-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kajari Bireuen Fasilitasi Perdamaian Kasus Penganiayaan untuk Penghentian Penuntutan Restoratif

By On Jumat, Oktober 10, 2025

Kajari Bireuen, Munawal Hadi, SH, MH bersama Jaksa Fasilitator memimpin proses perdamaian, perkara tindak pidana penganiayaan, di Balai Restorative Justice (RJ) Kejari Bireuen, Kamis, 09 Oktober 2025. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, Munawal Hadi, SH, MH bersama Jaksa Fasilitator memimpin proses perdamaian dalam perkara tindak pidana penganiayaan dengan tersangka berinisial B, di Balai Restorative Justice (RJ) Kejari Bireuen, Kamis, 09 Oktober 2025. 

Upaya perdamaian ini dilakukan sebagai tahapan pengusulan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif (Restorative Justice) yang akan diajukan ke Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum).

Proses mediasi dipimpin langsung oleh Kajari Bireuen dan dihadiri keluarga korban, tersangka, perangkat gampong, serta penyidik.

Kajari Bireuen, Munawal Hadi, SH, MH bersama Jaksa Fasilitator memimpin proses perdamaian, perkara tindak pidana penganiayaan, di Balai Restorative Justice (RJ) Kejari Bireuen, Kamis, 09 Oktober 2025. 

Dalam forum tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai, dan tersangka berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

“Perkara ini bermula pada 10 Juli 2025, ketika tersangka bersama anak saksi L sedang berada di sawah Desa Geudong Alue, Kecamatan Kota Juang, Bireuen. Saat itu, korban RH datang melarang aktivitas membajak sawah, hingga terjadi perdebatan antara korban dengan anak saksi L,” terangnya. 

Keributan berlanjut hingga ke pinggir sawah, dan dalam situasi tegang tersebut, tersangka yang memegang sebilah parang mengayunkannya ke arah korban hingga mengenai bagian kepala depan korban dan mengeluarkan darah. Setelah kejadian itu, tersangka melarikan diri karena panik.

Atas perbuatannya, tersangka B dijerat Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman pidana paling lama lima tahun penjara.

Setelah tercapai kesepakatan damai di Balai RJ Kejari Bireuen, perkara ini selanjutnya akan diteruskan ke Kejaksaan Tinggi Aceh untuk dilakukan ekspose bersama Jampidum Kejaksaan Agung RI guna mendapat persetujuan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif. (Joniful Bahri)

Mickey Klakson Guncang Panggung HUT ke-26 Bireuen, Ribuan Penonton Terpukau: Suaranya Mirip Saleem Iklim

By On Kamis, Oktober 09, 2025

Mickey Klakson berhasil menyedot perhatian ribuan penonton yang memadati Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Bireuen, Rabu malam, 08 Oktober 2025. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Penampilan Mickey Klakson berhasil menyedot perhatian ribuan penonton yang memadati Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Bireuen, Rabu malam, 08 Oktober 2025.

Penyanyi yang dikenal dengan suara mirip Almarhum Saleem Iklim, vokalis legendaris band rock asal Malaysia, tampil memukau di Panggung Apresiasi Kesenian dan Kebudayaan “Mahakarya Bumoe Jeumpa”, salah satu rangkaian kegiatan HUT ke-26 Kabupaten Bireuen.

Mickey Klakson, yang memiliki nama asli Rahmatsyah, melantunkan sejumlah lagu populer dari grup Iklim dan Search. Suara khasnya yang serak melankolis berhasil menghidupkan suasana malam kedua Pekan Kebudayaan Bireuen.

Aksi panggung pria berusia 39 tahun dengan rambut kribo dan gaya unik itu membuat suasana kian hangat. Penonton, terutama kalangan milenial, tampak antusias — bertepuk tangan, bernyanyi bersama, hingga mengabadikan momen lewat ponsel mereka.

Mickey Klakson berhasil menyedot perhatian ribuan penonton yang memadati Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Bireuen, Rabu malam, 08 Oktober 2025. 

Penampilan Mickey mencapai puncak emosional saat ia menyanyikan lagu “Sheila” yang dipopulerkan Almarhum Saleem Iklim. Banyak penonton larut dalam suasana haru dan nostalgia.

“Penonton tampak sangat puas dengan performa Mickey Klakson malam ini. Lagu-lagu yang dibawakannya membawa kita bernostalgia dengan karya Saleem Iklim,” ujar Syech Mulyadi, Penanggung Jawab Panggung Apresiasi Kesenian dan Kebudayaan, didampingi Fauzan, S.Pd., M.M, kepada Kabarviral79.Com.

Syech Mulyadi menambahkan, selain penampilan solois Mickey Klakson, panggung malam itu juga dirangkai dengan Festival Rapai dan sejumlah pertunjukan tari.

Adapun penampilan tari diisi oleh Sanggar Pocut Meuligoe dengan tari garapan baru, Sanggar Batee Kureng, Sanggar Ban Keumang, serta Sanggar Seuraya Nyawoen Teuga.

Sementara itu, Rapai Sanggar Singa Batee dari Peusangan Selatan turut menutup malam dengan gebrakan energik.

Fauzan menambahkan, tujuh grup rapai turut ambil bagian dalam festival tersebut, masing-masing berasal dari Kecamatan Samalanga, Simpang Mamplam, Jeunieb, Peusangan Siblah Krueng, Kota Juang, Jeumpa, dan Peudada.

“Festival rapai menjadi daya tarik tersendiri. Antusias masyarakat luar biasa sejak awal acara hingga selesai,” pungkasnya. (Joniful Bahri)

Meriahkan HUT ke-393 Kabupaten Tangerang, RSUD Tigaraksa Gelar Sunatan Massal dan Layanan Kesehatan Gratis

By On Kamis, Oktober 09, 2025

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid saat meninjau kegiatan sunatan massal dan membuka layanan cek kesehatan gratis, di RSUD Tigaraksa, Kamis, 09 Oktober 2025. 

TANGERANG, KabarViral79.Com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui RSUD Tigaraksa menggelar sunatan massal dan membuka layanan cek kesehatan gratis sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-393 Kabupaten Tangerang.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid yang meninjau langsung kegiatan sosial ini mengatakan, inisiatif tersebut merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kesehatan masyarakat.

Selain itu, kata dia, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, khususnya di Kecamatan Tigaraksa dan wilayah sekitarnya.

“Ini menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kesehatan masyarakat. Sekarang bisa kita laksanakan program sunatan massal dalam rangka HUT Kabupaten Tangerang ke-393. Sebelumnya belum pernah dilakukan di momen seperti ini,” ujar Bupati kepada wartawan, di RSUD Tigaraksa, Kamis, 09 Oktober 2025.

Maesyal Rasyid menjelaskan, total peserta sunatan massal yang terdaftar mencapai 70 orang. Sebanyak 40 anak telah berhasil disunat, sementara sisanya masih menunggu pelaksanaan.

Peserta sunatan massal tidak hanya mendapatkan layanan sunat dan perawatan medis gratis dari RSUD, tetapi juga membawa pulang bingkisan lengkap.

Setiap anak yang telah disunat mendapatkan Tas, Sarung, Makanan, dan Amplop berisi uang. Mereka juga diberikan suplemen dan vitamin untuk mempercepat proses pemulihan.

“Anak-anak yang tadi disunat itu selain sunatan gratis, pulangnya dikasih bingkisan. Ada tas, ada juga sarung, ada makanan, ada amplop juga plus isinya. Mereka dirawat oleh RSUD, dilihat dari sisi medis, setelah disunat dia pulang dikasih suplemen, dikasih juga vitamin, dikasih juga bingkisan supaya anak-anak kita ini cepat sehat,” jelasnya.

Bupati Maesyal juga mengatakan, keberadaan RSUD Tigaraksa kini sangat membantu masyarakat dari delapan kecamatan di sekitarnya untuk mengakses layanan kesehatan dengan lebih mudah dan terjangkau. Tercatat, sekitar 5.000 pasien dilayani setiap bulan di RSUD Tigaraksa.

“Masyarakat di sekitar rumah sakit ini bisa datang ke sini dan dilayani dengan baik. Sekarang makin dekat dan mudah dijangkau. Pemerintah hadir dari sisi pelayanan kesehatan,” tegas Bupati.

Kehadiran RSUD Tigaraksa dinilai sangat meringankan warga yang sebelumnya harus menempuh jarak lebih jauh untuk berobat ke RSUD Tangerang atau wilayah Banten. Pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Tangerang juga didukung oleh RSUD Balaraja, RSUD Tangerang, dan RSUD Pakuhaji.

Melalui rangkaian kegiatan HUT ke-393 ini, Pemkab Tangerang berharap dapat memperkuat peran rumah sakit daerah sebagai ujung tombak pelayanan publik yang inklusif dan merata.

“Kita ingin masyarakat merasakan langsung manfaat dari hasil pembangunan daerah, terutama dalam hal kesehatan,” pungkasnya. (Reno)

Antusiasme Warga Tinggi, Ratusan Peserta Ikut Donor Darah HUT ke-26 Kabupaten Bireuen

By On Kamis, Oktober 09, 2025

Ratusan peserta, berbagai instansi pemerintah, TNI, Polri, perbankan, serta masyarakat umum melakukan donor darah, rangkaian HUT ke-26 Kabupaten Bireuen, di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Bireuen, Kamis, 09 Oktober 2025. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen, Edi Saputra atau yang akrab disapa Edi Obama mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Bireuen, Kamis, 09 Oktober 2025.

Kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen ini berlangsung di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang.

Aksi kemanusiaan tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai instansi pemerintah, TNI, Polri, perbankan, serta masyarakat umum.

“PMI Bireuen turut berkolaborasi dan mendukung penuh kegiatan donor darah hari ini. Alhamdulillah, antusiasme peserta sangat luar biasa,” ujar Edi Obama kepada Kabarviral79.Com di lokasi kegiatan.

Menurutnya, kegiatan donor darah semacam ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan hari jadi daerah, tetapi juga bentuk nyata kepedulian sosial untuk menjaga ketersediaan stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD dr. Fauziah Bireuen, yang beberapa waktu terakhir mengalami penurunan.

Ratusan peserta, berbagai instansi pemerintah, TNI, Polri, perbankan, serta masyarakat umum melakukan donor darah, rangkaian HUT ke-26 Kabupaten Bireuen, di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Bireuen, Kamis, 09 Oktober 2025. 

Edi menjelaskan, PMI Bireuen secara rutin menggelar donor darah di setiap kecamatan dan menjalin kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah maupun swasta.

“PMI Bireuen selalu siap berkolaborasi dengan pihak manapun. Semakin banyak yang terlibat, semakin banyak pula masyarakat yang bisa kita bantu,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat menjadi pendonor darah aktif, dengan mendonorkan darah setiap dua hingga tiga bulan sekali.

Selain membantu sesama, donor darah juga memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh.

“Donor darah itu sehat dan menyehatkan. Selain membantu orang lain, tubuh kita juga menjadi lebih segar dan bugar,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Seksi Kesehatan dan Donor Darah HUT ke-26 Kabupaten Bireuen, dr. Irwan A. Gani menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan tersebut.

Ia berharap semangat kemanusiaan ini terus tumbuh di tengah masyarakat.

“Melalui momentum HUT Bireuen ini, kita ingin menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial masyarakat, terutama dalam kegiatan kemanusiaan seperti donor darah,” ujarnya. (Joniful Bahri)

Dua Politisi Diduga Terlibat Penjualan Aset Situ Ranca Gede Jakung, Aktivis Minta Kejati Banten Tindak Tegas

By On Kamis, Oktober 09, 2025

 


SERANG, KabarViral79.Com – Dua politisi ternama berinisial FH dan BR, diduga kuat ikut terlibat dalam proses pembebasan aset milik Pemprov Banten yakni Situ Ranca Gede Jakung. Untuk itu, aktivis meminta agar Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten untuk menelusuri dugaan tersebut serta bertindak tegas.

Iwan Hermawan atau yang akrab disapa Adung Lee, selaku Ketua Lembaga Swadarma Masyarakat Kajian Realitas Banten (LSM KARAT BANTEN), menegaskan bahwa kasus ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.

“Aset negara seluas 250 ribu meter persegi itu bukan barang kecil. Proses pengalihan ini jelas-jelas melanggar aturan hukum dan merugikan negara. Kejati Banten harus segera membentuk tim penyelidikan khusus dan mengusut semua pihak yang terlibat,” tegas Iwan, Kamis (9/10/2025).

Senada dikatakan Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar. Pihaknya mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten agar bertindak tegas dalam menindaklanjuti kasus ini. Menurutnya, dugaan keterlibatan politisi besar tidak boleh diabaikan, apalagi hanya mengorbankan aktor kecil di lapangan.

“Jika benar ada politisi asal Serang yang ikut bermain, maka Kejati Banten harus berani memanggil, memeriksa, bahkan menetapkan mereka sebagai tersangka bila cukup bukti. Hukum tidak boleh dipermainkan oleh kepentingan politik,” ujarnya.

Rahmad menilai, rakyat Banten sudah jenuh dengan praktik korupsi yang melibatkan pejabat dan politisi. Kasus alih fungsi lahan ini, menurutnya, menjadi momentum bagi Kejati Banten untuk membuktikan integritas dan keberanian dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

“Situ Ranca Gede Jakung adalah aset strategis daerah. Kalau sampai dikorupsi, itu sama saja merampok uang rakyat dan merampas hak generasi mendatang. Kejati harus tunjukkan sikap tegas, jangan ada kompromi. Jangan biarkan rakyat kehilangan kepercayaan,” tambahnya.

Lebih jauh, Rahmad memastikan bahwa BPI KPNPA RI akan terus mengawal penanganan kasus tersebut. Ia mengingatkan Kejati Banten agar tidak bekerja setengah hati.

“Kami akan kawal sampai tuntas. Bila Kejati Banten tidak serius, kami akan minta langsung kepada Jaksa Agung untuk turun tangan. Kasus ini terlalu besar untuk dibiarkan menggantung. Jangan ada lagi istilah hukum tumpul ke atas, tajam ke bawah,” tegasnya.

Seperti diketahui, kasus dugaan korupsi alih fungsi lahan Situ Ranca Gede Jakung mencuat setelah adanya gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Meski PTUN memenangkan pihak swasta, namun putusan tersebut terkesan janggal. Karena itu, Kejati Banten diminta untuk tetap melanjutkan penyelidikan terhadap dua oknum politisi yang diduga terlibat, sehingga dugaan tindak pidana korupsi tetap berjalan. (*/red)



Kabupaten Tangerang Jadi Daerah Prioritas Peluncuran PSEL

By On Kamis, Oktober 09, 2025

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid saat menghadiri undangan Danantara dan Kemen LH, di Wisma Danantara Indonesia, Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis, 09 Oktober 2025. 

TANGERANG, KabarViral79.Com Kabupaten Tangerang menjadi salah satu daerah prioritas yang akan segera meluncurkan Pusat Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid pun telah diundang oleh Danantara dan Kementrian Lingkungan Hidup (Kemen LH) Republik Indonesia (RI) terkait rencana potensi lokasi pembangunan PSEL, yang diselenggarakan oleh Danantara dan Kemen LH (Badan Pengendalian Lingkungan Hidup), di Wisma Danantara Indonesia, Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis, 09 Oktober 2025. 

Rapat tersebut guna menindaklanjuti hasil verifikasi lapangan dan Rapat Koordinasi Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan pada 02 Oktober 2025 lalu, dengan agenda menyampaikan potensi lokasi pembangunan PSEL di 10 daerah,· mempercepat realisasi pengelolaan sampah menjadi energi listrik.

Daerah yang akan launch pengelolaan sampah menjadi energi listrik dengan potensi 17 daerah yang diundang, nantinya 10 daerah akan dipilih untuk pembangunan PSEL.

Daerah yang diundang itu meliputi:

1. DKI Jakarta

2. Bali

3. Jawa Barat

4. DI Yogyakarta

5. Kota Bogor

6. Kabupaten Bogor

7. Kabupaten Tangerang

8. Kota Bekasi

9. Kabupaten Bekasi

10. Kota Medan

11. Kota Denpasar

12. Kabupaten Badung

13. Kota Semarang

14. Kota Yogyakarta

15. Kabupaten Sleman

16. Kabupaten Bantul

17. Kota Tangerang Selatan.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, rapat ini merupakan langkah strategis menuju pengelolaan sampah berkelanjutan dan konversi sampah menjadi energi listrik

“Alhamdulilah, Kabupaten Tangerang termasuk dalam daerah prioritas yang akan segera meluncurkan PSEL,” pungkasnya. (Reno)

LSM KARAT Desak Kejati Banten Bertindak Cepat Selamatkan Aset Daerah

By On Kamis, Oktober 09, 2025



SERANG, KabarViral79.Com Lembaga Swadaya Masyarakat Kajian Realitas Banten (LSM KARAT Banten) mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dan pengalihan aset daerah milik Pemerintah Provinsi Banten berupa Situ/Rawa Ranca Gede (Jakung) seluas ±250.000 m² di Desa Babakan, Kecamatan Bandung (Pamarayan), Kabupaten Serang.

Dugaan penyalahgunaan aset negara tersebut mencuat setelah muncul laporan resmi dari media Kabarindo Multi Media (KMM) yang telah disampaikan kepada Kejaksaan Tinggi Banten. Dalam laporan itu disebutkan bahwa aset Situ Ranca Gede yang sejak tahun 2008 tercatat sebagai milik Pemerintah Provinsi Banten, diduga telah dialihkan menjadi Hak Guna Bangunan (HGB) atas nama pihak swasta, yakni PT Modern Industrial Estat.

Iwan Hermawan atau yang akrab disapa Adung Lee, selaku Ketua (LSM KARAT BANTEN), menegaskan bahwa kasus ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.

“Aset negara seluas 250 ribu meter persegi itu bukan barang kecil. Proses pengalihan ini jelas-jelas melanggar aturan hukum dan merugikan negara. Kejati Banten harus segera membentuk tim penyelidikan khusus dan mengusut semua pihak yang terlibat,” tegas Iwan, Kamis (9/10/2025).

Ia juga menyoroti fakta hukum yang telah ada, di mana dalam Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Nomor 32/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Srg, Johadi, S.E., selaku Kepala Desa Babakan, divonis 1 tahun 4 bulan penjara dan denda Rp100 juta karena terlibat dalam penerbitan surat rekomendasi dasar penerbitan SHGB. Menurut Iwan, ini membuktikan ada proses ilegal dalam pengalihan aset.

“Kalau sudah ada putusan hukum, Kejati tidak boleh diam. Jangan hanya Kepala Desa yang ditindak, tapi telusuri juga oknum di pemerintahan dan pihak swasta yang menikmati keuntungan dari pengalihan aset ini,” tambahnya.

Adung menilai, kerugian negara akibat praktik ini bisa mencapai ratusan miliar rupiah. Selain kerugian finansial, tindakan tersebut juga mencederai prinsip tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Ia juga menyatakan bahwa kepedulian terhadap provinsi Banten bukan sekadar slogan, tetapi langkah nyata untuk memastikan kekayaan daerah tidak dirampas secara sistematis oleh kepentingan bisnis atau oknum pejabat yang menyalahgunakan wewenang.

“Kami ini bagian dari masyarakat Banten. Aset Situ Ranca Gede bukan sekadar lahan, tapi warisan dan milik publik yang seharusnya dijaga. Kalau kita semua diam, maka aset provinsi ini akan terus dikuasai oleh kelompok tertentu. Ini bukan hanya masalah hukum, tapi juga soal tanggung jawab moral,” ujar Adung.

Adung menegaskan, kasus Situ Ranca Gede ini bukan sekadar pelanggaran administrasi, tetapi telah masuk ke ranah pidana korupsi. Oleh sebab itu, Kejaksaan Tinggi Banten diminta segera mengambil langkah konkret, mulai dari pemanggilan pihak terkait, audit aset, hingga penyitaan sementara sertifikat HGB yang bermasalah.

“Kami minta Kejati tidak tebang pilih. Siapa pun yang terlibat, baik pejabat daerah maupun pihak swasta, harus ditindak. Ini aset negara, bukan milik pribadi,” pungkasnya.

Adung juga menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus ini dan siap turun aksi jika proses hukum berjalan lamban. (*/red)

Kantor BPKAD Kabupaten Serang Tampak Kumuh Tidak Terawat

By On Kamis, Oktober 09, 2025

 


SERANG, KabarViral79.Com - Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Serang tampak kumuh dan tidak terawat. Bahkan, kursi dan meja tunggu bagi masyarakat terlihat tampak kotor, sehingga tidak layak ditempati.

Pantauan awak media, tidak hanya bagian depan kantor BPKAD yang tak kumuh dan tidak terawat. Bahkan sejumlah tempat seperti kandang hewan juga tampak tidak terawat.

Menanggapi hal itu, salah seorang aktivis di Serang, Rahmat Gunawan mengatakan, melihat kondisi tersebut, sekolah menandakan ketidakpedulian pejabat bagian Aset dan Kepala BPKAD terhadap kebersihan dan perawatan aset daerah.

"Kita tidak tahu jelas alasan para pejabat dan pegawai DPKAD Kabupaten Serang. Apakah sengaja dibiarkan kotor dan tidak terawat atau bagaimana. Yang jelas, ini menunjukkan pimpinan tidak peduli terhadap kebersihan dan perawatan aset," ujarnya, Kamis (09/10/2025).



Padahal, kata Gunawan. Kantor tersebut menangani pengelolaan keuangan dan aset daerah se Kabupaten Serang. Lantas, bagaimana mampu menangani dan merawat aset daerah lainnya, sementara yang depa mata yakni kantor BPKAD sendiri tidak kotor dan kumuh tidak terawat.

"Bagaimana bisa dipercayai kelola keuangan dan aset se Kabupaten Serang, sementara kantor miliknya saja kotor dan tidak terawat," ungkapnya.

Untuk itu, Gunawan menegaskan pihaknya akan mempertanyakan apakah BPKAD Kabupaten Serang memiliki anggaran pemeliharaan kantor di tahun 2025 atau tidak.

"Jika ada anggaran pemeliharaan tahun 2025 dan terserap, tentu harus dipertanyakan peruntukannya. Jangan sampai nantinya disalahgunakan," tegasnya.

Sementara itu, baik Kepala maupun Kabid Aset BPKAD Kabupaten Serang belum memberikan tanggapan ketika dikonfirmasi. (Dinar)

Bupati Tangerang dan Gubernur Banten Kampanyekan “Ayo Tangerang Langit Biru”, Dorong Generasi Bersih dan Sehat

By On Kamis, Oktober 09, 2025

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid saat kegiatan gerakan “Ayo Tangerang Langit Biru, Generasi Bersih”, di Lapangan Mini Soccer Cluster Abira Suvarna Sutera, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Kamis, 09 Oktober 2025. 

TANGERANG, KabarViral79.ComBupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid bersama Gubernur Banten, Andra Soni dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengampanyekan gerakan “Ayo Tangerang Langit Biru, Generasi Bersih”. 

Acara tersebut digelar di Lapangan Mini Soccer Cluster Abira Suvarna Sutera, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Kamis, 09 Oktober 2025.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi pencemaran udara, serta mendorong perilaku hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut juga menjadi perhatian bersama seluruh pihak untuk menciptakan dan melahirkan generasi yang pintar, cerdas, dan peduli lingkungan sebagai calon pemimpin masa depan.

“Kegiatan ini menjadi perhatian penting bagi kami untuk terus mengedukasi masyarakat agar hidup bersih dan sehat. Kami ingin melahirkan generasi pintar, cerdas, dan peduli lingkungan sebagai calon pemimpin masa depan,” ujar Bupati Masyal Rasyid.

Pihaknya sangat mendukung kegiatan tersebut dan mengapresiasi keterlibatan langsung pihak swasta, seperti Alam Sutera Group, yang telah berkontribusi dalam pendidikan lingkungan, kesehatan masyarakat, dan penanganan sampah.

“Terima kasih kepada Alam Sutera yang telah memberikan kontribusi besar dalam urusan pendidikan, kesehatan, dan kebersihan lingkungan. Kami berharap program seperti ini bisa terus berlanjut di wilayah lainnya demi mewujudkan Kabupaten Tangerang yang bersih dan sehat,” tuturnya.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri LHK, Nurhadi Wardoyo menegaskan, kampanye “Langit Biru” merupakan langkah nyata dalam mitigasi perubahan iklim dan pengendalian pencemaran udara.

Untuk itu, kata dia, Kementerian LHK juga terus mendorong seluruh kabupaten dan kota di seluruh Indonesia untuk menangani dan mengelola sampah secara konsisten, terintegrasi dan sesuai dengan regulasi. 

“Program ini menjadi titik balik bagi Kabupaten Tangerang dalam memperbaiki kualitas lingkungan secara menyeluruh. Kami mendorong agar pengelolaan sampah dilakukan secara konsisten, terintegrasi, dan sesuai regulasi untuk mencegah pembakaran sampah ilegal yang merusak udara,” ujarnya.

Ia menambahkan, upaya dan gerakan Program Langit Biru akan terus diperluas ke seluruh Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten, dan wilayah Jabodetabek sebagai bagian dari target nasional menuju kualitas udara yang sehat dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Banten, Andra Soni mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang yang telah menyelenggarakan kegiatan “Ayo Tangerang Langit Biru” dalam rangka perayaan HUT ke-393 Kabupaten Tangerang.

“Saya memberikan apresiasi kepada Pemkab Tangerang dan seluruh pihak yang telah berperan. Melalui kegiatan ini, kita diingatkan akan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan,” ujar Andra Soni.

Pihaknya menyoroti bahwa produksi sampah di Provinsi Banten mencapai lebih dari 8.000 ton per hari, namun baru sekitar 13 persen yang berhasil dikelola dengan baik.

Untuk itu, kata dia, dibutuhkan kerja sama dan kesaaran kolektif dari seluruh pihak dan masyarakat.

“Tanpa kerja sama dana kesadaran kolektif seluruh masyarakat, masalah sampah akan menjadi bencana. Karena itu, saya mengajak semua pihak untuk bergerak bersama menjaga kebersihan lingkungan dan udara Banten,” tuturnya.

Acara tersebut juga dihadiri, Kajati Banten, Forkopimda Kabupaten Tangerang, Benedict Wermter atau dikenal sebagai @bulesampah, Direktur Veritas Edukasi Lingkungan (VEL), serta sejumlah tokoh masyarakat dan pelajar. (Reno)

SPBU Mangunreja Diduga Kerja Sama dengan Mafia BBM Ilegal, Sopir Sebut Nama Andi

By On Kamis, Oktober 09, 2025


TASIKMALAYA, KabarViral79.Com Masyarakat Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar), meminta Aparat Penegak Hukum (APH) setempat, agar segera mengambil tindakan tegas terhadap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan para pelaku penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Solar.

Pantauan awak media, serta peberitaan di berapa media online, penyalahgunaan BBM subsidi jenis Solar itu diduga kerap terjadi di SPBU 34.464.02, yang berlokasi di Jl. Sukasukur, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya.

Hal itu dibenarkan oleh salah seorang sopir mobil bok truk yang tida mau disebut namanya.

Dia mengaku, mobil yang dia sopiri bermuatan BBM Solar subsidi dari SPBU-SPBU yang ada di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

“Saya hanya sopir saja bang, kalau tida salah sekitar satu ton lebih muatan solar milik Bos Andi,” ujarnya.

Salah seorang warga setempat yang enggan disebut namanya mengatakan, dirinya kerap melihat kendaraan bok truk dan L300 mengisi BBM solar di SPBU Mangunreja.

“Ya saya sering melihat mobil bok truk dan L 300 mengisi BBM solar, bolak balik di SPBU Mangunreja,” ucapnya.

Menurutnya, mereka memanfaatkan mobil yang telah dimodifikasi dengan daya tampung besar. Kendaraan tersebut keluar-masuk SPBU di wilayah Tasikmalaya untuk mengisi BBM subsidi. Mobil-mobil tersebut menyedot habis BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat.

“Solar hasil penyedotan tersebut kemudian dikumpulkan dan dipindahkan ke tangki bertuliskan ‘Transportir’ berwarna biru-putih, seolah-olah merupakan BBM jenis HSD (High Speed Diesel) untuk industri. BBM ilegal tersebut dilengkapi dengan surat jalan yang diduga palsu. Ini jelas mereka telah melakukan tindak pidana penyelewengan BBM bersubsidi,” tuturnya.

Sementara itu, salah seorang aktivis, Junedi mengatakan, tindak pidana penyelewengan BBM bersubsidi yang dilakukan mafia BBM bersubsidi melanggar Undang-Undang.

Polda Jabar harus segera menindak tegas mobil truk bok Nopol B 8750 XW milik Bos BBM ilegal di Kabupaten Tasikmalaya,” kata Junaedi kepada awak media ini, Kami, 09 Oktober 2025.

Menurutnya, UU Migas Nomer 22 Tahun 2001 telah mengatur bahwa siapa saja yang sengaja melakukan penyalahgunaan BBM subsidi dapat diancam dengan pidana lima tahun penjara serta denda Rp 6 miliar.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Ridwan Budiarta saat dikonfirmasi awak media mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti soal dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis Solar di SPBU Mangunreja.

"Terima kasih atas informasinya. Untuk lebih lanjut silahkan koordinasi dengan Kanit Tipidter, biar bisa langsung lidik di lapangan," ujarnya.  (*/Red/Tim)

Video: Perwakilan Ponpes Al-Khoziny Sampaikan Permintaan Maaf ke Keluarga Korban

By On Kamis, Oktober 09, 2025


SIDOARJO, KabarViral79.Com Perwakilan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), M Zainal Abidin menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya puluhan santri akibat ambruknya bangunan musala Ponpes.

Ia meyakini para santri yang wafat dalam musibah tersebut berada dalam kondisi terbaik.

Mengingat para santri meninggal dalam kondisi menuntut ilmu dan melaksanakan salat.

Hal itu disampaikan Zainal Abidin kepada wartawan, di Sidoarjo, Selasa, 07 Oktober 2025.

Dia mewakili keluarga dan pengurus pesantren turut menyampaikan permintaan maaf apabila pihak Ponpes belum mampu memberikan pelayanan terbaik secara maksimal kepada para santri.

Permohonan maaf juga disampaikan kepada seluruh masyarakat, khususnya para awak media jika mendapatkan perlakuan yang kurang nyaman selama penanganan ambruknya bangunan Ponpes. (*/red)

Video: Penyelidikan Ponpes Al Khoziny Ambruk Dimulai, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

By On Kamis, Oktober 09, 2025


SURABAYA, KabarViral79.Com Polda Jawa Timur (Jatim) terus mengusut tragedi ambruknya musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, yang menewaskan puluhan santri. 

Hingga kini, penyidik telah memeriksa 17 saksi dari berbagai pihak untuk menelusuri penyebab runtuhnya bangunan yang masih dalam proses pengecoran itu.

Kapolda Jatim, Irjen Nanang Avianto mengatakan, sebanyak 17 orang telah dimintai keterangannya sebagai saksi. Kasus itu kini ditangani Ditreskrimsus Polda Jatim.

Hal itu dikatakan Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto saat Konferensi Pers di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, Rabu, 08 Oktober 2025.

Nanang menjelaskan, dari belasan saksi itu, nantinya akan naik ke tahap penyidikan dan dilakukan gelar perkara.

Dari situ, kata dia, kemudian pihak penyidik akan menetapkan siapa saja pihak yang terkait dalam kelalaian ambruknya bangunan. (*/red)

Antusias Ribuan Siswa Siswi SD dan SMP di Tigaraksa Sambut Kedatangan Wapres Gibran

By On Kamis, Oktober 09, 2025

Ribuan siswa dan siswi SD, SMP, tampak antusias menyambut kedatangan Wapres Gibran di lokasi Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV, Kampung Cibangkok, Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu, 08 Oktober 2025. 

TANGERANG, KabarViral79.Com Ribuan siswa dan siswi SD dan SMP antusias menyambut kedatangan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka ke lokasi Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV, di Kampung Cibangkok, Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu, 08 Oktober 2025.

Antusiasme itu terlihat sejak pagi sebelum kedatangan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Mereka tampak memadati lokasi tempat yang akan dituju Wapres RI.

Iring-iringan rombongan Wapres saat memasuki lokasi pun disambut dengan sorak sorai oleh para siswa siswi SD, SMP dan guru.

Kegiatan penyambutan ini telah direncanakan sebelumnya, para siswa dan siswi diperintahkan untuk membawa stik bendera merah putih yang telah dipersiapkan oleh masing-masing sekolah serta juga sambil menyayaikan lagu-lagu penyemangat dalam kegiatan itu.

Kehadiran Presiden Prabowo Subianto yang diwakili Wapres Gibran Rakabuming Raka memang telah lama dinantikan oleh seluruh masyarakat Banten, khususnya yang berada di wilayah Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, sehingga tidak heran jika acara penyambutan ini tampak sangat luar biasa.

Kehadiran para siswa siswi SD dan SMP yang di wilayah Tigaraksa yang diinisiatori oleh Pemkab Tangerang melalui Disdik Kabupaten Tangerang ini sangat mendukung adanya swasembada pangan nasional. (Reno)

Video: Basarnas Sebut Total Korban Tragedi Ponpes Ambruk di Sidoarjo Capai 171 Orang

By On Kamis, Oktober 09, 2025


SIDOARJO, KabarViral79.Com Badan Pencarian dan Penyelamatan Nasional (Basarnas) menyatakan, jumlah total korban ambruknya bangunan Musholla Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), mencapai 171 orang.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan, dari total 171 korban sebanyak 104 orang dinyatakan selamat, sedangkan 67 lainnya dilaporkan meninggal dunia.

Hal itu disampaikan Syafii kepada wartawan, Selasa, 07 Oktober 2025.

Menurut Syafii, dengan ditemukannya seluruh korban dari lokasi reruntuhan maka seluruh rangkaian misi pencarian dan penyelamatan dinyatakan selesai.

Seluruh korban meninggal saat ini telah diserahkan kepada Tim Identifikasi Korban Bencana atau Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim untuk proses identifikasi para korban.

Ia memastikan, proses identifikasi korban dan juga seluruh proses lain termasuk investigasi penyebab bencana tersebut akan tetap berlanjut dan bukan merupakan kewenangan dari Basarnas. (*/red)

Ahli Medis Dihadirkan, dr. Athaillah Tegaskan Tak Ada Malpraktik dalam Kasus Gugatan Tes Kehamilan Puskesmas Samalanga

By On Kamis, Oktober 09, 2025

JPN Kejari Bireuen menghadirkan dr. Athaillah A. Latief, Sp.OG, sebagai ahli dalam sidang gugatan perdata senilai Rp 1,1 miliar antara seorang calon pengantin perempuan berinisial F melawan Pemkab Bireuen

BIREUEN, KabarViral79.ComJaksa Pengacara Negara (JPN) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen menghadirkan dr. Athaillah A. Latief, Sp.OG, sebagai ahli dalam sidang gugatan perdata senilai Rp 1,1 miliar antara seorang calon pengantin perempuan berinisial F melawan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen.

Sidang perkara nomor 5/Pdt.G/2025/PN.Bir itu berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Bireuen, Rabu, 08 Oktober 2025, dan menyoroti dugaan ketidakakuratan hasil tes kehamilan di Puskesmas Samalanga yang berujung pada pembatalan pernikahan penggugat.

Dalam keterangannya, dr. Athaillah menjelaskan prosedur medis standar dalam pemeriksaan kehamilan pra-nikah, termasuk penggunaan tes planotes sebagai alat skrining awal.

Ia menegaskan, hasil pemeriksaan dapat dipengaruhi oleh faktor waktu pengujian, kondisi sampel urin, serta variasi hormon pasien.

“Secara medis, langkah pemeriksaan yang dilakukan Puskesmas Samalanga sudah sesuai dengan pedoman Kementerian Kesehatan RI. Tes planotes merupakan metode skrining yang andal, namun tetap perlu konfirmasi ulang sebagai prosedur follow-up,” ujar dr. Athaillah di hadapan majelis hakim.

JPN Kejari Bireuen menghadirkan dr. Athaillah A. Latief, Sp.OG, sebagai ahli dalam sidang gugatan perdata senilai Rp 1,1 miliar antara seorang calon pengantin perempuan berinisial F melawan Pemkab Bireuen. 

Dokter spesialis kandungan yang juga aktif di Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bireuen itu menambahkan, berdasarkan telaah medis tidak ditemukan indikasi malpraktik dalam kasus tersebut.

Ia menekankan pentingnya penerapan protokol medis yang ketat untuk menghindari kesalahan diagnosis yang dapat berdampak sosial dan psikologis, terutama bagi calon pengantin.

Sidang tersebut turut dipantau langsung oleh Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bireuen, dr. Zumirda, Sp.B, FISA FINACS.

Ia menyatakan, kehadiran IDI bertujuan memastikan proses persidangan berlangsung transparan dan etika profesi medis tetap dijaga.

“IDI Bireuen berkomitmen mengawasi kasus ini agar berjalan adil dan tidak merusak citra profesi kedokteran. Kami mendukung eksplorasi aspek medis secara objektif,” kata dr. Zumirda.

Gugatan yang diajukan penggugat bermula dari hasil tes kehamilan di Puskesmas Samalanga pada Juni 2025 yang dinilai keliru, hingga menyebabkan penolakan akad nikah oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Samalanga.

Penggugat menuntut ganti rugi materiil dan immateriil dengan total Rp 1,1 miliar, mencakup biaya pernikahan, kesehatan, serta trauma emosional.

Sebelumnya, mediasi telah diupayakan pada 2 dan 7 Juli 2025, namun belum menghasilkan kesepakatan. JPN Kejari Bireuen tetap mendampingi Pemkab Bireuen sebagai tergugat utama.

Agenda sidang berikutnya dijadwalkan untuk penyampaian kesimpulan melalui E-Court PN Bireuen pada Rabu, 15 Oktober 2025. (Joniful Bahri)

HUT ke-26 Bireuen Diwarnai Pekan Kebudayaan Pertama “Mahakarya Bumoe Jeumpa”

By On Kamis, Oktober 09, 2025

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST resmi membuka ceremony rangkaian HUT ke-26 Kabupaten Bireuen sekaligus Pekan Kebudayaan Bireuen I bertajuk “Mahakarya Bumoe Jeumpa Tahun 2025”, di RTH Eks Stadion Cot Gapu, Kota Juang, Selasa malam, 07 Oktober 2025. 

BIREUEN, KabarViral79.ComBupati Bireuen, H. Mukhlis, ST secara resmi membuka ceremony rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Bireuen sekaligus Pekan Kebudayaan Bireuen I bertajuk “Mahakarya Bumoe Jeumpa Tahun 2025”, di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Eks Stadion Cot Gapu, Kota Juang, Selasa malam, 07 Oktober 2025.

Kegiatan pembukaan berlangsung meriah dengan menampilkan panggung apresiasi kesenian dan kebudayaan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, seniman, serta pelaku UMKM di Kabupaten Bireuen.

Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis menegaskan, peringatan HUT Kabupaten bukan hanya sekadar seremoni, tetapi momentum bermakna untuk meneguhkan komitmen pembangunan dan memperkuat kebersamaan masyarakat Bireuen.

“Usia ke-26 ini adalah fase yang matang untuk meneguhkan pondasi pembangunan dan menatap masa depan dengan tekad yang lebih kuat,” ujar Bupati Mukhlis.

“Semua kegiatan ini adalah bukti bahwa pembangunan Bireuen tidak hanya difokuskan pada aspek fisik dan ekonomi semata, namun juga pada pembangunan jiwa, akhlak, dan kebersamaan sosial,” tambahnya.

Tema peringatan tahun ini adalah “Bireuen Maju, Mandiri, dan Bermartabat”, yang menggambarkan semangat daerah untuk tumbuh menjadi kabupaten yang sejahtera dan berdaya saing dengan tetap menjaga nilai-nilai luhur budaya.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat — pemerintah, dunia usaha, akademisi, ulama, dan pemuda — untuk terus bersatu padu dalam membangun Bireuen.

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST resmi membuka ceremony rangkaian HUT ke-26 Kabupaten Bireuen sekaligus Pekan Kebudayaan Bireuen I bertajuk “Mahakarya Bumoe Jeumpa Tahun 2025”, di RTH Eks Stadion Cot Gapu, Kota Juang, Selasa malam, 07 Oktober 2025. 

“Moto daerah kita, ‘Gemilang Datang Padamu Bila Tekad Kukuh Berpadu’, bukan sekadar slogan, tapi pesan kuat bahwa kemajuan hanya tercapai dengan kebersamaan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-26 Kabupaten Bireuen, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dailami, S.Hut., M.Ling melaporkan, Pekan Kebudayaan Bireuen I berlangsung dari tanggal 7 hingga 12 Oktober 2025.

Kegiatan tersebut melibatkan seluruh instansi pemerintahan, lembaga pendidikan, pelaku seni budaya, dan masyarakat umum.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan resmi serta peresmian Museum Perjuangan Bireuen yang menjadi simbol pelestarian sejarah perjuangan daerah.

Sepanjang sepekan, masyarakat disuguhkan berbagai kegiatan, antara lain pameran pembangunan dan UMKM bertajuk “Jamboe Meuseunia dan Jamboe Peunajoh” yang menampilkan 40 tenda kuliner tradisional dan produk lokal.

Selain itu, digelar pula festival Rapai antar 17 kecamatan bertajuk “Suarasa Rapai”, lomba foto wisata, photo on the spot, video TikTok competition, pameran seni rupa, serta kegiatan sosial berupa donor darah dan festival literasi.

Puncak acara pada 11 Oktober 2025 ditandai dengan pawai budaya “Jejak Sejarah Bumoe Jeumpa” yang diikuti ribuan peserta dari berbagai unsur masyarakat.

Malam harinya digelar malam penganugerahan dan closing ceremony, dilanjutkan dengan upacara peringatan HUT ke-26 sekaligus Maulid Akbar Pemerintah Kabupaten Bireuen pada 12 Oktober 2025.

Menurut Dailami, kegiatan Pekan Kebudayaan ini menjadi sarana edukasi, pelestarian budaya, serta penguatan ekonomi kreatif di Bireuen.

“Pekan Kebudayaan Bireuen I bukan hanya ajang hiburan, tapi juga wahana mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat,” ujarnya.

Secara keseluruhan, pelaksanaan Mahakarya Bumoe Jeumpa berjalan sukses dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Pemerintah Kabupaten berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan untuk menumbuhkan semangat berkarya serta memperkuat identitas budaya daerah. (Joniful Bahri)

Dampingi Wapres Tanam Jagung, Gubernur Andra Soni Tegaskan Swasembada Pangan Terwujud di Banten

By On Kamis, Oktober 09, 2025

Gubernur Banten, Andra Soni saat mendampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka dalam kegiatan tanam jagung serentak kuartal I, di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu, 08 Oktober 2025. 

TANGERANG, KabarViral79.ComGubernur Banten, Andra Soni mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), Gibran Rakabuming Raka dalam kegiatan tanam jagung serentak kuartal I, di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu, 08 Oktober 2025.

Dalam kesempatan itu, Andra melaporkan bahwa stok pangan di Banten tahun 2025 tercatat surplus.

“Alhamdulillah, stok cadangan pangan di Provinsi Banten surplus pada tahun 2025 ini,” ujarnya.

Hadir dalam kegiatan itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, para Menteri Kabinet Merah Putih, serta jajaran Forkopimda Provinsi Banten dan Kabupaten Tangerang.

Saat ini, kata Andra Soni, stok cadangan pangan yang tersedia sebanyak 523 ton dari kewajiban 370 ton sehingga terjadi surplus 153 ton.

Adapun stok cadangan pangan di kabupaten kota mencapai 1.982 ton dari kewajiban 1.416 ton. Catatan tersebut menunjukkan terjadi surplus sebanyak 566 ton.

Menurut Andra Soni, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah pusat dan Polri atas berbagai bantuan di sektor pertanian kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

“Saya meyakini sinergi bersama seluruh stakeholder ini akan terus meningkatkan produktivitas pertanian di Provinsi Banten untuk mewujudkan swasembada pangan Indonesia,” ujarnya.

Andra Soni menjelaskan, produksi padi pada periode Januari–Oktober 2025 mencapai lebih dari 1,7 juta ton gabah kering giling (GKG) dari luas panen 328.000 hektare. Jumlah ini melebihi capaian tahun lalu sebanyak 1,5 juta ton GKG atau naik 234.218 ton.

“Kami optimis produksi padi di Banten sampai Desember 2025 dapat mencapai lebih dari 2 juta ton dan naik menjadi peringkat delapan besar nasional,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, luas panen jagung saat ini mengalami peningkatan seluas 2.539 hektar atau meningkat 18 ton lebih pada periode Januari - Oktober 2025. Atau ada peningkatan produksi jagung pipilan 14 persen.

Produksi tersebut, kata dia, sebagian besar diserap oleh 12 industri pakan yang membutuhkan jagung pipilan kering sebagai bahan baku industri pakan di Provinsi Banten. Kebutuhannya sendiri mencapai 1,5 juta ton pipilan kering per tahun.

“Untuk memenuhi kebutuhan itu, kami akan bersinergi memperluas areal tanam di wilayah Banten Selatan dengan target produksi jagung pipilan kering sebesar 79.000 ton per tahun,” ujarnya. 

Sementara, Wapres Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras dan berkontribusi atas capaian sejauh ini.

Ia menekankan bahwa hasil tersebut harus dipertahankan dan cakupannya diperluas.

“Apalagi di Banten ini banyak pabrik pakan ternak dan peternak mandiri. Jadi sudah ada industri yang menampung hasil jagung dengan baik,” ujarnya.

Ke depan, Wapres berharap Bulog sebagai offtaker dapat melakukan inovasi dan terobosan baru untuk meningkatkan penyerapan hasil panen.

“Jika ada hasil panen yang belum memenuhi spesifikasi, misalnya kadar air atau aflatoksin masih tinggi, tolong dicarikan solusi bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga menyerahkan bantuan sarana produksi pertanian dan paket sembako dari Polri untuk masyarakat sekitar.

Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan stan hasil olahan pertanian dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pemeriksaan kesehatan dan pembagian vitamin gratis.

Diketahui, penanaman jagung serentak kuartal IV yang diinisiasi Polri dilaksanakan di lahan seluas 50 hektare hasil kerja sama dengan Provinsi Banten.

Dalam kegiatan tersebut, Polri juga memberangkatkan sebanyak 1.268 ton jagung secara serentak untuk diserap Bulog di seluruh Indonesia.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, gerakan tanam jagung dimaksudkan untuk mendukung penguatan ketahanan pangan dalam negeri.

“Sejak periode 2020 hingga 2024, jajaran Polri turut berkontribusi menyukseskan swasembada pangan dengan produksi jagung mencapai 1,3 juta ton,” pungkasnya. (Reno)