-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

HRD dan Menteri PU Tinjau Bendung Irigasi Pante Lhong yang Rusak Parah Akibat Banjir

By On Sabtu, Januari 03, 2026

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud bersama Menteri PU, Dody Hanggodo meninjau Bendung Irigasi Pante Lhong di Desa Benyot, Juli Bireuen, Aceh, Kamis, 01 Januari 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Bendung Irigasi Pante Lhong di Desa Beunyot, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, mengalami kerusakan berat akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025 lalu. Akibatnya, distribusi air irigasi ke sekitar 6.800 hektare sawah di tujuh kecamatan terganggu.

Kerusakan bendung menyebabkan aliran sungai terbelah dua. Bukaan sungai melebar ke arah selatan sehingga air mengalir deras di sisi tersebut, sementara sisi utara bendung kering dan dipenuhi lumpur. Bangunan lening atau kolam penampung lumpur ikut tertimbun material banjir.

Selain itu, erosi parah terjadi di bantaran sungai bagian utara dan selatan. Sejumlah rumah warga di sisi selatan sungai dilaporkan ambruk dan terseret arus banjir yang deras.

Kerusakan bendung dan saluran irigasi utama berdampak langsung pada aktivitas pertanian di tujuh kecamatan di Kabupaten Bireuen. Jika tidak segera ditangani, ribuan petani terancam gagal tanam dan kehilangan sumber penghidupan.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Ruslan M. Daud (HRD) bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo meninjau langsung lokasi Bendung Irigasi Pante Lhong, Kamis sore, 01 Januari 2026. 

HRD menegaskan pentingnya percepatan perbaikan bendung agar petani dapat segera kembali menggarap sawah.

“Jika bendung ini tidak segera diperbaiki, petani tidak bisa turun ke sawah. Ribuan hektare lahan akan terlantar dan petani terancam jatuh miskin. Negara harus hadir,” ujar HRD.

Ia menyebutkan, perbaikan darurat akan segera dilakukan sambil menunggu proses rehabilitasi dan rekonstruksi secara menyeluruh.

Senada dengan itu, Menteri PU, Dody Hanggodo menyatakan, pemerintah akan melakukan penanganan cepat melalui skema tanggap darurat dengan dukungan anggaran dari APBN.

“Kami akan segera menurunkan tim dan melakukan perbaikan dengan sistem padat karya agar bisa cepat dimanfaatkan,” kata Dody.

Menurutnya, perbaikan bendung akan dilakukan bersamaan dengan penyusunan desain baru agar proses rehabilitasi permanen dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Terkait ribuan hektare sawah yang rusak akibat banjir, Menteri PU menyampaikan akan berkoordinasi dengan Menteri Pertanian.

“Sawah-sawah yang rusak akan kami koordinasikan dengan Kementerian Pertanian dan siap untuk diperbaiki,” ujarnya.

Pemerintah berharap percepatan perbaikan Bendung Irigasi Pante Lhong dapat segera memulihkan sistem irigasi dan mengembalikan aktivitas pertanian masyarakat Bireuen. (Joniful Bahri)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »