![]() |
| Kades Cimandiri, Pe'i saat pembukaan turnamen sepak bola ARCY CUP 2026, di Lapangan Pamatang Awi Gede, Cipeundeuy. |
LEBAK, KabarViral79.Com - Pembukaan Turnamen Sepak Bola Pemuda Anak Remaja Cipeundeuy (ARCY) CUP 2026 berlangsung meriah. Kompetisi ini digelar dalam rangka memeriahkan tradisi Seren Taun Kasepuhan Sacipeundeuy sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) Pemuda Kampung Cipeundeuy, Desa Cimandiri, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten, Senin, 01 Juni 2026.
Acara tersebut dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Lebak dari Fraksi Gerindra, Samboja Uton Witono; Kepala Desa (Kades) Cimandiri, Pe'i; Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten, Asep Pahrudin; serta Direktur Koperasi Merah Putih Desa Cimandiri, Aan Drajat.
Turut hadir para kasepuhan, tokoh pemuda, Karang Taruna, dan seluruh panitia pelaksana.
![]() |
| Samboja Uton Witono (Ama Dewan) saat menyampaikan sambutan pada pembukaan ARCY CUP 2026, di Lapangan Pamatang Awi Gede. |
Kades Cimandiri, Pe'i dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama turnamen berlangsung agar kompetisi dapat berjalan dengan kondusif.
"Saya mengimbau kepada seluruh tim yang bertanding agar menjaga sportivitas, sehingga turnamen sepak bola ini dapat berjalan aman dan kondusif," ujar Pe'i.
Pe'i juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kasepuhan Sacipeundeuy yang sukses menyelenggarakan tradisi Seren Taun, serta kepada segenap pemuda Kampung Cipeundeuy yang merayakan hari jadi kelompok mereka pada tahun 2026 ini.
Pada kesempatan yang sama, Anggota DPRD Lebak, Samboja Uton Witono, yang akrab disapa "Ama Dewan", berpesan agar turnamen ini dijadikan momentum untuk mempererat tali persaudaraan.
![]() |
| Para pemain sepak bola di lapangan Pamatang Awi Geude. |
"Saya berharap pertandingan sepak bola ini bisa menjadi ajang silaturahmi yang positif antar-kampung di wilayah Desa Cimandiri," kata Samboja Uton Witono.
Ama Dewan menambahkan bahwa rangkaian acara Seren Taun Kasepuhan Sacipeundeuy dan HUT Pemuda Kampung Cipeundeuy ini memiliki makna filosofis yang sangat dalam bagi kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia olahraga.
"Acara Seren Taun Kasepuhan ini mengandung filosofi 'Mipit kudu Amit, Ngala kudu Menta' (memetik harus pamit, mengambil harus meminta). Maknanya adalah kita semua harus selalu berhati-hati dalam bertingkah laku dan menjaga sopan santun, termasuk saat berkompetisi di dalam lapangan sepak bola," pungkas Ama Dewan. (Cup)


