![]() |
| Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T. menutup secara resmi Festival Meurukon 2026 dari 17 kecamatan dalam rangka HUT Kabupaten Bireuen, Rabu malam, 07 Oktober 2026. |
BIREUEN, KabarViral79.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menutup Festival Meurukon 2026 yang diikuti 17 grup dari 17 kecamatan, Rabu malam, 07 Oktober 2026.
Festival dalam rangka memeriahkan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen tersebut berlangsung selama tiga malam, 5–7 Oktober 2026, di pentas utama halaman Pendopo Bireuen. Kegiatan ditutup Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T.
Razuardi mengatakan, Festival Meurukon bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi bagian penting dalam upaya melestarikan seni dan budaya daerah serta memperkuat identitas masyarakat Bireuen.
Menurutnya, Meurukon merupakan kekayaan budaya daerah yang telah mendapat pengakuan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia.
"Tradisi tersebut juga mengandung syiar keagamaan, nasihat, pendidikan, dan pesan moral," sebutnya.
Ia berharap, generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut mengenal, mempelajari, mencintai, dan melanjutkan tradisi Meurukon di tingkat kecamatan, gampong hingga meunasah.
Festival tersebut diselenggarakan Pemkab Bireuen melalui kolaborasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dewan Kesenian Aceh (DKA) Bireuen.
Ketua panitia, Azmi mengatakan, penilaian dilakukan tiga juri yang memiliki kompetensi di bidang seni dan budaya, yakni Syech Medya Husen, Tgk. Khalilullah, dan Syech Mulyadi.
Penilaian mencakup enam aspek, yakni salam, khutbah, nadham, tema, ketepatan waktu, serta jumlah anggota. Setiap grup beranggotakan 10–13 orang dengan durasi penampilan maksimal 15 menit.
Dari seluruh peserta, enam penyaji terbaik memperoleh Anugerah Kebudayaan, penghargaan, serta uang pembinaan masing-masing Rp 5 juta. (Joniful Bahri)
