-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Progres Jembatan Penghubung Bireuen–Medan di Awee Geutah Capai 80 Persen, Warga Berharap Segera Dimanfaatkan

By On Sabtu, Desember 13, 2025

Pekerjaan pembangunan Jembatan Penghubung Bireuen–Medan yang berada di kawasan Awee Geutah Bireuen terus menunjukkan perkembangan positif. 

BIREUEN, KabarViral79.ComPekerjaan pembangunan Jembatan Penghubung Bireuen–Medan yang berada di kawasan Awee Geutah, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupatèn Bireuen terus menunjukkan perkembangan positif.

Hingga saat ini, progres fisik jembatan tersebut telah mencapai sekitar 80 persen.

Pada Jumat kemarin, pihak pelaksana akan melakukan tahapan penting berupa dorongan penuh struktur jembatan. Setelah itu, pekerjaan dilanjutkan dengan pemasangan lantai jembatan sebelum memasuki tahap uji coba beban. Jembatan ini dirancang memiliki kapasitas beban maksimal hingga 10 ton.

Apabila seluruh tahapan teknis dan prosedur keselamatan dapat dilaksanakan dengan baik tanpa kendala, jembatan tersebut ditargetkan dapat dibuka untuk umum paling lambat pada Minggu, 14 Desember 2025.

Kehadiran jembatan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Warga menilai jembatan penghubung tersebut sangat dibutuhkan, terutama untuk mendukung aktivitas sehari-hari serta memperlancar akses transportasi.

“Kami sangat berharap jembatan tersebut bisa segera dimanfaatkan oleh warga. Selain memudahkan mobilitas masyarakat, jembatan ini juga sangat penting untuk pengangkutan logistik dan penyaluran bantuan, terutama saat kondisi darurat,” ujar Razali Usman, salah seorang warga Awee Geutah.

Masyarakat berharap proses penyelesaian jembatan berjalan lancar sesuai rencana, sehingga akses penghubung Bireuen–Medan dapat kembali normal dan memberikan dampak positif bagi perekonomian serta kelancaran distribusi barang dan bantuan kemanusiaan. (Joniful Bahri)

IKM Bersama Pemuda Cikande Gelar Aksi Penggalangan Dana Bantuan Kemanusiaan Musibah Banjir dan Longsor Sumatera

By On Sabtu, Desember 13, 2025


SERANG, KabarViral79.Com - Pengurus dan anggota Ikatan Keluarga Minang (IKM) Cikande bersama sejumlah pemuda Desa Cikande Permai dan Griya Asri Cikande menggelar penggalangan donasi untuk membantu para korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menimpa masyarakat Minangkabau di Pulau Sumatera, Sabtu, 13 Desember 2025.

Aksi kemanusiaan yang dikomandoi oleh Anggota DPRD Kabupaten Serang, Afrizal, SE itu dipusatkan di Posko Aksi Solidaritas, di depan eks kantor pemasaran perumahan Cikande Permai, Desa Cikande Permai, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten. 

Sejak pagi, para relawan yang terdiri dari pemuda dan pengurus IKM Cikande terlihat aktif menggalang bantuan di ruas jalan lintas depan posko utama. 

Mereka mengangkat kotak donasi bertuliskan "Aksi Solidaritas Penggalangan Dana Bantuan Kemanusiaan Musibah Banjir dan Longsor Sumatera".

Secara bergantian, relawan menghentikan kendaraan untuk mengajak warga menyumbangkan uang tunai, pakaian layak pakai, dan kebutuhan mendesak lainnya. Kehadiran mereka mengundang simpati banyak pengendara yang melintas.

Ketua Karang Taruna Cikande Permai, H. Garin mengatakan, aksi ini merupakan hasil sinergi pemuda Desa Cikande Permai dan Griya Asri Cikande.


Hal senada dikatakan Ketua Karang Taruna Griya Asri Cikande, Ahmad Fajrin dan Tio. 

Menurutnya, dukungan masyarakat sangat dibutuhkan untuk meringankan beban ribuan korban. 

Ketua IKM Cikande, H. Awaludin menyampaikan, gerakan ini lahir dari rasa peduli masyarakat Minang yang berada di Cikande dan sekitarnya terhadap bencana besar yang melanda tiga provinsi di Sumatera, khususnya di Sumatera Barat (Sumbar). 

“Kami mengajak masyarakat untuk menyumbang seikhlasnya. Bantuan bisa diserahkan langsung ke posko atau melalui relawan yang bertugas,” ujarnya.

Awaludin menegaskan, inisiatif ini muncul dari gerakan spontan pemuda yang tersentuh oleh kondisi para korban. 

Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu menyediakan tenda, logistik relawan, hingga akses perizinan.

“Kami mengajak masyarakat, instansi, dan stakeholder lain untuk ikut berpartisipasi. Donasi dapat diberikan melalui posko-posko atau rekening resmi yang telah kami umumkan,” ujarnya.

Kegiatan aksi kemanusian ini dilakukan selama tiga hari ke depan, penggalangan dana dilakukan di dua lokasi, yaitu di depan eks kantor pemasaran perumahan Cikande Permai, dan Bunderan Perumahan Griya Asri Cikande. 

Rencananya dana yang terkumpul tersebut akan disalurkan kepada masyarakat yang berada di ranah minang (Provinsi Sumbar).

"Donasi yang terkumpul ini akan kita bagikan kepada masyarakat di Sumbar," ujar H. Awaludin.

Selain menerima donasi secara langsung, panitia juga menyiapkan sistem pelaporan transparan untuk memastikan seluruh bantuan tepat sasaran.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Serang, Afrizal, SE mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas para perantau terhadap saudara-saudara di kampung halaman yang terdampak bencana.

“Ini adalah panggilan hati kami sebagai keluarga besar Minangkabau. Kami ingin meringankan beban mereka yang sedang berduka dan kehilangan tempat tinggal,” ujar legislator yang juga pembina IKM Cikande ini. (*/red)

Kepemimpinan Ade Sumardi Berlanjut, Abraham Garuda Laksono Bawa Perspektif Gen Z

By On Jumat, Desember 12, 2025


SERANG, KabarViral79.Com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Banten menggelar Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) serentak Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten, Jumat, 12 Desember 2025.

Kegiatan yang berlangsung di GSG Hj. Megawati Soekarnoputri, Kota Serang, itu mengusung tema “Plasma Nutfah untuk Ibu Pertiwi”.

Dalam Konferda tersebut, Ade Sumardi kembali dikukuhkan sebagai Ketua DPD PDIP Banten periode 2025–2030. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. Sebelumnya, Ade menjabat Ketua DPD PDIP Banten periode 2020–2025.

DPP PDIP juga menetapkan jajaran pengurus inti untuk lima tahun ke depan. Wanto Sugiarto ditunjuk sebagai Sekretaris menggantikan Asep Rahmatullah, sementara posisi Bendahara dipercayakan kepada Marinus Gea. Pembacaan surat keputusan yang ditandatangani Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri itu disambut riuh para kader yang hadir.

Kepada wartawan, Ade Sumardi menyampaikan rasa syukur atas amanah yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa kepengurusan periode 2025–2030 akan banyak diisi generasi muda, mulai dari milenial hingga Gen Z.


"Regenerasi harus berjalan. Suatu saat kita akan digantikan oleh yang muda-muda, itu sudah hukum alam. Karena itu, kita berkewajiban menyiapkan anak-anak muda untuk memimpin masa depan," ujar Ade.

Salah satu pengurus muda yang turut dilantik adalah Abraham Garuda Laksono, anggota DPRD Banten dari generasi Z yang hadir membawa napas segar dalam tubuh partai. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan pandangan dan motivasinya mengenai peran strategis anak muda dalam masa depan politik Banten.

Abraham menegaskan bahwa kehadirannya sebagai pengurus PDI Perjuangan di usia muda lahir dari sebuah kesadaran ideologis bahwa politik adalah jalan perjuangan paling nyata untuk menghadirkan perubahan bagi rakyat.

"Saya datang membawa energi baru, semangat digitalisasi, dan idealisme anak muda. Sudah waktunya generasi saya mengambil bagian dalam meja pengambilan keputusan," ujarnya.

Bagi Abraham, tantangan utama yang dihadapi generasi muda hari ini bukan sekadar persoalan teknis, tetapi menyangkut hak atas masa depan yang lebih pasti dan berkeadilan.

"Pendidikan yang relevan, biaya hidup yang manusiawi, kesehatan mental, serta ekosistem ekonomi kreatif yang benar-benar hidup merupakan kebutuhan dasar Gen Z. Di saat yang sama, literasi digital dan keamanan ruang daring harus menjadi agenda perjuangan bersama," ucapnya.

Ia menyatakan optimisme bahwa partisipasi politik anak muda akan meningkat drastis dalam lima hingga sepuluh tahun mendatang.

"Pemilih muda tidak boleh lagi menjadi objek politik. Saya yakin Gen Z dan Gen Alfa akan tampil sebagai subjek yang menentukan arah bangsa—baik di legislatif, eksekutif, maupun ruang-ruang inovasi kebijakan," katanya. (Reno)

PWI Pusat Terbitkan Edaran Rangkap Jabatan, Perpanjangan KTA dan Donasi Kemanusiaan Bencana Sumatera

By On Jumat, Desember 12, 2025

Sekjen PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menerbitkan tiga Surat Edaran (SE) untuk seluruh anggota se-Indonesia, yakni SE tentang Rangkap Jabatan di PWI, SE tentang Perpanjangan KTA PWI, dan SE tentang Donasi Kemanusian Bencana Sumatera.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang mengatakan, khusus SE PWI tentang Rangkap Jabatan Nomor: 449/PWI-P/LXXIX/XII/2025 untuk menegaskan agar semua pengurus PWI Kabupaten/Kota, PWI Provinsi dan PWI Pusat agar mematuhi ketentuan Peraturan Dasar PWI Pasal 28 ayat 2, yang intinya larangan rangkap jabatan di struktur PWI. 

"Pengurus dilarang merangkap jabatan, misalnya pengurus PWI Pusat sekaligus merangkap pengurus PWI Provinsi. Atau pengurus PWI Kabupaten/Kota merangkap jabatan sebagai pengurus PWI Provinsi atau PWI Pusat. Tetapi tetap diperkenankan bila diamanahkan sebagai pengurus Forum Wartawan atau pengurus di konstituen Dewan Pers yang bukan organisasi wartawan, misalnya di SPS, SMSI, JMSI atau AMSI," jelas Zulmansyah, Jumat, 12 Desember 2025.

Berikutnya SE PWI tentang Perpanjangan KTA PWI Nomor: 462/PWI-P/LXXIX/XII/2025 merupakan keputusan Rapat Pleno PWI Pusat yang dipimpin langsung Ketua Umum Akhmad Munir pada 5 Desember lalu, yang salah satu keputusannya adalah memberikan diskresi kepada anggota PWI se-Indonesia yang KTA-nya habis masa berlakunya di 2023 dan 2024 untuk memperpanjang melalui mekanisme normal melalui PWI Provinsi.

"Artinya, KTA yang habis masa berlaku di 2023, 2024, termasuk di 2025, silahkan diperpanjang masa berlakunya kepada PWI Pusat melalui PWI Provinsi dengan tetap melampirkan persyratan sebagaimana diatur di PD PRT PWI," kata Zulmansyah mengimbau.

Diskresi perpanjangan masa berlaku KTA PWI biasa ini dibuka PWI Pusat sejak sekarang sampai Februari 2026 akan datang. Bila kesempatan ini tidak dimanfaatkan, maka KTA biasa yang sudah mati, tidak dapat diperpanjang kembali dan status anggota kembali mengulang muda setelah mengikuti OKK (Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian).

Terakhir SE PWI tentang Donasi Kemanusiaan adalah wujud perhatian dan kepedulian PWI Pusat menyikapi bencana banjir Sumatera yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

PWI Pusat melalui PWI Peduli telah membuka donasi kemanusian melalui Rekening BRI KCP Lemhanas dengan Nomor Rekening: 059601000155307 atas nama PWI dan mengimbau semua anggota PWI se-Indonesia untuk berpartisipasi memberikan donasi.

"Donasi yang terkumpul tersebut nantinya akan disalurkan ke lokasi bencana setelah kondisi darurat selesai. Mari kita semua anggota PWI bersama-sama berdonasi untuk membantu dan meringankan saudara-saudara kita yang terkena bencana banjir Sumatera," ajak Zulmansyah. (Reno)

Ka Kanwil Ditjenpas Banten Pimpin Program Pembinaan Kepribadian di Lapas Serang

By On Jumat, Desember 12, 2025

 


Serang, KabarViral79.Com – Kepala Kantor Wilayah (Ka Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Banten, Muhammad Alisyeh Bana, memimpin program pembinaan kepribadian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang pada hari Kamis, 11 Desember 2025, pukul 18:30 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Lapas Serang, Riko Stiven, dan jajaran pejabat manajerial Lapas Serang, bertempat di Blok Hunian Lapas Serang. 

Program pembinaan kepribadian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kepribadian warga binaan Lapas Serang, sehingga mereka dapat menjadi individu yang lebih baik dan siap untuk kembali ke masyarakat. Muhammad Alisyeh Bana memberikan pengarahan dan motivasi kepada warga binaan untuk selalu berbuat baik dan menjalani hidup dengan positif.

“Kami ingin warga binaan Lapas Serang dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperbaiki diri dan menjadi lebih baik. Kami juga ingin warga binaan dapat menjadi contoh bagi masyarakat dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara,” kata Muhammad Alisyeh Bana.

Kegiatan ini juga diisi dengan diskusi dan tanya jawab antara warga binaan dan Muhammad Alisyeh Bana, serta pemberian motivasi dan inspirasi untuk meningkatkan semangat dan motivasi warga binaan.

Perayaan Tahun Baru 2026 di Tangerang: Fame Hotel Usung Tema Glam Rock 80-an

By On Jumat, Desember 12, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com - Menjelang pergantian tahun 2025 ke 2026, Fame Hotel Gading Serpong kembali menyiapkan perayaan malam tahun baru yang meriah. Tahun ini, hotel berkonsep pop culture tersebut mengangkat tema “The Ultimate Glam Rock New Year’s Celebration”, sebuah pesta yang menggabungkan nuansa glam rock era 80-an dengan pengalaman menginap serta makan malam eksklusif.

Tema tersebut dipilih untuk menghadirkan suasana berbeda bagi tamu yang ingin merayakan malam pergantian tahun dengan gaya yang lebih berkarakter. Dekorasi penuh warna, permainan lampu yang gemerlap, hingga elemen glam rock akan menjadi identitas utama acara yang dipersiapkan oleh manajemen hotel.

Paket Menginap dan Makan Malam

Dalam rangkaian acara tahun baru ini, Fame Hotel Gading Serpong menawarkan beberapa pilihan paket, mulai dari Early Bird hingga Best Published Rate, yang berlaku dari akhir Oktober hingga 31 Desember 2025. Paket tersebut mencakup kamar hotel, makan malam spesial, serta akses penuh ke seluruh rangkaian hiburan malam tahun baru.

Pada periode Early Bird yang berlangsung pada 25 Oktober–12 Desember 2025, tamu dapat menikmati harga khusus:

- Superior + Dinner: Rp999.999

- Deluxe + Dinner: Rp1.199.000

Setelah periode tersebut, mulai 13–31 Desember, hotel menerapkan harga Best Published dengan tarif:

- Superior + Dinner: Rp1.189.000

- Deluxe + Dinner: Rp1.359.000

Bagi tamu yang hanya ingin menikmati malam perayaan tanpa menginap, pihak hotel juga menyediakan opsi Dinner Only seharga Rp210.000.

Hiburan Lengkap dan Pengalaman Berkesan

Malam pergantian tahun akan diisi dengan berbagai hiburan, mulai dari live entertainment, permainan interaktif, kompetisi ringan, hingga pembagian doorprize. Suasana glam rock era 80-an akan menjadi pusat perhatian lewat dekorasi tematik dan pertunjukan panggung yang dirancang khusus untuk memberikan kesan meriah dan penuh energi.

"Konsep glam rock ini kami hadirkan untuk memberikan tamu sebuah pengalaman berbeda dalam merayakan pergantian tahun. Fun, penuh warna, dan pastinya memorable," ujar Asst. Director of Sales Fame Hotel Gading Serpong, Intan Chairani saat menggelar Media Gathering bersama wartawan dan influencer, Jumat, 12 Desember 2025.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para tamu, hotel juga menyiapkan grandprize dengan total hadiah hingga Rp3,5 juta, yang akan dibagikan kepada peserta yang beruntung menjelang detik-detik pergantian tahun.

Fame Hotel dan Tradisi Perayaan Tahun Baru

Fame Hotel Gading Serpong dikenal rutin menghadirkan konsep unik dalam setiap perayaan tahun baru. Mengusung karakteristik pop culture, hotel ini kerap mengangkat tema-tema berani dan ikonik untuk memberikan pengalaman hiburan yang berbeda dari hotel-hotel lain di kawasan Tangerang.

Dengan konsep glam rock di penghujung 2025, hotel berharap dapat terus memperkuat citra sebagai destinasi staycation sekaligus hiburan keluarga dan kaum muda yang mencari pengalaman malam tahun baru yang kreatif dan berkesan. (Reno)

Advokat Basuki Serahkan Memori Banding di PN Serang, Menduga Ada Kekeliruan Putusan dan Jelaskan Keberadaan Pelaku Lain

By On Jumat, Desember 12, 2025


SERANG, KabarViral79.Com - Terdakwa Ahmad Albu Khori melalui kuasa hukumnya Advokat Basuki SH MH MM, mengajukan memori banding secara resmi yang diserahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Serang, pada Jumat, 12 Desember 2025, menduga adanya kekeliruan fatal dalam putusan hakim.

Peradilan Umum (Perdata dan Pidana): Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung No. 663 K/Sip/1971 dan No. 3135 K/PDT/1983, pengajuan memori banding bukan syarat formil untuk mengajukan banding, namun merupakan hak bagi pemohon untuk memperkuat keberatannya.

Basuki mengungkapkan kekecewaannya terhadap putusan pengadilan yang dinilai mengabaikan fakta fakta saat proses sidang.

Basuki menyebut putusan dari Majelis Hakim PN Serang, seolah hanya menyalin isi dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tanpa mempertimbangkan bukti krusial yang diajukan Penasehat Hukum Terdakwa.

Bukti lain tersebut adalah pengakuan dari seorang pria berinisial YM (34) mengaku sebagai pelaku sebenarnya. Basuki menceritakan ironi yang terjadi dalam proses hukum yang dialami kliennya.

YM mengaku sebagai pelaku tersebut sebenarnya sempat mendatangi SPKT Polda Banten untuk menyerahkan diri usai memberikan kesaksian di persidangan. 

Namun, niat penyerahan diri itu justru kandas. Basuki menyebut petugas Polisi Polda Banten menolak untuk memproses pengakuan YM tersebut dengan alasan harus menunggu putusan pengadilan.

Hal ini membuat posisi Terdakwa semakin terjepit hingga akhirnya divonis bersalah.

"Ironis memang, itu pelaku YM menyerahkan diri tapi tidak diterima. Petugas di Polda Banten menyampaikan menunggu putusan pengadilan. Pengadilan juga mengesampingkan fakta ini semuanya," jelas Basuki, kepada awak media.

Basuki menegaskan bahwa upaya banding ini bukan semata-mata membela klien secara membabi buta, melainkan untuk mendudukkan kebenaran. 

Basuki mempertanyakan logika hukum di mana seseorang yang sudah jelas-jelas mengaku sebagai pelaku justru dibiarkan bebas berkeliaran, sementara orang lain yang menyangkal mati-matian malah dihukum berat.

Basuki berharap PN Serang dapat memeriksa perkara ini dengan lebih jernih dan objektif.

"Enak enggak sih kalau kita curiga kepada seseorang, kemudian tiba-tiba orang lain nongol dan mengaku? Sebenarnya tinggal tindak lanjuti orang ini kan? Tapi ini jadi aneh dan unik," sindirnya.

Sebelumnya, Ahmad Albu Khori divonis 15 tahun penjara dan denda 1 miliar rupiah, subsider 3 bulan kurungan oleh Majelis Hakim PN Serang.

Ahmad Albu Khori dituduh mencabuli anak kandungnya sendiri yang berusia enam tahun. (Agus S)

Bank BRI KC Cut Mutiah Digugat PMH Oleh Advokat Basuki Atas Nama Kliennya

By On Jumat, Desember 12, 2025


JAKARTA SELATAN, KabarViral79.Com - Proses sidang lanjutan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang dilakukan PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Cut Mutiah Jakarta Pusat sebagai Tergugat I dan PT. Versakom Indonesia sebagai Tergugat II, terhadap Utami Mandira Atmadja sebagai Penggugat II, terkait dugaan pemalsuan dokumen sertipikat Hak Guna Bangunan (HGB) Nomor: 345 Guntur, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu, 10 Desember 2025.

Saksi fakta dan ahli yang menerangkan ihwal penggunaan sertipikat milik Penggugat II secara sepihak (unilateral) untuk dijadikan objek jaminan dalam akta persetujuan membuka kredit modal kerja Nomor: 105 pada 20 Juni 2017 tanpa sepengetahuan Penggugat II.

Penasehat Hukum Penggugat II, Advokat Basuki SH MH MM mengatakan, kliennya tidak pernah memberikan persetujuan, hadir dan menandatangani akta tersebut.

"Hingga saat ini, Tergugat I masih menguasai sertipikat tersebut tanpa adanya dasar hukum yang sah, karena tidak pernah dilakukan akta pemberian hak tanggungan atas nama Penggugat II," ujarnya.

Menurut Basuki, pihak penggugat juga bukan debitur, bukan penjamin dan bukan pihak dalam perjanjian kredit tersebut.

"Tidak terdapat hubungan yang sah antara klien Ä·ami dan Tergugat I, sehingga penguasaan sertipikat oleh Tergugat I merupakan tindakan melawan hukum yang menimbulkan kerugian materiil maupun immateril terhadap klien kami," ujarnya.

Perkara gugatan PMH ini berawal ketika Tergugat II kekurangan agunan, mengajukan pinjaman modal ke Bank BRI KC Cut Mutiah. Tergugat II meminta agar sertipikat milik klien Rudi dan Utami Mandira Atmadja dipinjam dan dijadikan jaminan utang.

Namun, Rudi tidak pernah sepakat untuk meminjamkan sertipikat maupun menandatangani dokumen perjanjian. Meski begitu, sertipikat mereka kini berada dalam penguasaan pihak Bank BRI KC Cut Mutiah.

"Salah satu bukti yang kami ajukan adalah perikatan perjanjian antara Bank BRI KC Cut Mutiah dan PT. Versakom Indonesia. Dokumen itu mencantumkan seolah-olah klien kami hadir pada saat penandatanganan. Faktanya, klien kami tidak pernah hadir dan tidak pernah menandatangani apa pun," ungkapnya.

Basuki menegaskan bahwa kewajiban pembayaran hutang melekat pada pihak yang membuat perjanjian, yakni PT. Versakom Indonesia sebagai penerima pinjaman.

Oleh sebab itu, Basuki meminta agar Bank BRI KC Cut Mutiah mengembalikan dokumen milik klien yang tidak pernah memberikan persetujuan.

"Klien kami tidak pernah hadir, tidak pernah tanda tangan, dan tidak pernah setuju. Sertipikat itu harus dikembalikan kepada penggugat. Kami berharap proses hukum terus berjalan objektif tanpa merugikan pihak yang tidak terlibat. Yang hak adalah hak. Yang bukan hak wajib dikembalikan,” tutupnya. (Agus S)

Rahmad Saleh, Pelukis asal Danau Ranau, Ogan Komering Ulu Selatan yang Menggemparkan dunia WhatsApp

By On Jumat, Desember 12, 2025



Oku Selatan, KabarViral79.Com – Dunia seni lukis Indonesia kembali dibuat terkesima oleh bakat luar biasa dari seorang putra daerah. Rahmad Saleh, seorang pelukis berbakat yang berasal dari Simpang Sender, Danau Ranau, Kabupaten Ogan Komering Ulu (Oku) Selatan, kini menjadi sorotan berkat karya-karyanya yang menampilkan proporsionalitas ide dan keindahan visual yang memukau, Jum’at, 12 Desember 2025.

Rahmad Saleh tidak hanya sekadar melukis; ia mentransformasikan gagasan dan filosofinya ke atas kanvas dan dinding dengan tingkat keahlian yang jarang ditemui. Pengamat seni memuji Rahmad Saleh karena kemampuannya yang begitu proporsional dalam meramu dan menuangkan ide-ide kompleks menjadi bentuk lukisan yang utuh dan bernilai estetika tinggi.

“Lukisan-lukisan Rahmad Saleh bukan hanya indah dipandang, tetapi juga kaya makna. Ia memiliki keahlian langka dalam menyalurkan ide-ide yang paling abstrak sekalipun ke dalam komposisi visual yang sempurna. Setiap goresan kuasnya terasa terukur dan penuh perhitungan,” ujar seorang kritikus seni yang meminta namanya dirahasiakan.

Lukisan-lukisan indah hasil tangan dingin Rahmad Saleh ini diharapkan dapat membawa nama baik Oku Selatan dan Danau Ranau ke kancah seni nasional maupun internasional. Kehadiran Rahmad Saleh adalah bukti nyata bahwa talenta seni terbaik dapat lahir dari mana saja di penjuru negeri, asalkan didukung oleh passion dan dedikasi yang mendalam.



Profil singkat Rahmad Saleh Ranau, ia Lahir di Simpang Sender Ranau, 15 Februari 1986, beliau, pernah bergiat di Kelompok Studi Seni, FKIP Universitas Lampung, divisi Seni Rupa dan Sastra, beberapa mengikuti pameran Lukisan di Bandar Lampung, 2006, 2007, 2008, dan 2010.

Di Dunia Teater, Rahmad dipercaya selaku Penata artistik untuk berbagai pementasan, UKMF KSS di Bandar Lampung dan Bandung, pada dunia Sastra, Rahmad Saleh Ranau, pernah meraih juara lomba cipta puisi Krakatau Award 2017, dengan judul “Hikayat Buang Tondjam” puisinya terpilih sebagai juara pertama.

Rahmad juga bergiat di Komunitas Berkat Yakin (KoBer) sebagai penata Artistik dibawah asuhan gurunya, Ari Pahala Hutabarat, pada pementasan, Rashomon di Taman Budaya, Lampung, Pekan Baru, Padang, dan Bengkulu, 2007, “Pinangan”, King Lear, Taman Ismail Marzuki Jakarta 2018, “Pilgrim”, “Nusantara Amnesia” Palembang, “Dayang Rindu”, Sutradara Ari Pahala Hutabarat.

Selain bergiat di dunia kesenian, Rahmad Saleh sering melakukan aktivitas di alam terbuka, seperti mendaki Pesagi, Seminung dan Bukit Barisan Selatan, yang kini ekosistemnya dirusak oleh oligarki dan masyarakat setempat.

Salah satu lukisannya di dinding klinik dr. Gilang Kasuma Putra, Simpang Sender ia beri tema “Pray For Sumatera” yang didedikasikan untuk warga yang terdampak banjir Sumatera, Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Rahmad berkisah “dulu nenek moyang kami, menjaga alam dengan Mitos, pantangan nebang pohon di hutan larangan, dan yang merusak “Ulutulung (mata air), karena takut kena tulah, dan di sana banyak penunggunya, sebangsa arwah , dan berbagai bangsa jin, yang dalam bahasa Ranau, daerah larangan disebut: Mesegik, artinya tempat yang angker, siapa yang melanggar pantangan akan dikucilkan warga dan mendapat kutukan berupa penyakit yang sukar untuk disembuhkan. (UD)



Anggota DPRD Lebak Apresiasi Polda Banten dan Pemerintah yang Peduli Cari Solusi Terhadap Penambang Rakyat

By On Jumat, Desember 12, 2025

Anggota DPRD Lebak dari Fraksi Partai Gerindra Samboja Uton Witono (Ama Dewan). 

SERANG, KabarViral79.Com - Anggota DPRD Lebak dari Fraksi Partai Gerindra, Samboja Uton Witono yang akrab disapa "Ama Dewan" mengapresiasi kepada pihak Aparat Penegak hukum (APH) Polda Banten dan pemerintah yang telah menggelar Focus Grup Discussion (FGD) Lintas Sektoral, di Hotel Ledian, Serang, pada Kamis, 11 Desember 2025.

Menurutnya, kegiatan FGD ini merupakan bentuk kepedulian dari pihak APH dan pemerintah untuk mencari solusi terhadap pertambangan rakyat, baik tambang emas maupun batu bara‎‎.

Baca juga: Polda Banten Gelar FGD, Jembatani Aspirasi Penambang Rakyat

"Saya selaku Anggota DPRD Kabupaten Lebak dari Komisi IV sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pihak Kepolisian Polda Banten dan pemerintah dengan adanya kegiatan FGD lintas sectoral ini. Semoga pemerintah bisa mengeluarian zin WIUP pertambangan rakyat, baik tambang emas maupun tambang batu bara, khususnya di Kabupaten Lebak," kata Samboja Uton Witono kepada media ini, Kamis, 11 Desember 2025.

Apalagi, lanjut Ama Dewan, dirinya salah satu Anggota Dewan yang peduli dan sering mendengungkan bagaimana caranya untuk mencari solusi, baik itu tambang emas maupun tambang batu bara bisa diakomodir oleh pemerintah demi kepentingan masyarakat. (Cup/Red)

Polda Banten Gelar FGD, Jembatani Aspirasi Penambang Rakyat

By On Jumat, Desember 12, 2025


SERANG, KabarViral79.Com - Kepolisian Daerah (Polda) Banten menggelar Focus Group Discussion (FGD) Lintas Sektoral, di Hotel Ledian, Serang, Kamis, 11 Desember 2025.

FGD yang mengusung tema "Penegakan Hukum dan Solusi Pertambangan Ilegal di Wilayah Hukum Polda Banten" itu menghadirkan narasumber dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Dirreskrimsus Polda Banten, dan Kementerian Kehutanan. 

‎‎Dalam paparannya, Dirreskrimsus Polda Banten, Kombes Pol Yudhis Wibisana mengatakan, aktifitas pertambangan rakyat terdapat di Kabupaten Lebak, tersebar di Kecamatan Cibeber, Cihara, Panggarangan, Bayah, Cilograng.

‎"Potensi tambang berupa emas dan batu bara. Hampir semuanya adalah tambang rakyat yang secara legalitas belum memiliki izin," ujar Kombes Pol Yudhis.

‎‎Untuk itu, kata Yudhis, FGD ini bisa menjadi pencerahan bagi para penambang untuk bisa menempuh perizinan agar aktifitasnya bisa mendapat kepastian hukum.

Narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten, ‎‎Andi, dalam paparannya mengatakan, kawasan hutan produksi bisa digunakan untuk kegiatan pertambangan dengan menempuh perizinan yang disyaratkan oleh pemerintah.

Menurutnya, p‎enggunaan kawasan hutan untuk pertambangan, selama perizinannya ditempuh, bisa perorangan maupun badan hukum Koperasi atau badan hukum lainnya.‎‎

"Untuk izin Pertambangan Rakyat Perorangan maksimal 5 Ha dan Koperasi 10 Ha," ujarnya.

‎‎Sementara, Nelianti Siregar dari Kementerian ESDM dalam paparannya mengatakan,  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten telah mengusulkan 30 blok untuk dijadikan Wilayah Pertambangan Rakyat.

"Penetapan WPR tinggal tanda tangan Menteri, 19 blok ada di Kabupaten Lebak dan 11 blok di Kabupaten Pandeglang. Mudah-mudahan ini menjadi solusi padi penambang rakyat yang selama ini belum ada payung hukumnya," jelas Nelianti‎‎.

Namun untuk WPR batu bara, kata Nelianti, pemerintah belum bisa memberikan peluang untuk menempuhnya, lantaran dalam UU No 3 Tahun 2020 tentang Minerba, pengurusan sektor energi tidak bisa diserahkan kepada masyarakat.‎‎

"Sektor tambang batu bara, bisa di tempuh perizinannya bukan melalui WPR tapi melalui WIUP," Ujar Nelianti.

Ketua Adat Kasepuhan Cisitu, ‎‎Abah Oyo mengatakan, masyarakat di wilayah Kecamatan Cibeber banyak yang melakukan aktifitas tambang di sela kegiatan bertani selesai.

‎‎Meski tak berizin, kata Abah Oyo, aktifitas ini bisa mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar. Dari hasil nambang, masyarakat bisa mencukupi kebutuhan hidup, baik sandang, pangan dan papan.

‎‎"Kami berharap, pemerintah bisa mengakomodir kepentingan masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari tambang rakyat," ujar Abah Oyo.

‎‎Senada dikatakan Asep Pahrudin, Tokoh Pemuda Lebak Selatan ini mengungkapkan, aktifitas tambang rakyat, baik emas maupun batu bara, menopang perekonomian masyarakat.

"Saya apresiasi kegiatan FGD yang diprakarsai oleh Polda Banten. Kegiatan ini harus sering dilakukan dan diinisasi oleh pemerintah, sebagai upaya pembinaan dan penyuluhan bagi masyarakat penambang," ujar Asep‎‎.

Menurut Asep, tambang rakyat di Lebak Selatan hanya menggunakan alat sederhana, dan tidak menggunakan alat berat. Pendapatannya pun hanya sebatas untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat‎.

"Mereka menambang untuk kebutuhan perut, bukan untuk gaya hidup yang glamor, karena produksi yang dihasilkannya pun tidak seberapa," ujarnya.

‎‎Untuk itu, Asep berharap, agar pemerintah bisa memberikan ruang yang luas bagi masyarakat untuk mengakses sumberdaya alam seluas luasnya. ‎‎(Cup/red)‎

Dukung Ketahanan Pangan, Kapolsek Panggarangan Panen Jagung Hibrida di Desa Situregen

By On Jumat, Desember 12, 2025


LEBAK, KabarViral79.Com Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Kapolsek Panggarangan, Iptu Acep Komarudin SH bersama petani memanen jagung hibrida di Blok Nagrak, Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten.

Kapolsek Panggarangan, Iptu Acep Komarudin mengatakan, hasil panen jagung jenis hibrida tersebut mencapai 2,2 ton dari hasil tanam pada akhir bulan Agustus 2025 dengan luas lahan tiga per empat hectare.

"Alhamdulilah meski luas lahan yang ditanami hanya tiga per empat hektare, tapi hasilnya sangat maksimal, yakni 2,2 ton," kata Iptu Acep Komarudin, Kamis, 11 Desember 2025.


Menurutnya, penanaman jagung hibrida tersebut akan ditingkatkan untuk mendukung program Presiden Prabowo dalam mendukung ketahanan pangan.

"Kami berharap, program penanaman jagung ini mendapat dukungan dari semua pihak, mengingat keterbatasan anggaran demi mendukung program Asta Cita, baik yang di wilayah Kecamatan Panggarangan, maupun Kecamatan Cihara," pungkasnya. (Cup)

Video: Mobil MBG Tabrak Siswa SD di Cilincing, Rano Karno: Tak Ada Korban Jiwa

By On Jumat, Desember 12, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan, tak ada korban jiwa dalam insiden mobil pengangkut makanan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) menabrak siswa di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis, 11 Desember 2025.

Hal itu disampaikan Rano Karno saat mengunjungi korban di Rumah Sakit (RS) Koja, Jakarta Utara.

Ia menyebut, ada sebanyak 21 korban luka akibat kecelakaan mobil itu.

Dari 21 korban, lima orang masih dirawat di RS Koja dan sisanya dirawat di RS Cilincing

Kemudian, ada satu siswa yang mengalami luka pada bagian wajah dan harus menjalani operasi. (*/red)

Tarif Sungai yang Mencekik: Ketika Bantuan Bencana Harus Membayar Lebih Mahal dari Derita

By On Kamis, Desember 11, 2025

Aktifitas boat Penyebarangan warga di Jembatan Kutablang, Bireuen, Aceh, pasca banjir bandang menuai protes warga, sebab jasa penyeberangan itu telah terjadi pungutan uang jasa yang tidak sesuai sama sekali. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Sungai yang seharusnya menjadi pintu harapan bagi warga terisolasi banjir bandang di Kutablang, Kabupaten Bireuen, Aceh, justru berubah menjadi jalur penuh luka bagi para relawan.

Alih-alih menjadi ruang solidaritas, penyeberangan darurat di kawasan Kuta Blang dituding menjadi ladang bisnis yang memberatkan, bahkan menyakiti nurani.

Keluhan itu datang bertubi-tubi dari relawan yang setiap hari berjibaku mengirimkan bantuan ke desa-desa yang terputus aksesnya akibat banjir dan longsor.

Di balik senyum dan peluh mereka yang menyusuri jalan rusak dan jalur licin, tersimpan kekecewaan mendalam terhadap tarif “tak masuk akal” yang dipungut oleh pihak yang disebut sebagai ‘Harlan’ dan sejumlah pemilik boat penyeberangan.

Bantuan Kemanusiaan yang Dihalang Biaya Tak Wajar

Kamis, 11 Desember 2025, sejumlah relawan menyampaikan keluhannya kepada wartawan. Mereka menilai pemerintah daerah dan aparat keamanan seolah tutup mata, membiarkan pungutan tak wajar itu berlangsung di tengah situasi krisis. Hal itu juga dikeluhkan relawan lain di beberapa titik lainnya di Bireuen.

Di antara relawan itu, terdapat seorang pejuang kemanusiaan yang telah menghabiskan bertahun-tahun hidupnya di tengah konflik dan derita masyarakat Aceh.

Ia datang membawa bantuan bersama dua rekannya: beras, mie instan, dan air mineral barang sederhana namun sangat dibutuhkan ratusan keluarga yang diisolasi bencana di seberang sungai.

Aktifitas boat Penyebarangan warga di Jembatan Kutablang, Bireuen, Aceh, pasca banjir bandang menuai protes warga, sebab jasa penyeberangan itu telah terjadi pungutan uang jasa yang tidak sesuai sama sekali. 

Perjalanan panjang telah mereka tempuh, melewati rumah-rumah terendam lumpur, warga yang letih menunggu bantuan, hingga jalan yang patah diterjang arus. Namun saat tiba di penyeberangan darurat Kutablang, hatinya terguncang.

"Rp 2 juta untuk bongkar, Rp 5 juta untuk menyeberang, dan Rp 2 juta lagi untuk bongkar di seberang. Total Rp 9 juta. Untuk bantuan, bukan untuk dagangan," ungkapnya dengan nada getir.

Bagi relawan, angka itu lebih mahal dari nilai bantuan yang mereka bawa.

"Kami bukan mencari untung. Kami datang membawa harapan," tuturnya.

Camat Pun Ikut Menjadi Korban

Tak hanya relawan, pejabat pemerintah pun merasakan getirnya pungutan tersebut.

Camat Kutablang, Erizal mengaku harus merogoh kocek hingga Rp 6 juta untuk menyeberangkan bantuan resmi pemerintah ke lokasi terdampak.

Ia sudah mengimbau. Ia sudah menegur. Namun semua itu berbuah sunyi.

"Diam menjadi jawaban sehari-hari," ucapnya.

Kisah serupa dilaporkan terjadi pula di kawasan penyeberangan darurat lainnya tempat warga dan relawan menduga adanya praktik serupa.

Secercah Cahaya: Boat Karet Gratis

Di tengah kekecewaan itu, sebuah kabar baik muncul. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan akhirnya menyediakan boat karet gratis untuk menyeberangkan warga, logistik, dan barang kebutuhan mendesak.

Upaya ini cukup melegakan, namun bagi banyak relawan, luka akibat pungutan mencekik itu belum sepenuhnya terhapus.

"Ini soal kemanusiaan. Jangan bebankan krisis kepada mereka yang sedang membantu," ujar seorang relawan lain.

Citra Daerah Dipertaruhkan

Masyarakat berharap, praktik pungutan liar di jalur penyeberangan darurat segera dihentikan. Bupati Bireuen, H Mukhlis dan Polres Bireuen didesak turun tangan langsung, memastikan jalur-jalur evakuasi dan distribusi bantuan bebas dari tindakan yang merusak citra daerah dan melukai rasa keadilan publik.

Di tengah bencana, harapan warga sederhana: jalan dibuka, bantuan sampai, dan kemanusiaan kembali pulih ke tempatnya.

Karena di saat air bah menenggelamkan tanah, yang seharusnya tetap mengapung adalah solidaritas bukan harga tarif penyeberangan. (Joniful Bahri)

Harkodia 2025, Pemkab Tangerang Mantapkan Langkah Jadi Daerah Percontohan Integritas

By On Kamis, Desember 11, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Tangerang memantapkan langkah menjadi daerah percontohan integritas bertepatan dengan Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Harkodia) tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2025.

Pemkab Tangerang berkomitmen untuk meneguhkan transformasi pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

Dengan mengusung tema “Satukan Aksi Basmi Korupsi”, Kabupaten Tangerang menunjukkan keseriusannya menjadi daerah yang menjadikan integritas sebagai fondasi pembangunan.

Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa HAKORDIA bukan sekadar peringatan kalender tahunan. Peringatan ini, ujarnya, adalah momen dunia untuk mengerahkan kekuatan bersama melawan musuh global, yaitu korupsi.

Ia mengingatkan kembali sejarah HAKORDIA yang lahir dari Konvensi PBB Melawan Korupsi (UNCAC) di Merida, Meksiko, tahun 2003. Indonesia menegaskan komitmennya melalui ratifikasi UNCAC pada 2006, yang kemudian menjadi landasan bagi perbaikan tata kelola.

"Sejak itu, setiap tahun kita berdiri di sini bukan hanya untuk seremonial, tetapi memperbarui janji kita kepada ibu pertiwi bahwa Indonesia harus bebas dari korupsi," seru Bupati Maesyal di Lemo Hotel Serpong, Tangerang, Kamis, 11 Desember 2025.

Kabupaten Tangerang, katanya, juga telah memasuki era baru antikorupsi, dari kegiatan simbolis menjadi transformasi sistemik. Transformasi tata kelola yang selama ini berjalan, mulai dari meningkatnya capaian Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MSCP) KPK, kolaborasi erat dengan lembaga penegak hukum seperti Kejaksaan dan Kepolisian, hingga digitalisasi layanan publik yang mempersempit ruang pungli.

Penguatan pengawasan internal juga terus dilakukan melalui optimalisasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan perluasan pembangunan Zona Integritas di berbagai perangkat daerah.

"Inilah evolusi semangat antikorupsi kita: dari seremoni menjadi substansi, dari wacana menjadi budaya kerja," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Inspektur Kabupaten Tangerang Tini Wartini menyampaikan bahwa Harkodia bertujuan membangun kesadaran kolektif mengenai bahaya korupsi sekaligus memperkuat komitmen pemerintah, aparat penegak hukum, sektor swasta, dan masyarakat dalam menanamkan budaya etika serta akuntabilitas. 

Peringatan ini bukan hanya menyasar ASN, tapi juga dunia pendidikan dan masyarakat umum agar tercipta lingkungan sosial yang menolak korupsi dalam bentuk apa pun.

Adapun Harkodia 2025 Kabupaten Tangerang yang digelar sepanjang November-Desember turut melaksanakan berbagai kegiatan edukatif dan kampanye publik.

Mulai dari Lomba Karya Tulis & Poster Digital, Kampanye Publik di Radio, hingga Puncak Acara dengan talkshow bertema “Satukan Aksi Basmi Korupsi untuk Tangerang Semakin Gemilang”.

Sebagai bentuk apresiasi atas komitmen menjaga integritas, Pemkab Tangerang juga memberikan penghargaan kepada Desa Legok (Kecamatan Legok) sebagai Desa Percontohan Antikorupsi oleh Gubernur Banten, BLUD Puskesmas Tigaraksa memperoleh Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari KemenPAN-RB, dan RSUD Balaraja yang konsisten membangun Zona Integritas menuju WBK dan WBBM.

Bupati Maesyal kembali menambahkan, Peringatan Harkodia 2025 bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi tonggak konsolidasi komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan dipercaya masyarakat.

"Mari kita jadikan Kabupaten Tangerang sebagai contoh daerah yang berintegritas, berinovasi, dan berkomitmen terhadap pemberantasan korupsi. Dari Kabupaten Tangerang untuk Indonesia berintegritas," katanya.

Peringatan yang berlangsung pada 11 Desember ini dihadiri ratusan peserta dari berbagai unsur, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), penggiat pendidikan antikorupsi, kepala desa, penyuluh PAKSI, hingga aparat penegak hukum. Total peserta tercatat mencapai 213 orang, termasuk pemenang lomba, narasumber, dan pimpin daerah. (Reno)

FSI Fraksi PKB Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang dan Langsa

By On Kamis, Desember 11, 2025

FSI Anggota DPR RI Fraksi PKB menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di Aceh Tamiang dan Kota Langsa

ACEH TAMIANG, KabarViral79.Com - Forum Silaturrahmi Istri (FSI) Anggota DPR RI Fraksi PKB menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tamiang dan Kota Langsa.

Penyaluran bantuan berlangsung sejak Selasa, 09 Desember 2025 kemarin dan hingga hari ini masih terus berlanjut.

FSI DPR RI Fraksi PKB Aceh yang dipimpin oleh Hj Faridah Adam, istri dari Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan M. Daud (HRD), juga membuka posko bantuan di dua daerah tersebut.

Keberadaan posko dimaksudkan untuk mempermudah pendataan korban sekaligus memastikan distribusi bantuan berjalan cepat dan tepat sasaran.

Berbagai kebutuhan mendesak seperti sembako, air bersih, obat-obatan, pakaian, selimut, biskuit, serta perlengkapan harian disalurkan langsung oleh tim FSI bersama relawan PKB. HRD turut mendampingi penyaluran bantuan tersebut.

Kepada wartawan, Kamis, 11 Desember 2025, Hj Faridah Adam menyampaikan rasa prihatin atas bencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Ia mengatakan, Aceh menjadi salah satu daerah yang mengalami dampak terparah akibat banjir dan longsor.

FSI Anggota DPR RI Fraksi PKB menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di Aceh Tamiang dan Kota Langsa. 

"Bahkan saudara-saudara kita di dataran tinggi Gayo hingga kini masih terisolir karena akses jalan darat terputus. Alhamdulillah, Pak HRD sudah mengirim bantuan melalui jalur udara ke Bandara Rembele Bener Meriah," ujar Faridah.

Ia turut menceritakan bagaimana tim FSI Fraksi PKB harus menempuh jalur darat yang sulit, menyeberangi sungai menggunakan boat getek karena jembatan terputus dan akses jalan tertimbun longsor.

"FSI Fraksi PKB turun langsung ke lokasi untuk memastikan setiap bantuan sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan," ujarnya.

Faridah juga menyampaikan doa dan harapannya untuk seluruh warga terdampak

"Kita semua berduka atas musibah ini. Semoga seluruh masyarakat yang terkena dampak diberikan ketabahan dan kesabaran," tutupnya. (Joniful Bahri)