mengungkap alasan dari usulan pemakzulan itu.

Ketua Fraksi PKS, Narso mengatakan, ada alasan mengajukan pemakzulan. Seperti polemik pengisian direktur rumah sakit dan soal anggaran.

“Pengisian direktur Rumah Sakit Soewondo dan pergeseran anggaran 2025,” kata Narso.

Sudewo Tolak Mundur

Bupati Sudewo menolak mundur setelah didemo oleh aliansi Masyarakat Pati Bersatu buntut menaikkan PBB 250 persen.

Sudewo menyatakan dia menjadi Bupati Pati dipilih secara konstitusional.

“Tuntutan sudah disampaikan tadi. Kalau saya dipilih oleh rakyat secara konstitusional. Secara demokratis jadi tidak bisa saya harus berhenti dengan tuntutan itu semua ada mekanisme,” ujar Sudewo di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu, 13 Agustus 2025.

Sudewo mengatakan, kebijakan berujung penolakan warga menjadi pembelajarannya untuk memperbaiki langkah ke depan.

Dia menyatakan baru beberapa bulan menjabat Bupati Pati sehingga masih banyak yang perlu diperbaiki.

“Tapi yang ini sudah berjalan ke depannya akan saya perbaiki segala sesuatu ini merupakan proses pembelajaran bagi saya, karena saya baru beberapa bulan menjabat sebagai Bupati Pati, masih ada yang harus kita benahi ke depan,” ujarnya. (*/red)

OTT Pejabat BUMN Inhutani V, KPK Sita Uang Tunai Rp 2 Miliar

By On Jumat, Agustus 15, 2025

KPK menahan tiga orang terkait OTT di Inhutani V

JAKARTA, KabarViral79.ComKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang sebesar Rp 2 miliar dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait PT Inhutani V di Jakarta, pada Rabu, 13 Agustus 2025.

“Benar (KPK sita uang Rp 2 miliar),” kata Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto kepada wartawan, Kamis, 14 Agustus 2025.

Fitroh mengatakan, OTT di Inhutani V ini terkait dengan kasus suap dalam pengurusan izin pemanfaatan kawasan hutan.

Suap dalam pengurusan izin pemanfaatan kawasan hutan,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, KPK menangkap sembilan orang, termasuk Direksi Industri Hutan V atau Inhutani V, dalam OTT di Jakarta, pada Rabu, 13 Agustus 2025.

KPK belum memberikan informasi lebih lanjut terkait penangkapan ini. KPK punya waktu 1x24 jam sejak penangkapan dilakukan untuk menentukan status hukum kepada pihak-pihak yang ditangkap. (*/red)

Megawati Tunjuk Hasto Kristiyanto Jadi Sekjen PDI-P Lagi

By On Jumat, Agustus 15, 2025

Hasto Kristiyanto dilantik kembali sebagai Sekjen PDI-P oleh Ketum PDI-P Megawati Soekarnoputri

JAKARTA, KabarViral79.Com Hasto Kristiyanto kembali dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan.

Penunjukan ini dikukuhkan langsung oleh Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, dalam pelantikan pengurus yang belum sempat dilantik saat Kongres ke-6 di Bali.

Ketua DPP PDI-P, Ganjar Pranowo membenarkan hal tersebut. Menurutnya, pelantikan dilakukan secara simbolis oleh Megawati.

“Pelantikan DPP yang kemarin belum dilantik di Bali, sekaligus Sekjen – Hasto,” ujar Ganjar kepada wartawan, Kamis, 14 Agustus 2025.

Diketahui sebelumnya, posisi Sekjen sempat menjadi teka-teki di internal partai. Ketua DPP PDI-P, Puan Maharani, sempat memberikan sinyal bahwa akan ada “kejutan” terkait sosok yang akan menduduki jabatan strategis tersebut.

“Yang pertama, pasti akan ada kejutan,” kata Puan kepada wartawan, Senin, 11 Agustus 2025.

Meski Puan tidak menyebutkan nama, publik langsung berspekulasi. Kini, teka-teki tersebut terjawab dengan kembalinya Hasto Kristiyanto sebagai Sekjen PDI-P.

Penunjukan Hasto sekaligus menandai kelanjutan konsolidasi struktural PDI-P pasca Kongres.

Dengan pengukuhan ini, Hasto akan melanjutkan perannya sebagai motor organisasi partai dalam menghadapi agenda politik ke depan. (*/red)

Gubernur Andra Soni Raih Penghargaan Lencana Melati Pramuka

By On Jumat, Agustus 15, 2025


SERANG, KabarViral79.Com Gubernur Banten, Andra Soni selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Banten meraih Penghargaan Lencana Melati dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

Penyerahan dilakukan pada upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke-64 yang dirangkai dengan Pembukaan Perkemahan Pramuka Berkebutuhan Khusus (PPBKN) tingkat Nasional 2025, di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Kamis, 14 Agustus 2025.

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan perhatian besar Gubernur Banten terhadap pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka. Khususnya dalam membina generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan berjiwa kebangsaan.

“Alhamdulillah, hari ini sebagai Mabida Provinsi Banten saya menerima penghargaan Lencana Melati dari Kwartir Nasional. Terima kasih atas penghargaan ini, semoga kita bisa terus bersama-sama berkontribusi memajukan Pramuka dan membangun generasi muda di Provinsi Banten,” ujar Andra Soni.

Selain Gubernur Banten, sejumlah tokoh juga menerima penghargaan dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, di antaranya Ketua Majelis Pembimbing Daerah Ria Norsan (Kalimantan Barat) – Lencana Melati, Irjen Pol (P) Wahyu Adi (Waka Bidang Saka Sako dan Gugus Dharma Kwarnas) – Lencana Dharma Bhakti, serta Rayhan Muhammad Sujaya (Ketua Dewan Kerja Nasional) – Lencana Teladan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Pratikno yang hadir mewakili Presiden RI dalam sambutannya menegaskan, Gerakan Pramuka harus menjadi pelopor dalam membangun karakter generasi muda di era digital.

“Inklusivitas yang ditunjukkan melalui Perkemahan Pramuka Berkebutuhan Khusus ini membuktikan bahwa Gerakan Pramuka tidak hanya mengedepankan kebersamaan, tetapi juga menjunjung nilai-nilai kemanusiaan dan persatuan. Teknologi harus dimanfaatkan untuk kebaikan, digunakan secara etis, bertanggung jawab, dan untuk meningkatkan produktivitas bangsa,” ujar Menko PMK.

Tahun ini, kegiatan HUT Pramuka ke-64 dan PPBKN Nasional 2025 diikuti oleh 14.242 peserta yang terdiri dari 700 Pramuka Berkebutuhan Khusus se-Indonesia, 11.300 Pramuka dari Kwartir Daerah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, serta Saka dan Sako. Peserta dari 29 Kwartir Daerah dan 12.000 anggota Kwartir Cabang.

Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Banten, Septo Kalnadi menjelaskan, Lencana Melati sendiri merupakan tanda penghargaan tertinggi Gerakan Pramuka yang diberikan kepada individu yang dinilai memiliki jasa dan kontribusi luar biasa bagi perkembangan Gerakan Pramuka, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional.

Dengan diterimanya penghargaan ini, diharapkan Gerakan Pramuka Banten semakin berperan aktif dalam membentuk generasi muda yang mandiri, tangguh, dan berjiwa Pancasila, sejalan dengan tema HUT ke-64 Gerakan Pramuka tahun ini Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa. (*/red)

Kapolresta Tangerang Kunjungi Sekolah Ambruk di Mauk, Tinjau Bangunan dan Beri Bantuan

By On Jumat, Agustus 15, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengunjungi SDN Kedung Dalem 2 di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis, 14 Agustus 2025. 

Kunjungan itu dilakukan setelah kemarin, atap SDN itu ambruk, diduga akibat cuaca ekstrem.

Indra Waspada datang didampingi Wakapolresta Tangerang AKBP Christian Aer. Turut hadir Ketua Cabang Bhayangkari Kota Tangerang Ny. Putri Indra Waspada.

“Kunjungan ini untuk melaksanakan peninjauan SDN II Kedung Dalem atas musibah yang terjadi kemarin dan mohon maaf kami baru bisa hadir,” kata Indra Waspada.

Indra Waspada didampingi Kepala SDN Kedung Dalem 2 Rusdi dan beberapa dewan guru, meninjau bangunan yang atapnya ambruk. Pada peninjauan itu juga, Indra Waspada berdialog dengan dewan guru.

Usai meninjau bangunan ban berdialog, Indra Waspada menyerahkan bantuan berupa beberapa bahan material bangunan dan peralatan sekolah seperti buku dan alat tulis.

Indra Waspada berharap, gedung sekolah segera direhab agar peserta didik dapat kembali belajar seperti sebelumnya. (Reno)

Pesan dari Pati untuk Indonesia

By On Kamis, Agustus 14, 2025

Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu berunjuk rasa di depan Kantor Bupati Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng), Rabu, 13 Agustus 2025. 

Oleh: Ari Junaedi

Di mana bumi dipijak, di situ rakyat dipajak 

Ada pesan-pesan keresahan dari rakyat di belahan Tanah Air manapun yang merasa telah “menitipkan” perjuangan pada warga Pati.

Perjuangan warga Pati seakan ikut “menyuarakan” kesumpekkan warga di manapun yang kini tengah mengalami kekecewaan dengan “Sudewo-Sudewo” lain.

Warga Kota Malang, Jawa Timur pun sedang kesal. Beberapa waktu lalu, karnaval di Mulyorejo, Sukun, Kota Malang, diwarnai kericuhan antara warga dan peserta karnaval akibat suara sound system yang terlalu keras, mengganggu warga yang sedang sakit.

Warga Kota Malang mengaku kecewa dengan sikap aparat yang abai terhadap kenyamanan warga yang telah membayar pajak selama ini.

Kenaikan PBB-P2 usai disahkannya Peraturan Daerah (Perda) Kota Malang Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dari 0,055 menjadi 0,2 persen atau hampir 4 kali lipat pasti akan memberatkan warga (Ketik.com, 13 Agustus 2025).

Warga Kota Cirebon yang terinspirasi dengan langkah perjuangan warga Pati, juga berencana turun ke jalan mengingat PBB juga melonjak hingga 1.000 persen.

Kenaikan “yang gila-gilaan” tersebut merujuk Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi. Paguyuban Pelangi Cirebon menilai kebijakan itu sangat memberatkan masyarakat dan tidak masuk akal.

Di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah warga juga dikagetkan dengan kenaikan PBB hingga 400 persen. Warga Kecamatan Ambarawa yang bisanya membayar pajak PBB Rp 160.000 di tahun kemarin, kini melonjak menjadi Rp 872.000 (Detik.com, 12 Agustus 2025).

Sementara di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, warga melakukan “perlawanan” saat membayar tagihan PBB-P2 yang melonjak dengan menggunakan uang koin.

Sengaja pembayar pajak memperlihatkan upayanya menggunakan uang tabungan milik anaknya untuk membayar pajak Rp 1,2 juta dari sebelumnya yang Rp 300.000 di Kantor Bapenda Jombang (Kompas.com, 12/08/2025).

Aksi-aksi penolakan pembayaran kenaikan pajak diperkirakan akan masif terjadi di berbagai daerah.

Gerakan perlawanan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu harus diakui menjadi “pemantik” dari perlawanan lokal terhadap kebijakan kenaikan pajak yang tidak bijak.

Bisa dibayangkan di saat rakyat tengah gunda gulana karena kesulitan mencari lapangan pekerjaan di tengah semakin maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK), semakin tingginya angka kriminalitas akibat pengangguran; timpangan penghasilan yang menimbulkan kecemburuan sosial; harga sembako yang semakin menggila dengan takaran yang rawan disalahgunakan; korupsi yang semakin merajalela setelah sebelumnya ramai dengan kejadian pemblokiran tabungan oleh PPATK dan kontroversi perampasan tanah, maka kenaikan pajak menjadi klimaks dari kejengahan rakyat terhadap kepengapan saat ini.

Saya khawatir jika Presiden Prabowo Subianto dan para pembantunya tidak tepat dalam mengambil langkah antisipatif dan pengambilan keputusan, aksi demonstrasi besar di Pati akan berlanjut dan terus bermunculan di berbagai daerah.

Kejadian Pati, Cirebon, Semarang, Jombang dan daerah lain adalah miniatur dalam skala kecil seperti fenomena "Arab Spring".

Fenomena jatuhnya pemerintahan akibat Arab Spring seperti rangkaian peristiwa revolusi dan protes yang terjadi di negara-negara Arab pada awal tahun 2010-an.

Protes yang bermula dari aksi bakar diri Mohamed Bouazizi di Tunisia menjadi pemicu awal gelombang protes di seluruh wilayah Tunisia.

Akibatnya, Presiden Tunisia Zine El Abidine Ben Ali berhasil ditumbangkan setelah berkuasa selama lebih dari dua dekade.

Dari Tunisia, gelombang protes terus menjalar ke negara-negara Arab lainnya menuntut perubahan politik dan sosial, termasuk demokrasi, hak asasi manusia, dan perbaikan ekonomi.

Beberapa pemerintahan seperti di Mesir, Libya, Yaman dan Suriah berhasil digulingkan sebagai akibat dari gelombang protes ini, sementara yang lain mengalami perubahan signifikan dalam sistem politik.

Sebagai Presiden, Prabowo harus meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk tidak “ngotot” memperlakukan rakyat sebagai sapi perahan pajak.

Kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Prabowo harus menegaskan kembali tugas pokok dan fungsinya untuk mengawasi pemerintahan daerah.

Keberadaan dua wakil menteri di Kementerian Dalam Negeri harusnya mempunyai fungsi dan tugas yang terukur.

Pelaksanaan retreat kepala daerah yang memakan biaya besar ternyata tidak berdampak pada pola pikir kepala daerah.

Kepada Kepolisian dan aparat TNI, Prabowo sebaiknya memerintahkan untuk tetap mengedepankan langkah humanis nir kekerasan dalam mengatasi aksi-aksi unjuk rasa.

Para pengunjuk rasa bukanlah musuh negara. Mereka tengah memperjuangkan perutnya, kehidupannya agar terus hidup di tengah kesulitan hidup yang semakin berat.

Dan terakhir selaku Ketua Umum Partai Gerindra tempat afiliasi politik Bupati Pati Sudewo, dibutuhkan sikap Prabowo untuk mendorong partainya mendukung pemakzulan yang dikehendaki rakyat Pati.

Upaya menjaga nama baik Gerindra di mata pemilih tidak boleh kalah karena ulah seorang Sudewo. Harga Gerindra terlalu mahal bagi kepongahan Sudewo.

Bisa jadi pembelajaran dari Pati menjadi titik awal Prabowo untuk melakukan reshuffle terhadap kabinetnya.

Isi kabinet pemerintahan sekarang terlalu gemoy dan kerap membuat gaduh yang tidak perlu serta hanya mendegradasi komitmen Prabowo dalam upaya mensejahterakan rakyat.

Tanah subur tapi hidup tak makmur

Di neg'riku Indonesia

Tambang emas, intan permata

Tapi entah siapa yang punya

Kerja berat, peras k'ringat, banting tulang

Pontang-panting dari berdiri sampai nungging

Tapi mengapa masih banyak rakyat miskin?

Apa harus budi daya kalajengking? – (Lirik lagu “Kalajengking” oleh Pujiono)


Penulis adalah Akademisi dan konsultan komunikasi


Sumber: Kompas.com

Posyandu Desa Pelabai Didampingi Puskesmas Sukau Gelar Kegiatan Stunting

By On Kamis, Agustus 14, 2025

 


Lebong, KabarViral79.Com –– Puskesmas sebagai bagian dari upaya pelayanan kesehatan dasar menyelenggarakan kegiatan di Desa Pelabai, Kecamatan Tubai, Kabupaten Lebong. Kegiatan tersebut sudah diadakan dua hari berturut-turut dan disambut antusias oleh masyarakat Desa Pelabai yang mendatangi Posyandu setempat, Kamis, 14 Agustus 2025

Posyandu merupakan wadah kegiatan kesehatan berbasis masyarakat desa yang difokuskan pada berbagai sasaran, termasuk kegiatan stunting, ibu hamil, bayi, balita, usia sekolah, remaja, usia produktif, dan lansia. Tujuannya adalah untuk mendekatkan layanan sosial dasar di bidang kesehatan.

Acara Posyandu tersebut dihadiri seluruh kader Posyandu Desa Pelabai, Kepala Desa, perangkat desa, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat Desa Pelabai, Kecamatan Tubai.

Posyandu bertujuan untuk menurunkan angka kematian bayi dan ibu, meningkatkan kesehatan ibu dan anak, serta menggalang partisipasi masyarakat dalam kegiatan kesehatan dan keluarga berencana.

Posyandu Desa Pelabai, Kecamatan Tubai, berperan penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, mencegah penyakit, dan memberikan informasi kesehatan yang dibutuhkan oleh masyarakat setempat.

(Red/Yudi)

Bupati Maesyal Rasyid dan Wabup Intan Kukuhkan Paskibraka Kabupaten Tangerang 2025

By On Kamis, Agustus 14, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid didampingi Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah secara resmi melantik dan mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tangerang Tahun 2025.

Acara pengukuhan tersebut berlangsung khidmat di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Rabu malam, 13 Agustus 2025.

Bupati Maesyal Rasyid dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan harapan besar kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah dikukuhkan. 

“Insya Allah, tanggal 17 Agustus 2025 saudara-saudara akan menjalankan tugas yang mulia dan disaksikan oleh seluruh warga negara Republik Indonesia (RI), khususnya masyarakat Kabupaten Tangerang. Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat, kami mengucapkan selamat dan siap menjalankan tugas. Kibarkanlah merah putih dengan sempurna,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Dia membagikan pengalamannya 43 tahun lalu ketika dirinya mengikuti seleksi Paskibraka di tingkat Kecamatan.

Ia berpesan agar para anggota Paskibraka tetap tenang, percaya diri, dan melaksanakan tugas sesuai latihan dengan penuh tanggung jawab.

“Jangan terlalu tegang. Semua persiapan sudah dilakukan selama satu bulan. Tanggal 17 nanti jalankan tugas dengan enjoy sesuai instruksi yang diberikan,” pesannya.


Dia menjelaskan, ada sebanyak 54 pelajar terbaik yang terpilih melalui proses seleksi ketat yang akan bertugas pada upacara penaikan dan penurunan bendera merah putih tingkat Kabupaten Tangerang pada 17 Agustus 2025 mendatang.

Mereka terdiri dari 26 peserta putra dan 28 peserta putri yang mewakili sekolah-sekolah tingkat SLTA di Kabupaten Tangerang.

“Dengan dikukuhkannya para anggota Paskibraka ini, mereka resmi menjadi duta Kabupaten Tangerang yang akan mengemban amanah mengibarkan bendera merah putih pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ucapnya.

Untuk diketahui, Pelaksanaan Paskibraka Kabupaten Tangerang Tahun 2025 diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tangerang.

Pendaftaran dibuka mulai 24 Februari hingga 16 Maret 2025 dengan jumlah pendaftar 1.155 peserta dari sekolah SLTA se-Kabupaten Tangerang.

Sebanyak 917 peserta melengkapi dokumen administrasi, dan setelah seleksi administrasi tersaring menjadi 648 peserta.

Seleksi berlangsung selama tujuh hari, dari 9–13 April 2025 dan dilanjutkan pada 16–17 April 2025.

Tahapan seleksi meliputi tes Pancasila, wawasan kebangsaan, fisik, mental, serta keterampilan baris-berbaris.

Dari seluruh tahapan, terpilihlah 54 peserta terbaik yang kemudian mengikuti Training Center mulai 18 Juli 2025 hingga menjelang pengukuhan. (Reno)

Hujan Gol Hantarkan Tim Kemenag ke Grand Final POP 2025 Usai Menang Atas Tim RSUD Paku Haji 6-0

By On Kamis, Agustus 14, 2025


TANGERANG, KabarViral79.ComTim Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tangerang berhasil menembus partai Grand Final pada Pekan Olahraga Pegawai (POP) Tahun 2025, usai mengalahkan RSUD Paku Haji dengan skor telak 6-0 di Semifinal di Stadion Mini Solear, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Kamis, 14 Agustus 2025.

Pada Grand Final nanti, Tim Kemenag akan berjumpa dengan Tim DPPP.

Dalam pertandingan kali ini, tim Kemenag bertemu RSUD Pakuhaji. Tim Kemenag  dari awal mendominasi peramainan sejak pluit dibunyikan.

Pada menit ke-5, hampir saja Tim Kemenag melalui streker Muhamad Pigo, tetapi pada menit ke-7, Muhamad  Pigo cetak gol pembuka.

Permainan Tim Kemenag solid lini per lini dengan permainan tiki-takanya. Permainan yang terlihat indah, disaksikan sekitar 200 orang yang hadir di lapangan mini Kecamatan Solear.  

Gol penutup Kemenag dilakukan Muhamad Tedi melalui tendangan Finalti setelah Wasit Madun menutup titik putih, dengan skor akhir Tim Kemenag meraih 6-0.

Tim Kemenag juga hadir sebagai kandidat juara. Sebab Tim Kemenag pada tahun 2024 menjadi juara 1, dan dimungkinan akan kembali mempertahankan juara. Apalagi pada POP Tahun 2025 ini, Tim Kemenag berhasil masuk Semifinal yang akan bertemu Tim Perkim.

Masuknya Tim Kemenag ke Semifinal mendapatkan dukungan dari petingi-petingi Kemenag, juga seluruh pegawai.

Di luar lapangan mendapatkan arahan dan suppor penuh dari Manajer Tim Egi, selalu memberikan dukungan yang penuh buat timnya.

Egi pun mengaku bersyukur atas perolehan skor hari ini.

“Alhamdulillah tim kami hari ini mendapatkan skor 6-0. Semoga pada pertandingan besok, Tim selalu solid, bahkan lebih bagus lagi. Apalagi besok partai final,” ujar Egi.

Dia juga berharap, pada final melawan Dinas Perkim, tim tetap bermain solid, dan dapat menjaga sportifitas.

“Kami, seluruh official serta jajaran Kemenag bisa hadir pada semifinal besok. Target kami tetap juara 1 kembali. Artinya, tahta juara 1 itu target kami,” tutup Egi. (Reno)

Sekcam H. Raka Adiputra Pimpin Gladi Kotor Penaikan dan Penurunan Bendera, Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80

By On Kamis, Agustus 14, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com Paskibra Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten, melakukan gladi kotor  pengibaran serta penurunan bendera merah putih jelang upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-80, di halaman kantor Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Kamis, 14 Agustus 2025.

Camat Solear diwakili Sekcam H. Raka Adi Putra menyampaikan, tujuan digelarnya gladi kotor ini untuk mengetahui persiapan jelang upacara pengibaran bendera merah putih HUT Kemerdekaan RI ke-80.

“Harapanya semoga pada pelaksanaan nanti, pengibaran bendera merah putih di Kecamatan Solear berjalan lancar dan sukses,” ucapnya.

Ada pun untuk tahun ini, bertindak sebagai Inspektur Upacara Detik-detik Proklamasi HUT Kemerdekaan RI ke-80 adalah Camat Solear Rizkia Nurul Fajar.

Bertindak sebagai Komandan Upacara, Sertu Irawan SM, dari Anggota Koramil 13 Cisoka (Babinsa Desa Pasanggrahan).

Bertindak sebagai Komandan Penurunan Bendera Merah Putih adalah Brigadir Asep, Anggota Polsek Cisoka (Binamas Desa Cireundeu).

Bertindak sebagai Perwira Upacara Iptu Rolling dari Polsek Cisoka, dan Serka Supriyatin, Anggota Koramil 13 Cisoka (Babinsa Desa Munjul).

Untuk tahun ini, anggota Paskibra adalah putra putri terbaik di Kecamatan Solear yang berasal dari SMAN 27 Kabupaten Tangerang, SMKN 9 Kabupaten Tangerang, MAN 5, SMA 27 Kabupaten Tangerang, dan SMKS Darma Bakti Adiyasa.

Sementara, Ketua Korwil Paskisbra Kecamatan Solear M. Kamal Aziz, Ketua Pelaksana Priyoga, Kordinator Binlat M. Abdul Rojak, dengan jumlah anggota Paskibra sebanyak 24 orang dan pasukan 45 senior Paskibra Angkatan Tahun 2024.

Adapun untuk MC peringatan detik-detik proklamasi memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-80 adalah Ibu Rama asal Desa Pasanggrahan. (Reno)

Kapolsek Iptu Wilson Hutahaean dan Anggota Gelar Pasar Murah 10 Ton Beras di Kecamatan Warkuk dan Banding Agung

By On Kamis, Agustus 14, 2025

 


Oku Selatan, KabarViral79.Com - Polres OKU Selatan melalui Polsek Banding Agung menggelar Gerakan Pangan Murah di dua desa, yaitu Desa Sipatuhu 1 sebanyak 5 ton dan Desa Gunung Raya sebanyak 5 ton, untuk dua kecamatan: Kecamatan Warkuk dan Kecamatan Banding Agung.

Kamis, 14 Agustus 2025, kegiatan ini bertujuan menjaga ketersediaan dan stabilitas harga beras, hasil sinergi antara Polri dan Perum Bulog.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Banding Agung IPTU Wilson Hutahaean, S.H., bersama Kasat Tahti Polres OKU Selatan IPDA Mirza, Kepala Desa Gunung Raya Ibu Tri Handayani, perwakilan Perum Bulog Cabang OKU Nasrul dan Aminuddin, serta Bhabinsa 0403-10 Banding Agung Serda Yusuf G.

Acara pertama dimulai pukul 09.00 WIB di Pendopo Desa Sipatuhu 1, Kecamatan Banding Agung. Sebanyak 1.000 paket beras medium (5 ton) berhasil didistribusikan kepada masyarakat. Setiap paket berisi 5 kg beras dan dijual dengan harga terjangkau Rp60.000. Untuk pemerataan, setiap individu dibatasi maksimal membeli 2 paket (10 kg) beras. Total beras terjual di lokasi pertama mencapai 5 ton.

Kegiatan serupa dilanjutkan di lokasi kedua pada pukul 11.00 WIB di halaman kantor Desa Gunung Raya, Kecamatan Warkuk Ranau Selatan. Sebanyak 1.000 paket beras juga disediakan dengan harga dan mekanisme pembelian yang sama, yaitu Rp60.000 per 5 kg dan dibatasi 2 paket per orang.

Gerakan Pangan Murah ini mendapat sambutan antusias dari warga yang terbantu mendapatkan beras berkualitas dengan harga stabil di tengah fluktuasi pasar.

(UDIN)

Polsek Banding Agung Bersama Anggota Gelar Pasar Murah, 5 Ton Beras di Desa Sipatuhu 1 Kecamatan Banding Agung

By On Kamis, Agustus 14, 2025

 


Oku Selatan, KabarViral79.Com - Polres OKU Selatan melalui Polsek Banding Agung menggelar Gerakan Pangan Murah di dua desa, yaitu Desa Sipatuhu 1 sebanyak 5 ton dan Desa Gunung Raya sebanyak 5 ton untuk dua kecamatan, yakni Kecamatan Warkuk dan Kecamatan Banding Agung.

Kamis, 14 Agustus 2025, kegiatan ini bertujuan menjaga ketersediaan dan stabilitas harga beras, yang merupakan hasil sinergi antara Polri dan Perum Bulog.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Banding Agung IPTU Wilson Hutahaean, S.H., bersama Kasat Tahti Polres OKU Selatan IPDA Mirza, Kepala Desa Sipatuhu 1 Abdul Jalal, serta perwakilan Perum Bulog Cabang OKU Nasrull.

Acara pertama dimulai pukul 09.00 WIB di Pendopo Desa Sipatuhu 1, Kecamatan Banding Agung. Sebanyak 1.000 paket beras medium (5 ton) berhasil didistribusikan kepada masyarakat.

Setiap paket berisi 5 kg beras dan dijual dengan harga terjangkau, yaitu Rp60.000. Untuk memastikan pemerataan, setiap individu dibatasi hanya bisa membeli maksimal 2 paket (10 kg) beras. Total beras yang terjual di lokasi pertama ini mencapai 5 ton.

Gerakan Pangan Murah ini mendapat sambutan antusias dari warga, yang merasa terbantu mendapatkan beras berkualitas dengan harga stabil di tengah fluktuasi pasar.

(UDIN)

KSRB Ungkap Dugaan Penyimpangan Pengadaan Barang/Jasa DLH Kota Cilegon 2023/2024, Minta Audit Mendalam

By On Kamis, Agustus 14, 2025



Cilegon, KabarViral79.Com — Koalisi Suara Rakyat Banten (KSRB) merilis hasil kajian dan analisis lapangan yang mengungkap adanya dugaan penyimpangan dalam sejumlah kegiatan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon pada tahun anggaran 2023–2024.

Dalam laporannya, KSRB menyoroti adanya dugaan korupsi pada beberapa paket pengadaan yang dinilai tidak sesuai spesifikasi, berpotensi mark-up, hingga rawan benturan kepentingan. Kajian dilakukan melalui perbandingan harga pasar, evaluasi metode pengadaan, serta identifikasi indikasi penyimpangan. Beberapa temuan KSRB antara lain:

Fasilitas kunjungan tamu (UPTD-TPSA) senilai Rp300 juta diduga memiliki potensi korupsi tinggi. KSRB menilai anggaran ini perlu diaudit, termasuk rincian penggunaannya.

Penyedia jasa komunikasi, sumber daya air, dan listrik dengan metode pengadaan dikecualikan senilai Rp282,9 juta dinilai berisiko tinggi terhadap mark-up dan pengadaan fiktif.

Pemeliharaan kendaraan operasional dengan metode pengadaan langsung juga dianggap rawan karena minim transparansi dan berpotensi terjadi kelebihan harga suku cadang.

Beberapa paket lain seperti pengadaan bahan cetakan, bahan logistik, hingga pakaian seragam, juga tercatat memiliki potensi penyimpangan dengan kategori rendah hingga sedang.

Ketua Umum KSRB, Adi Muhdi, merekomendasikan tiga langkah yang perlu segera dilakukan:

1. Audit mendalam terhadap pengadaan dengan anggaran besar dan metode yang minim transparansi.

2. Transparansi harga dengan standar berdasarkan harga pasar.

3. Pengawasan ketat oleh lembaga pengawas independen.

“Kami menilai dugaan penyimpangan ini harus segera ditindaklanjuti oleh APIP dan aparat penegak hukum. Hal ini penting demi memastikan akuntabilitas dan mencegah potensi kerugian negara,” tegas Adi Muhdi, Kamis, (14/8/2025).

Hingga berita ini diterbitkan, pihak DLH belum memberikan tanggapan resmi atas temuan yang disampaikan KSRB. Publik kini menunggu langkah lanjutan dari pihak berwenang untuk memverifikasi data, dan bila terbukti, menindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (Red)

150 Siswa SMP se-Bireuen Tunjukkan Bakat di Pentas PAI 2025

By On Kamis, Agustus 14, 2025

Peserta pidato saat tampil pentas PAI yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, di halaman Disdikbud setempat.  

BIREUEN, KabarViral79.Com Sebanyak 150 siswa SMP negeri dan swasta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bireuen ambil bagian dalam Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Kabupaten Tahun 2025.

Kegiatan tahunan yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen melalui Bidang Pembinaan SMP ini berlangsung selama dua hari, 13-14 Agustus 2025, di halaman dan ruang Disdikbud Bireuen.

Mengusung tema “Mewujudkan Generasi Muda yang Beriman, Berakhlak Mulia, dan Berdaya Saing di Era Digital”, kegiatan dibuka Sekretaris Disdikbud, Zamzami, S.Pd, MM, mewakili Kepala Disdikbud Dr. Muslim, M.Si, di Aula Disdikbud, Rabu, 13 Agustus 2025.

Dalam sambutannya, Zamzami menegaskan, Pentas PAI merupakan ajang penting untuk memupuk keimanan, meningkatkan pemahaman ajaran Islam, dan menumbuhkan bakat serta kreativitas siswa dalam seni PAI.

Peserta kaligrafi tampil pentas PAI yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, di gedung Disdikbud setempat. 

Ia mendorong seluruh peserta untuk tampil percaya diri, menunjukkan kemampuan terbaik, dan menjadikan perlombaan ini sebagai pengalaman berharga.

“Peserta harus berani tampil dan menunjukkan kebolehan yang dimiliki,” pesannya.

Ketua panitia, Anita Fonna, S.S, M.M menjelaskan, Pentas PAI bertujuan tidak hanya meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam, tetapi juga membangun karakter islami yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah.

Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah menumbuhkan rasa cinta terhadap seni dan budaya Islam, seperti seni kaligrafi, tilawah, dan pidato islami.

“Kami ingin membentuk generasi muda yang berdaya saing, kreatif, dan terampil, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai agama,” ujar Anita.

Tiga cabang lomba yang dipertandingkan adalah tahfidz dengan 54 peserta, pidato dengan 59 peserta, dan kaligrafi yang diikuti 37 peserta. Para peserta berasal dari SMP negeri maupun swasta se-Bireuen dan akan dinilai oleh dewan juri yang kompeten di bidangnya.

Kegiatan yang didukung oleh Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Kabupaten Bireuen Tahun Anggaran 2025 ini diharapkan dapat mempererat ukhuwah Islamiyah antar siswa dan guru, serta memotivasi sekolah untuk terus meningkatkan pembinaan di bidang Pendidikan Agama Islam.

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Bireuen, khususnya dalam penanaman akhlakul karimah dan penguatan karakter berbasis nilai-nilai Islam,” tutup Anita Fonna. (Joniful Bahri)

KUMALA Perwakilan Serang Kecam Keras Dugaan Kunjungan Kerja Fiktif DPRD Kota Serang

By On Kamis, Agustus 14, 2025

 


SERANG, KabarViral79.Com - Mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Keluarga Mahasiswa Lebak (KUMALA) Perwakilan Serang, menyoroti persoalan dugaan kunjungan kerja dan perjalanan dinas fiktif yang diduga dilakukan oleh oknum anggota DPRD Kota Serang.

Seiring dengan ramainya perbincangan mengenai persoalan ini diberbagai media, Keluarga Mahasiswa Lebak (KUMALA) Perwakilan Serang angkat bicara.

Ketua Kumala Perwakilan Serang Riko Roland menyampaikan bahwa, Persoalan mengenai dugaan Kunjungan Kerja Fiktif dan Perjalan dinas Fiktif dalam tubuh DPRD Kota serang ini tidak mencerminkan DPRD sebagai wakil rakyat

“Sebagai anggota DPRD yang dipilih oleh rakyat, seharusnya kerja-kerjanya pun berorientasi pada Kemaslahatan rakyat, bukan sebaliknya,” ucap Riko Roland

Ia juga menyampaikan bahwa dugaan adanya kunjungan kerja (kunker) fiktif yang diduga dilakukan oleh oknum anggota DPRD Kota Serang merupakan bentuk penyalahgunaan anggaran.

“Kami mengecam keras atas dugaan tindakan yang telah dilakukan oleh Oknum anggota DPRD kota serang, Ini tidak selaras dengan cita-cita membangun kota serang,” tambahnya.

Maka dengan ini, kami dari Keluarga Mahasiswa Lebak (KUMALA) Perwakilan Serang menegaskan :

1. Menolak keras segala bentuk penyalahgunaan anggaran, termasuk kunker fiktif, karena merugikan rakyat dan melemahkan kepercayaan publik.

2. Mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat.

3. Mendesak Kejaksaan Negeri Kota Serang untuk segera melakukan Pemeriksaan terhadap Oknum anggota DPRD Kota Serang yang diduga melakukan Perjalanan dinas fiktif dan kunjungan kerja fiktif.

Ditegaskan Riko Roland, “Sebagai mahasiswa, kami memiliki kewajiban moral untuk mengawal jalannya pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak pada rakyat. KUMALA Perwakilan Serang akan terus mengawasi dan mengkritisi setiap kebijakan yang merugikan masyarakat,” pungkasnya. (Cup)

Kadisdik H. Dadan Gandana Dampingi Bupati Tangerang Kunjungi Dua Siswa Korban Atap Sekolah Ambruk di Mauk

By On Rabu, Agustus 13, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang akan merehabilitasi bangunan SDN Kedung Dalam 2, Kecamatan Mauk, karena atapnya roboh pada Rabu, 13 Agustus 2025, sekitar pukul 09.30 WIB.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid saat meninjau kondisi SDN Kedung Dalam 2 bersama Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) dan unsur terkait.

“Sebagai informasi, SDN Kedung Dalam 2 telah masuk dalam daftar rencana rehabilitasi bangunan sekolah yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2025. Proses perbaikan fisik telah direncanakan sebelumnya, sebagai bagian dari program pemeliharaan infrastruktur pendidikan,” ujar Bupati Maesyal di lokasi, Rabu, 13 Austus 2025.

Menurutnya, robohnya dua atap SDN Kedung Dalam 2 diakibatkan oleh hujan selama tiga hari berturut-turut.

“Peristiwa ini terjadi setelah wilayah tersebut mengalami hujan angin selama tiga hari berturut-turut, yang menyebabkan struktur bangunan mengalami penurunan kekuatan,” ungkapnya.

Maesyal Rasyid mengatakan, Pemkab Tangerang melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang juga telah menurunkan tim teknis untuk meninjau lokasi serta melakukan asesmen terhadap kondisi bangunan secara menyeluruh.

Pihaknya juga gerak cepat berupaya menggandeng pihak swasta melalui pemanfaatan program CSR untuk bersama-sama membangun gedung SDN Kedung Dalam 2 yang roboh.

“Langkah-langkah penanganan selanjutnya akan dilakukan sesuai hasil evaluasi teknis. Kita semua berharap pembangunan kembali SDN Kedung Dalam 2 ini benar-benar sesuai dengan hasil evaluasi dan segera dapat dilaksanakan agar anak-anak ini dapat kembali sekolah dengan nyaman dan aman,” tuturnya.

Sebagai langkah awal, Dinas Pendidikan dan pihak sekolah telah mengambil langkah penanganan cepat untuk memastikan keamanan para siswa dan guru.

Korban luka-luka langsung dibawa ke Rumah Sakit Sari Asih Tangerang agar siswa tersebut ditangani secara cepat dan menyeluruh.

“Alhamdulillah langsung ditangani oleh para dokternya yang ada di ruang emergency, langsung diinfus dan nanti akan didiagnosa selama beberapa waktu di sini. Walaupun menurut dokter harus dirawat dulu nanti orang tuanya juga sudah di sini dan gurunya juga hadir di sini mendampingi anak-anak,” jelasnya.

Bupati juga meminta pihak rumah sakit agar terus merawat dan memantau perkembangan dua anak korban runtuhnya atap dengan maksimal.

Para orang tua juga dihimbau untuk lebih sabar dan terus memberikan semangat dan menyerahkan sepenuhnya perawatannya kepada pihak rumah sakit.

“Jadi kami dari Pemda sengaja mengunjungi melihat secara langsung perkembangannya di sini nanti mereka dirawat di sini tidak usah mikirin apa apa yang penting mereka bisa dirawat bisa di scan mendapatkan hasilnya,” ujarnya.

Untuk kegiatan belajar mengajar, Dinas Pendidikan dan pihak SDN Kedung Dalam 2 sudah memindahkan ruangan belajar ke ruang lain yang masih aman dan layak digunakan.

“Kami mengapresiasi respons cepat dari pihak sekolah dan masyarakat sekitar, serta mengimbau semua satuan pendidikan untuk tetap waspada terhadap dampak cuaca yang tidak menentu,” pungkasnya. (Reno)