-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Siswa SD islam An-Nur Kota Serang, Almeer Sya'ban Bahri, Raih Medali Perak di Ajang Taekwondo Internasional

By On Jumat, Oktober 16, 2026



TANGERANG, - Prestasi membanggakan kembali diukir oleh generasi muda Kota Serang. Almeer Sya'ban Bahri (10), siswa SD ISLAM An-Nur Cipocok Kota Serang, berhasil menyabet medali perak (Silver Medal) dalam ajang kejuaraan taekwondo internasional bertajuk "Pugnator International Open Taekwondo Grandslam Youth Champions 2026".



Kejuaraan berskala internasional tersebut diselenggarakan pada 2–4 Oktober 2026 berlokasi di Indoor Stadium, Kelapa Dua, Tangerang, Banten. Kompetisi ini didukung penuh oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), serta Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI).



Almeer, yang bertanding membawa nama klub ONE Taekwondo Fighter, tampil luar biasa pada kategori Kyorugi Pra-Cadet Male (Over 45 / Min 45.01kg) hingga berhasil mengamankan posisi kedua dan membawa pulang medali perak.



Istimewanya, dalam ajang kejuaraan bergengsi ini Almeer berlaga bersama sang kakak, Farhan Sanur Ramadhan (20) yang juga turut tampil gemilang dan sukses menorehkan hasil maksimal dengan mendapatkan gold medal Kyorugi 80,1 - 87 kg.



Keberhasilan kakak-beradik ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga serta perguruan yang menaungi mereka.



Capaian ini menjadi bukti bakat, kedisiplinan, dan kerja keras Almeer beserta sang kakak dalam bidang olahraga bela diri taekwondo, sekaligus mengharumkan nama sekolah SD Islam An-Nur Cipocok Kota Serang di tingkat internasional.



Diharapkan prestasi ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi para siswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi diri.

Aliansi Kajian Monitoring Banten (KMB) Gelar Aksi Damai, Dirikan Tenda Selama Tiga Hari Di Kantor Pertanahan BPN Kota Serang

By On Jumat, Oktober 16, 2026

  



Aliansi Kajian Monitoring Banten (KMB) berencana menggelar aksi unjuk rasa damai sekaligus mendirikan tenda selama tiga hari di Kantor Pertanahan ATR/BPN Kota Serang. 


Aksi ini ditujukan untuk mendorong klarifikasi atas dugaan ketidaksesuaian proses penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) serta meminta transparansi pengelolaan pengadaan barang dan jasa Tahun Anggaran 2025.


Melalui materi pemberitahuan aksi, aliansi Kajian Monitoring Banten (KMB) menyatakan akan menyampaikan aspirasi, menyerahkan hasil kajian, dan meminta penjelasan resmi dari pihak terkait. Aliansi menekankan bahwa seluruh persoalan yang diangkat masih berada dalam tahap permintaan klarifikasi dan pemeriksaan, bukan kesimpulan atas adanya pelanggaran.


KMB berharap Kantor Pertanahan ATR/BPN Kota Serang membuka ruang dialog serta memberikan jawaban berdasarkan dokumen, data, dan hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan


Rencana Aksi: Tenda Tiga pada Hari 20 sampai 22 Oktober 2026 Aksi direncanakan berlangsung secara damai dengan pendirian tenda selama tiga hari di lingkungan Kantor Pertanahan ATR/BPN Kota Serang.


Selain menyampaikan tuntutan, KMB meminta audiensi resmi untuk membahas dokumen kajian dan sejumlah pertanyaan yang telah disiapkan.


Aliansi Kajian Monitoring Banten menyebut aksi tersebut sebagai bentuk kontrol sosial masyarakat terhadap penyelenggaraan administrasi pertanahan dan pengelolaan anggaran negara. 


KMB juga meminta agar tanggapan instansi disampaikan secara terbuka dan tertulis sehingga dapat dipahami publik.


Minta Klarifikasi atas Proses Penerbitan SHM: 


Salah satu agenda utama Aliansi Kajian Monitoring Banten (KMB) adalah meminta penjelasan mengenai proses penerbitan SHM pada objek tanah tertentu di wilayah Kota Serang


Atas informasi tersebut, kami meminta kejelasan apakah penerbitan SHM telah didahului pemeriksaan fisik dan penelitian data yuridis secara menyeluruh. 


Aliansi juga mempertanyakan kesesuaian data pertanahan pada ATR/BPN dengan dokumen yang tercatat di pemerintah daerah.


Klarifikasi yang diminta mencakup letak, batas, luas, status, serta riwayat tanah. KMB juga mendorong pencocokan data lintas instansi apabila terdapat perbedaan atau ketidaksesuaian antar dokumen.


Koordinator Aliansi Kajian Monitoring Banten prayudha p pradana menegaskan bahwa penyampaian isu tersebut merupakan permintaan pemeriksaan dan penjelasan, bukan upaya menghakimi pihak tertentu sebelum adanya hasil verifikasi dari instansi berwenang.


Tuntut Evaluasi Pengadaan Tahun Anggaran 2025 Selain isu pertanahan, prayudha akan meminta transparansi dan evaluasi menyeluruh terhadap paket pengadaan barang dan jasa di Kantor Pertanahan ATR/BPN Kota Serang Tahun Anggaran 2025,ucapnya.


Evaluasi yang didorong meliputi kesesuaian antara perencanaan, penganggaran, proses pemilihan penyedia, pelaksanaan pekerjaan, hingga pertanggungjawaban keuangan. 


Menurut prayudha, setiap paket pengadaan harus didukung dokumen yang lengkap agar prosesnya dapat ditelusuri dan diuji sesuai ketentuan.


Poin yang menjadi perhatian Aliansi Kajian Monitoring Banten meliputi:


1.Dasar kebutuhan dan perencanaan setiap paket pengadaan.


2.Kewajaran nilai pengadaan berdasarkan spesifikasi teknis, volume pekerjaan, HPS, dan harga pasar yang relevan.


3.Kesesuaian data Rencana Umum Pengadaan (RUP), proses pemilihan penyedia, kontrak, serta dokumen realisasi pekerjaan.


4.Kelengkapan administrasi dan pemenuhan persyaratan penyedia.


5.Bukti pelaksanaan pekerjaan, berita acara serah terima, serta dokumen pembayaran.


6.Klarifikasi tertulis atas perbedaan nilai, status, nama paket, atau informasi lain dalam data kajian.


Apabila ditemukan ketidaksesuaian yang terverifikasi, prayudha juga meminta agar persoalan tersebut ditindaklanjuti melalui pengawasan internal maupun mekanisme hukum sesuai kewenangan, tuturnya.


Sepuluh Poin Tuntutan Aliansi Kajian Monitoring Banten Dalam materi aksi, menyampaikan sejumlah tuntutan utama kepada Kantor Pertanahan ATR/BPN Kota Serang, antara lain:


1.Memberikan klarifikasi resmi mengenai proses penerbitan SHM pada objek tanah yang menjadi perhatian.


2.Melakukan pemeriksaan dan verifikasi menyeluruh terhadap dokumen pertanahan.


3.Mencocokkan data fisik dan data yuridis objek tanah.


4.Berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Serang apabila terdapat perbedaan data lintas instansi.


5.Membuka informasi yang dapat disampaikan kepada publik sesuai ketentuan keterbukaan informasi.


6.Mengevaluasi perencanaan dan nilai anggaran pengadaan Tahun Anggaran 2025.


7.Memeriksa proses pemilihan penyedia, pelaksanaan pekerjaan, dan pertanggungjawaban pengadaan.


Memberikan klarifikasi tertulis atas perbedaan informasi dalam dokumen pengadaan.


Meminta Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten melakukan supervisi dan evaluasi sesuai kewenangan.


Membuka ruang audiensi resmi untuk membahas hasil kajian dan tindak lanjut atas persoalan yang disampaikan.


Kami juga mendorong pengawasan internal apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya indikasi ketidaksesuaian administrasi atau pelaksanaan pekerjaan.


Dorong Klarifikasi Terbuka dan Tindak Lanjut Terukur prayudh menegaskan bahwa aksi damai dan pendirian tenda merupakan sarana penyampaian aspirasi masyarakat. 


prayudha berharap pihak terkait merespons tuntutan tersebut melalui penjelasan yang jelas, terbuka, dan berbasis dokumen.


“Kami datang bukan untuk mencari keributan. Kami datang untuk menyampaikan aspirasi Teori tanpa aksi hanya menjadi Wacana"


Karena itu, kami meminta keterbukaan, penjelasan, dan tindak lanjut yang nyata atas persoalan yang menjadi perhatian masyarakat,” demikian pesan dalam materi aksi.


prayudha menyatakan setiap dugaan pelanggaran yang terbukti melalui pemeriksaan harus ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum dan kewenangan instansi terkait. 


Aliansi Kajian Monitoring Banten juga berharap pengawasan publik dapat mendorong tata kelola pertanahan dan pengadaan yang transparan, akuntabel, profesional, serta bertanggung jawab.tutupnya

Praktik Prostitusi dan Bisnis Miras Ilegal THM Cilegon Disorot, Satpol PP Jangan tebang pilih

By On Jumat, Oktober 16, 2026



​CILEGON – Bisnis tempat hiburan malam (THM) di Kota Cilegon makin meresahkan warga. Praktik penjualan minuman keras (miras) tanpa izin hingga penyediaan dan transaksi wanita penghibur secara bebas mendesak Pemerintah Kota Cilegon untuk segera mengambil tindakan drastis.

​Kondisi ini memicu desakan publik agar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon memeriksa ulang seluruh izin usaha karaoke dan diskotek. Banyak tempat hiburan diduga menyalahgunakan izin restoran untuk melegalkan penjualan miras ilegal dan menyediakan lady companion (LC) hingga jelang subuh.

​Sekretaris Dinas Satpol PP Kota Cilegon, Sam Wangge, menegaskan pihaknya siap menyisir dan menindak THM yang terbukti menjual miras tanpa izin serta memfasilitasi bisnis prostitusi.

​"Intinya, kami tetap melakukan pengawasan dan koordinasi. Jika ditemukan pelanggaran yang terbukti, tentu akan ditindak sesuai aturan yang berlaku," tegas Sam, Kamis (15/10/2026).

​Sam mengakui adanya indikasi kuat penyalahgunaan izin usaha. Sebagian besar tempat hiburan mendaftarkan usahanya sebagai rumah makan atau restoran, tetapi pada praktiknya beroperasi layaknya diskotek yang menjual miras dan menyediakan wanita pemandu lagu.

​"Kafe-kafe rata-rata perizinannya untuk restoran. Kita tidak menutup kemungkinan adanya penyalahgunaan perizinan tersebut. Namun, penindakan tetap harus berdasarkan bukti pemeriksaan yang jelas," lanjutnya.

​THM Kaliyana Mita Disorot: Bisnis Miras dan Prostitusi Daring

​Sorotan tajam salah satunya tertuju pada THM Kaliyana Mita di kawasan Sukmajaya, Kecamatan Jombang. Tempat ini diduga kuat menjadi sarang peredaran miras tak berizin dan penyedia wanita penghibur yang beroperasi hingga mendekati waktu subuh. Tidak hanya itu, hotel yang berada tepat di belakang area THM tersebut disinyalir kuat dijadikan lokasi mangkal dan transaksi prostitusi daring (online).

​Warga menilai penegakan Perda oleh Satpol PP masih tebang pilih. Ketegasan petugas saat menertibkan pedagang kecil di kawasan Bonakarta pada Selasa (13/10/2026) berbanding terbalik dengan pembiaran terhadap bisnis miras dan eksploitasi wanita di THM.

​"Sama pedagang kecil berani tegas, tapi sama THM Kaliyana Mita yang jelas-jelas jualan miras dan ada wanita penghibur sampai subuh malah lemah. Ada apa ini? Jangan tebang pilih dong," cetus Isman, warga Kecamatan Jombang, Rabu (14/10/2026).

​Masyarakat menuntut Satpol PP Kota Cilegon tidak berlindung di balik prosedur administratif dan segera menutup THM yang menyalahgunakan izin untuk bisnis miras ilegal serta prostitusi.

FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Ank Tiri

By On Kamis, Oktober 15, 2026

  



Jakarta - Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) menilai pemerintah kurang serius dan sistematis dalam menanggani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Asap tebal yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan dan dampak karhutla yang berkepanjangan, mulai membuat masyarakat frustasi dan marah karena kehidupan mereka sehari-hari sangat terganggu.


“Kondisi ini membuat kita terusik. Bahkan, di tengah kesulitan masyarakat di daerah-daerah rawan karhutla, kita mendengar berita adanya operasi tangkap tangan KPK di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Ini mengusik rasa kemanusiaan kita,”ujar Koordinator FWK, Raja Parlindungan Pane saat membuka Diskusi Kebangsaan FWK di Jakarta, Rabu (14/10/2026).


Hadir dalam diskusi hibrida ini, Hendry Ch Bangun, mantan Ketua Dewan Pers 2019-2022 serta sejumlah pengurus FWK dan  pemimpin redaksi media massa. Sementara teman-teman FWK yang hadir secara daring (online), di antaranya M Harris Sadikin (Palangka Raya); Zainal Helmie (Banjarmasin); Endro S Effendi (Samarinda); IGMG Dwikora (Bali) dan Suroso Miswan (Papua Tengah).


Beberapa masalah daerah yang berdampak secara nasional menjadi isu hangat dalam diskusi ini. Selain masalah karhutla, FWK juga membahas masalah kelangkaan BBM di Bali. Di sejumlah SPBU, warga harus mengantre berjam-jam untuk dapat membeli BBM.


“Dampak kelangkaan BBM ini sangat luas, baik di bidang transportasi, pariwisata dan Pendidikan,”ujar Dwikora.


*Anak Tiri*


Tokoh pers di Kalimantan Selatan, Zainal Helmie mengemukakan, masyarakat menghadapi masalah serius karena karhutla yang berkepanjangan telah menganggu kesehatan masyarakat, kehidupan ekonomi rakyat, transportasi dan pendidikan.


Dikatakan, sekolah-sekolah sudah diliburkan dan anak-anak harus belajar dari rumah, serta tidak adanya jadwal penerbangan yang pasti, ini hanya sebagian kecil kesulitan yang dihadapi masyarakat. Ini menunjukkan pemerintah kurang serius menangani Karhutla.


“Terkesan karhutla kurang mendapat prioritas. Anggarannya terbatas,”ujar Helmie, Koorda FWK Kalsel.


Tidak heran, jika ada persepsi Kalimantan Selatan menjadi anak tiri, karena bukan termasuk daerah yang mendapat prioritas tinggi dalam penanganan karhutla. Saat ini, fokus pemerintah pusat pada Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan.


Kabut asap tebal menyelimuti kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), hampir setiap hari. Tak heran jika wartawan senior, Harris Sadikin menyebut sudah hampir sebulan, tidak ada penerbangan dari Palangka Raya.


Akibat adanya kabut tebal, warga menghindari beraktivitas di luar rumah. Yang terkena dampaknya adalah UMKM karena omsetnya turun cukup drastis. Ini berpotensi mengakibatkan kredit macet di bank meningkat. Ekonomi melambat.


“Hingga kini, hampir dua bulan anak-anak tidak masuk sekolah. Semua anak belajar dari rumah,”tambah Harris, Koorda FWK Kalteng.


Kondisi darurat karhutla juga disampaikan koorda di Kalimantan Timur, Endro S Effendi. Masyarakat, katanya, sangat merasakan dampaknya.


Koorda FWK di Papua Tengah, Suroso Miswan menyebut masalah karhutla dan kemarau panjang mengakibatkan kesulitan hidup masyarakat.


Wartawan senior M Nasir, Dr Budi Nugraha, Rudi Sitompul, Dadang Rachmat, Berman Nainggolan, Herwan Pebriansyah dan Iqbal Risyad (Pimred VOI) juga menyoroti dan mempertanyakan mengapa pemerintah belum memanfaatkan tawaran bantuan negara-negara sahabat Indonesia.


Hendry Ch Bangun menyatakan karhutla yang berkepanjangan di Kalsel, Kaltim dan Kalteng membuat rakyat frustasi dan marah karena kehidupan mereka terganggu, tidak saja masalah kesehatan yang memburuk, ekonomi yang mulai macet hingga pendidikan dan transporasi yang terganggu. Sementara belum terlihat upaya sistematis dan tepat dari pemerintah pusat.


Setidaknya kebijakan Presiden Prabowo dalam penanganan Karhutla, termasuk instruksinya dalam mempercapat pemadaman, baik lewat operasi darat dan udara di sejumlah wilayah, belum dirasakan langsung manfaatnya. Masyarakat masih berjuang menghadapi kabut asap.


Herry Sinamarata, Koordinator Ekonomi FWK menambahkan, pemerintah harus segera memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat termasuk UMKM yang sedang kesulitan menghadapi dampak  negatif karhatlu. Jangan menunggu apinya padam, baru bergerak!.

Perkumpulan Urang Banten (PUB) Salurkan Bantuan Bibit Tanaman Untuk Masyarakat Baduy

By On Kamis, Oktober 15, 2026

  



Serang // Perkumpulan Urang Banten (PUB) bidang penanggulangan bencana lakukan kegiatan penyaluran bantuan bibit tanaman sebanyak 2.660 ke Kampung Cipere, Kabupaten Lebak Provinsi Banten pada hari Selasa 13/10/2026. 


Kegiatan tersebut dihadiri oleh beberapa pengurus dan anggota Perkumpulan Urang Banten (PUB) bidang penanggulangan bencana diantaranya Wakil Ketua Umum Bidang Penanggulangan Bencana sekaligus Ketua Badan Kordinasi Penanggulangan Bencana H.Nana Sujana (Ki Nana Sujana), Wakil Ketua BKPB Koswara Mulyana (Ki Koswara), Anggota BKPB H.Epi Kunaepi (Ki Epi) serta Sekretaris BKPB Hendi Effendi yang akrab disapa Asep Hendi (Ki Asep Hendi).


Ki Nana Sujana mengatakan bahwa Bibit tanaman tersebut diberangkatkan dari Pusat Persemaian Rumpin, Bogor sekitar pukul 09.00 WIB dan tiba di Kampung Cipere sekitar pukul 14.00 WIB. Bantuan bibit pohon diterima langsung oleh perwakilan masyarakat adat Baduy yang bernama Kang Ciwing. Seluruh bibit diterima dalam kondisi baik dan siap disalurkan kepada masyarakat yang berada di wilayah Baduy dan sekitarnya untuk menjaga ekosistem alam dan pelestarian lingkungan.


“Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam gerakan penghijauan untuk menjaga pelestarian lingkungan masyarakat adat Baduy dan wilayah sekitarnya. Keberhasilan distribusi ini menjadi wujud komitmen PUB bersama panitia dan masyarakat adat dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan melalui aksi nyata, kolaborasi serta semangat gotong royong.” jelasnya


Proses penurunan dan pengangkutan bibit berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh kebersamaan. Masyarakat adat Baduy turut bergotong royong memindahkan bibit dari kendaraan pengangkut untuk selanjutnya dibawa ke sejumlah kampung adat terdekat sebagai persiapan penanaman. tutur Ki Nana


“Keterlibatan langsung masyarakat adat menjadi bagian penting dari gerakan Baduy Lestari. Pelestarian lingkungan tidak hanya berkaitan dengan penanaman pohon, tetapi juga membutuhkan kesadaran, kepedulian, dan partisipasi masyarakat sebagai penjaga alam sekaligus pewaris kearifan lokal.” ungkap Ki Nana


Ditempat yang sama Ki Asep Hendi menyampaikan bahwa “Melalui Giat Baduy Lestari 2026, Perkumpulan Urang Banten (PUB) terus melakukan sinergi dengan masyarakat khususnya masyarakat Baduy untuk terus menjaga dan melestarikan lingkungan agar menjadi lebih asri sehingga manfaatnya bukan hanya dirasakan hari ini, tahun ini namun dapat dirasakan untuk generasi penerus di masa yang akan datang. 


Distribusi gelombang pertama sejumlah 2.660 di Kampung Cipere merupakan bagian dari rangkaian Giat Baduy Lestari 2026 yang menargetkan penyaluran bibit tanaman secara keseluruhan sebanyak 70.000 ke kawasan masyarakat adat Baduy dan wilayah sekitarnya. ungkapnya


Program yang digagas dengan semangat kolaborasi ini diharapkan mampu mendukung penghijauan, menjaga keseimbangan ekosistem, serta meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya merawat alam. Jelasnya


Bagi PUB, gerakan Baduy Lestari menjadi salah satu wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus penghormatan terhadap kearifan lokal masyarakat adat Banten. Upaya ini menegaskan bahwa menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama yang perlu diwujudkan melalui tindakan yang nyata dan berkelanjutan. Pungkasnya.

Satu Abad Kebangkitan KNPI Gelar Konsolidasi Akbar, 10 Tokoh Nasional Akan Dianugerahi Penghargaan Bersejarah di Hari Sumpah Pemuda ke-98

By On Rabu, Oktober 14, 2026

 



Jakarta — Sebuah momentum sakral yang akan mengubah jalannya sejarah pemuda Indonesia bersiap untuk menghentak tanah air. Puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang jatuh pada 28 Oktober 2026 bukan lagi sekadar seremoni tahunan yang berlalu begitu saja.


Di bawah atmosfer perjuangan yang membara, Gedung Pemuda KNPI Pusat di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, akan menjadi saksi bisu lahirnya sebuah epos baru: Konsolidasi Akbar Pemuda Indonesia Menuju Satu Abad Kebangkitan Pemuda!


Ketua Umum DPP KNPI, Dr. HM. Ali Hanafiah, mengambil langkah strategis dengan menunjuk Wakil Ketua Umum DPP KNPI, Slamet Puja Raharjo, sebagai Ketua Panitia Hari Sumpah Pemuda Tingkat Nasional ke-98 yang akan dilangsungkan di Gedung Pemuda nasional. Di pundak kepanitiaan ini, sebuah gerakan raksasa sedang dirancang untuk mengguncang dan menyatukan energi pemuda dari Sabang sampai Merauke.


Dengan mengusung tema yang membakar semangat, "Gerakan Nasional Pemuda Bergerak, Indonesia Berdampak," momentum ini dipastikan akan memijarkan kembali api persatuan yang pernah dinyalakan pada tahun 1928.


Tidak main-main, Gedung Pemuda akan disesaki oleh ribuan perwakilan pemuda tangguh dari 38 provinsi di seluruh Indonesia, berbaur bersama para tokoh pemuda nasional yang kini menduduki posisi-posisi krusial di peta kekuasaan dan kebijakan negara.


"Ini adalah babak baru. Momentum Sumpah Pemuda kali ini adalah ikrar suci untuk menyatukan seluruh darah, keringat, dan gagasan pemuda di tanah air. Kita tidak hanya berkumpul, kita sedang menggerakkan gelombang perubahan yang dampaknya akan dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia!" tegas Ketua Panitia, Slamet Puja Raharjo, dengan nada penuh optimisme, ketika ditemui para awak media Rabu (14/10/2026).


Puncak Ketegangan: Penganugerahan KNPI Award 2026

Di balik gemuruh konsolidasi akbar ini, atmosfer acara dipastikan akan mencapai titik kulminasi paling dramatis saat lampu panggung menyorot sepuluh nama besar. DPP KNPI secara resmi mengumumkan akan menganugerahkan KNPI Award 2026 kepada 10 Tokoh Nasional paling berpengaruh. 


Mereka adalah para ksatria bangsa, jajaran tokoh inspiratif yang rekam jejak, kiprah, dan kontribusinya telah menorehkan tinta emas dalam perjalanan mempertahankan serta memajukan NKRI.


Berdasarkan keputusan rapat final yang berlangsung tegang dan penuh pertimbangan matang, berikut adalah 10 Tokoh Nasional yang terpilih untuk menerima penghargaan tertinggi pemuda Indonesia:


1. Prof. Dr. Ir. H. Sufmi Dasco Ahmad, SH., MH (Wakil Ketua DPR RI)

2. Jenderal Polisi DR (HC) Suyudi Ario Seto, S.I.K,. SH., M.Si (Kapolri)

3. Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP (Mentan)

4. Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Prof. Dr. Reda Manthovani, SH,. MH., LL.M 

5. H. Yandri Susanto, S.Pt,. M.Pd (Mendes)

6. DR. Sudaryono, B.Eng,. MM (Kepala MBG(

7. Mayor Teddy Indra Wijaya (Sekretaris Kabinet)

8. Andra Soni, SM, M.Ap  (Gubernur Banten)

9. DR. Ir. Pramono Anung Wibowo, MM (Gubernur DKI Jakarta)

10. Sherly Tjoanda Laos (Gubernur Maluku Utara)


Sepuluh nama ini adalah simbol dari dedikasi tanpa batas. Kehadiran mereka di atas panggung Gedung KNPI Pusat pada 28 Oktober nanti bukan hanya untuk menerima trofi, melainkan untuk menerima estafet amanah dari seluruh pemuda Indonesia demi menyongsong satu abad kebangkitan bangsa.


Sebanyak 10 orang tokoh ini akan menerima penghargaan dengan nominasi yang berbeda-beda. 

Sejarah baru sedang ditulis. Gemuruhnya sudah terdengar. Bersiaplah menjadi saksi mata dari bangkitnya raksasa muda Indonesia!.

Bireuen Berselawat di HUT ke-27: Merawat Persatuan, Menguatkan Semangat Bangkit Pascabencana

By On Selasa, Oktober 13, 2026

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST menutup rangkaian peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, dengan tema Bireuen Berselawat, di Halaman Masjid Agung Sultan Jeumpa. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Ribuan masyarakat menghadiri kegiatan Bireuen Berselawat di Masjid Agung Sultan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Senin malam, 12 Oktober 2026. 

Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen. 

Lantunan selawat yang menggema di dalam dan sekitar Masjid menciptakan suasana religius dan khusyuk. 

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengenang perjalanan pembangunan daerah serta perjuangan masyarakat dalam menghadapi bencana hidrometeorologi dan pemulihan pascabencana. 

Suasana haru terasa saat video kilas balik diputar setelah salat Isya. Tayangan tersebut menampilkan perjalanan pembangunan Bireuen, kondisi saat bencana melanda, serta upaya pemerintah dan masyarakat untuk bangkit menghadapi berbagai tantangan. 

Dukungan terhadap kebangkitan Bireuen turut disampaikan Irini Dewi Wanti, S.S., MSP., perwakilan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, melalui pesan video berisi ucapan selamat dan dukungan moral kepada masyarakat. 

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, dalam sambutannya mengajak masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-27 sebagai momentum memperkuat keimanan, menjaga persatuan, dan meningkatkan semangat gotong royong dalam membangun daerah. 

Menurut Mukhlis, pembangunan Bireuen membutuhkan kontribusi seluruh elemen masyarakat, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Ulama, Akademisi, Tenaga Pendidik, Tenaga Kesehatan, Keuchik, Aparatur Gampong, hingga Masyarakat luas. 

"Berbagai capaian pembangunan bukan semata-mata hasil kerja Bupati dan Wakil Bupati. Ini adalah buah dari kontribusi kolektif semua unsur,” ujarnya. 

Ia menegaskan, semangat Bireuen Berselawat tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW harus diwujudkan dalam perilaku jujur, adil, santun, serta kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan, terutama warga terdampak bencana. 

Mukhlis juga menyampaikan sejumlah prioritas pembangunan daerah, meliputi penguatan nilai keagamaan, peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, penyediaan rumah layak huni, serta penguatan ketahanan pangan melalui sektor pertanian. 

Selain itu, rekonstruksi infrastruktur pascabencana perlu memperhatikan ketahanan lingkungan agar pembangunan tidak hanya memulihkan kondisi daerah, tetapi juga mendukung keselamatan masyarakat dalam jangka panjang. 

Di tengah peringatan HUT yang berlangsung dalam suasana kebersamaan, pengentasan kemiskinan dan pemerataan akses terhadap fasilitas publik masih menjadi tantangan bagi Kabupaten Bireuen. 

Melalui kegiatan Bireuen Berselawat, masyarakat diharapkan semakin mempererat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, dan bersama-sama mendukung pemulihan serta pembangunan daerah. (Joniful Bahri)

Yah Fud Serahkan Bantuan Peralatan Usaha kepada 20 Wirausaha Kuliner Pemula di Bireuen

By On Selasa, Oktober 13, 2026

Wakil Ketua I DPRA, yang juga Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau akrab disapa Yah Fud, menyerahkan bantuan peralatan usaha kuliner kepada 20 Wirausaha Pemula (WP) tahun 2026 di Kabupaten Bireuen. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang juga Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau akrab disapa Yah Fud, menyerahkan bantuan peralatan usaha kuliner kepada 20 Wirausaha Pemula (WP) tahun 2026 di Kabupaten Bireuen. 

Bantuan dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Aceh tersebut diperjuangkan melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRA. 

Penyerahan berlangsung di kompleks perumahan Cot Tarom Tunong, Kecamatan Jeumpa, Bireuen, Selasa 13 Oktober 2026, dengan dihadiri perwakilan Diskop UKM Aceh. 

Yah Fud mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam membantu pelaku usaha kecil mengembangkan usaha dan meningkatkan perekonomian keluarga. 

Peralatan yang diberikan disesuaikan dengan jenis usaha penerima. Pelaku usaha kerupuk kulit mendapatkan mesin press kemasan dan freezer. Sementara pelaku usaha kedai kopi menerima mesin kopi, penggiling kopi (grinder), dan kompor. Adapun pelaku usaha kue memperoleh kompor, oven, dan mixer. 

Para penerima bantuan berasal dari Kecamatan Kota Juang, Juli, Peusangan Siblah Krueng, Pandrah, Simpang Mamplam, dan Samalanga. 

Yah Fud menjelaskan, penyaluran bantuan pada 2026 tersebut merupakan kali kesembilan. Selain peralatan usaha, bantuan yang diperjuangkannya melalui berbagai program juga mencakup kebutuhan pangan bagi masyarakat kurang mampu, bantuan becak, serta bentuk bantuan sosial lainnya. 

Menurutnya, proses penyaluran bantuan pemerintah membutuhkan waktu karena calon penerima harus melalui tahapan verifikasi ulang oleh instansi terkait untuk memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan. 

"Bagi masyarakat yang belum mendapatkan bantuan, saya berharap tetap bersabar karena semuanya membutuhkan proses. Insya Allah, usulan bagi masyarakat yang belum menerima bantuan akan kita perjuangkan kembali pada tahun berikutnya,” ujarnya. 

Ia menjelaskan, usulan bantuan tersebut berawal dari kegiatan Reses untuk menyerap aspirasi masyarakat. Aspirasi yang dihimpun kemudian diperjuangkan melalui Pokir DPRA sebelum diproses oleh pemerintah dan disalurkan kepada penerima yang memenuhi kriteria. 

Yah Fud juga mengingatkan para penerima agar memanfaatkan peralatan yang diberikan sesuai peruntukannya dan tidak menjualnya kepada pihak lain. 

"Bantuan ini bukan untuk dijual, melainkan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga. Jika ditemukan penerima yang menjual bantuan tersebut, tentu akan menjadi catatan dalam penyaluran bantuan selanjutnya,” tegasnya. 

Ia berharap, bantuan peralatan usaha tersebut dapat membuka peluang kerja, meningkatkan produktivitas, serta membantu masyarakat kecil, khususnya pelaku usaha kuliner, agar lebih mandiri secara ekonomi. 

Dalam kesempatan itu, Yah Fud turut mengingatkan masyarakat agar lebih cermat memilih pemimpin dan wakil rakyat dengan mempertimbangkan kepedulian serta kontribusi nyata kepada masyarakat, bukan karena imbalan uang saat pemilihan. 

Menurutnya, membantu masyarakat merupakan tanggung jawab bersama seluruh wakil rakyat. 

Ia juga menegaskan bahwa pendampingan dalam pengurusan proposal bantuan, termasuk bantuan rumah bagi kaum duafa, merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat memenuhi persyaratan administrasi agar proses pengajuan dapat berjalan lebih mudah. (Joniful Bahri)

Kecamatan Jeumpa Raih Tiga Prestasi pada HUT ke-27 Kabupaten Bireuen

By On Selasa, Oktober 13, 2026

Camat Jeumpa, Rusli S.Sos berfoto bersama usai menerima penghargaan dari Bupati Bireuen, H Muhlis ST pada malam apresiasi seni, di halaman pendopo bupati setempat, Sabtu malam, 10 Oktober 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Pemerintah Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, berhasil meraih tiga prestasi dalam rangkaian perlombaan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen. 

Prestasi tersebut meliputi juara pertama perpustakaan terbaik, juara pertama stan UMKM terbaik bersama Kecamatan Makmur, serta juara ketiga penyaji terbaik Festival Meurukon antarkecamatan. 

Penghargaan bagi para pemenang diserahkan dalam acara malam apresiasi seni yang berlangsung di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Sabtu malam, 10 Oktober 2026. 

Adapun prestasi yang diraih Kecamatan Jeumpa, yakni juara pertama perpustakaan terbaik tingkat Kabupaten Bireuen melalui Pustaka Singgah Mata, Desa Cot Tarom Baroh. Selanjutnya, juara pertama stan UMKM terbaik yang diraih bersama Kecamatan Makmur, serta juara ketiga kategori penyaji terbaik dalam Festival Meurukon antarkecamatan se-Kabupaten Bireuen. 

Camat Jeumpa, Rusli, S.Sos., menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen. 

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama dan dukungan berbagai unsur, mulai dari Muspika, para Keuchik, Sekretaris Desa (Sekdes), perangkat Gampong, pegawai Kantor Camat Jeumpa, hingga seluruh masyarakat Kecamatan Jeumpa. 

"Keberhasilan ini merupakan keberhasilan bersama, hasil kerja sama seluruh unsur Pemerintah Kecamatan Jeumpa, tokoh masyarakat, para Keuchik, Sekdes, serta seluruh pegawai kantor kecamatan dan masyarakat yang telah memberikan dukungan,” ujar Rusli. 

Camat Jeumpa, Rusli S. Sos berfoto bersama usai menerima penghargaan stand terbaik rangkaian kegiatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, Sabtu malam, 10 Oktober 2026. 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus Pustaka Singgah Mata, Desa Cot Tarom Baroh, serta Grup Rukoen Pintoe Kuta, Gampong Lipah Rayeuk, yang telah berpartisipasi dan mengharumkan nama Kecamatan Jeumpa dalam berbagai perlombaan tersebut. 

Rusli berharap, prestasi yang diraih menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kreativitas, kekompakan, dan partisipasi dalam mendukung pembangunan daerah. 

"Ke depan, kita akan terus berbuat dan berupaya membawa nama Kecamatan Jeumpa ke arah yang lebih baik," katanya. 

Selain menjadi ajang kompetisi dan pelestarian budaya, rangkaian kegiatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen juga menjadi sarana hiburan bagi masyarakat. 

Kegiatan tersebut turut memberikan ruang promosi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sehingga diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi masyarakat setempat. 

Prestasi yang diraih Kecamatan Jeumpa menjadi bukti pentingnya sinergi antara Pemerintah Kecamatan, Pemerintahan Gampong, pelaku usaha, pegiat budaya, dan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan daerah sekaligus memperkuat potensi lokal. (Joniful Bahri)

Bupati Bireuen Tutup Lomba HUT ke-27, Serahkan Hadiah kepada Para Pemenang

By On Selasa, Oktober 13, 2026

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., secara resmi menutup rangkaian perlombaan dalam rangka memperingati HUT ke-27 Kabupaten Bireuen tahun 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., secara resmi menutup rangkaian perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen tahun 2026. 

Penutupan tersebut ditandai dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang dan dilanjutkan dengan Malam Pagelaran Seni, di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Sabtu malam, 10 Oktober 2026. 

Kegiatan tersebut menjadi ajang apresiasi bagi masyarakat yang telah berpartisipasi dalam berbagai perlombaan dengan menjunjung tinggi kreativitas, kerja keras, kebersamaan, dan sportivitas. 

Acara itu turut dihadiri Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Ketua TP-PKK Kabupaten Bireuen, Ny. Sadriah Mukhlis, Ketua BKMT Kabupaten Bireuen, serta masyarakat. 

Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis mengatakan, penutupan rangkaian perlombaan bukan sekadar seremoni penyerahan penghargaan kepada para pemenang, melainkan juga bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen terhadap seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan dan kreativitas dalam berkompetisi secara sehat. 

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan perlombaan tidak hanya ditentukan oleh prestasi dan jumlah juara yang diraih, tetapi juga oleh tingginya partisipasi masyarakat, semangat kebersamaan, serta nilai-nilai positif yang tumbuh selama kegiatan berlangsung. 

"Malam ini kita khususkan untuk merayakan keringat, kerja keras, serta sportivitas yang telah ditunjukkan oleh para peserta melalui berbagai cabang perlombaan yang telah usai digelar,” ujar Mukhlis. 

Ia berharap, semangat kebersamaan dan sportivitas yang telah ditunjukkan para peserta dapat terus dipertahankan dalam kehidupan bermasyarakat. 

Selain memeriahkan hari jadi daerah, berbagai perlombaan tersebut diharapkan mampu mendorong kreativitas sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat di Kabupaten Bireuen. 

Rangkaian acara penutupan semakin semarak dengan penyelenggaraan Malam Pagelaran Seni yang menjadi bagian dari perayaan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen tahun 2026. 

Penyerahan hadiah kepada para pemenang menjadi bentuk penghargaan atas prestasi dan partisipasi masyarakat dalam menyukseskan berbagai kegiatan peringatan hari jadi Kabupaten Bireuen. 

Momentum tersebut sekaligus diharapkan dapat memperkuat kebersamaan dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah. (Joniful Bahri)

Pengemudi Ojek Raih Sepeda Motor Ajang Jalan Santai HUT ke-27 Kabupaten Bireuen

By On Selasa, Oktober 13, 2026

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T saat menyerahkan kunci sepeda motor hadiah utama kegiatan fun walk yang digelar Panitia HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, Minggu, 11 Oktober 2026.

BIREUEN, KabarViral79.Com – Muslim, seorang pengemudi ojek asal Desa Pulo Ara, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, tak menyangka keikutsertaannya dalam kegiatan jalan santai gratis memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen berbuah keberuntungan. Nomor undiannya terpilih sebagai pemenang satu unit sepeda motor. 

Momen keberuntungan tersebut terjadi saat pengundian hadiah utama kegiatan fun walk yang digelar Panitia HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, Minggu, 11 Oktober 2026. 

Nomor undian Muslim dibacakan langsung oleh Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., yang kemudian menyerahkan kunci sepeda motor secara simbolis kepada pemenang. 

Bagi Muslim yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi Gojek, hadiah tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri. Ia tidak menyangka dapat membawa pulang hadiah utama di tengah ribuan warga yang mengikuti kegiatan tersebut. 

Jalan santai bertema “Mari Satukan Tekad Menuju Bireuen yang Lebih Gemilang” itu dipadati masyarakat sejak pagi. Warga dari berbagai kecamatan mulai berdatangan sekitar pukul 07.00 WIB untuk mengikuti kegiatan yang terbuka bagi berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. 

Bupati Mukhlis melepas peserta dengan menerbangkan balon ke udara di ruas jalan sebelah selatan SMPN 1 Bireuen. 

Peserta kemudian menempuh rute yang dimulai dari Lapangan Pulo Kiton, melewati kawasan depan gedung DPRK Bireuen, Tugu Kota Juang, Simpang Empat Bireuen, hingga Simpang Meunasah Tgk. Digadong. Setelah berbalik arah, peserta menyelesaikan perjalanan di Pendopo Bupati Bireuen. 

Bupati Mukhlis melepas peserta kegiatan fun walk yang digelar Panitia HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, Minggu, 11 Oktober 2026. 

Membludaknya jumlah peserta membuat pergerakan massa berlangsung perlahan. Ruas jalan di sekitar gedung DPRK Bireuen, Simpang Empat, hingga jalur menuju Takengon dipadati warga. 

Bahkan, ketika rombongan terdepan telah mencapai kawasan Simpang Empat, barisan peserta di bagian belakang masih berada di sekitar SMPN 1 Bireuen. 

Sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer jalan protokol dipenuhi warga yang antusias memeriahkan hari jadi Kabupaten Bireuen tersebut. 

Untuk menambah semarak kegiatan, panitia menyediakan ratusan hadiah menarik, termasuk tiga unit sepeda motor sebagai hadiah utama. 

Hadiah lainnya berupa televisi LED 55 inci, kulkas, pendingin ruangan (AC), sepeda, kipas angin, dispenser, serta berbagai perlengkapan rumah tangga. 

Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Bupati Bireuen, H. Razuardi, M.T; Ketua DPRK Bireuen, Juniadi, S.H; Sekretaris Daerah Bireuen, Ismunandar, S.T., M.T; unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda); para Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK); anggota DPRK Bireuen; pengurus TP PKK Bireuen; serta Tokoh Masyarakat. 

Untuk menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan, personel gabungan dari Polres Bireuen, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan WH, bersama panitia pelaksana melakukan pengamanan di sepanjang rute hingga lokasi finis. (Joniful Bahri)

UNIS Tangerang Bidik Kolaborasi Riset dan Publikasi dengan Universitas Malaysia

By On Selasa, Oktober 13, 2026

 



Tangerang – Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) menjajaki penguatan kerjasama akademik internasional melalui visiting dan benchmarking ke Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), dan International Islamic University Malaysia (IIUM) pada 6–7 Oktober 2026.


Rektor UNIS, Prof. Dr. H. Mustofa Kamil, Dip, RSL., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diarahkan untuk memperluas jejaring akademik internasional sekaligus menjajaki peluang kerjasama yang dapat mendukung peningkatan mutu akademik Perguruan Tinggi.


Menurut Mustofa Kamil, penguatan hubungan dengan Perguruan Tinggi di luar negeri perlu diarahkan pada kegiatan konkret yang memberikan manfaat bagi institusi, dosen, peneliti, dan mahasiswa. Peluang tersebut mencakup pertukaran akademik, kolaborasi penelitian, publikasi ilmiah, serta pengembangan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan Pendidikan Tinggi.


Tim Visiting Program Pascasarjana UNIS di UKM diterima oleh Prof. Dr. Mohd Rizal Bin Palil Deputy Dean Faculty of Economics and Manajement dan jajaran, sedang saat berada di IIUM diterima oleh Prof. Dr. Mohamed bin Mohamed Haneef Aslam Deputy Rector, dalam diskusi  kesempatan bagi Tim UNIS untuk mempelajari praktik pengembangan kurikulum, penjaminan mutu, pembelajaran berbasis luaran atau Outcome-Based Education (OBE), serta pemanfaatan teknologi pendidikan, termasuk kecerdasan artifisial (AI).


Sementara itu, Direktur Program Pascasarjana UNIS, Dr. Ir. H. Hardjito S. Darmojo, M.Pd., menyoroti pentingnya penjajakan kerjasama yang selaras dengan kebutuhan akademik untuk pengembangan pada Program Pascasarjana.


Menurut Hardjito, peluang kolaborasi dapat dikembangkan melalui, seminar usulan proposal penelitian, kuliah tamu, pendampingan penelitian tesis, kolaborasi riset dan publikasi dosen, serta kemungkinan mobilitas dosen dan mahasiswa sesuai ketentuan masing-masing institusi. Kegiatan ini merupakan langkah awal sebagai landasan kerjasama yang akan dipayungi oleh hukum dalam bentuk Memoramdum of Understanding / MoU antar institusi Universitas.


Program Pascasarjana UNIS memiliki tiga Program Studi, yakni Magister Manajemen, Magister Ilmu Administrasi, dan Magister Ilmu Hukum. Ketiga Program Studi  tersebut membuka peluang kolaborasi Interdisipliner dalam bidang manajemen dan pengembangan organisasi, tata kelola serta kebijakan publik, hingga hukum dan regulasi kelembagaan.


Dalam bidang penelitian, penjajakan kerjasama juga diarahkan pada pemetaan minat riset antar dosen, penyusunan topik penelitian bersama, pengembangan proposal pendanaan, dan partisipasi dalam konferensi ilmiah. Pelaksanaan program memerlukan kesepakatan mengenai target kegiatan, penanggung jawab, jadwal, serta keluaran yang diharapkan.


Tim Visiting UNIS dalam kegiatan tersebut diikuti Ketua Yayasan Islam Syekh-Yusuf, Dr. Ir. H. Muhamad Yus Firdaus, M.Si., Wakil Direktur Program Pascasarjana, Dr. Teuku Fajar Shadiq, S.E., M.M., Ketua Program Studi Ilmu Administrasi, Dr. H. Dafyar Eliadi Hardian, S.E., M.M., Ketua Program Studi Manajemen, Dr. H. Erialdy, S.Pd., M.Kes., M.M., Ketua Program Studi Ilmu Hukum, Dr. Siti Humulhaer, S.H., M.H., serta unsur Penjaminan Mutu Program Pascasarjana, Dr. Ir. Dwi Sri Dani Afriza, M.E., M.M.


Sebagai tindak lanjut, UNIS diarahkan untuk memetakan bidang kolaborasi, menunjuk narahubung, serta menyusun rencana kerja dengan target dan indikator yang jelas. Bentuk kerjasama dapat disepakati dan selanjutnya dituangkan dalam dokumen resmi  MoU apabila kegiatan telah dilaksanakan oleh kedua belah pihak.


Melalui kegiatan ini, UNIS berharap penjajakan dengan UKM dan IIUM dapat berkembang menjadi kemitraan akademik yang berkelanjutan, khususnya dalam peningkatan mutu pendidikan Program Pascasarjana, pengembangan riset, publikasi ilmiah, dan penguatan kapasitas akademik.

ALIANSI PEMERHATI PEMBANGUNAN PROVINSI BANTEN GELAR AKSI DI KANTOR BUPATI SERANG, SOROTI REALISASI BELANJA DAN PAYMENT OUTSIDE SYSTEM

By On Senin, Oktober 12, 2026

  



SERANG, 12 Oktober 2026 — Aliansi Pemerhati Pembangunan Provinsi Banten menggelar aksi penyampaian aspirasi di Kantor Bupati Serang, Senin (12/10/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyoroti hasil rekapitulasi data INAPROC Kabupaten Serang Tahun Anggaran 2025, khususnya realisasi belanja serta sejumlah paket pengadaan yang tercatat berstatus Payment Outside System.


Dalam aksi tersebut, massa mengaku kecewa karena hanya dapat bertemu dengan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Serang. Perwakilan massa kemudian menyerahkan dokumen berisi data dan catatan awal mengenai sejumlah persoalan administrasi belanja pada beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang.


Aliansi sebelumnya berharap dokumen tersebut dapat diserahkan secara langsung kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang agar memperoleh penjelasan dan tindak lanjut dari pihak yang berwenang.


Berdasarkan rekapitulasi data yang disampaikan aliansi, tercatat sebanyak 3.906 paket pengadaan dengan nilai keseluruhan sekitar Rp200,69 miliar pada 14 OPD. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.262 paket atau 57,91 persen tercatat berstatus Payment Outside System, dengan nilai sekitar Rp80,22 miliar.


Aliansi juga menyoroti data Sekretariat Daerah Kabupaten Serang. Dalam rekap tersebut, Sekretariat Daerah tercatat memiliki 558 paket dengan nilai sekitar Rp19,76 miliar, sedangkan 474 paket senilai sekitar Rp16,67 miliar tercatat berstatus Payment Outside System.


Data tersebut menjadi salah satu dasar bagi aliansi untuk meminta klarifikasi, terutama mengenai kesesuaian pencatatan transaksi, mekanisme pembayaran, dokumen pendukung, serta rekonsiliasi antara data INAPROC dan realisasi anggaran.


Koordinator aksi, Danny Pratama, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari kepedulian masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan dan penggunaan anggaran publik di Kabupaten Serang.


“Tata kelola pemerintahan yang baik berawal dari administrasi yang tertib, transparan, dan akuntabel. Administrasi bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi untuk memastikan setiap belanja pemerintah dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Danny.


Menurutnya, momentum Hari Ulang Tahun ke-500 Kabupaten Serang seharusnya menjadi kesempatan untuk memperkuat pembenahan administrasi, keterbukaan informasi, dan pengawasan anggaran. Ia berharap tata kelola pemerintahan Kabupaten Serang terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik serta akuntabilitas belanja daerah.


“Di usia 500 tahun, kami berharap Kabupaten Serang semakin maju dalam tata kelola pemerintahan. Kami ingin melihat pembenahan administrasi dan transparansi yang nyata, sehingga pengelolaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan dan hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.


Danny menambahkan bahwa kehadiran aliansi bukan untuk menghakimi pihak tertentu, melainkan mendorong pemerintah daerah memberikan penjelasan terbuka atas data yang dipersoalkan.


“Kami hadir karena peduli terhadap Kabupaten Serang. Kami ingin ke depan administrasi pemerintahan jauh lebih baik. Jika terdapat perbedaan pencatatan atau mekanisme pembayaran, pemerintah harus menjelaskan berdasarkan dokumen dan ketentuan yang berlaku.”


Dalam aksi tersebut, Aliansi Pemerhati Pembangunan Provinsi Banten meminta Pemerintah Kabupaten Serang memberikan jawaban tertulis dalam waktu empat hari kerja sejak surat permintaan diterima, sesuai tenggat yang disampaikan dalam aksi.


Aliansi meminta agar penjelasan tersebut mencakup daftar paket yang tercatat berstatus Payment Outside System, alasan dan dasar mekanisme pembayaran, dokumen pendukung transaksi, serta hasil rekonsiliasi data dengan realisasi anggaran. Aliansi juga meminta agar Inspektorat Kabupaten Serang melakukan penelaahan sesuai kewenangannya apabila ditemukan indikasi ketidaksesuaian administrasi.


Danny menegaskan, apabila dalam tenggat tersebut tidak ada jawaban atau tindak lanjut yang memadai, pihaknya berencana menggelar aksi lanjutan pada 19, 20, 21, dan 22 Oktober 2026 sampai memperoleh penjelasan atas persoalan yang disampaikan.


“Empat hari kerja kami berikan agar pemerintah memiliki kesempatan untuk menelaah data dan memberikan jawaban resmi. Apabila tidak ada jawaban atau tindak lanjut yang memadai, kami akan melanjutkan penyampaian aspirasi pada tanggal 19 sampai 22 Oktober 2026. Yang kami minta adalah kejelasan, keterbukaan, dan pertanggungjawaban administrasi,” tutup Danny.


Aliansi berharap Pemerintah Kabupaten Serang merespons tuntutan tersebut secara terbuka, objektif, dan berdasarkan dokumen yang dapat diverifikasi. Bagi aliansi, keterbukaan administrasi merupakan salah satu langkah penting untuk memperkuat kepercayaan masyarakat serta mewujudkan pengelolaan anggaran daerah yang transparan dan akuntabel.


Aliansi Pemerhati Pembangunan Provinsi Banten

Transparansi | Akuntabilitas | Pengawasan | Untuk Banten yang Lebih Baik

red.

Pompa Intake Terbakar, Air PDAM di Bayah Lebak Mati Empat Hari

By On Senin, Oktober 12, 2026

 



LEBAK,Kabarviral79.com – Sejumlah pelanggan PDAM di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, mengeluhkan kondisi air bersih yang tidak mengalir selama empat hari terakhir. 


Masalah ini kian menyulitkan warga lantaran terjadi di tengah musim kemarau panjang.


Demi memenuhi kebutuhan harian, warga terpaksa menumpang mandi di rumah tetangga atau kerabat yang memiliki sumur. 


Mereka juga harus mengangkut air menggunakan jerigen untuk dibawa pulang ke rumah masing-masing.

Bahkan, sebagian pelanggan rela mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli air bersih dari pihak lain.


Tak jarang, warga terpaksa turun ke Sungai Cimadur agar bisa mandi bersama keluarga mereka.


"Saya bersama keluarga sangat kewalahan," ujar Haeti pelanggan di Kampung Sukajaya


Setiap pagi dan sore harus membawa jerigen untuk meminta air ke tempat saudara karena sudah tiga hari air PDAM mati. Kami butuh pelayanan yang serius dari petugas PDAM," ujar salah satu warga, Deni Ismayadi.


Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Cabang PDAM Bayah, Aep Saipul Ikbal, menjelaskan bahwa terhentinya pasokan air disebabkan oleh adanya kerusakan teknis pada pompa intake.


"Mohon maaf, sedang ada gangguan kerusakan pompa intake. Pompanya terbakar, sehingga harus diangkat dan dibawa ke pusat," kata Aep melalui pesan WgatsApp



Saat ini lanjut Aep, kami sedang menunggu perbaikan pompa pengganti selesai. Estimasi perbaikan selesai sampai hari Selasa," ungkapnya 


(Cup)

Wujudkan Pelayanan Prima, Kapolres Lebak Turun Langsung Atur Lalu Lintas

By On Senin, Oktober 12, 2026

 



LEBAK,Kabarviral79.com – Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Arninsi, S.H., S.I.K., M.Si., turun langsung melaksanakan kegiatan Strong Point Pagi dengan mengatur arus lalu lintas di Pos Jembatan 2, daerah hukum Polres Lebak, Senin (12/10/2026).


Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Lebak didampingi KBO Sat Lantas dan  Kanit Turjawali Satlantas Polres Lebak beserta personel Satlantas. Kehadiran Kapolres di lapangan merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang optimal, humanis, dan responsif kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan pada jam aktivitas pagi hari.


Kapolres Lebak turut membantu mengatur arus kendaraan guna memastikan kelancaran, keamanan, dan ketertiban lalu lintas, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman.


Kapolres Lebak AKBP Arninsi, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan Strong Point Pagi merupakan salah satu bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan.


“Melalui kegiatan Strong Point Pagi ini, kami ingin memastikan arus lalu lintas berjalan lancar serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang memulai aktivitas di pagi hari. Kehadiran anggota Polri di lapangan merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat,” ujar AKBP Arninsi.


Kapolres juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya para pelajar, agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengutamakan keselamatan saat berkendara maupun menyeberang jalan.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keselamatan berlalu lintas. Patuhi rambu-rambu lalu lintas, selalu berhati-hati di jalan, dan jadikan keselamatan sebagai prioritas utama,” tambahnya.


"Kegiatan Strong Point Pagi ini merupakan salah satu upaya Polres Lebak dalam mencegah kemacetan, meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas, serta meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat," terang Arninsi.


"Melalui kegiatan tersebut, Polres Lebak berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat demi terciptanya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di wilayah Kabupaten Lebak," tukasnya.


(Cup/Uday)

Apresiasi Karya Kreatif Banten, Gubernur Andra Soni Targetkan UMKM dan Wastra Lokal Bersaing di Kancah Global

By On Minggu, Oktober 11, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat menghadiri peragaan busana (fashion show) Karya Kreatif Banten, di Bintaro Jaya Xchange Mall, Kota Tangerang Selatan, Sabtu, 10 Oktober 2026. 

TANGERANG, KabarViral79.Com - Gubernur Banten, Andra Soni menyatakan bahwa gelaran Karya Kreatif Banten secara efektif mampu mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Provinsi Banten untuk naik kelas. 

Kegiatan ini dinilai sukses mengkurasi produk UMKM agar mampu bersaing dan tampil di panggung provinsi, nasional, bahkan internasional. 

​“Kami mengapresiasi kegiatan Karya Kreatif Banten yang alhamdulillah rutin dilaksanakan setiap tahun oleh Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten. Ini adalah salah satu upaya mengkurasi UMKM kita agar bisa tampil di ajang bergengsi seperti ini,” kata Gubernur Andra Soni usai menyaksikan peragaan busana (fashion show) Karya Kreatif Banten di Bintaro Jaya Xchange Mall, Kota Tangerang Selatan, Sabtu, 10 Oktober 2026. 

​Menurut Gubernurnya, ragam karya desain yang dipamerkan sangat menarik, terutama inovasi wastra tenun Baduy yang dikembangkan oleh para pelaku usaha. 

“Niat baik dari acara ini adalah bagaimana UMKM kita bisa naik kelas sekaligus mendukung pariwisata daerah, dengan menjadikan tenun Baduy sebagai ikon,” ujarnya. 

​Hal senada disampaikan oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni. 

Ia turut mengapresiasi perhelatan tersebut sebagai wadah unjuk gigi bagi talenta lokal. 

​“Saya ikut serta dalam rangka memperkenalkan karya para desainer muda Banten. Banyak desainer muda kita yang kini turut menjadi aset daerah,” ujar Tinawati. 

​Ia menegaskan, tenun Baduy merupakan salah satu kekayaan Provinsi Banten yang harus terus dilestarikan dan diperkenalkan. 

Ia berharap wastra khas ini semakin dikenal luas, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional. 

"Tadi banyak juga karya adibusana yang potensial untuk kita bawa ke mancanegara,” katanya. 

​Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten, Sofwan Kurnia mengatakan, kegiatan Karya Kreatif Banten rutin diselenggarakan dari tahun ke tahun melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah. 

Fokus utamanya, kata dia, mendorong wastra Banten yang memiliki kekhasan etnik, seperti tenun Baduy, agar semakin menembus pasar global. 

​“Tenun Baduy kini digandrungi oleh para eksekutif muda maupun senior karena tampilannya yang keren. Siapa pun bisa mengenakan wastra Banten, terutama tenun Baduy,” tutur Sofwan. 

Diketahui, peragaan busana dalam gelaran tersebut menampilkan beragam karya desain pakaian, tas, topi, dan aksesori berbahan dasar tenun Baduy, teknik cetak ramah lingkungan (ecoprint), batik, hingga rajut. 

Di lokasi yang sama, dipamerkan pula berbagai produk unggulan UMKM Provinsi Banten lainnya, mulai dari jajanan pasar, produk herbal, kopi, hingga kerajinan khas daerah. (Welfendry)

Pesta Rakyat Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang, Bupati Ratu Zakiyah Ajak Perkuat Solidaritas

By On Minggu, Oktober 11, 2026

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah saat menghadiri kegiatan Pesta Rakyat dalam rangka menyemarakkan HUT ke-500 Kabupaten Serang, Puspemkab Serang, Jumat, 09 Oktober 2026. 

SERANG, KabarViral79.Com - Menyemarakkan HUT ke-500 Kabupaten Serang digelar Pesta Rakyat di Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang, Kecamatan Ciruas  pada Jumat, 09 Oktober 2026. 

Pesta Rakyat ini merupakan hiburan untuk masyarakat Kabupaten Serang agar ikut merayakan hari jadi Kabupaten Serang. 

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah yang turut hadir dalam acara itu mengatakan bahwa kegiatan ini memang diperuntukkan buat warga. 

Menurutnya, acara ini sengaja digelar di Puspemkab untuk meramaikan Pusat Pemerintahan Kabupaten Serang. 

"Tadi alhamdulillah animo masyarakat begitu banyak, tapi saya yakin masyarakat merasakan kebahagiaan di hari ini. Tadi juga doorpizenya  alhamdulillah, semoga bermanfaat buat masyarakat.," ujarnya. 

Bupati mengatakan, di momen HUT ke-500 ini, masyarakat harus terus memelihara kekompakan dan keakraban. 

"Jadi tadi saya sampaikan terus, jaga Kabupaten Serang, mari kita perkuat solidaritas, perkuat persatuan keguyuban, karena itulah kunci kita untuk menjaga dan mencintai daerah kita sendiri," tuturnya. 

"Selamat hari ulang tahun Kabupaten Serang yang ke-500. Semoga memberikan makna yang luar biasa di perayaan hari ini," imbuhnya. 

Acara juga turut dihadiri Kapolres yang berbaur dengan masyarakat. 

"Alhamdulillah tadi juga ada Kapolres, ada giat-giat dari pelajar, kemudian dari seniman, kemudian UMKM juga banyak, dan beberapa budayawan," kata Bupati. 

Terkait anggaran, kata Bupati, semua kegiatan disesuaikan dengan anggaran yang ada. 

"Jadi Insya Allah kalau besok sudah ada perubahan anggaran, kita bikin lebih meriah lagi. Ini kali pertama kita adakan di Puspemkab. Semoga ke depan bisa lebih baik," pungkasnya. 

Hal senada disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Serang, Muhammad Najib Hamas. 

Menurutnya, kegiatan ini cukup semarak. 

"Jadi tahun ini adalah awal pertama kita untuk mensukseskan dan meramaikan pusat pemerintahan Ibu Kota Kabupaten. Kita juga mengapresiasi penampilan budaya lokal yang tampil dalam acara ini," ujarnya. 

Wabup juga mengatakan, Pesta Rakyat itu memang mengedepankan kekayaan budaya lokal. 

"Jadi sekarang yang tampil memang semuanya adalah kekayaan budaya lokal, sehingga kita mengharapkan semua wilayah kecamatan bisa punya potensi kelebihan budaya lokal untuk menggali potensi anak muda kita, anak sekolah, dan lembaga pendidikan lainnya," pungkasnya. 

Turut Unsur Forkopimda, para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Serang, dan ratusan warga. (*/red)

Polsek Carenang Tangani Perkara Dugaan Pencurian Motor Warga Walikukun

By On Minggu, Oktober 11, 2026

Polsek Carenang tangani perkara dugaan pencurian motor warga Walikukun. 

SERANG, KabarViral79.Com – Menindaklanjuti informasi terkait dugaan pencurian sepeda motor milik warga Desa Walikukun, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Polsek Carenang, Polres Serang, memastikan perkara tersebut telah ditangani dan masih dalam proses penyelidikan. 

Kapolsek Carenang, AKP Desma Priatna mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari korban dan langsung melakukan langkah-langkah penanganan sesuai dengan prosedur Kepolisian. 

“Perkara tersebut sudah kami tangani. Saat ini anggota masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi serta mencari informasi yang dapat membantu proses pengungkapan kasus ini,” kata AKP Desma Priatna dalam keterangannya, Jumat, 09 Oktober 2026. 

Desma mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap laporan masyarakat secara profesional dan transparan. 

Selain melakukan penanganan perkara, kata dia, pihaknya juga terus meningkatkan kegiatan patroli, sambang kamtibmas, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. 

Dia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak pidana pencurian sepeda motor, di antaranya dengan selalu memastikan kendaraan terparkir di tempat yang aman, menggunakan kunci pengaman tambahan, tidak meninggalkan kendaraan dalam kondisi mudah diakses, serta mengaktifkan kembali kegiatan ronda malam. 

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor. Pastikan kendaraan dalam kondisi terkunci dan gunakan pengamanan tambahan. Apabila melihat adanya aktivitas mencurigakan atau membutuhkan bantuan kepolisian, segera hubungi layanan Polisi 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” imbaunya. 

Polsek Carenang memastikan proses penyelidikan akan terus dilakukan secara maksimal guna mengungkap perkara tersebut serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. (*/red)

Bebas Bersyarat Dicabut, Indra Kenz Balik Lagi ke Penjara

By On Minggu, Oktober 11, 2026

Indra Kenz balik lagi ke Penjara. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) mencabut Pembebasan Bersyarat (PB) terhadap terpidana kasus investasi bodong Binomo, Indra Kesuma alias Indra Kenz, usai terlibat dalam polemik ‘klaster mewah’ di Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat (Jabar). 

Kini, Indra Kenz kembali dijebloskan ke dalam penjara. 

Kabid Pembinaan dan Pelayanan Kanwil Ditjenpas Jawa Barat, Ishadi Maja Prayitno mengatakan, Indra Kenz akan melanjutkan masa tahanannya di Lapas Kelas I Tangerang. 

"Indra Kenz juga kooperatif, mau menerima hasil dari pencabutan SK PB-nya," ujar Ishadi, Kamis, 08 Oktober 2026. 

Menurut Ishadi, Indra Kenz telah dijebloskan ke Lapas Kelas I Tangerang pada siang tadi. 

“Yang bersangkutan kami tarik pukul 11.30 berangkat ke Lapas Tangerang, dan pukul 14.30 barusan sudah masuk di Lapas Kelas I Tangerang," ujarnya. 

Diketahui sebelumnya, Indra Kenz sempat memperoleh pembebasan bersyarat pada 24 September 2026. 

Namun, pembebasan bersyarat itu tak bertahan lama setelah ia diduga menghuni salah satu kontainer dengan interior menyerupai rumah tinggal di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, Jawa Barat. 

Temuan itu terungkap setelah Ombudsman menemukan adanya klaster mewah di dalam Lapas tersebut. (*/red)

Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, tapi Cawapresnya Belum

By On Minggu, Oktober 11, 2026

Waketum Golkar, Ahmad Doli Kurnia. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia menyebut, partainya mendukung Prabowo Subianto sebagai Capres di tahun 2029. 

Namun untuk Calon Wakil Presidennya, masih belum ditentukan. 

"Standing position Golkar kan jelas, bahwa kami menghadapi Pilpres tahun 2029, kami sudah punya calon namanya Pak Prabowo, ya," ujar Doli kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 09 Oktober 2026. 

Menurut Doli, Golkar belum menentukan siapa Cawapres yang didukung di 2029. 

Sebab, kata dia, penentuannya akan dilakukan diakhir. Penentuan siapa Cawpres biasanya akan diputuskan jelang pendaftaran pasangan calon. 

"Kenapa tidak sekaligus Calon Wakil Presidennya? Pertama, waktu itu saya jelaskan, untuk penetapan atau penentuan penetapan Calon Wakil Presiden itu selalu nanti biasanya menjelang-menjelang, pendaftaran Capres dan Cawapres," ujarnya. 

Doli mengatakan, partai pengusung Capres akan berbicara lebih dulu untuk menentukan Cawapres. 

Untuk saat ini, kata dia, belum jelas siapa saja pengusung Prabowo di 2029. 

"Sekarang kan kita belum tahu pengusungnya siapa. Yang menyatakan bahwa baru, resmi melalui Rapimnas, ya kan, mungkin ada partai lainnya, tapi kami memutuskan itu melalui Rapimnas," ujarnya. 

Doli juga menyebut, penetapan Cawapres ujungnya ada di kewenangan Presiden. 

Untuk saat ini, lanjut dia, belum memungkinkan untuk bertanya ke Presiden terkait siapa Cawapresnya nanti karena Prabowo sendiri masih bekerja. 

"Dan yang kedua, biasanya penetapan Calon Presiden, Wakil Presiden itu adalah titik akhirnya adalah Presiden. Yang mau kita usung. Calon Presiden yang mau kita usung," ujarnya. 

Doli mengatakan, jika pemerintahan Prabowo-Gibran saat ini sukses, bisa dipertimbangkan di 2029, keduanya akan kembali diusung. Namun tetap hal itu nantinya akan diputuskan Capresnya. 

"Kalaupun kemudian nanti ini ternyata pemerintahan ini sukses, ya kan? Artinya kan pemerintahan ini sukses itu pemerintahnya Pak Prabowo-Gibran," ujarnya. (*/red)

Mahasiswa UNPAM Serang Gelar Edukasi Hukum, Warga Anyer Diajak Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal

By On Minggu, Oktober 11, 2026

Mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Hukum UNPAM Kampus Serang menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), di Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Banten, Kamis, 08 Oktober 2026. 

SERANG, KabarViral79.Com — Mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Hukum Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Penguatan Kesadaran Hukum Masyarakat terhadap Bahaya Judi Online dan Pinjaman Online Ilegal” di Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Banten, Kamis, 08 Oktober 2026. 

Kegiatan ini menyasar masyarakat, kalangan pemuda, serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 

Program tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya Judi Online (Judol) dan Pinjaman Online (Pinjol) ilegal yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum, kerugian ekonomi, hingga konflik dalam keluarga. 

Di tengah perkembangan teknologi digital, kemudahan akses terhadap berbagai platform daring perlu diimbangi dengan pemahaman hukum dan kemampuan masyarakat dalam mengenali praktik-praktik yang merugikan. 

Melalui kegiatan ini, mahasiswa UNPAM berupaya mendorong masyarakat agar lebih waspada dan tidak mudah terjebak dalam aktivitas digital yang berisiko. 

Mahasiswa Berikan Edukasi Hukum kepada Masyarakat

Dalam kegiatan tersebut, tim PKM mahasiswa menyampaikan sejumlah materi penting, mulai dari ciri-ciri dan modus operandi Judol serta Pinjol ilegal, risiko hukum berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, hingga dampak sosial, ekonomi, dan psikologis terhadap individu maupun keluarga. 

Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan serta tindakan yang dapat dilakukan apabila sudah terlanjur terjerat Judol atau Pinjol ilegal. 

Edukasi ini diharapkan tidak hanya menambah wawasan masyarakat, tetapi juga membangun keberanian untuk mencari bantuan dan melaporkan dugaan praktik ilegal melalui saluran resmi. 

Perwakilan Mahasiswa, Asep Saepul Husna menyampaikan bahwa kegiatan PKM di Kecamatan Anyer menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Judol. 

“Momen PKM tahun ini di Kecamatan Anyer menjadi awal yang baik untuk bersama-sama memerangi Judol. Permainan ini sudah berada pada tahap yang sangat meresahkan karena bisa menyasar siapa saja tanpa batas. Tentu kita tidak ingin kawasan wisata Anyer yang kita banggakan ini ikut terkena dampak buruk dari perbuatan yang haram ini,” ujarnya. 

Sementara itu, Syaeful Ma’ruf menyoroti keterkaitan antara kebiasaan berjudi secara daring dan jeratan Pinjol ilegal yang dapat memperburuk kondisi keuangan masyarakat. 

“Judol dan Pinjol ilegal ibarat lingkaran setan. Banyak warga yang awalnya kalah bermain Judol, lalu berusaha menutup kerugian dengan meminjam dari Pinjol ilegal. Akibatnya, utang menumpuk, diteror penagih yang tidak berwenang, hingga keharmonisan keluarga terancam hancur,” ungkapnya. 

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa dampak Judol tidak berhenti pada kehilangan uang. Ketika kerugian ditutup dengan pinjaman yang tidak aman, persoalan dapat berkembang menjadi beban utang, tekanan psikologis, serta terganggunya hubungan sosial dan keluarga. 

Ketua Tim Dosen Pendamping, Sahrul Hanafi, S.H., M.H., mengapresiasi semangat mahasiswa dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat serta antusiasme warga yang mengikuti kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan PKM merupakan salah satu bentuk penerapan ilmu hukum secara langsung di tengah masyarakat. 

“Kegiatan ini bukan sekadar penyampaian materi, tetapi wujud nyata kehadiran ilmu hukum di tengah masyarakat. Kesadaran hukum yang kuat adalah benteng terbaik kita. Semoga ilmu yang dibagikan hari ini bermanfaat dan bisa diterapkan oleh seluruh warga Anyer,” tuturnya. 

Dosen pendamping lainnya, Alaini, S.H., M.H., menekankan bahwa upaya pencegahan membutuhkan keterlibatan bersama, mulai dari individu, keluarga, hingga lingkungan masyarakat. 

“Kewaspadaan tidak hanya dari diri sendiri, tetapi juga saling mengingatkan antar tetangga dan keluarga. Jangan ragu untuk bertanya atau berkonsultasi jika menemukan hal yang mencurigakan. Lebih baik mencegah sejak dini daripada menanggung kerugian di kemudian hari,” ujarnya. 

Senada dengan hal tersebut, Shofiatul Widad, S.H., M.H., menyoroti pentingnya peran pemuda dan pelaku UMKM dalam membangun budaya digital yang sehat dan bertanggung jawab. 

“Peran pemuda dan pelaku UMKM sangat penting. Sebagai kelompok yang paling aktif menggunakan teknologi digital, kalian sekaligus menjadi benteng sekaligus pelopor pencegahan di lingkungan masing-masing. Jadikan teknologi untuk kemajuan, bukan untuk kerugian diri sendiri,” tambahnya. (Eka Bulbul)

Dugaan Arena Sabung Ayam dan Cap Jiki di Kenjo Disorot, Kapolsek Glagah Diminta Turun Tangan

By On Minggu, Oktober 11, 2026

Foto ilustrasi. 

BANYUWANGI, KabarViral79.Com — Dugaan aktivitas sabung ayam dan permainan yang disebut cap jiki di wilayah Kenjo, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), menjadi sorotan dan memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan serta penegakan hukum di wilayah setempat. 

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, Sabtu, 10 Oktober 2026, lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas tersebut disebut berada di sebelah rumah seorang pengacara berinisial NS. 

Selain itu, muncul pula informasi mengenai dugaan adanya penerimaan tamu oleh sejumlah orang berinisial NA, MD, dan JK. Namun, keterlibatan maupun peran masing-masing pihak dalam dugaan aktivitas tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. 

Informasi ini perlu ditindaklanjuti secara profesional agar tidak berkembang menjadi tuduhan tanpa dasar. 

Aparat penegak hukum diharapkan melakukan pengecekan langsung terhadap lokasi, menelusuri kebenaran informasi yang beredar, serta memastikan apakah benar terdapat aktivitas perjudian atau pelanggaran hukum lainnya. 

Kapolsek Glagah Diminta Tidak Mengabaikan Aduan Masyarakat

Kapolsek Glagah beserta jajaran diminta memberikan perhatian serius terhadap informasi tersebut. 

Apabila ditemukan indikasi tindak pidana, aparat diharapkan mengambil langkah sesuai prosedur hukum yang berlaku. 

Sebaliknya, apabila informasi itu tidak terbukti, klarifikasi resmi juga diperlukan agar tidak menimbulkan prasangka di tengah masyarakat. 

Dugaan sabung ayam yang disertai taruhan, apabila terbukti memenuhi unsur perjudian, dapat berkaitan dengan ketentuan Pasal 426 KUHP berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang telah berlaku sejak 2 Januari 2026. 

Penerapan pasal harus didasarkan pada fakta, unsur tindak pidana, dan hasil penyelidikan, bukan semata-mata informasi yang beredar. 

Sementara itu, istilah cap jiki perlu diperjelas melalui pemeriksaan di lapangan untuk memastikan bentuk permainan, ada atau tidaknya taruhan, serta unsur hukum yang mungkin terpenuhi. 

Penilaian tersebut penting agar penanganan perkara tidak didasarkan pada dugaan semata. 

Redaksi juga membuka ruang konfirmasi kepada Kapolsek Glagah, Polresta Banyuwangi, maupun pihak-pihak yang disebut dalam informasi ini, termasuk NS, NA, MD, dan JK. 

Keterangan resmi dari pihak terkait diperlukan untuk memberikan gambaran yang utuh, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. 

Masyarakat berharap setiap informasi mengenai dugaan aktivitas perjudian ditindaklanjuti secara transparan dan profesional. 

Penegakan hukum harus berjalan tanpa pandang bulu, tetapi tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta hak setiap pihak untuk memberikan penjelasan. 

Redaksi akan terus membuka ruang klarifikasi dan melakukan pemutakhiran pemberitaan apabila tersedia keterangan resmi atau bukti terverifikasi. 

Hingga berita ini ditayangkan, dugaan aktivitas di wilayah Kenjo tersebut masih memerlukan pembuktian lebih lanjut. (*/red)

17 Kecamatan Ikuti Festival Toet Budee Trieng, Rebut Piala Bupati Bireuen

By On Minggu, Oktober 11, 2026

17 Kecamatan di Kabupaten Bireuen, Aceh, mengikuti Festival Toet Budee Trieng atau meriam bambu di Lapangan Paya Kareung, Kecamatan Peusangan, Sabtu, 10 Oktober 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Sebanyak 17 kecamatan di Kabupaten Bireuen, Aceh, mengikuti Festival Toet Budee Trieng atau meriam bambu di Lapangan Paya Kareung, Kecamatan Peusangan, Sabtu, 10 Oktober 2026. 

Kegiatan dalam rangka HUT ke-27 Kabupaten Bireuen itu memperebutkan Piala Bupati dengan total hadiah Rp 26 juta. 

Festival yang digelar Dewan Kesenian Aceh (DKA) Bireuen bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tersebut dibuka Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, dan disaksikan antusias oleh masyarakat. 

Dewan Pakar DKA Bireuen, H. Yusri, S.Sos mengatakan, festival ini bertujuan melestarikan tradisi Toet Budee Trieng sebagai warisan budaya lokal sekaligus ruang ekspresi seni masyarakat. 

17 Kecamatan di Kabupaten Bireuen, Aceh, mengikuti Festival Toet Budee Trieng atau meriam bambu di Lapangan Paya Kareung, Kecamatan Peusangan, Sabtu, 10 Oktober 2026. 

Bupati Mukhlis menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga dan mengembangkan budaya Aceh agar tetap dikenal generasi muda. 

Penilaian lomba meliputi teknik atraksi, kualitas suara, konsep penyajian, kostum, dan dekorasi. Panitia juga melarang penggunaan karbit demi menjaga keaslian tradisi dan keselamatan peserta. 

Selain juara I hingga III dan juara harapan, sebanyak 11 kelompok lainnya mendapat subsidi pembinaan masing-masing Rp 1 juta. (Joniful Bahri)

Samalanga Melaju ke Semifinal Piala Bupati Bireuen Usai Taklukan Peusangan 3-1

By On Minggu, Oktober 11, 2026

Pemain kedua tim saling berebut bola pada pertandingan antara Samalanga dan Peusangan dalam laga itu. Samalanga melaju ke Semifinal Piala Bupati Bireuen Usai Taklukan Peusangan 3-1. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Kecamatan Samalanga memastikan tiket semifinal Kejuaraan Sepak Bola Antarkecamatan Piala Bupati Bireuen 2026 setelah mengalahkan Kecamatan Peusangan dengan skor 3-1 pada laga perempat final di RTH Cot Gapu, Kota Juang, Jumat, 09 Oktober 2026. 

Samalanga membuka keunggulan melalui Abdul pada menit ketiga. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum. 

Pada babak kedua, Lambak menggandakan keunggulan Samalanga melalui titik penalti. 

Peusangan sempat memperkecil ketertinggalan lewat M. Ilham Adidian pada menit ke-50. Namun, Tgk Ayah memastikan kemenangan Samalanga melalui gol pada menit ke-57. 

Manajer Tim Samalanga, Zulfahmi mengapresiasi kerja keras para pemain dan dukungan masyarakat yang mengantarkan timnya ke semifinal. 

"Alhamdulillah, perjuangan keras seluruh tim membuahkan hasil manis dan melangkah ke semifinal,” ujarnya seusai pertandingan. 

Ketua Apdesi Kecamatan Samalanga, Abdurrahman Yusuf juga mengapresiasi jalannya pertandingan dan mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dalam kompetisi. 

Dengan hasil tersebut, Samalanga berhak melaju ke babak semifinal Piala Bupati Bireuen 2026. (Joniful Bahri)