-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

KSRB Ungkap Dugaan Penyimpangan Pengadaan Barang/Jasa DLH Kota Cilegon 2023/2024, Minta Audit Mendalam

By On Kamis, Agustus 14, 2025



Cilegon, KabarViral79.Com — Koalisi Suara Rakyat Banten (KSRB) merilis hasil kajian dan analisis lapangan yang mengungkap adanya dugaan penyimpangan dalam sejumlah kegiatan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon pada tahun anggaran 2023–2024.

Dalam laporannya, KSRB menyoroti adanya dugaan korupsi pada beberapa paket pengadaan yang dinilai tidak sesuai spesifikasi, berpotensi mark-up, hingga rawan benturan kepentingan. Kajian dilakukan melalui perbandingan harga pasar, evaluasi metode pengadaan, serta identifikasi indikasi penyimpangan. Beberapa temuan KSRB antara lain:

Fasilitas kunjungan tamu (UPTD-TPSA) senilai Rp300 juta diduga memiliki potensi korupsi tinggi. KSRB menilai anggaran ini perlu diaudit, termasuk rincian penggunaannya.

Penyedia jasa komunikasi, sumber daya air, dan listrik dengan metode pengadaan dikecualikan senilai Rp282,9 juta dinilai berisiko tinggi terhadap mark-up dan pengadaan fiktif.

Pemeliharaan kendaraan operasional dengan metode pengadaan langsung juga dianggap rawan karena minim transparansi dan berpotensi terjadi kelebihan harga suku cadang.

Beberapa paket lain seperti pengadaan bahan cetakan, bahan logistik, hingga pakaian seragam, juga tercatat memiliki potensi penyimpangan dengan kategori rendah hingga sedang.

Ketua Umum KSRB, Adi Muhdi, merekomendasikan tiga langkah yang perlu segera dilakukan:

1. Audit mendalam terhadap pengadaan dengan anggaran besar dan metode yang minim transparansi.

2. Transparansi harga dengan standar berdasarkan harga pasar.

3. Pengawasan ketat oleh lembaga pengawas independen.

“Kami menilai dugaan penyimpangan ini harus segera ditindaklanjuti oleh APIP dan aparat penegak hukum. Hal ini penting demi memastikan akuntabilitas dan mencegah potensi kerugian negara,” tegas Adi Muhdi, Kamis, (14/8/2025).

Hingga berita ini diterbitkan, pihak DLH belum memberikan tanggapan resmi atas temuan yang disampaikan KSRB. Publik kini menunggu langkah lanjutan dari pihak berwenang untuk memverifikasi data, dan bila terbukti, menindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (Red)

150 Siswa SMP se-Bireuen Tunjukkan Bakat di Pentas PAI 2025

By On Kamis, Agustus 14, 2025

Peserta pidato saat tampil pentas PAI yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, di halaman Disdikbud setempat.  

BIREUEN, KabarViral79.Com Sebanyak 150 siswa SMP negeri dan swasta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bireuen ambil bagian dalam Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Kabupaten Tahun 2025.

Kegiatan tahunan yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen melalui Bidang Pembinaan SMP ini berlangsung selama dua hari, 13-14 Agustus 2025, di halaman dan ruang Disdikbud Bireuen.

Mengusung tema “Mewujudkan Generasi Muda yang Beriman, Berakhlak Mulia, dan Berdaya Saing di Era Digital”, kegiatan dibuka Sekretaris Disdikbud, Zamzami, S.Pd, MM, mewakili Kepala Disdikbud Dr. Muslim, M.Si, di Aula Disdikbud, Rabu, 13 Agustus 2025.

Dalam sambutannya, Zamzami menegaskan, Pentas PAI merupakan ajang penting untuk memupuk keimanan, meningkatkan pemahaman ajaran Islam, dan menumbuhkan bakat serta kreativitas siswa dalam seni PAI.

Peserta kaligrafi tampil pentas PAI yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, di gedung Disdikbud setempat. 

Ia mendorong seluruh peserta untuk tampil percaya diri, menunjukkan kemampuan terbaik, dan menjadikan perlombaan ini sebagai pengalaman berharga.

“Peserta harus berani tampil dan menunjukkan kebolehan yang dimiliki,” pesannya.

Ketua panitia, Anita Fonna, S.S, M.M menjelaskan, Pentas PAI bertujuan tidak hanya meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam, tetapi juga membangun karakter islami yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah.

Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah menumbuhkan rasa cinta terhadap seni dan budaya Islam, seperti seni kaligrafi, tilawah, dan pidato islami.

“Kami ingin membentuk generasi muda yang berdaya saing, kreatif, dan terampil, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai agama,” ujar Anita.

Tiga cabang lomba yang dipertandingkan adalah tahfidz dengan 54 peserta, pidato dengan 59 peserta, dan kaligrafi yang diikuti 37 peserta. Para peserta berasal dari SMP negeri maupun swasta se-Bireuen dan akan dinilai oleh dewan juri yang kompeten di bidangnya.

Kegiatan yang didukung oleh Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Kabupaten Bireuen Tahun Anggaran 2025 ini diharapkan dapat mempererat ukhuwah Islamiyah antar siswa dan guru, serta memotivasi sekolah untuk terus meningkatkan pembinaan di bidang Pendidikan Agama Islam.

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Bireuen, khususnya dalam penanaman akhlakul karimah dan penguatan karakter berbasis nilai-nilai Islam,” tutup Anita Fonna. (Joniful Bahri)

KUMALA Perwakilan Serang Kecam Keras Dugaan Kunjungan Kerja Fiktif DPRD Kota Serang

By On Kamis, Agustus 14, 2025

 


SERANG, KabarViral79.Com - Mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Keluarga Mahasiswa Lebak (KUMALA) Perwakilan Serang, menyoroti persoalan dugaan kunjungan kerja dan perjalanan dinas fiktif yang diduga dilakukan oleh oknum anggota DPRD Kota Serang.

Seiring dengan ramainya perbincangan mengenai persoalan ini diberbagai media, Keluarga Mahasiswa Lebak (KUMALA) Perwakilan Serang angkat bicara.

Ketua Kumala Perwakilan Serang Riko Roland menyampaikan bahwa, Persoalan mengenai dugaan Kunjungan Kerja Fiktif dan Perjalan dinas Fiktif dalam tubuh DPRD Kota serang ini tidak mencerminkan DPRD sebagai wakil rakyat

“Sebagai anggota DPRD yang dipilih oleh rakyat, seharusnya kerja-kerjanya pun berorientasi pada Kemaslahatan rakyat, bukan sebaliknya,” ucap Riko Roland

Ia juga menyampaikan bahwa dugaan adanya kunjungan kerja (kunker) fiktif yang diduga dilakukan oleh oknum anggota DPRD Kota Serang merupakan bentuk penyalahgunaan anggaran.

“Kami mengecam keras atas dugaan tindakan yang telah dilakukan oleh Oknum anggota DPRD kota serang, Ini tidak selaras dengan cita-cita membangun kota serang,” tambahnya.

Maka dengan ini, kami dari Keluarga Mahasiswa Lebak (KUMALA) Perwakilan Serang menegaskan :

1. Menolak keras segala bentuk penyalahgunaan anggaran, termasuk kunker fiktif, karena merugikan rakyat dan melemahkan kepercayaan publik.

2. Mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat.

3. Mendesak Kejaksaan Negeri Kota Serang untuk segera melakukan Pemeriksaan terhadap Oknum anggota DPRD Kota Serang yang diduga melakukan Perjalanan dinas fiktif dan kunjungan kerja fiktif.

Ditegaskan Riko Roland, “Sebagai mahasiswa, kami memiliki kewajiban moral untuk mengawal jalannya pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak pada rakyat. KUMALA Perwakilan Serang akan terus mengawasi dan mengkritisi setiap kebijakan yang merugikan masyarakat,” pungkasnya. (Cup)

Kadisdik H. Dadan Gandana Dampingi Bupati Tangerang Kunjungi Dua Siswa Korban Atap Sekolah Ambruk di Mauk

By On Rabu, Agustus 13, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang akan merehabilitasi bangunan SDN Kedung Dalam 2, Kecamatan Mauk, karena atapnya roboh pada Rabu, 13 Agustus 2025, sekitar pukul 09.30 WIB.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid saat meninjau kondisi SDN Kedung Dalam 2 bersama Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) dan unsur terkait.

“Sebagai informasi, SDN Kedung Dalam 2 telah masuk dalam daftar rencana rehabilitasi bangunan sekolah yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2025. Proses perbaikan fisik telah direncanakan sebelumnya, sebagai bagian dari program pemeliharaan infrastruktur pendidikan,” ujar Bupati Maesyal di lokasi, Rabu, 13 Austus 2025.

Menurutnya, robohnya dua atap SDN Kedung Dalam 2 diakibatkan oleh hujan selama tiga hari berturut-turut.

“Peristiwa ini terjadi setelah wilayah tersebut mengalami hujan angin selama tiga hari berturut-turut, yang menyebabkan struktur bangunan mengalami penurunan kekuatan,” ungkapnya.

Maesyal Rasyid mengatakan, Pemkab Tangerang melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang juga telah menurunkan tim teknis untuk meninjau lokasi serta melakukan asesmen terhadap kondisi bangunan secara menyeluruh.

Pihaknya juga gerak cepat berupaya menggandeng pihak swasta melalui pemanfaatan program CSR untuk bersama-sama membangun gedung SDN Kedung Dalam 2 yang roboh.

“Langkah-langkah penanganan selanjutnya akan dilakukan sesuai hasil evaluasi teknis. Kita semua berharap pembangunan kembali SDN Kedung Dalam 2 ini benar-benar sesuai dengan hasil evaluasi dan segera dapat dilaksanakan agar anak-anak ini dapat kembali sekolah dengan nyaman dan aman,” tuturnya.

Sebagai langkah awal, Dinas Pendidikan dan pihak sekolah telah mengambil langkah penanganan cepat untuk memastikan keamanan para siswa dan guru.

Korban luka-luka langsung dibawa ke Rumah Sakit Sari Asih Tangerang agar siswa tersebut ditangani secara cepat dan menyeluruh.

“Alhamdulillah langsung ditangani oleh para dokternya yang ada di ruang emergency, langsung diinfus dan nanti akan didiagnosa selama beberapa waktu di sini. Walaupun menurut dokter harus dirawat dulu nanti orang tuanya juga sudah di sini dan gurunya juga hadir di sini mendampingi anak-anak,” jelasnya.

Bupati juga meminta pihak rumah sakit agar terus merawat dan memantau perkembangan dua anak korban runtuhnya atap dengan maksimal.

Para orang tua juga dihimbau untuk lebih sabar dan terus memberikan semangat dan menyerahkan sepenuhnya perawatannya kepada pihak rumah sakit.

“Jadi kami dari Pemda sengaja mengunjungi melihat secara langsung perkembangannya di sini nanti mereka dirawat di sini tidak usah mikirin apa apa yang penting mereka bisa dirawat bisa di scan mendapatkan hasilnya,” ujarnya.

Untuk kegiatan belajar mengajar, Dinas Pendidikan dan pihak SDN Kedung Dalam 2 sudah memindahkan ruangan belajar ke ruang lain yang masih aman dan layak digunakan.

“Kami mengapresiasi respons cepat dari pihak sekolah dan masyarakat sekitar, serta mengimbau semua satuan pendidikan untuk tetap waspada terhadap dampak cuaca yang tidak menentu,” pungkasnya. (Reno)

Meriahkan HUT RI ke-80, Staf Desa Cikuya Ikut Ramaikan Turnamen Sepak Bola, Tampil Memukau Gilas RW 05

By On Rabu, Agustus 13, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com Staf Desa Cikuya, Kecamatan Solear, ikut berpartisipasi dalam turnamen sepak bola Kades Cikuya Cup antar RW, di lapangan Jengkol Adiyasa, dengan menumbangkan RW 05, Rabu, 13 Agustus 2025.

Kepala Desa (Kades) Cikuya, Ade Sapei yang turut hadir di lapangan memberikan semangat kepada staf desa.

Dia menyampaikan, keikutsertaan staf desa pada turnamen Kades Cup ini hanya sekedar menjalin silaturahmi.

“Ya ini sebagai bentuk silaturahmi, bukan untuk juara, dan yang terpenting adalah untuk menjalin hubungan antar staf desa dengan masyarakat lewat olah raga sepak bola. Kalah atau menang adalah hal yang biasa,” ujar Ade Sapei yang juga Ketua APDESI Kecamatan Solear itu.


Dalam turnamen tersebut, Staf Desa Cikuya tampil luar biasa, berhasil menumbangkan RW 05, dengan skor 2-1, dan berhasil melaju ke putaran kedua Turnamen Kades Cikuya Cup.

Penampilan para Staf Desa Cikuya ini terbilang luar biasa. Mereka kesehariannya bertugas melayani masyarakat, mereka pun mendapat apresiasi dari Kades Cikuya, karena bisa tampil penuh semangat dan memenangkan pertandingan.

Adapun Skuad Staf Desa Cikuya terdiri dari, Dery (Operator Desa), Kadus Julaeni, Supriyadi, Alek, Maman, Irpan (Ketua Katar) Bonco, Abah Nurkat, Rohim, Kadus Parta, dan ada juga Linmas dan dibantu official tim Irwan dan para Staf Desa lainnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kades Cikuya Ade Sapei, Sekdes Ali Mukti, Ketua TP PKK Desa Cikuya Ny. Hadijah dan jajaran, para Ketua RT, RW, Jaro, Kadus, Linmas, dan Masyarakat Desa Cikuya lainnya. (Reno)

Ketua Umum PAMOR Harapkan Komitmen Pemkab OKU Selatan Terkait Nasib Honorer

By On Rabu, Agustus 13, 2025

 


OKU Selatan, KabarViral79.Com – Ketua Umum DPP Persatuan Anak Muda OKU Raya (PAMOR), Marta Hadinata, S.E., berharap Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan) menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan nasib tenaga honorer. Ia mendesak pemerintah agar memprioritaskan pengangkatan tenaga honorer di kabupaten tersebut menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, Rabu (13/8/2025).

Marta menyampaikan keprihatinannya saat diwawancarai media mengenai permasalahan nasib para honorer. “Saya sangat prihatin melihat nasib tenaga honorer yang sudah mengabdi lama di Pemkab OKU Selatan, tetapi belum ada kejelasan,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Kyay Marta ini juga berencana membawa aspirasi para honorer OKU Selatan ke Gubernur Sumatera Selatan. Harapannya, langkah ini dapat memberikan kejelasan dan kepastian terkait status mereka.

Mengakhiri wawancara, Marta Hadinata berharap agar harapan rekan-rekan honorer untuk diangkat menjadi PPPK paruh waktu dapat dipertimbangkan oleh Pemerintah Daerah OKU Selatan.

(Udin)

Dari Samin ke Sudewo: Pajak, Arogansi, dan Perlawanan

By On Rabu, Agustus 13, 2025

Bupati Pati, Sudewo

Oleh: Dawam Pratiknyo

DI TENGAH gemuruh modernitas dan janji-janji pembangunan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, justru menyajikan ironi yang mendalam.

Teriakan protes rakyat bergema, menggugat kebijakan yang tidak adil: kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 persen.

Fenomena ini bukan sekadar persoalan fiskal biasa. Ia adalah cerminan dari kegagalan dialog, arogansi kekuasaan, dan pengkhianatan terhadap prinsip-prinsip keadilan sosial yang seharusnya menjadi landasan pemerintahan demokratis.

Untuk memahami mengapa kenaikan pajak ini begitu menyakitkan, kita harus menengok kembali ke akar sejarah perlawanan di tanah Jawa.

Lebih dari seabad lalu, seorang petani bernama Samin Surosentiko menggerakkan ribuan petani melawan kebijakan pajak dan kerja rodi kolonial Belanda.

Ajaran Samin sederhana, tapi revolusioner: tanah adalah milik bersama, bukan milik penguasa.

Perlawanannya bukan dengan senjata, melainkan dengan penolakan membayar pajak kepada pemerintah yang tidak adil.

Semangat ini, yang dikenal sebagai Sedulur Sikep, mengajarkan bahwa ketaatan buta bukanlah jalan menuju keadilan. Sebaliknya, kewaspadaan rakyat adalah pilar utama bagi negara yang sehat.

Kenaikan PBB-P2 di Pati seolah membangkitkan kembali memori pahit tersebut. Rakyat Pati, yang mayoritas adalah petani dan pedagang kecil, kini merasa seperti leluhur mereka di bawah penjajahan.

Beban pajak yang mendadak melambung 250 persen di tengah kondisi ekonomi yang sulit adalah pukulan telak. Ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan ancaman nyata terhadap kelangsungan hidup rakyat.

Sebagaimana yang diungkapkan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, kebijakan pajak seharusnya disesuaikan dengan kemampuan masyarakat, bukan justru membebani. Di sinilah letak ironi terbesar: pemimpin lokal, yang seharusnya menjadi pelayan rakyat, justru membuat kebijakan yang seolah meniru cara-cara kolonial.

Gagalnya Dialog dan Stigmatisasi Protes

Masalah di Pati bukan hanya terletak pada besaran angka pajak, tetapi juga pada proses penetapannya.

Kenaikan drastis ini, menurut pengakuan banyak pihak termasuk DPRD Pati sendiri, dilakukan tanpa kajian yang matang dan sosialisasi memadai.

Pemerintah seolah-olah menganggap rakyat sebagai objek kebijakan, bukan subjek yang berhak didengar suaranya.

Ketika rakyat Pati bersiap untuk menyuarakan ketidakadilan ini melalui demonstrasi, respons pemerintah justru menunjukkan semakin jauhnya jarak antara penguasa dan yang dikuasai.

Alih-alih membuka ruang dialog, pemerintah justru mengambil langkah-langkah represif.

Penyitaan logistik demo, seperti air mineral kemasan yang dikumpulkan dari donasi warga, adalah tindakan yang tidak hanya sewenang-wenang, tetapi juga memperlihatkan ketakutan kekuasaan terhadap suara rakyat.

Retorika provokatif Bupati Pati, Sudewo, yang mempersilahkan untuk mengerahkan 50.000 orang pedemo, bukanlah tantangan, melainkan penghinaan terhadap hak konstitusional warga untuk berpendapat.

Tuduhan bahwa aksi protes “ditunggangi pihak tertentu” adalah narasi klasik yang sering digunakan penguasa untuk mendiskreditkan gerakan rakyat.

Narasi ini mengabaikan kemurnian aspirasi warga yang hanya ingin mendapatkan keadilan dan perlakuan layak dari pemimpin mereka. Ini adalah bukti bahwa demokrasi di Pati sedang diuji, dan sayangnya, di ambang kegagalan.

Inovasi vs Beban: Mencari Jalan Keluar

Argumen pemerintah bahwa kenaikan pajak diperlukan karena Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pati yang rendah – hanya 14,5 persen dari APBD – sesungguhnya menunjukkan kegagalan dalam mencari solusi inovatif.

Mengapa beban pembangunan harus dipikulkan sepenuhnya kepada rakyat kecil melalui pajak yang mencekik? Mengapa tidak ada upaya serius untuk menggali potensi lain, seperti menarik investasi atau mengoptimalkan sektor pariwisata yang kaya di Pati?

Wakil Ketua DPRD Pati, Bambang Susilo, telah mengingatkan bahwa pajak bukan satu-satunya jalan. Ada banyak cara lain untuk meningkatkan PAD tanpa harus membebani masyarakat.

Pendekatan ini disebut sebagai keadilan distributif, di mana pembangunan harus dibiayai secara adil, bukan hanya dengan membebankan pajak kepada rakyat yang paling rentan.

Negara yang sehat seharusnya mencari sumber daya dari berbagai sumber, bukan hanya dari kantong rakyat kecil.

Di sinilah kearifan Samin Surosentiko kembali relevan. Ajaran “hidup hanya mampir minum, tapi jangan sakiti yang memberi air” adalah pengingat yang kuat bagi para pemimpin.

Rakyat adalah “pemberi air”, sumber kehidupan bagi keberlanjutan sebuah daerah. Melukai rakyat dengan kebijakan yang tidak adil sama dengan memutus mata air kehidupan itu sendiri.

Jalan keluar dari polemik ini bukan lagi sekadar persoalan teknis, melainkan persoalan etika dan moral kepemimpinan.

Pemerintah Pati perlu mengambil langkah-langkah konkret untuk memperbaiki kerusakan yang telah terjadi.

Pertama, pernyataan Bupati Sudewo untuk membatalkan kenaikan pajak harus diimplementasikan dengan transparansi penuh.

Kedua, dialog dengan masyarakat harus dibuka secara jujur dan terbuka. Pemerintah harus mendengarkan aspirasi rakyat sebelum membuat kebijakan, bukan setelahnya.

Kedua, dialog dengan masyarakat harus dibuka secara jujur dan terbuka. Pemerintah harus mendengarkan aspirasi rakyat sebelum membuat kebijakan, bukan setelahnya.

Ketiga, pemerintah harus bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan akademisi, untuk mencari sumber pendapatan lain yang lebih berkelanjutan dan tidak membebani rakyat.

Keempat, melibatkan tokoh-tokoh lokal dalam dialog adalah langkah penting untuk menyembuhkan luka sejarah dan membangun kepercayaan.

Rakyat Pati tidak anti-pajak. Mereka mengerti bahwa pajak adalah kewajiban untuk membangun daerah.

Namun, rakyat menolak ketidakadilan yang dibungkus dengan kebijakan, menolak kesombongan kekuasaan yang lebih suka menantang daripada mendengar.

Mereka mewarisi semangat Samin, menolak tunduk ketika kebijakan yang dibuat salah.

Sejarah tidak akan mencatat kata-kata di ruang pers, melainkan tindakan nyata. Jangan sampai permintaan maaf ini hanya menjadi tameng pencitraan, sementara rakyat tetap dibebani pungutan tak adil.

Ujian kepemimpinan sejati bukan di depan kamera, tetapi di meja kebijakan. Rakyat Pati tidak butuh permintaan maaf, rakyat Pati butuh keadilan yang menyembuhkan luka.

Penulis adalah Konsultan di Charta Politika Indonesia


Sumber: Kompas.com

Mayjen TNI Kosasih Resmi Jabat Pangdam III/Slw, Gantikan Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman

By On Rabu, Agustus 13, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com Mayor Jenderal TNI Kosasih resmi menjabat sebagai Pangdam III/Siliwangi menggantikan Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman

Serah terima jabatan (Sertijab) Pangdam III/ Slw beserta sejumlah Perwira Tinggi TNI AD lainnya dipimpin oleh Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, di Gedung Nasution, Markas Besar TNI AD, Jakarta, Rabu, 13 Agustus 2025.

Mayjen TNI Kosasih, lulusan Akademi Militer Tahun 1993. Sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) di Kementerian Sekretariat Negara.

Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman yang telah memimpin Kodam III/Slw sejak September 2024 dan kini mendapat penugasan baru sebagai Perwira Tinggi di Mabes TNI AD.

Kasad menyampaikan apresiasi dan harapan kepada para pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan untuk terus melanjutkan program positif yang telah dirintis oleh pendahulunya.

“Jangan malu melanjutkan project-project yang sudah berjalan dari senior sebelumnya. Lihat apa yang baik, evaluasi, dan lanjutkan. Jangan gengsi untuk menghargai hasil karya pendahulu,” tegas Maruli.

Kasad menekankan pentingnya kreativitas, inovasi, dan komunikasi yang baik, baik kepada internal maupun eksternal, termasuk media massa serta mendorong para pejabat baru memanfaatkan peluang kebijakan pemerintah, khususnya di lingkungan TNI AD, untuk menghasilkan ide-ide yang bermanfaat demi kemajuan organisasi.

“Kembangkan apa yang bisa dilakukan, silakan berinovasi dan berkomunikasi dengan baik. Mudah-mudahan TNI AD bisa semakin jaya,” ucap Maruli.

Dalam kesempatan itu juga dilaksanakan serah terima jabatan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah III/ Siliwangi, Ketua Dharma Pertiwi Daerah C, Ketua IKKT Pragati Wira Anggini Cabang BS VIII Kogartap II Bandung, serta Ketua Yayasan Kartika Jaya Cabang XIX Siliwangi dari Ny. Leni Dadang Arif A. kepada Ny. Riri Kosasih. (gus/red)

Sambut HUT RI ke-80, Kemenag Kabupaten Tangerang Gelar Perlombaan Antar Staf

By On Rabu, Agustus 13, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke-80, Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Tangerang, menggelar pelaksanaan lomba 17 Agustus 2025, di halaman Kantor Kemenag Kabupaten Tangerang, Rabu, 13 Agustus 2025.

Kepala Kantor Kemang Kabupaten Tangerang, H. Ade Bajuri mengatakan, merayakan hari kemerdekaan setiap tahun bukan hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan, tetapi juga sebagai momen refleksi bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kemerdekaan yang telah diraih harus diisi dengan kerja keras, inovasi, dan semangat untuk membangun bangsa yang lebih baik. Sebagai penerus bangsa diharapkan dapat meneruskan semangat perjuangan para pahlawan dengan berkontribusi positif dalam berbagai bidang. Pendidikan, ekonomi, teknologi, dan kebudayaan merupakan sektor-sektor yang perlu terus dikembangkan untuk mencapai cita-cita bangsa yang adil, makmur, dan berdaulat,” tuturnya.

Ia menambahkan, Kemenag pun tidak ketinggalan ikut serta dalam memeriahkan peringatan HUT RI ke-80. Lomba balap karung telah menjadi bagian dari tradisi perayaan Hari Kemerdekaan sejak dulu. Meskipun asal usulnya tidak tercatat secara pasti, lomba ini diperkirakan muncul pada masa awal kemerdekaan, ketika masyarakat Indonesia mulai mengadakan berbagai kegiatan yang meriah untuk merayakan kebebasan dari penjajahan.

Pada masa itu, masyarakat sering menggunakan barang-barang yang mudah ditemukan di sekitar mereka untuk membuat perlombaan. Karung goni, yang biasa digunakan untuk mengangkut beras atau bahan lainnya, dipilih sebagai alat utama dalam lomba ini. Dari sinilah tercipta lomba balap karung, yang kini menjadi salah satu icon perayaan 17 Agustus.

Berbagai perlombaan itu, di antaranya lomba balap karung, lomba makan kerupuk, lomba tarik tambang dan lainnya. 

Selain itu, tujuan dari lomba ini yang terpenting adalah untuk mempererat tali silaturahmi keluarga besar Kemenag dengan semboyan “Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju”. (Reno)

10 Santri Bireuen Siap Harumkan Nama Kota Santri di MQK Aceh 2025

By On Selasa, Agustus 12, 2025

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Bireuen, Anwar, S.Ag., M.A.P, mewakili Bupati Bireuen membukap Training Center (TC) MQK Daya Dinas Pendidikan Dayah setempat, Selasa, 12 Agustus 2025. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Sebanyak 10 santri terbaik dari Kabupaten Bireuen siap mengharumkan nama daerah pada ajang Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) tingkat Provinsi Aceh yang akan digelar di Banda Aceh, 18-22 Agustus 2025.

Kesiapan tersebut disampaikan pada pembukaan Training Center (TC) MQK yang digelar Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen, Selasa, 12 Agustus 2025, di Aula Dinas setempat.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Bireuen, Anwar, S.Ag., M.A.P., mewakili Bupati Bireuen.

Dalam sambutannya, Anwar mengajak para peserta tampil maksimal, menjaga nama baik daerah, serta mengharumkan kembali julukan Bireuen sebagai Kota Santri di Aceh.


"Adik-adik semua adalah duta ilmu, akhlak, dan keteladanan Bireuen. Bertandinglah dengan niat tulus, persiapkan diri sebaik mungkin, dan tunjukkan bahwa Bireuen layak bersinar di panggung MQK Aceh,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya menjaga etika dan adab selama kompetisi, bersinergi dengan pelatih, serta mengedepankan keikhlasan dalam menuntut ilmu.

“Kemenangan itu penting, tetapi keberkahan dan manfaat dari ilmu yang dipelajari jauh lebih utama,” tambah Anwar.

Ketua panitia pelaksana, Asri Hasan, S.E., melaporkan bahwa TC MQK tahun ini diikuti 10 peserta yang seluruhnya berasal dari Dayah MUDI Samalanga. Mereka akan mewakili Kabupaten Bireuen di berbagai cabang dan tingkatan.

"TC ini menjadi ajang pematangan materi, penguatan mental, dan pemantapan strategi lomba,” jelasnya.

Daftar peserta TC MQK Kabupaten Bireuen:

MQK Wustha Putra, M. Kautsar Al-Asyraf Sukardi (Nahwu), Fathan Al-Mubarrak (Akhlak), Muhammad Abrar Abdullah (Tauhid), Muhammad Mubasysyir (Usul Fiqh), Syukran Maulana Saifullah (Tafsir). 

Lalu di cabang MQK Wustha Putri, Siti Sarah Dekri Mekri (Nahwu), Siti Suhailatun Nazihah (Akhlak), Munisa Humaira Muslem (Tafsir), Luftiana Syarifuddin (Usul Fiqh), Nisaul Kamila Fadli (Tauhid). 

Dengan persiapan matang, dukungan penuh pemerintah daerah, dan semangat juang para santri, Kabupaten Bireuen menargetkan prestasi gemilang di MQK Aceh 2025. Seperti pesan Bupati yang disampaikan melalui Kadis Pendidikan Dayah.

"Jadikan panggung MQK Aceh sebagai pembuktian bahwa Kota Santri ini bukan sekadar julukan, tetapi identitas yang hidup, bernilai, dan membanggakan.” ungkapnya. (Joniful Bahri)

Ny. Hadijah, Ketua TP PKK Desa Cikuya Bersama Kadernya Ikut Meriahkan Lomba Gerak Jalan Indah Tingkat Kecamatan Solear

By On Selasa, Agustus 12, 2025



TANGERANG, KabarViral79.Com - Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-80, kader PKK Desa Cikuya mengikuti kegiatan lomba gerak jalan indah tingkat Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Selasa, 12 Agustus 2025.

Bukan hadiah yang menjadi tujuan, namun untuk kegembiraan bersama dan silaturahmi mengikuti jiwa Nasionalisme para pahlawan terdahulu.

Ketua TP PKK Desa Cikuya, Ny.Hadijah yang juga Istri dari Ketua APDESI Kecamatan Solear, Ade Sapei mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang dilakukan Pemerintah dan PKK Kecamatan Solear dalam rangka memperingati HUT RI ke-80, dan  sekaligus menjadi ajang silaturahmi para kader PKK se-Kecamatan Solear serta dengan peserta lainnya.

Dia pun mengapresiasi Ibu-ibu Kader PKK Desa Cikuya, tanpa lelah meski berjalan dari start dari halaman Kantor Kecamatan Solear mengelilingi Desa Cireundeu dan Desa Cikareo, finish kembali di Kecamatan Solear. 

“Keikutsertaan kami, tidak lain untuk memeriahkan HUT RI ke-80,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Cikuya, AdeSapei menyampaikan, keikutsertaan kader PKK merupakan wujud kebersamaan dalam memeriahkan HUT RI ke-80 dan sebagai ajang silaturahmi. 

Dia pun merasa bangga terhadap TP PKK Desa Cikuya yang sangat antusias dan semangat mengikuti rangkaian HUT RI ke-80 kali ini. 

“Semoga di tahun-tahun berikutnya, kami tampil sejagai Peserta terbaik," ujarnya. (Reno

Kejari dan Pemkab Bireuen Teken MoU Penanganan Hukum Perdata dan TUN

By On Selasa, Agustus 12, 2025

Kejari Bireuen dan Pemkab Bireuen menandatangani MoU terkait penanganan masalah hukum di bidang Perdata dan TUN. di Oproom Kantor Bupati Bireuen, Selasa 12 Agustus 2025.

BIREUEN, KabarViral79.Com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait penanganan masalah hukum di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN). Penandatanganan berlangsung di Oproom Kantor Bupati Bireuen, Selasa, 12 Agustus 2025.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari), Munawal Hadi, S.H., M.H., dan Bupati Bireuen, Mukhlis, S.T., menandatangani langsung nota kesepahaman tersebut. Hadir pula Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, M.T., Kasi Perdata dan TUN Kejari Bireuen, Hanita Azrica, S.H., M.H., Kasubsi Pertimbangan Hukum Kejari Bireuen, Aditya Gunawan, S.H., serta para kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Bireuen.

Dalam sambutannya, Munawal Hadi menjelaskan, MoU ini bertujuan mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan serta Pemkab Bireuen dalam penanganan masalah hukum perdata dan TUN. Ruang lingkup kerja sama meliputi pemberian pendapat hukum (legal opinion), pendampingan hukum (legal assistance), dan tindakan hukum lainnya.


“Dengan kerja sama ini, diharapkan koordinasi antara Pemkab Bireuen dan Kejari semakin solid, terutama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik,” ujarnya.

Bupati Bireuen menegaskan, MoU hanya mencakup masalah perdata dan TUN, sedangkan perkara pidana, narkotika, dan tindak pidana korupsi (tipikor) tidak termasuk dalam perjanjian ini. Ia meminta seluruh kepala SKPK mematuhi aturan agar terhindar dari masalah hukum di kemudian hari.

“Kerja sama ini diharapkan mampu mengantisipasi persoalan hukum sejak dini, termasuk pendampingan hukum dalam penyelamatan aset milik Pemkab Bireuen,” tandasnya. (Joniful Bahri)

Disdikbud Bireuen Gelar Workshop Deep Learning Bagi 96 Guru SD

By On Selasa, Agustus 12, 2025

Puluhan Guru jenjang SD di Kabupaten Bireuen dibekali Workshop Deep Learning yang digelar Dinas Pendidikan setempat, di Hotel Bireuen Jaya, Senin, 11 Agustus 2025. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Bidang Pembinaan Ketenagaan (PTK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bireuen menggelar Workshop Deep Learning bagi Guru jenjang Sekolah Dasar (SD), di Hotel Bireuen Jaya, Senin, 11 Agustus 2025.

Kegiatan yang diikuti 96 Guru SD dari berbagai Kecamatan di Bireuen ini dibuka langsung oleh Kepala Disdikbud Bireuen, Dr. Muslim, M.Si.

Dalam sambutannya, Muslim menegaskan pentingnya pendidik beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat dan dinamis.

“Deep Learning bukan hanya istilah dalam kecerdasan buatan, tetapi juga filosofi pembelajaran yang mendalam, berorientasi pada pemahaman konsep, pengembangan keterampilan berpikir kritis, dan penguatan karakter siswa,” ujarnya.

Ia berharap, pelatihan ini dapat mendorong guru menguasai teknik pembelajaran inovatif berbasis teknologi digital dan data, serta mentransformasikan pola ajar dari sekadar transfer pengetahuan menjadi fasilitasi belajar yang kreatif dan adaptif.

“Potensi besar Bireuen untuk mencetak generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing hanya dapat terwujud jika pendidik terus mengasah diri, membuka wawasan, dan berani mencoba metode baru,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Yusmadi, M.Pd melaporkan bahwa workshop ini berlangsung selama empat hari, 11–14 Agustus 2025, dengan tema “Membangun Ekosistem Pembelajaran Abad 21”.

Peserta dibagi ke dalam tiga kelas dengan tiga fasilitator dari daerah yang telah lolos seleksi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Ketiga fasilitator tersebut adalah M. Nasir, S.Pd.I., M.Pd, Zikra Hayati, S.Pd, dan Hairawati, M.Pd. Materi yang disampaikan mencakup konsep, prinsip, dan penerapan deep learning dalam proses belajar mengajar, termasuk integrasinya ke dalam kurikulum dan perangkat ajar.

“Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar serta menjadi langkah strategis menuju pendidikan Bireuen yang lebih berkualitas,” ucapnya. (Joniful Bahri)

Akibat Ceceran Tanah Urugan Jalan Jadi Licin, Kerap Makan Korban, Dikeluhkan Warga Cibugel

By On Selasa, Agustus 12, 2025


TANGERANG, KabarViral79.ComSejumlah pengendara motor mengalami kecelakaan di Jalan Raya Caringin – Cibugel, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, diduga licin akibat bekas ceceran roda truck pengangkut tanah urugan.

Kondisi jalan yang licin akibat ceceran tanah urugan menjadi penyebab terjadinya kecelakaan tunggal yang dialami beberapa pengendara roda dua.

‎Salah seorang warga setempat kepada  awak media mengeluhkan kondisi jalanan licin akibat ceceran tanah urugan yang berceceran ke jalan, dan keberadaan lokasi urugannya tidak jauh dari lokasi jatuh para pengendara roda dua.

‎‎Menurutnya, kecelakaan tidak hanya dialami oleh satu pengendara. Namun, kejadian serupa kerap terjadi kepada pengguna jalan lainnya.

"Tadi sore hingga magrib saja ada delapan pengendara roda dua yang jatuh. Semuanya karena jalanan licin akibat tumpahan tanah urugan. Saya khawatir nanti korban akan bertambah,” ujarnya, Senin, 11 Agustus 2025.

‎‎Menurutnya, urugan tanah itu dulu sudah pernah ditutup namun sekarang beroperasi kembali baru dua hari. Namun demikian, Ia meragukan soal perizinan.

“Saya dengar urugan itu untuk membangun gedung olahraga,” ujar pria yang enggan disebutkan namanya itu. (Reno)

Monev Fisik Dana Desa Selebar Jaya 100% Rampung Tahap Dua

By On Selasa, Agustus 12, 2025

 


Lebong, KabarViral79.Com Desa Selebar Jaya, Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong, melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) fisik kegiatan pembangunan/rehabilitasi saluran irigasi tersier yang terletak di Dusun Dua. Pembangunan/rehabilitasi saluran irigasi tersier tersebut telah selesai 100%, Selasa 12 Agustus 2025.

Monev fisik adalah singkatan dari Monitoring dan Evaluasi Fisik, yaitu proses sistematis untuk mengamati dan menilai pelaksanaan kegiatan fisik, seperti pembangunan infrastruktur yang didanai oleh anggaran Dana Desa (DD) Fisik. Tujuannya adalah memastikan kegiatan dilaksanakan sesuai rencana, efektif, efisien, serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Desa Selebar Jaya, Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong.

Kegiatan Monev ini dihadiri Sekcam Kecamatan Amen, Kepala Desa Selebar Jaya, perangkat desa, BPD, Kapolsek, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan masyarakat Desa Selebar Jaya.

Dalam kegiatan Monev, Kepala Desa Selebar Jaya menyampaikan bahwa program-program pembangunan Desa Selebar Jaya menjadi prioritas bersama. Kehadiran tim Monev dari Kecamatan Amen dan sekitarnya sangat dinantikan karena kegiatan ini merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan program-program pembangunan desa.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, Desa Selebar Jaya telah melaksanakan berbagai program pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program-program tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tutup Kepala Desa. (Red/Yudi)

Ini Sosok Cheryl Darmadi, Putri Surya Darmadi yang Jadi DPO Kasus TPPU PT Duta Palma Group

By On Selasa, Agustus 12, 2025

Kejaksaan menetapkan Cheryl Darmadi, anak Surya Darmadi, sebagai DPO kasus pencucian uang

JAKARTA, KabarViral79.Com Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan Cheryl Darmadi, putri dari bos Duta Palma Group, Surya Darmadi alias Apeng, sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Saat ini, penerbitan red notice terhadap Cheryl tengah berlangsung.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna mengatakan, penetapan Cheryl sebagai DPO dilakukan sejak pekan lalu. Meski telah dipanggil tiga kali sebagai tersangka, Cheryl tidak pernah hadir memenuhi panggilan penyidik.

“Yang bersangkutan sudah dipanggil tiga kali sebagai tersangka dan tidak pernah hadir,” ujar Anang di Jakarta, Sabtu, 09 Agustus 2025.

Informasi penetapan DPO ini juga diumumkan melalui akun Instagram resmi Kejagung, @kejaksaan.ri, pada Sabtu pagi.

Dalam unggahan itu disebutkan Cheryl memiliki sejumlah alamat di Jakarta dan Singapura. Cheryl Darmadi tercatat memiliki alamat di Nassim Park Residence, 21th Nassim Road #18-01 Singapore 258386. Sementara dua alamat lainnya berupa apartemen dan rumah yang seluruhnya berada di Jakarta Selatan.

Diketahui sebelumnya, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah menyampaikan bahwa Cheryl telah lama berada di Singapura. 

“Posisi dia ada di Singapura terus. Posisi dia tidak pernah balik ke Jakarta atau ke Indonesia,” kata Febrie, Rabu, 08 Januari 2025.

Latar Belakang dan Karier

Cheryl Darmadi lahir di Singapura pada 11 Juni 1980. Perempuan berusia 45 tahun ini memegang kewarganegaraan Indonesia dan memiliki alamat resmi di Jakarta dan Singapura.

Ia merupakan putri Surya Darmadi, pendiri PT Duta Palma Group dan Darmex Agro, dua raksasa industri kelapa sawit di Indonesia.

Sejak lama, Cheryl terlibat dalam bisnis keluarga dan memegang posisi strategis di beberapa perusahaan afiliasi grup.

Di antaranya, Cheryl menjabat sebagai Presiden Direktur PT Asset Pacific dan Ketua Yayasan Darmex.

Posisi tersebut memberinya akses langsung terhadap pengelolaan aset, aliran keuangan, serta jaringan bisnis keluarga yang luas, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Keterkaitan dengan Kasus TPPU Kejagung menjerat Cheryl dalam kasus TPPU yang berasal dari tindak pidana korupsi terkait kegiatan usaha PT Duta Palma Group.

Penyidik menilai ada aliran dana dan aset yang diduga dikelola atau dikendalikan Cheryl, yang berasal dari keuntungan ilegal perusahaan tersebut.

Dalam perkembangan penyidikan, Kejagung juga menetapkan dua tersangka korporasi baru, yakni PT Monterado Mas (MRM) dan PT Alfa Ledo (AL).

Langkah ini diambil setelah penyidik menemukan bukti baru serta mengidentifikasi sejumlah aset yang berkaitan dengan praktik TPPU.

Kerugian keuangan negara akibat perkara korupsi PT Duta Palma Group mencapai Rp 4,7 triliun. Sementara itu, kerugian perekonomian negara ditaksir sebesar Rp 73,9 triliun. (*/red)

Komandan Daerah Kokam Jakarta Timur Berkomitmen Mewujudkan Transformasi Anak Bangsa di Seluruh Indonesia Untuk Mendukung Visi Indonesia Emas di 2045

By On Selasa, Agustus 12, 2025



JAKARTA, KabarViral79.Com - Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Wil Jakarta Timur menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan mengawal program Asta Cita yang digagas oleh Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam mewujudkan Indonesia Emas di 2045.

KOKAM secara aktif mendukung dan berkontribusi pada terwujudnya Indonesia Emas di 2045. Mereka menekankan pentingnya transformasi pemuda Muhammadiyah dan peran strategis pemuda dalam mencapai visi tersebut. KOKAM juga mendorong pemerintah untuk fokus membekali pemuda menghadapi bonus demografi dan tantangan era digital.

“Dengan berbagai upaya dan aksi nyata ini, KOKAM berperan penting dalam mempersiapkan pemuda Indonesia untuk menjadi agen perubahan dan pilar utama dalam mewujudkan Indonesia Emas di 2045 adalah cita-cita besar bangsa agar bisa menjadi negara maju, berdaulat, dan disegani dunia, Lutfillah Rachman, Selasa (12/08/25).

Disatu sisi Lutfillah Rachman juga bertekad melalui KOKAM Wil Jakarta Timur untuk generasi muda agar dapat memiliki rasa cinta NKRI serta tanggung jawab dalam membantu pemerintahan yang memiliki Visi Presiden dan Wakil Presiden akan dapat dicapai dengan 8 misi yang disebut Asta Cita.

Berikut ini adalah Visi pemerintah Presiden dan Wakil Presiden akan dicapai dengan 8 misi yang disebut Asta Cita sebagai berikut:

1. Memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM).

2. Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

3. Meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.

4. Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

5. Melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.

6. Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

7. Memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba.

8. Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur.