-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Organisasi Media Online Indonesia (MOI) Bangun Ekosistem Pers Terbesar Tanpa Ketergantungan Pemerintah

By On Rabu, Desember 31, 2025

 


Jakarta, KabarViral79.Com – Organisasi Media Online Indonesia (MOI) kini kian diperhitungkan sebagai organisasi perusahaan pers terkuat di Indonesia.

Dengan struktur organisasi yang solid, kepemimpinan tokoh pers nasional, serta kemandirian finansial yang kuat, MOI menjelma menjadi kekuatan besar dalam ekosistem media nasional.

MOI dipimpin oleh dua tokoh pers nasional, Rudi Sembiring Meliala dan H.M. Jusuf Risal, yang dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam dunia jurnalistik dan organisasi pers.

Di bawah kepemimpinan keduanya, MOI berkembang pesat dan mampu membangun jaringan media yang luas serta terintegrasi di berbagai daerah Indonesia.

Keunggulan MOI terletak pada kekuatan organisasinya yang tidak hanya terpusat di tingkat nasional, tetapi juga diperkuat oleh organisasi sayap seperti PWMOI (Pengurus Wilayah Media Online Indonesia) yang tersebar di berbagai provinsi.

Keberadaan PWMOI membuat MOI memiliki daya jangkau yang luas sekaligus memperkuat konsolidasi perusahaan pers di daerah.

Selain itu, MOI juga membentuk sejumlah lembaga strategis untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme anggotanya.

MOI Institute hadir sebagai lembaga pengembangan sumber daya manusia pers melalui pendidikan, pelatihan, dan riset media.

Sementara itu, Dewan Pers MOI berperan dalam menjaga etika, kualitas, serta marwah jurnalistik di lingkungan organisasi.

Keunikan lain MOI adalah kepemilikan media arus utama (mainstream) di dalam tubuh organisasinya.

Media-media tersebut dinilai memiliki kualitas, jangkauan, dan pengaruh yang tidak kalah dengan media mainstream di luar MOI, sehingga memperkuat posisi organisasi ini dalam peta pers nasional.

Berbeda dengan banyak organisasi pers lainnya, MOI disebut sebagai satu-satunya organisasi pers yang independen secara murni, karena mampu membangun dan menggerakkan kekuatan organisasinya dengan pendanaan mandiri, tanpa ketergantungan pada pemerintah maupun lembaga eksternal lainnya.

Kemandirian ini menjadi fondasi kuat bagi MOI dalam menjaga kebebasan pers dan independensi redaksional anggotanya.

Dengan struktur organisasi yang lengkap, kepemimpinan berpengalaman, media mainstream internal, serta kemandirian finansial, MOI dinilai sebagai lembaga pers dengan kekuatan terbesar di Indonesia saat ini.

Kehadiran MOI tidak hanya memperkuat posisi media online nasional, tetapi juga menjadi pilar penting dalam menjaga profesionalisme dan keberlanjutan pers Indonesia di tengah tantangan era digital.

Launching Pantai Komando Desa Bayah Barat Tampilkan Beragam Kegiatan dari Berbagai Komunitas

By On Rabu, Desember 31, 2025

 


Lebak, KabarViral79.Com – Grand Opening Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Komando dalam rangka launching atau gunting pita Pantai Komando diisi dengan beragam pertunjukan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 31 Desember 2025.

Pantai Komando merupakan salah satu objek wisata yang terletak di Kampung Cikumpay, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Acara launching Pantai Komando tersebut dihadiri oleh Muspika Kecamatan Bayah serta berbagai komunitas, di antaranya Komunitas Goes Sehati, Gelas, Kelompok Senam Jantung Sehat, serta tamu undangan lainnya.

Ketua Panitia, Ujang Sunandar Sunarko yang akrab disapa Uje, mengatakan bahwa acara Grand Opening Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Komando dalam rangka launching Pantai Komando berjalan dengan lancar dan meriah.

“Alhamdulillah acara gunting pita Pantai Komando dihadiri oleh instansi/Muspika Kecamatan Bayah dan berbagai komunitas serta tamu undangan lainnya, sehingga dapat berjalan dengan meriah,” kata Ujang Sunandar Sunarko (Uje).

Uje juga menyampaikan bahwa acara Grand Opening Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Komando ini sekaligus dirangkaikan dengan perayaan hari ulang tahun (HUT) pernikahan Owner Pantai Komando, yaitu Bapak Serma Kosasih dan Hj. Ana Nurhasanah yang ke-12.



“Adapun rangkaian kegiatan ini, Owner juga menghadirkan beragam kegiatan, seperti lomba senam jantung sehat, pencak silat, serta hiburan band reggae,” ujarnya.

Meski Pantai Komando masih dalam tahap pengembangan, Uje berharap pengerjaannya dapat segera selesai agar terlihat lebih indah. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat pantai.

“Karena pantai itu bukan hanya untuk dinikmati, tetapi juga harus dirawat,” ungkapnya.

Sementara itu, Owner Pantai Komando, Ibu Hj. Ana Nurhasanah, menuturkan bahwa pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Saya beserta keluarga mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah mendukung acara launching Pantai Komando ini,” kata Ana Nurhasanah. (Cup)

Gubernur Andra Soni Salurkan Bantuan Kemanusiaan dari PGRI Rp 1 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera

By On Rabu, Desember 31, 2025

Penyerahan bantuan oleh Ketua PGRI Provinsi Banten, Jamaluddin kepada Gubernur Banten Andra Soni, di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa, 30 Desember 2025. 

SERANG, KabarViral79.ComGubernur Banten, Andra Soni menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp 1 miliar dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Banten.

Bantuan itu ditujukan bagi korban bencana alam yang melanda wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ketua PGRI Provinsi Banten, Jamaluddin, kepada Gubernur Banten Andra Soni di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa, 30 Desember 2025.

Acara tersebut turut disaksikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, M Luthfi.

Gubernur Andra Soni mengapresiasi tingginya rasa solidaritas dan kepedulian anggota PGRI Banten terhadap sesama anak bangsa yang sedang tertimpa musibah.

Ia memastikan, dana yang dititipkan akan dikelola secara transparan melalui jalur resmi pemerintah daerah.

“Bantuan ini akan disalurkan melalui BPBD Provinsi Banten. Tujuannya agar distribusi bantuan terkoordinasi dengan baik, tepat sasaran, dan tepat manfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan di daerah terdampak,” ujar Andra Soni.

Sementara itu, Ketua PGRI Provinsi Banten, Jamaluddin yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjelaskan, total dana yang berhasil dihimpun dari pengurus PGRI tingkat Kabupaten, Kota, hingga Provinsi mencapai Rp 1,3 miliar.

“Sebesar Rp 1 miliar kami serahkan melalui Pemprov Banten untuk masyarakat umum korban bencana. Sisanya, yakni Rp 300 juta, kami salurkan melalui PGRI Pusat khusus untuk membantu rekan-rekan guru di lokasi bencana yang turut terdampak,” jelas Jamaluddin.

Dukungan untuk Program Sekolah Gratis

Selain membahas penanganan bencana, dalam kesempatan tersebut Gubernur Andra Soni juga mengajak PGRI untuk memperkuat sinergi dalam menyukseskan program Sekolah Gratis.

Program prioritas Pemprov Banten ini diketahui telah memasuki tahun pertama pelaksanaannya.

Andra Soni menekankan, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan sangat krusial untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat regulasi program tersebut agar dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Ke depan, program ini harus memiliki landasan hukum yang kuat melalui Peraturan Daerah (Perda). Kami juga menargetkan cakupannya dapat diperluas hingga menjangkau sekolah-sekolah berbasis agama,” tegasnya.

Menanggapi arahan tersebut, Jamaluddin menyatakan bahwa PGRI Provinsi Banten mendukung penuh kebijakan Sekolah Gratis.

Menurutnya, program ini merupakan langkah strategis untuk memeratakan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat di Banten.

“Pada prinsipnya, kami pasti akan mendukung penuh program tersebut demi kemajuan pendidikan di Banten,” pungkasnya. (*/red)

Jelang Ramadan, Mualem Usul Impor Daging Sapi untuk Warga Aceh

By On Rabu, Desember 31, 2025

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem saat Rakor Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI bersama Kementerian/Lembaga dan Kepala Daerah, di Banda Aceh, Selasa, 30 Desember 2025. 

JAKARTA, KabarViral79.Com Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem mengusulkan pemerintah pusat untuk mengimpor sapi demi kebutuhan daging di Aceh menjelang Ramadan.

Mualem mengatakan, harga daging sapi di Aceh diprediksi akan melonjak naik akibat bencana yang melanda kawasan tersebut.

Hal itu disampaikan Mualem dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR, dengan Kementerian Lembaga dan Kepala Daerah, di Aceh, Selasa, 30 Desember 2025.

Mualem meminta pemerintah memberi perhatian khusus kepada Aceh menjelang Ramadan.

"Sebentar lagi kita menjelang Ramadan, Pak. Jadi Aceh kalau tidak meugang, tidak meugang daging rasanya Ramadan tidak sah, Pak, seperti itu," ujar Mualem.

Mualem mengatakan, harga daging sapi di Aceh pada hari normal tembus Rp 200 ribu per kilogram.

Dia mengaku khawatir harga dapat melonjak naik akibat banyaknya ternak yang menjadi korban banjir.

"Jadi harga daging yang termahal di Aceh, se-Indonesia di Aceh, Pak. Hari-hari biasa sampai Rp 200 ribu per kilo, Pak. Mungkin dengan keadaan ini sampai Rp 300 ribu, karena banyak ternak yang korban," ujarnya.

Untuk itu, Mualem meminta bantuan kepada pemerintah pusat, khususnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, untuk memasok daging maupun sapi hidup. Nantinya, daging atau sapi itu akan disalurkan atau dijual kepada masyarakat terdampak.

"Jadi kepada Pak Mendagri dan Pak Purbaya, mohon dagingnya, Pak, atau sapi utuh, Pak, untuk kita, apakah jual atau kita kasih pada masyarakat yang terdampak, supaya dapat menikmati hal dagingnya, Pak," ujarnya.

"Saya rasa kita boleh impor, Pak, ya, di mana-mana atau di Australia atau di India yang murah. Ini saya sarankan, Pak, karena banyak ternak yang korban, di tempat saya, di kampung saya, Pak, dia agennya sapi, Pak, sampai 300 ekor musnah, Pak, jadi dampak banjir, Pak," imbuhnya. (*/red)

Prabowo Bakal Rayakan Tahun Baru Bersama Warga Terdampak Bencana Aceh

By On Rabu, Desember 31, 2025

Presiden Prabowo Subianto

JAKARTA, KabarViral79.Com Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan menyambut malam tahun baru di wilayah terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh pada Rabu, 31 Desember 2025.

Sesuai rencana, Kepala Negara akan melewatkan malam tersebut bersama masyarakat Aceh.

"Pak Presiden akan ke Aceh dan Insya Allah akan malam tahun baru nanti di Aceh dengan rakyat Aceh," ujar Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari usai bertemu Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa.

Kendati demikian, Qodari belum mengetahui secara spesifik kegiatan apa saja yang dilakukan Prabowo di Aceh.

Begitu kemungkinan Presiden Prabowo menginap di tenda pengungsian. Ia hanya mendengar mantan Menteri Pertahanan (Menhan) itu akan mengunjungi Bener Meriah.

"Belum, karena lebih pada program-program kebijakan secara umum. Saya kalau tidak salah dengar Bener Meriah, tapi nanti di-crosscheck saja dengan Pak Teddy (Sekretaris Kabinet)," tuturnya.

Sebelumnya, rencana kunjungan Prabowo ke Aceh pada akhir tahun ini diungkapkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Tito menyampaikan, Prabowo akan berkunjung ke Aceh Tamiang pada Kamis, 01 Januari 2026. Hal ini karena Aceh Tamiang menjadi wilayah terdampak bencana banjir dan tanah longsor paling parah.

Oleh karenanya, ia meminta Kementerian/Lembaga dan seluruh jajaran bekerja keras bersama-sama untuk cepat memulihkan wilayah tersebut.

"Jadi (Aceh) Tamiang ini memang harus betul-betul diserang (bergoyong-royong bersama -red), dikeroyok ramai-ramai supaya secepat mungkin bangkit, apalagi Bapak Presiden akan hadir tanggal 1 (Januari) ke sana," ujar Tito saat Rapat Koordinasi (Rakor) Pemulihan Pasca Bencana dengan Pimpinan DPR RI, Kementerian/Lembaga, hingga Kepala Daerah terdampak di Aceh, yang disiarkan live di TVR Parlemen, Selasa, 30 Desember 2025.

Tito menyebut, sejumlah sarana di Aceh Tamiang hingga kini belum bekerja normal. Sarana tersebut meliputi SPBU, listrik, hingga toko-toko.

"Yang ekonomi, kami lihat yang lain sudah hidup, tapi toko-toko, kemudian SPBU, dan lampu listrik yang belum terlalu normal, atau direktur PLN ada di sini, itu adalah Tamiang," ujarnya.

Aceh Tamiang pun menjadi salah satu dari tiga wilayah di Aceh yang perlu dibersihkan secara cepat. Dua wilayah lainnya adalah Aceh Utara dan Aceh Timur.

Pembersihan, kata Tito, dikerjakan bersama-sama. Bahkan TNI/Polri sudah menambahkan personel untuk membersihkan wilayah Aceh Tamiang yang sebelumnya terendam lumpur.

"Untuk masalah percepatan yang perlu kita lakukan adalah pembersihan, nomor satu sekali. Terutama di (Aceh) Tamiang, Aceh Utara, Aceh Timur. Pembersihan ini harus betul-betul dimobilisasi," ujar Tito. (*/red)

Purbaya Candai Maruli soal Utang Jembatan Darurat: Saya Baru Tahu Sebelah Banyak Utang

By On Rabu, Desember 31, 2025

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat Rakor Satgas Pemulihan Pasca Bencana dengan K/L, dan Kepala Daerah terdampak, Selasa, 30 Desember 2025. 

JAKARTA, KabarViral79.Com Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa merespons santai pernyataan KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak terkait pembangunan jembatan pasca bencana di Sumatera.

Purbaya mengaku baru mengetahui adanya utang dalam pembangunan jembatan tersebut.

Hal itu disampaikan Purbaya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR dengan Kementerian/Lembaga (K/L) dan Kepala Daerah di Aceh, Selasa, 30 Desember 2025.

Awalnya, Purbaya mengatakan pihaknya berperan di belakang layar.

"Jadi, kalau peran Menteri Keuangan agak sedikit, Pak, karena kami di belakang. Kami cuma ya bayar kalau ada tagihan," ujar Purbaya.

Purbaya mengatakan, selama ini proses pembiayaan melalui satu pintu di BNPB. Namun Purbaya baru mengetahui adanya utang yang dimiliki pihak Maruli. Diketahui, dalam rapat tersebut, Purbaya duduk di sebelah Maruli.

"Yang kami tahu kan selama ini satu pintu lewat BNPB, harusnya sih kita anggap lancar tadinya. Tapi saya baru tahu bahwa sebelah saya punya utang banyak rupanya," ujar Purbaya yang disambut tawa oleh Maruli.

Purbaya kemudian melontarkan pertanyaan terkait jaminan utang pembangunan jembatan tersebut. Maruli lantas berkelakar jaminannya tentara.

"Bapak kalau ngutang jembatan, jaminannya apa?," tanya Purbaya kepada Maruli.

"Ya tentara, Pak," jawab Maruli yang disambut gelak tawa peserta rapat.

Dalam kesempatan itu, Maruli mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya belum sepenuhnya memahami sistem keuangan yang berlaku dalam penanganan bencana.

Maruli mengatakan, sebagian besar pekerjaan masih dilakukan secara swadaya.

"Sampai dengan saat ini kami belum mengerti sistem keuangannya, Pak. Kita swadaya semua ini, Pak. Ya, sementara mungkin sampai pertengahan bulan depan kita masih kuat, Pak. Setelah itu ya sudah korek-korek, Pak," ujarnya.

Maruli juga mengatakan, pihaknya juga memborong jembatan armco langsung dari pabrik. Namun proses tersebut dilakukan bertahap dan sebagian masih berstatus utang.

"Untuk armco sampai pabrik-pabriknya itu kita borong semua, Pak, habis. Suruh bikin lagi, habis. Udah tiga tahap kita sudah kerjakan. Itu pun ya saya nanti bisik-bisik Bapak aja, Pak, itu masih utang, Pak. Jadi nggak ada masalah sebetulnya bisa masih bisa berlanjut, dan saya meyakini, iya, Pak, saya pura-pura lihat Bapak, Pak," ujar Maruli. (*/red)

Mahkamah Agung Tangani 38.147 Perkara Sepanjang Tahun 2025

By On Rabu, Desember 31, 2025

Apresiasi dan Refleksi Mahkamah Agung RI Tahun 2025, di Balairung Gedung MA Jakarta Pusat, Selasa, 30 Desember 2025

JAKARTA, KabarViral79.Com Ketua Mahkamah Agung (MA), Sunarto mengatakan, pihaknya menangani 38.147 perkara sepanjang 2025.

Hal itu diungkapkan Sunarto saat Refleksi Akhir Tahun 2025 terkait kinerja tentang penanganan perkara.

Dia menyebut, jumlah ini merupakan data yang telah dimutakhirkan hingga 29 Desember 2025. Berdasarkan data di Sistem Informasi Administrasi Perkara Mahkamah Agung, Majelis Hakim masih akan memeriksa perkara hingga 31 Desember 2025.

"Jumlah beban perkara yang ditangani Mahkamah Agung tahun 2025 adalah sebanyak 38.147 perkara. Yang terdiri dari perkara yang diterima pada tahun 2025 sebanyak 37.917 perkara, ditambah sisa perkara tahun 2024 sebanyak 230 perkara," ujar Sunarto dalam laporannya, di Balairung MA, Jakarta, Selasa, 30 Desember 2025.

Beban perkara MA pada tahun ini, kata dia, naik signifikan dari tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 31.112 perkara. Artinya, ada kenaikan beban perkara sebesar 22,61 persen.

"Dari keseluruhan beban perkara tersebut, telah berhasil memutus perkara sebanyak 37.865 perkara. Dibandingkan jumlah beban perkara, rasio produktivitas memutus perkara tahun 2025 mencapai 99,26 persen," ujarnya.

Sementara itu, dilihat dari sisi jumlah perkara yang diputus, terdapat kenaikan sebesar 22,5 persen. Perkara yang diputus pada 2024 sebanyak 30.908.

Sunarto menjelaskan, rasio produktivitas memutus perkara merupakan salah satu indikator untuk mengukur kinerja penanganan perkara.

Peningkatan kinerja penanganan perkara juga terjadi dalam proses minutasi perkara atau pengiriman salinan putusan ke pengadilan pengaju.

Sepanjang tahun 2025, MA telah meminutasi dan mengirimkan salinan putusan ke pengadilan pengaju sebanyak 38.501 perkara. Kinerja minutasi ini meningkat 17,33 persen dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 31.162 perkara.

"Dari jumlah 35.373 perkara yang diselesaikan pada tahun 2025, sebanyak 96,52 persen atau 35.107 perkara diselesaikan secara tepat waktu, yaitu kurang dari tiga bulan sejak perkara diputus. Dengan demikian, Mahkamah Agung berhasil mempertahankan ketepatan waktu minutasi di atas 90 persen sejak tahun 2023," ucapnya. (*/red)

Diduga Akibat Kelalayan Pengemudi, Mobil Honda Jazz Tabrak Tiga Pemotor di Rangkasbitung, Lima Orang Luka-Luka

By On Selasa, Desember 30, 2025

 


Lebak, KabarViral79.Com — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Prof. Dr. Ir. Soetami Km 10, tepatnya di Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, pada Senin, 29 Desember 2025, sekitar pukul 15.15 WIB. Insiden tersebut melibatkan satu unit mobil Honda Jazz warna putih dan tiga sepeda motor, mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka.

Berdasarkan rilis di lapangan, mobil Honda Jazz warna putih bernomor polisi B 1211 SDI bertabrakan dengan tiga kendaraan roda dua, yakni Honda Vario nomor polisi AB 3532 BN, Honda Vario nomor polisi A 5685 NX, serta Yamaha Aerox nomor polisi B 6972 JCR.

Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, kecelakaan bermula saat mobil Honda Jazz melaju dari arah Rangkasbitung menuju Maja. Pengemudi mobil diduga berusaha menghindari sepeda motor di depannya, sehingga membanting setir ke arah kanan dan kehilangan kendali hingga menabrak tiga sepeda motor yang berada di jalur tersebut.

Saksi warga setempat, Angga, mengatakan bahwa kejadian berlangsung sangat cepat dan membuat warga sekitar panik.

“Mobil dari arah Rangkasbitung mau ke Maja, katanya mau menghindari motor, terus banting ke kanan dan langsung menabrak motor-motor itu,” ujar Angga.

Akibat kecelakaan tersebut, lima orang menjadi korban, termasuk satu orang anak-anak. Seluruh korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Informasi sementara menyebutkan sebagian korban mengalami luka ringan, sementara dua orang lainnya mengalami luka cukup parah.

“Hingga saat ini belum ada informasi korban meninggal dunia. Korban yang mengalami luka parah masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan saat dievakuasi, meskipun kondisinya cukup kritis,” tambah saksi.

Sementara itu, pengemudi mobil Honda Jazz dilaporkan langsung dibawa oleh pihak keluarganya meninggalkan lokasi kejadian sesaat setelah insiden berlangsung. Saksi menyebutkan bahwa pengemudi dalam kondisi sadar, namun diduga masih di bawah umur dan merupakan pelajar SMA kelas tiga. Hingga kini, belum diketahui secara pasti keberadaan pengemudi tersebut.

Menanggapi kejadian ini, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lebak, khususnya dari Unit Gakkum, dengan sigap langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami perlambatan.

Petugas juga melakukan pendataan korban dan kendaraan yang terlibat, serta menghimpun keterangan dari sejumlah saksi guna keperluan penyelidikan lebih lanjut. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kronologis kecelakaan, termasuk memastikan identitas pengemudi dan menunggu laporan resmi dari rumah sakit terkait kondisi para korban.

(Cup/Ady)

Modus ‘Ada Adminnya’, KUA Cikeusal Diduga Langgar Aturan Biaya Nikah

By On Selasa, Desember 30, 2025



Serang, KabarViral79.Com – Praktik yang diduga pungutan liar (pungli) kembali mencoreng pelayanan publik. Kali ini, sorotan tajam mengarah ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, yang diduga meminta biaya tambahan di luar ketentuan resmi kepada warga yang hendak mendaftarkan pernikahan.

Peristiwa tersebut dialami oleh seorang calon pengantin yang melakukan pendaftaran pernikahan pada hari Senin, 29 Desember 2025. Dalam proses pendaftaran itu, calon pengantin diminta mengeluarkan biaya di luar ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Sesuai aturan yang berlaku, biaya pencatatan pernikahan hanya sebesar Rp600 ribu. Namun, fakta di lapangan menunjukkan adanya permintaan tambahan sebesar Rp50 ribu kepada pihak pendaftar, tanpa penjelasan dasar hukum yang jelas.

Salah satu calon pengantin mengaku kaget saat diminta mengeluarkan uang tambahan tersebut. Permintaan itu disampaikan secara langsung oleh pihak KUA Kecamatan Cikeusal dengan dalih biaya administrasi.

“Bayarnya 600 ribu, tapi ada adminnya ya, berapa aja, 50 ribu,” ucap pihak KUA Kecamatan Cikeusal kepada pendaftar.

Pernyataan tersebut justru memicu tanda tanya besar. Pasalnya, dalam ketentuan resmi, tidak ada pos biaya tambahan selain yang telah ditetapkan negara. Dalih “biaya admin” dinilai hanya akal-akalan yang berpotensi merugikan masyarakat dan membuka ruang praktik pungli terselubung.

Masyarakat pun mempertanyakan transparansi dan integritas pelayanan di KUA Kecamatan Cikeusal. Jika praktik semacam ini dibiarkan, dikhawatirkan akan menjadi kebiasaan yang terus membebani warga, terutama mereka yang berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Kasus ini mendesak Kementerian Agama Kabupaten Serang serta aparat pengawas internal untuk turun tangan, melakukan klarifikasi, dan menindak tegas apabila terbukti terjadi pelanggaran. Pelayanan pernikahan seharusnya menjadi layanan negara yang bersih, bukan ladang pungutan dengan dalih administrasi. (*/red)

Jamaah Pengajian Malaysia Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh

By On Senin, Desember 29, 2025

Jamaah pengajian asal Malaysia menyalurkan bantuan untuk korban bencana alam banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Aceh

BANDA ACEH, KabarViral79.Com – Jamaah pengajian asal Malaysia ikut membantu korban bencana alam banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Aceh selama dua hari, Sabtu-Minggu, 27-28 Desember 2025.

Bantuan yang disalurkan berupa sembako, seperti beras, telur, minyak goreng, serta pakaian, kain sarung, sajadah, dan berbagai perlengkapan ibadah lainnya.

Selain itu, jamaah pengajian Malaysia juga turut membantu pembangunan sumur bor serta perbaikan meunasah yang rusak akibat diterjang banjir.

Jamaah pengajian asal Malaysia menyalurkan bantuan untuk korban bencana alam banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Aceh. 

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Waled Aiyub bin Ahmad, seorang ustaz pengajian asal Aceh yang telah lama menetap di Malaysia. 

Kegiatan kemanusiaan ini turut dibantu oleh Tgk Khanzul Kiran, tim relawan dari Malaysia dan Aceh, serta Tim Relawan H. Ruslan Daud (HRD).

Waled Aiyub kepada wartawan mengatakan, seluruh bantuan yang disalurkan merupakan hasil sumbangan para jamaah pengajian di Malaysia, baik warga asli Melayu maupun masyarakat Aceh yang menetap di Negeri Jiran.

Jamaah pengajian asal Malaysia menyalurkan bantuan untuk korban bencana alam banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Aceh. 

“Alhamdulillah, selama dua hari ini kami berkeliling Aceh untuk menyalurkan bantuan ke posko-posko pengungsi dan langsung ke rumah warga yang tertimpa musibah. Kami turut berduka cita atas bencana yang menimpa saudara-saudara kami di Aceh, yang telah kehilangan jiwa dan harta benda,” ujar Waled.

Alumni Dayah Mudi Mesjid Raya Samalanga, Kabupaten Bireuen itu menegaskan, duka yang dirasakan masyarakat Aceh juga menjadi duka seluruh jamaah pengajian di Malaysia.

Ia berharap, bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban bencana.

Aceh dan Malaysia adalah saudara. Sejak dahulu Aceh memiliki sejarah panjang dengan Malaysia. Karena itu, sudah sepantasnya kita saling membantu,” kata Waled Aiyub, yang saat ini sedang menempuh pendidikan doktoral (S3) di Universitas Kebangsaan Malaysia.

Di akhir kegiatan, Waled juga mengajak masyarakat Aceh yang terdampak bencana untuk tetap sabar dan tabah dalam menghadapi cobaan. Menurutnya, setiap musibah yang terjadi pasti mengandung hikmah dari Allah SWT. (Joniful Bahri)

Jelang Akhir Tahun, Polresta Tangerang Bersama Forkopimda Gelar Istighosah dan Tablig Ustaz Adi Hidayat

By On Senin, Desember 29, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com - Jelang pergantian tahun dari 2025 ke tahun 2026, Polresta Tangerang bersama Forkopimda Kabupaten Tangerang menggelar Istighosah dan Tablig di Masjid Al-Amjad, Puspemkab Tangerang, Senin, 29 Desember 2025. 

Pengajian dihadiri ribuan jemaah yang memadati tiap sudut masjid. 

Jemaah nampak antusias dan khidmat mendengarkan tausyiah yang disampaikan Ustaz Adi Hidayat. Adapun tema yang diangkat pada kegiatan itu adalah "Menyulam Empati dengan Doa Untuk Korban Bencana Sumatra."

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, kegiatan itu menjadi momentum penting bagi semua untuk bermuhasabah.

"Memperkuat keimanan, serta memohon perlindungan dan keselamatan bagi bangsa dan daerah kita," kata Indra Waspada.

Dia menambahkan, pada kegiatan itu juga dipanjatkan doa untuk korban bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Selain itu, juga dilaksanakan penggalangan dana yang nantinya di saluran kepada yang membutuhkan.

"Serta diisi juga dengan santunan atau pemberian bantuan kepada yatim dan saudara kita yang membutuhkan," ujarnya. 

Dalam kesempatan itu, Indra Waspada menyampaikan, saat ini Polresta Tangerang sedang melaksanakan Operasi Lilin 2025.

Operasi itu, kata dia, adalah operasi kemanusiaan yang dilaksanakan untuk mengamankan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2026. 

Dalam operasi itu, kata Indra Waspada, Polresta Tangerang bekerja sama dengan TNI serta didukung pemerintah daerah, dengan menerjunkan ratusan personel gabungan. Selain itu, juga mendirikan posko-posko terpadu yang berfungsi memberikan pengamanan dan pelayanan.

"Insya Allah, dengan doa dan dukungan semua pihak, operasi berjalan lancar sehingga daerah kita bisa tetap kondusif," ucapnya. 

Di tempat yang sama, Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid mengajak semua untuk mendoakan korban bencana di Sumatera. 

Menurutnya, empati sangat diperlukan sebagai sesama manusia dan sesama anak bangsa. 

"Kita berdoa, semoga keluarga kita di sana cepat bangkit, cepat pulih," kata dia.

Terkait jelang pergantian tahun, Maesyal menyampaikan komitmen untik memperkuat tekad berbuat yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Tangerang.

Dia menegaskan, Pemkab Tangerang akan terus memperkuat sinergi dengan semua elemen untuk mewujudkan Kabupaten Tangerang yang aman, religius, dan sejahtera.

"Kami yakin dengan kebersamaan dan doa yang kita panjatkan, Kabupaten Tangerang akan melangkah ke tahun yang baru dengan lebih tenang, optimistis, dan lebih kuat," ujarnya. 

Dalam ceramahnya, Ustaz Adi Hidayat menyampaikan tentang hikmah di balik musibah ataupun bencana. Kata dia, saat terjadi bencana, jangan langsung menyalahkan alam. Sebab, bencana alam bisa terjadi bisa saja akibat ulah manusia. (Reno)

Duel Panas FC Gemoy VS Porseka Muda Warnai 8 Besar Turnamen Sepak Bola Tenjo Cup di Cibunar

By On Senin, Desember 29, 2025


BOGOR, KabarViral79.Com - Partai panas duel dua tim warnai 8 besar hari ketiga Turnamen Sepak Bola Tenjo Cup, di Lapangan Sepak Bola Kampung Cibunar, Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar). 

Dua Tim besar FC Gemoy Besutan Kades Cileies Amanta akan ditantang rivalnya FC Porseka Muda asal Desa Bantar Panjang Tigaraksa

Duel partai panas tersebut akan digelar pada hari Rabu, Senin, 29 Desember 2025.

Duel kedua tim ini layak disaksikan. Pasalnya, kedu tim itu nanti akan menurunkan sejumlah pemain Tarkam terbaik dari pemain lokal dan Alasing yang akan menghibur ribuan penonton, di Lapangan Cibunar, Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Tangerang, di hari ketiga putaran 8 Besar pada Rabu nanti. 

Pemilik Tim FC Gemoy, Kades Cileles Amanta menyampaikan, Duel Partai Panas ini tak terelakan yang mana Tim Porseka Muda asal Desa Bantar Panjang merupakan tetangga Desa yang masih satu Kecamatan Tigaraksa, namun lagi-lagi apa boleh buat ini lah Sepak Bola, duel-duel seperti tak bisa terhindarkan dalam suatu kompetisi Sepak Bola. 

"Namun kami optimis dan percaya pada pertandingan hari Rabu nanti, FC Gemoy bisa memenangkan pertandingan nanti," ujarnya. 

Dua Pengamat Sepak Bola yang kerap dijumpai di setiap Turnamen Sepak Bola Tarkam, baik di Wilayah Kabupaten Tangerang, Serang, Bogor dan daerah lainya, yakni Bung Edward Faris yang juga seorang Reporter Kawakan Sepak Bola Tarkam dan H. Ayah Jono, seorang Pengusaha Kuliner SOP IGA di Jakarta

Mereka mengatakan, duel panas ini tak terelakan, karena keduanya sama-sama dihuni oleh para pemain Sepak Bola Tarkam terbaik, baik lokal maupun asing. 

Mereka pun sepakat, pada pertandingan Rabu nanti akan berjalan menarik di hadapan ribuan penonton, di lapangan Sepak Bola Cibunar, Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor. (Reno)

Tanpa Mengenal Lelah, Bhabinkamtibmas Polsek Panggarangan Aipda Fery Alamsyah Tinjau Beberapa Titik Longsor

By On Senin, Desember 29, 2025

 


Lebak, KabarViral79.ComBhabinkamtibmas Polsek Panggarangan Polres Lebak, Aipda Fery Alamsyah, kembali mengecek longsor di tiga titik lokasi. Minggu, 28 Desember 2025.

Pengecekan longsor tersebut dalam satu hari dilakukan oleh Fery Alamsyah yang seakan tak mengenal lelah itu di beberapa titik lokasi, di antaranya Kampung Cibobos, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

“Atas perintah Pak Kapolsek, kemarin saya kembali melakukan pengecekan longsor yang lokasinya di Kampung Cibobos, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak,” kata Fery Alamsyah.

Usai mengecek di Kecamatan Cihara, kata Fery, saya juga langsung mengecek longsor di Kecamatan Cihara. Aipda Fery Alamsyah juga langsung mengecek longsor di Desa Panggarangan dan Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten,” ungkapnya.

“Sesuai perintah pimpinan, kami dari Polsek Panggarangan akan selalu aktif dalam melakukan pengecekan kejadian longsor/bencana di wilayah hukum Polsek Panggarangan Polres Lebak,” pungkasnya. (Cup)

Wabup Intan Dorong Fatayat NU Jadi Teladan, Berdaya dan Berdampak bagi Pembangunan

By On Senin, Desember 29, 2025

Wabup Tangerang, Intan Nurul Hikmah saat menghadiri pengajian Muslimat Fatayat PAR NU Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Minggu, 28 Desember 2025. 

TANGERANG, KabarViral79.Com - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) dan seluruh kadernya untuk menjadi perempuan-perempuan yang berdaya, teladan dan berdampak bagi pembangunan mental, spiritual dan sosial. 

Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat menghadiri pengajian Dua Bulanan Muslimat Fatayat PAR NU Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Minggu, 28 Desember 2025.

"Saya mengajak seluruh jamaah, khususnya Ibu-ibu Muslimat dan kader Fatayat NU, untuk terus menjadi perempuan yang berdaya, teladan dan berdampak dalam menanamkan nilai keimanan, akhlakul karimah, serta semangat kebersamaan di tengah keluarga dan lingkungan sekitar maupun di Kabupaten Tangerang," ujar Wabup Intan.

Menurutnya, peran Ibu dan Perempuan sangat strategis dalam membentuk generasi berkarakter, berilmu, dan berakhlak mulia dalam mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Tangerang yang religius, rukun, dan berdaya saing. 

"Pengajian seperti ini memiliki peran strategis dalam membangun karakter umat, khususnya kaum Ibu dan generasi muda perempuan, agar senantiasa berakhlak mulia, berilmu, serta berkontribusi positif dalam kehidupan keluarga dan masyarakat," jelasnya.

Intan menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan yang membawa kemaslahatan dan memperkuat persatuan umat.

Melalui kegiatan tersebut, dia berharap selain dapat memberikan siraman rohani juga dapat memotivasi semua pihak untuk bersama-sama menjaga kerukunan dan meningkatkan kepedulian sosial.

"Saya berharap, melalui pengajian ini, kita semua dapat mengambil hikmah dan keteladanan, serta semakin termotivasi untuk bersama-sama menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian sosial, dan berperan aktif dalam pembangunan Kabupaten Tangerang yang religius, harmonis, dan berdaya saing," tuturnya. (Reno)

HRD Tinjau Jalur Lintas Tengah Bireuen-Takengon, Tujuh Jembatan Kritis Mendesak Dibangun Ulang

By On Senin, Desember 29, 2025

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud (HRD) meninjau langsung kondisi Jalur Lintas Tengah Bireuen-Takengon, Minggu, 28 Desember 2025. 

TAKENGON, KabarViral79.Com - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Ruslan M. Daud (HRD) meninjau langsung kondisi Jalur Lintas Tengah Bireuen-Takengon, Minggu, 28 Desember 2025.

Jalur nasional tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan wilayah pantai utara Aceh dengan kawasan tengah dan Dataran Tinggi Gayo.

Dalam kunjungan lapangan itu, HRD menegaskan perlunya penanganan serius terhadap tujuh jembatan kritis yang kondisinya dinilai tidak lagi memadai dan berpotensi mengancam kelancaran konektivitas wilayah.

Ketujuh jembatan tersebut masing-masing berada di Teupin Mane KM 10, Wehni Kulus KM 47, Enang-Enang KM 50, Krueng Rongka KM 60, Tenge Besi KM 62, Timang Gajah KM 65, dan Jamur Ujung KM 80, serta satu box culvert di Lampahan KM 73.

Menurut HRD, jika tidak segera ditangani, kerusakan jembatan-jembatan tersebut berisiko memutus jalur lintas tengah yang selama ini menjadi tulang punggung transportasi orang dan barang.

Dampaknya, kata dia, bisa menyebabkan wilayah tengah Aceh terisolasi dan memicu lonjakan harga kebutuhan pokok akibat terganggunya distribusi logistik.

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud (HRD) meninjau langsung kondisi Jalur Lintas Tengah Bireuen-Takengon, Minggu, 28 Desember 2025. 

"Ini jalur utama nasional lintas tengah. Jika akses ini terganggu, dampaknya sangat luas, mulai dari terhambatnya mobilitas masyarakat hingga terganggunya roda perekonomian," ujar HRD di sela peninjauan.

HRD menekankan bahwa pembangunan ulang jembatan harus dilakukan melalui perencanaan teknis yang matang dan mempertimbangkan aspek keselamatan jangka panjang.

Salah satu opsi yang direkomendasikan adalah menggeser posisi jembatan dari titik lama, menyesuaikan dengan kondisi geografis, alur sungai, serta potensi bencana.

"Pembangunan tidak boleh asal jadi. Kajian struktur tanah, debit air, dan potensi longsor harus menjadi dasar utama. Jika lebih aman digeser, maka itu harus dilakukan," tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa wilayah tengah Aceh memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi, terutama longsor. Oleh karena itu, jenis jembatan yang dibangun ulang harus benar-benar dirancang untuk menghadapi risiko bencana agar tidak kembali rusak saat terjadi cuaca ekstrem.

Secara khusus, HRD menyoroti Jembatan Enang-Enang yang dinilai membutuhkan penanganan khusus.

Ia menyebutkan, berdasarkan kunjungan bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) ke Kabupaten Bener Meriah pada Oktober 2025 lalu, sempat direncanakan pemotongan kelok tajuk Enang-Enang demi efisiensi biaya.

Namun, melihat kondisi longsor yang semakin parah, opsi pembangunan jembatan layang dinilai lebih aman untuk jangka panjang.

"Walaupun biayanya lebih mahal, jembatan layang jauh lebih aman dan berkelanjutan. Ini investasi keselamatan masyarakat," ujarnya.

Sebagai mitra pemerintah di bidang infrastruktur, HRD memastikan Komisi V DPR RI akan mendorong Kementerian PU dan jajaran terkait untuk segera menindaklanjuti kondisi tersebut.

Ia juga berkomitmen mengawal agar pembangunan dan rehabilitasi jembatan masuk dalam prioritas rekonstruksi pasca bencana hidrometeorologi Aceh.

"Ini menyangkut keberlangsungan hidup masyarakat dan denyut ekonomi daerah. Jalur lintas tengah harus aman, layak, dan segera berfungsi optimal," pungkas HRD.

Dalam peninjauan tersebut, HRD turut didampingi Direktur Jenderal Bina Marga Ir. Roy Rizali Anwar, Direktur Pembangunan Jembatan Rakhman Taufik, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Aceh Heri Yugiantoro, serta sejumlah pejabat dan tim teknis Kementerian Pekerjaan Umum, termasuk anggota Satuan Tugas Penanganan Bencana Sumatera.

HRD berharap, kunjungan lapangan bersama ini menjadi langkah awal percepatan pembangunan infrastruktur strategis di Aceh, khususnya di Jalur Lintas Tengah Bireuen-Takengon, guna menjaga konektivitas wilayah dan mendukung pemulihan ekonomi masyarakat. (Joniful Bahri)

Jembatan Bailey Kutablang Rampung, Kementerian PU Imbau Pelintas Patuhi Batas Beban 30 Ton

By On Senin, Desember 29, 2025

Jembatan darurat di Kutablang, Bireuen, Aceh, resmi difungsikan pada Sabtu, 27 Desember 2025 kemarin, sebagai penghubung jalur nasional Medan-Banda Aceh

BIREUEN, KabarViral79.Com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berhasil merampungkan pembangunan Jembatan Bailey Krueng Tingkeum di Desa Kutablang, Kabupaten Bireuen, Aceh.

Jembatan darurat tersebut resmi difungsikan pada Sabtu, 27 Desember 2025 kemarin sebagai penghubung jalur nasional Medan–Banda Aceh.

Peresmian jembatan ditandai dengan prosesi adat Aceh peusijuek (tepung tawar) yang dihadiri Direktur Pembangunan Jembatan Ditjen Bina Marga Kementerian PU Rakhman Taufik, ST, M.Sc, Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST, Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani, SIK, M.Med.Kom, Wakazidam Iskandar Muda Letkol Czi Surya Adi Primawan, serta perwakilan PT Adhi Karya dan kontraktor lokal PT Krueng Meuh. Acara juga dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak yatim.

Rakhman Taufik mengatakan, pembangunan Jembatan Bailey dilakukan secara kolaboratif antara Kementerian PU, prajurit TNI Zidam Kodam Iskandar Muda dan Zipur 16, BUMN PT Adhi Karya, serta kontraktor lokal PT Krueng Meuh.

Jembatan ini dibangun sebagai solusi darurat pascarusaknya jembatan permanen akibat banjir bandang pada 27 November 2025 lalu.

Jembatan darurat di Kutablang, Bireuen, Aceh, resmi difungsikan pada Sabtu, 27 Desember 2025 kemarin, sebagai penghubung jalur nasional Medan-Banda Aceh. 

"Alhamdulillah, hari ini jembatan Bailey Krueng Tingkeum Kutablang sudah siap dan dapat dilintasi kendaraan. Namun karena bersifat darurat, jembatan ini memiliki keterbatasan," ujar Rakhman.

Ia menjelaskan, jembatan Bailey tersebut memiliki panjang 63 meter, lebar 4 meter, dan tinggi 4 meter, dengan kapasitas beban maksimal 30 ton. Untuk menjaga keamanan dan ketahanan struktur, diberlakukan sistem buka-tutup arus lalu lintas.

"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi batas beban kendaraan agar jembatan ini dapat digunakan dengan aman hingga jembatan permanen dibangun," katanya.

Bupati Bireuen, H. Mukhlis menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat serta seluruh pihak yang terlibat atas cepatnya penyelesaian jembatan darurat tersebut.

Menurutnya, keberadaan Jembatan Krueng Tingkeum sangat vital bagi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, tidak hanya bagi Bireuen tetapi juga kabupaten/kota lain di Aceh.

"Walaupun ini jembatan sementara, manfaatnya sangat besar bagi masyarakat. Aktivitas ekonomi dan sosial bisa kembali berjalan," ujar Mukhlis.

Sementara itu, Wakazidam Iskandar Muda, Letkol Czi Surya Adi Primawan menegaskan komitmen TNI dalam mendukung percepatan pemulihan infrastruktur pasca bencana.

Ia menyebutkan, proses perakitan jembatan Bailey Kutablang berhasil diselesaikan dalam waktu 14 hari berkat kerja sama lintas sektor.

"Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat sebagai jalur lintas utama. Atas dukungan semua pihak, hari ini jembatan sudah bisa dilalui," katanya.

Sebelumnya, jembatan permanen Krueng Tingkeum mengalami kerusakan berat hingga terputus akibat banjir bandang dan tanah longsor, sehingga mengganggu mobilitas warga dan distribusi logistik antar kabupaten, khususnya pada jalur Bireuen–Lhokseumawe.

Pemerintah berharap pengoperasian Jembatan Bailey ini dapat menjadi solusi sementara sembari menunggu pembangunan jembatan permanen, serta mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat pasca bencana. (Joniful Bahri)