![]() |
| Ilustrasi One Way Tol Trans Jawa. |
JAKARTA, KabarViral79.Com - Rekayasa lalu lintas One Way Presisi Tahap I mulai diberlakukan hari ini.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengurai kepadatan arus balik yang masih terpantau tinggi di ruas Tol Trans Jawa menuju Jakarta.
Rekayasa One Way Presisi Tahap I ini diberlakukan mulai dari Km 263 Bulakamba (Brebes Barat) hingga Km 70 Cikampek Utama (Cikatama).
"Atas perintah Bapak Kapolri, Hari ini Jumat 27 Maret 2026, dilaksanakan One Way Presisi Tahap I mulai pukul 09.00 WIB," kata Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, di Command Center Km 29, Jawa Barat, Jumat, 27 Maret 2026.
Hadir di lokasi Menhub Dudy Purwagandhi, Dirut Jasa Marga Rivan A Purwantono hingga Dirut Jasa Raharja Muhammad Awaluddin.
Hadir pula Direktur Lalu Lintas Jalan Ditjen Hubdat Kemenhub Rudi Irawan dan Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Aries Syahbudin.
Penerapan One Way Presisi Tahap I ini diberlakukan usai pemantauan arus secara langsung di Command Center Km 29.
Command Center Korlantas Polri ini berfungsi sebagai pusat kendali terintegrasi berbasis teknologi untuk memantau, menganalisis, dan mengelola arus lalu lintas secara real-time.
Sebelum jalur satu arah dibuka penuh, personel Korlantas Polri telah melakukan serangkaian tahapan sterilisasi sejak pukul 07.30 WIB.
Proses clearance atau pembersihan jalur dilakukan secara bertahap mulai dari Km 70 Cikatama hingga Km 263 Bulakamba untuk memastikan keamanan pengendara dari arah berlawanan.
Pembukaan One Way dilakukan secara estafet untuk menguras titik-titik kepadatan di sekitar rest area.
Mulai pukul 08.00 WIB, petugas melakukan pembersihan jalur dari Km 70 ke Km 132, diikuti pembukaan arus untuk mengurai kepadatan imbas Rest Area 130B.
"Pelaksanaan clearance dilanjutkan dari Km 132 ke Km 164 untuk menguras kepadatan di Rest Area 164B. Setelah jalur dinyatakan aman dan sterilisasi mencapai Km 263, One Way Sepenggal Presisi Tahap I resmi dimulai pukul 09.00 WIB," ujar Irjen Agus.
Manajemen arus lalu lintas kali ini difokuskan pada titik-titik perlambatan di rest area sepanjang Tol Cipali hingga Brebes.
Penutupan sodetan pada Km 132 dan Km 164 dilakukan secara situasional untuk memastikan arus kendaraan dari Jawa Tengah menuju Jakarta mengalir tanpa hambatan.
Penerapan One Way Presisi ini merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pasca Operasi Ketupat 2026 sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Polri berkomitmen terus bersiaga hingga 29 Maret mendatang guna memastikan sisa arus balik yang sebelumnya tercatat masih 36 persen dapat kembali ke Ibu Kota dengan lancar.
"Pengecekan jalur dilakukan secara menyeluruh dari Km 188 Palimanan hingga Km 263 Bulakamba. Kami pastikan jalur aman sebelum One Way dibuka penuh demi keselamatan masyarakat," pungkasnya.
Masyarakat diimbau untuk tetap memantau kanal informasi resmi Polri dan mengikuti arahan petugas di lapangan guna menghindari kebingungan saat memasuki jalur rekayasa lalu lintas. (*/red)
