-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Tingkatkan Layanan Sosial dan Kesiapsiagaan, Pemdes Cireundeu Terima Mobil Siaga Desa

By On Sabtu, Desember 20, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com - Guna memberikan layanan sosial dan kesiapsiagaan untuk masyarakat, Desa Cireundeu, Kecamatan Solear, terima Mobil Siaga Desa, di Kantor Desa Cikuya, Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat, 19 Desember 2025.

Kepala Desa (Kades) Cireundeu, Epen Supendi atau akrab yang disapa Lepsi menyampaikan, tujuan diadakannya Mobil Siaga Desa ini untuk meningkatkan kualitas layanan sosial atau fungsi sosial kemasyarakatan di tingkat desa.

Menurutnya, dengan Mobil Siaga Desa, sarana prasarana transportasi desa akan memadai. Keberadaan Mobil Siaga sangat diperlukan untuk meningkatkan kemampuan Desa dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana, kedaruratan dan kondisi sosial lain yang membutuhkan transportasi untuk mobilisasi masyarakat.


"Kejadian darurat sering terjadi, maka sangatlah penting bagi Desa Cireundeu memiliki fasilitas yang memadai untuk merespon dengan cepat dan efektif. Mobil Siaga merupakan salah satu solusi inovatif yang dapat memberikan keamanan, perlindungan dan pelayanan darurat kepada warga desa Cireundeu," ujarnya.

"Dengan pemanfaatan yang tepat serta dukungan yang memadai, Mobil Siaga ini dapat menjadi aset berharga bagi Desa Cireundeu dalam menjaga keselamatan, kesejahteraan masyarakat di masa depan," tutup Lepsi.

Hadir pada serah terima Mobil Siaga Desa, Kades Cireundeu Epen Supendi didampingi Kaur Pelayanan Ajun dan Binamas Siswanto dan Perwakilan Dealer Mobil Suzuki APV. (Reno)

Pemkab Tangerang Raih Penghargaan Juara Umum Kinerja Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

By On Sabtu, Desember 20, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang meraih juara umum kinerja pengelolaan keuangan dan asset daerah tingkat Provinsi Banten Tahun anggaran 2025.


Penghargaan tersebut diserahkan langsung ole Gubernur Banten, Andra Soni kepada Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, di Aula Pendopo Gubernur Banten, Kamis, 18 Desember 2025.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas penghargaan yang diraih Pemkab Tangerang.


Ia menegaskan, capaian yang diraih tersebut, merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).


"Atas rahmat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa serta doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya kerja keras tim TAPD, Pemkab Tangerang berhasil meraih juara umum pengelolaan keuangan dan asset daerah tingkat Provinsi Banten tahun 2025. Terima kasih dan apresiasi atas kerja keras, kerja samanya dari seluruh OPD dan masyarakat yang telah melaksanakan tata kelola keuangan dan aset daerah dengan sangat baik," ujar Bupati Maesyal Rasyid.


Ia menjelaskan, Pemkab Tangerang kembali meraih Juara Umum untuk ketiga kalinya dari empat kali penyelenggaraan penilaian pengelolaan keuangan dan aset daerah tingkat Provinsi Banten.


Dari 9 indikator penilaian Pemkab Tangerang mendapatkan skor tertinggi 92,5 dengan kualifikasi predikat sangat baik


"Alhamdulillah, ini menjadi bukti bahwa pengelolaan keuangan dan aset daerah yang kita lakukan berjalan dengan tertib, transparan dan dapat dipertangungjawabkan. Penghargaan ini sekaligus menjadi respon dan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Banten terhadap daerah yang mampu mengelola keuangan dan aset secara baik," ungkapnya.


Menurutnya, penghargaan yang diraih tersebut hendaknya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, khususnya dalam hal tertib administrasi pengelolaan keuangan dan aset daerah.


"Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar kami terus istiqamah dalam melaksanakan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel," ujarnya.


Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tangerang, Muhammad Hidayat menyampaikan, keberhasilan tersebut merupakan hasil komitmen kuat Pemkab Tangerang dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah.


"Setiap tahun kami menjalankan prinsip pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, serta penuh kehati-hatian. Berkat bimbingan dan arahan pimpinan, Bupati Tangerang, serta Ketua TAPD," ujarnya.


Dia menambahkan, Pemkab Tangerang akan terus menjaga kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, arahan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), pengendalian rasio belanja, serta peningkatan kemandirian daerah.


"Ini menjadi komitmen kami untuk terus memperbaiki dan meminimalisir kesalahan, sehingga pengelolaan keuangan dan aset daerah Kabupaten Tangerang ke depan semakin baik dan berdampak kepada masyarakat," pungkasnya.


Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Banten, Andra Soni turut menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang.


Dia berharap, apa yang telah diraih Pemkab Tangerang bisa terus dipertahankan dan menginspirasi kabupaten/kota lainnya di Provisi Banten untuk terus meningkatkan pengelolaan keuangan dan aset daerahnya.


"Saya mengucapkan selamat kepada Pemkab Tangerang yang berhasil meraih Juara Umum dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah tingkat Provinsi Banten. Pertahankan terus dan semoga menginspirasi lainnya," ujar Andra Soni. (Reno)

Jembatan Bailey Awee Geutah Bireuen Resmi Dibuka, Jalur Alternatif Medan–Aceh Kembali Normal

By On Sabtu, Desember 20, 2025

Jembatan Bailey menghubungkan Kabupaten Bireuen dan Aceh Utara, di Awee Geutah, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, resmi dibuka dan mulai difungsikan, Kamis sore, 18 Desember 2025. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Jembatan Bailey yang menghubungkan Kabupaten Bireuen dan Aceh Utarat di Kawasan Awee Geutah, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, resmi dibuka dan mulai difungsikan, Kamis sore, 18 Desember 2025.

Sejak Kamis sore, jembatan darurat tersebut sudah dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.

Sementara mulai Jumat, 19 Desember 2025, arus lalu lintas dilaporkan kembali normal, termasuk kendaraan bus lintas Medan–Aceh dan kendaraan lainnya, dengan ketentuan kapasitas muatan maksimal.

Jembatan Bailey ini dibangun sebagai solusi sementara untuk mengalihkan arus lalu lintas pada jalur nasional Aceh–Medan, setelah Jembatan Kuta Blang di Kecamatan Kutablang mengalami kerusakan parah dan putus akibat banjir bandang pada 25 November 2025 lalu.

Putusnya Jembatan Kuta Blang sebelumnya menyebabkan lumpuhnya arus transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat, mengingat jalur tersebut merupakan akses nasional yang sangat vital bagi mobilitas orang dan distribusi barang.

Dengan rampungnya pembangunan Jembatan Bailey Awee Geutah, masyarakat menyambut gembira karena jembatan ini kini menjadi jalur alternatif penghubung Jalan Nasional Medan–Bireuen–Banda Aceh.

Jembatan Bailey menghubungkan Kabupaten Bireuen dan Aceh Utara, di Awee Geutah, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, resmi dibuka dan mulai difungsikan, Kamis sore, 18 Desember 2025. 

Berfungsinya kembali jembatan tersebut diharapkan mampu memulihkan konektivitas transportasi dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat hingga jembatan permanen selesai dibangun.

Diketahui, Jembatan Awee Geutah sebelumnya juga putus akibat banjir besar dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025.

Peristiwa itu sempat mengisolasi sejumlah wilayah dan memutus akses transportasi darat, khususnya pada jalur strategis antar kecamatan di Kabupaten Bireuen.

Pengerjaan jembatan dinyatakan rampung pada pukul 16.00 WIB. Sejak pagi hari, Bupati Bireuen, H. Mukhlis bersama Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Herdani turun langsung ke lokasi untuk mengawal proses penyelesaian akhir pembangunan jembatan.

"Alhamdulillah, pengerjaan jembatan Bailey ini telah selesai dan sore ini sudah bisa langsung dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat," ujar Bupati Mukhlis di lokasi.

Menurutnya, berfungsinya Jembatan Bailey Teupin Reudeup–Awee Geutah sangat vital untuk memulihkan arus lalu lintas Banda Aceh–Medan, mengingat Jembatan Nasional Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang hingga kini masih dalam tahap perbaikan pasca ambruk akibat banjir.

Meski telah dibuka untuk umum, Bupati Mukhlis mengimbau pengguna jalan agar mematuhi aturan yang berlaku. Sebagai jembatan darurat, Jembatan Bailey memiliki keterbatasan beban.

"Jembatan ini hanya dapat dilalui kendaraan dengan beban maksimal 10 ton. Ini menjadi jalur alternatif utama bagi masyarakat lintas kabupaten sebelum jembatan nasional Krueng Tingkeum selesai dibangun kembali," tegasnya. (Joniful Bahri)

Akses Longsor dan Berlumpur, Armada Sampah ke TPA Peudada Terkendala

By On Sabtu, Desember 20, 2025

Sejumlah truk dan armada sampah tertahan sementara di depan Kantor DLHK menyusul akses jalan ke TPA Blamg Beururu, Peudada, Bireuen, longsor. 

BIREUEN, KabarViral79.Com Armada pengangkut sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Blang Beururu, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, mengalami kendala operasional dalam dua hari terakhir.

Hal ini disebabkan akses jalan menuju TPA tersebut tertutup longsor dan dipenuhi lumpur pasca banjir bandang yang melanda kawasan itu.

Ruas jalan di kawasan perbukitan Blang Beururu mengalami longsor sehingga badan jalan tertutup material tanah dan lumpur.

Kondisi tersebut diperparah dengan intensitas hujan yang masih sering terjadi, menyebabkan longsoran kembali menutupi jalan yang telah dibersihkan.

Akibat terhambatnya akses ke TPA, pengangkutan sampah dari sejumlah titik di Kota Bireuen belum dapat dilakukan secara maksimal.

Kondisi jalan ke TPA Blamg Beururu, Peudada, Bireuen, mengalami longsor dan berlumpur pasca banjir bandang melanda kawasan itu. Sejauh ini pekerja terus berupaya membersihkannya. 

Untuk mengantisipasi penumpukan dan bau tidak sedap, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Bireuen menempatkan sementara sampah yang telah dikumpulkan di dalam truk dan armada pengangkut di area depan Kantor Dinas Kebersihan.

Kepala DLHK Kabupaten Bireuen, Zaldi AP, S.Sos mengatakan, pihaknya terus berupaya melakukan penanganan agar akses menuju TPA dapat segera difungsikan kembali.

"Sejauh ini kami telah menurunkan alat berat ke lokasi untuk membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan. Namun karena hujan masih sering turun, tanah dari perbukitan kembali menutup jalan,” ujarnya, Jumat, 19 Desember 2025.

Ia menambahkan, pihaknya juga telah menginstruksikan seluruh petugas kebersihan agar tetap bekerja maksimal membersihkan sampah di wilayah perkotaan.

"Sampah tetap kami angkut dari titik-titik kota untuk diamankan sementara. Setelah akses jalan menuju TPA memungkinkan, sampah tersebut akan segera diangkut ke TPA Blang Beururu," jelasnya.

DLHK berharap cuaca segera membaik agar proses pembersihan jalan dapat tuntas dan aktivitas pengangkutan sampah kembali berjalan normal. (Joniful Bahri)

Banjir Bandang Rusak Ratusan Sekolah di Bireuen, Lima Sekolah Hilang Terseret Arus Sungai

By On Sabtu, Desember 20, 2025

Salah satu ruang sekolah di Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, hancur pasca banjir bandang menerjang di kawasan itu.  

BIREUEN, KabarViral79.Com - Banjir bandang yang melanda Kabupaten Bireuen menyebabkan kerusakan parah pada ratusan satuan pendidikan, mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga sekolah menengah pertama. Bahkan, lima sekolah dilaporkan roboh dan hilang terseret arus sungai.

Data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bireuen mencatat, tiga sekolah dasar mengalami kerusakan paling parah, yakni SDN 12 Juli, SDN 14 Juli, dan SDN 5 Peusangan Krueng. Khusus SDN 5 Peusangan Siblah Krueng, bangunan sekolah dilaporkan hilang sepenuhnya setelah dihantam derasnya arus sungai.

Selain itu, banjir bandang juga berdampak pada 122 sekolah TK, 53 sekolah SD, dan 44 sekolah SMP yang mengalami kerusakan berat, terendam lumpur, serta tertimbun material longsor.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, Zamzami, S.Pd, M.M menjelaskan, secara keseluruhan terdapat lima sekolah yang harus direlokasi ke tempat lain karena bangunannya roboh dan tidak lagi memungkinkan untuk digunakan.

"Untuk bangunan sekolah yang hancur tercatat tiga unit, sedangkan lima unit sekolah harus direlokasi. Seluruh mobiler sekolah harus diganti, termasuk meja, kursi, lemari, serta perlengkapan belajar lainnya," kata Zamzami.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, Zamzami, S.Pd, M.M. 

Selain kerusakan bangunan, banjir juga mengakibatkan hilangnya buku perpustakaan, komputer, serta perlengkapan sekolah. Tidak hanya itu, seragam sekolah, tas, dan buku pelajaran siswa TK, SD, hingga SMP turut hanyut terbawa banjir.

Zamzami juga mengungkapkan, Kepala SDN 7 Bireuen di Desa Balee Panah, Kecamatan Juli, turut menjadi korban, di mana rumah pribadinya ikut hilang terseret arus sungai.

"Kondisi pasca bencana ini sangat berat. Kepala Sekolah, Guru, dan para siswa menghadapi kesulitan besar, baik secara fisik maupun psikologis," ujarnya.

Disdikbud Bireuen berharap, menjelang tahun ajaran baru 2026, seluruh kebutuhan pendidikan dapat kembali terpenuhi, mulai dari bangunan sekolah, mobiler, buku, hingga seragam dan tas bagi siswa korban banjir.

Namun demikian, kendala terbesar saat ini adalah timbunan lumpur dan material tanah pasca banjir bandang yang sulit dibersihkan karena keterbatasan anggaran sekolah.

"Kami berharap Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi segera membantu pembersihan material banjir dan memindahkannya ke lokasi lain. Selain itu, banyak siswa dan guru yang mengalami trauma dan membutuhkan pendampingan psikososial," pungkas Zamzami. (Joniful Bahri)

Percepat Pemulihan Pasca Bencana, HRD Boyong Kemen PU dan Kemen PKP Tinjau Infrastruktur Rusak di Aceh

By On Sabtu, Desember 20, 2025

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD) memboyong pejabat dari Kementerian PU dan Kementerian PKP RI untuk meninjau sejumlah infrastruktur dan fasilitas umum yang rusak di Bireuen, Kamis, 18 Desember 2025. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Upaya percepatan pemulihan pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh pada 26 November 2025 terus dilakukan.

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD), kembali membawa pejabat dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI untuk meninjau langsung sejumlah infrastruktur dan fasilitas umum yang rusak di Kabupaten Bireuen dan sekitarnya, Kamis, 18 Desember 2025.

Rombongan pejabat dari Jakarta yang turut hadir di antaranya Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian PKP Dr. Imran, Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan Ditjen SDA Kementerian PU A. Adi Umar Dani, perwakilan Ditjen Cipta Karya Widjayanto, perwakilan Ditjen Prasarana Strategis Nurdin, Kepala BPJN Aceh Heri Yugiantoro, Kepala BWS Sumatera I Ir. Asyari, serta Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Aceh Iswanto. Turut mendampingi Kepala Bappeda Kabupaten Bireuen.

Kunjungan lapangan diawali dengan sarapan pagi di kediaman HRD di Komplek Meuligoe Residen Cot Gapu, Kota Juang, Bireuen. Selanjutnya, rombongan meninjau lokasi erosi Sungai Krueng Peusangan dan permukiman warga yang hanyut diterjang banjir bandang di Desa Bale Panah, Kecamatan Juli.

Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke Bendungan Pante Lhoong dan Water Intake PDAM Krueng Peusangan di Desa Beunyot, Kecamatan Juli, yang rusak berat akibat banjir dan longsor.

Setelah itu, HRD bersama rombongan meninjau ruas jalan nasional Bireuen–Takengon Km 22 yang mengalami longsor, termasuk Jembatan Teupin Mane yang sebelumnya putus akibat banjir.

Usai dari Kecamatan Juli, rombongan menuju Desa Pante Lhoong, Kecamatan Peusangan, yang terdampak parah banjir bandang. Sejumlah rumah warga tampak hancur dan masih tertimbun lumpur.

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD) memboyong pejabat dari Kementerian PU dan Kementerian PKP RI untuk meninjau sejumlah infrastruktur dan fasilitas umum yang rusak di Bireuen, Kamis, 18 Desember 2025. 

Peninjauan dilanjutkan ke SMK Negeri 1 Peusangan yang mengalami kerusakan berat, Bendungan Karet di Desa Kapa, serta lokasi pengungsian warga terdampak banjir.

HRD dan rombongan juga meninjau Jembatan Bailey di jalur alternatif Bireuen–Lhokseumawe, Desa Teupin Reudeup, Kecamatan Peusangan Selatan, yang sebelumnya putus dan kini telah kembali difungsikan.

Setelah salat Zuhur, rombongan melanjutkan kunjungan ke Kecamatan Samalanga dengan meninjau Pesantren Mudi Mesjid Raya, Pesantren Ummul Ayman, serta erosi Sungai Krueng Batee Iliek.

"Alhamdulillah, hari ini kami membawa para mitra untuk melihat langsung kondisi di lapangan, baik kerusakan berat maupun ringan yang membutuhkan penanganan segera. Ada yang dapat ditangani melalui skema tanggap darurat dan ada pula melalui rehabilitasi. Semua membutuhkan perencanaan dan desain yang matang,” kata HRD.

Ia menegaskan, hasil peninjauan tersebut akan segera ditindaklanjuti dengan proses perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan yang berjalan bersamaan agar penanganan bisa lebih cepat.

Menurut HRD, kerusakan Water Intake dan sistem PDAM Krueng Peusangan menjadi perhatian utama karena merupakan sumber utama air bersih bagi masyarakat Kabupaten Bireuen.

"Ini sangat krusial. Kami mendorong agar penanganannya dipercepat supaya distribusi air bersih ke masyarakat tidak terganggu," ujarnya.

Terkait warga terdampak, HRD menyebut, penanganan akan mengikuti arahan Presiden dan hasil koordinasi dengan kementerian terkait. Jika suatu kawasan dinilai rawan dan membahayakan keselamatan, relokasi menjadi opsi yang harus dilakukan.

"Sebagian warga kehilangan rumah sekaligus lahannya. Bahkan ada yang tidak lagi memiliki tanah. Karena itu perlu skema pembiayaan yang jelas, dimulai dari pengadaan tanah hingga pembangunan rumah. Jika pusat belum bisa menganggarkan, maka pemerintah daerah perlu menyiapkan lahan," jelasnya.

Selain permukiman, HRD juga menyoroti kerusakan bendungan yang menjadi urat nadi sektor pertanian.

"Bendungan ini sangat penting bagi petani dan penanganannya menjadi tanggung jawab APBN. Karena itu kami membawa mitra, melihat langsung kondisi di lapangan agar skema penanganannya bisa ditentukan secara cepat dan tepat," pungkas HRD. (Joniful Bahri)

Respons Cepat Dinsos Banten Bersama FK Tagana Ringankan Beban Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Serang

By On Jumat, Desember 19, 2025



SERANG, KabarViral79.ComDinas Sosial Provinsi Banten bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana banjir yang melanda sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Serang. Respons cepat tersebut dilakukan setelah menerima laporan dari Ketua Forum Koordinasi (FK) Tagana Kabupaten Serang, Muhit Kurniawan.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten H. Lukman langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan mendorong pendistribusian bantuan ke lokasi terdampak, salah satunya di Kampung Sukamaju, Desa Citasuk, Kabupaten Serang.

Ketua FK Tagana Kabupaten Serang, Muhit Kurniawan, mengapresiasi langkah cepat Dinas Sosial Provinsi Banten. Ia turut mendampingi langsung penyaluran bantuan ke titik lokasi bencana guna memastikan bantuan diterima oleh warga yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, respons dari Dinas Sosial Provinsi Banten sangat cepat. Bantuan bisa segera sampai ke masyarakat terdampak banjir,” ujar Muhit.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, peralatan dapur umum, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya untuk mendukung warga selama masa tanggap darurat.

Muhit juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Dinas Sosial Provinsi Banten, khususnya melalui Bidang Kebencanaan, atas perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat Kabupaten Serang yang terdampak bencana.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir,” kata Muhit Kurniawan.

Hingga saat ini, proses pendataan dan pemantauan kondisi warga terdampak banjir masih terus dilakukan oleh Tagana bersama instansi terkait guna memastikan penanganan berjalan optimal. (Red-SB)

Bhabinkamtibmas Polsek Panggarangan dan Babinsa Koramil 0314/Pgr Bersama BPBD Tinjau Jembatan Penghubung Dua Desa

By On Jumat, Desember 19, 2025

 

Bhabinkamtibmas Polsek Panggarangan Aipda Fery Alamsyah bersama Babinsa Koramil 0314/Pgr Serda Teddy Kurniawan, Ketua BPBD Kecamatan Panggarangan Herdi, dan Kepala Desa Cimandiri Pe’i saat melakukan pengecekan jembatan jalan poros yang menghubungkan Desa Cimandiri dan Desa Mekarsari

Lebak, KabarViral79.Com – Bhabinkamtibmas Polsek Panggarangan Polres Lebak, Aipda Fery Almansyah, bersama Babinsa Koramil 0314/Pgr Serda Teddy Kurniawan serta Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kecamatan Panggarangan, melakukan pengecekan jembatan di jalan poros Desa Cimandiri, Kecamatan Panggarangan, yang menghubungkan Desa Mekarsari, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Jumat (19 Desember 2025).

Aipda Fery Almansyah mengatakan bahwa peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi jembatan yang menjadi akses utama penghubung dua desa sekaligus batas kecamatan antara Panggarangan dan Cihara.

“Saya bersama Babinsa Koramil 0314/Pgr dan Ketua BPBD Kecamatan Panggarangan telah melakukan peninjauan dan pengecekan jembatan di jalan poros Desa Cimandiri, Kecamatan Panggarangan, yang menghubungkan dengan Desa Mekarsari, Kecamatan Cihara,” kata Fery Almansyah.

Ia juga menyampaikan bahwa jembatan tersebut mengalami longsor pada bagian sisinya akibat tergerus aliran Sungai Citundun. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas masyarakat yang melintasi jalur tersebut.

“Jembatan ini merupakan akses jalan bagi dua desa sekaligus menjadi batas kecamatan antara Panggarangan dan Cihara. Saat ini bagian sisi jembatan mengalami longsor akibat tergerus aliran Sungai Citundun,” ujarnya.

(Uday)

Meneguhkan Kembali Bela Negara di Era Digital

By On Jumat, Desember 19, 2025

 


Banten, KabarViral79.Com - Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 yang diperingati pada 19 Oktober, dengan tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”, menjadi momen penting untuk menegaskan kembali bahwa kemajuan bangsa tidak pernah lahir dari keadaan yang serba mudah. Indonesia bertumbuh karena daya tahan warganya yang ditopang oleh kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan kolektif dalam menghadapi perubahan zaman yang kian cepat dan tak selalu pasti.

Kita hidup dalam lanskap global yang berlapis tantangan. Rivalitas geopolitik, krisis energi, disrupsi teknologi digital, hingga arus informasi yang mudah dimanipulasi membentuk wajah ancaman baru yang tidak selalu kasatmata. Ancaman terhadap negara tidak lagi hadir semata dalam bentuk konfrontasi fisik, melainkan menjelma sebagai serangan siber, radikalisme, polarisasi sosial, serta bencana alam yang semakin sering terjadi. Dalam situasi demikian, bela negara menuntut pemaknaan yang lebih luas dan kontekstual.

Hari Bela Negara tahun ini juga bertepatan dengan ujian kemanusiaan yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Wilayah-wilayah ini memiliki jejak sejarah penting dalam perjalanan Republik. Aceh, misalnya, sejak masa awal kemerdekaan dikenal sebagai Daerah Modal yang menopang perjuangan bangsa melalui dukungan nyata rakyatnya. Sejarah ini mengingatkan kita bahwa ketahanan nasional selalu bertumpu pada solidaritas dan kesediaan untuk saling menopang di saat krisis.

Dalam pidatonya pada Peringatan Hari Bela Negara ke-77, Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa cinta tanah air harus diwujudkan dalam tindakan nyata membantu sesama yang tertimpa bencana, menjaga ruang digital dari hoaks, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta berkontribusi dalam pembangunan sesuai peran masing-masing. Penegasan ini relevan dengan tantangan kebangsaan hari ini, ketika bela negara tidak lagi cukup dimaknai secara simbolik, melainkan harus hadir dalam praktik keseharian warga negara.

Di era digital, peran media dan warga digital menjadi semakin strategis. Media pers tetap memegang peran penting sebagai penopang demokrasi dan penjaga nalar publik. Namun, pada saat yang sama, masyarakat luas termasuk konten kreator dan pengguna media sosial telah menjadi aktor utama dalam ekosistem informasi. Setiap konten yang diproduksi dan dibagikan membawa konsekuensi sosial, ia dapat memperkuat kohesi kebangsaan atau sebaliknya memperlebar jurang perpecahan.

Karena itu, bela negara hari ini juga berarti menjaga ruang publik digital tetap sehat dan bertanggung jawab. Literasi informasi, etika bermedia, dan kesadaran akan dampak sosial dari setiap unggahan menjadi bagian tak terpisahkan dari ketahanan nasional. Di sinilah bela negara menemukan relevansinya yang paling aktual bukan sebagai slogan, melainkan sebagai sikap hidup.

Meneguhkan bela negara pada akhirnya adalah meneguhkan optimisme kebangsaan. Indonesia memiliki modal sejarah, sumber daya manusia, dan nilai gotong royong yang kuat untuk melangkah maju. Selama semangat kebersamaan dijaga dan peran setiap warga dijalankan dengan penuh tanggung jawab, Indonesia akan tetap mampu berdiri tegak, bergerak maju, dan bangkit menghadapi setiap tantangan zaman.

Penulis Tundra Meliala adalah Ketua Umum Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat dan alumnus Lemhannas RI PPRA 51.

Cek Kesiapan Pengamanan Nataru, Polres Lebak dan Instansi Terkait Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin Maung 2025

By On Jumat, Desember 19, 2025

 


Lebak, KabarViral79.Com – Dalam rangka pengamanan Perayaan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026, Polres Lebak Polda Banten melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Maung 2025. Kegiatan tersebut bertempat di Lapangan Apel Mapolres Lebak, Jum’at (19/12/2025).

Apel Gelar Pasukan dipimpin langsung oleh Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki, S.I.K., M.H., serta dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Lebak dan instansi terkait sebagai bentuk sinergitas dalam pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Plh Sekda Kabupaten Lebak Drs. Halson Nainggolan, M.Si., Dandim 0603/Lebak Letkol Inf I Gede Mahendra Subrata, S.I.P., M.I.P., M.Sc., Waka Polres Lebak Kompol Eddy Prastyo H., S.E., M.M., Plt Kadishub Kabupaten Lebak Abdu Rojak, S.Sos., M.Si., Kasat Pol PP Kabupaten Lebak Yadi Basari Gunawan, S.E., Kepala BPBD Kabupaten Lebak H. Sukanta, M.Pd., Subdenpom Lebak Letda Cpm Eman, S.I.P., serta Pejabat Utama Polres Lebak.

Peserta apel terdiri dari personel gabungan TNI–Polri dan instansi terkait, di antaranya personel Kodim 0603/Lebak, Satlantas, Sat Samapta, Sat Intelkam, Satreskrim, Satresnarkoba Polres Lebak, Dishub, Dinkes, Satpol PP, BPBD, Tagana, serta PKS Kabupaten Lebak.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki, S.I.K., M.H. membacakan amanat Kapolri yang antara lain menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama Nataru, serta potensi gangguan kamtibmas, kemacetan lalu lintas, hingga ancaman bencana alam akibat cuaca ekstrem.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat pada libur Nataru 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, kondisi cuaca yang dipengaruhi sistem siklonik dan puncak musim hujan menjadi perhatian serius dalam pelaksanaan pengamanan.

Kapolri menyampaikan bahwa Operasi Lilin 2025 akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan melibatkan 146.701 personel gabungan serta didukung ribuan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di seluruh Indonesia.

Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa Polres Lebak siap melaksanakan Operasi Lilin Maung 2025 secara maksimal.

“Melalui Apel Gelar Pasukan ini, kami memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta sinergitas lintas sektoral guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Kabupaten Lebak dalam merayakan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” ujar Zaki.

Kapolres menambahkan bahwa pengamanan Nataru merupakan agenda prioritas yang memerlukan kesiapan maksimal seluruh personel serta dukungan penuh dari masyarakat.

“Operasi Lilin Maung 2025 ini merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani yang melaksanakan ibadah Natal serta masyarakat yang merayakan malam pergantian tahun. Kami akan mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan penegakan hukum secara humanis,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa Polres Lebak bersama TNI dan instansi terkait telah menyiapkan pola pengamanan terpadu, termasuk pengamanan tempat ibadah, objek wisata, jalur lalu lintas, serta antisipasi bencana alam akibat cuaca ekstrem.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif. Laporkan segera apabila menemukan gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan kepolisian melalui layanan darurat 110,” tukas Kapolres. (Cup)

KPK OTT di Bekasi, 10 Orang Diamankan

By On Jumat, Desember 19, 2025

Gedung KPK. 

JAKARTA, KabarViral79.Com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), Kamis, 18 Desember 2025. 

Operasi senyap itu dibenarkan Juru Bicara (Jubir) KPK, Budi Prasetyo. Budi menyebut, penyelidikan tertutup masih berlangsung di lapangan.

"Benar, sedang ada kegiatan penyelidikan tertutup di lapangan. Masih berprogres," ujar Budi dalam keterangannya, Kamis, 18 Desember 2025.

Budi tidak menjelaskan lebih jauh terkait perkara ini. Namun, sejauh ini setidaknya penyidik KPK telah menangkap 10 orang.

"Sampai dengan saat ini, tim sudah mengamankan sekitar 10 orang," ujarnya.

KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk mengumumkan status hukum dari pihak-pihak yang ditangkap.

Diketahui, di waktu yang sama Ruang Kerja Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang yang berlokasi di Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi memang sudah disegel. Segel itu bertuliskan logo dan lambang lembaga antirasuah KPK. (*/red)

Video: Empat Desa di Kecamatan Labuan Pandeglang Banten Terendam Banjir

By On Kamis, Desember 18, 2025


PANDEGLANG, KabarViral79.Com - Cuaca ekstrem yang menerjang kawasan Pandeglang mengakibatkan aliran Sungai Cipunten Agung di Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten, meluap. Luapan itu mengakibatkan empat Desa terendam banjir, Kamis, 18 Desember 2025.

Berikut titik lokasi di empat desa yang terendam banjir:

1. Kp. Pangseiupan, Kp. Kampung Sawah, dan Kp. Masjid barat, Desa Labuan.

2. Kp. Sukahati, dan Kp. Padasuka, Kp Kadu Gareng, Desa Kalang Anyar.

3. Kp. BTN Sentul, Kp. Citanggok, Kp. Nelayan pinggiran sungai Cipunten Agung, Desa teluk

4. Perumahan BTN Caringin, Desa Caringin.

Saat ini, evakuasi berjalan dengan lancer. Warga terdampak dievakuasi di sekolah, masjid-masjid, dan posko pengungsian yang dididirikan oleh BNPB.

Adapun kebutuhan pengungsi makanan siap saji, selimut pempes dan obat-obatan.


Sumber: Banser NU

Video: Produser Lapangan Irine Wardhanie Tak Kuasa Menahan Tangis saat Melaporkan Kondisi Terkini Aceh Tamiang

By On Kamis, Desember 18, 2025


ACEH TAMIANG, KabarViral79.Com - Produser Lapangan Irine Wardhanie tak kuasa menahan tangis saat melaporkan kondisi terkini Aceh Tamiang, Aceh, Rabu, 17 Desember 2025.


Ia bercerita bahwa dari seberang lokasi tempat ia berdiri, terdapat anak-anak yang belum makan.


Irene juga menyampaikan, mendapat pesan dari pengungsi agar memberitakan yang sebenarnya dari Aceh. (*/red)

Video: Masyarakat Aceh Gelar Demo di Depan Masjid Raya, Tuntut Status Bencana Nasional

By On Kamis, Desember 18, 2025


BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Sejumlah massa dari Koalisi Masyarakat Sipil Aceh Peduli Bencana Sumatera melakukan aksi demonstrasi dengan pengibaran bendera putih di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Kamis, 18 Desember 2025.

Aksi pengibaran bendera putih itu dilakukan buntut kekecewaan terhadapa penanganan bencana ekologis yang melanda Aceh. 

Mereka menilai penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor Aceh perlu penanganan cepat dan segera. 

Dalam aksi tersebut terdapat sejumlah spanduk yang bertuliskan agar Pemerintah Pusat 'Tetapkan Status Darurat Bencana Nasional' atas bencana ekologis yang melanda Aceh.

Bendera putih yang dikibarkan agar pemerintah perlu hadir dalam kebijakan nyata. Pemerintah juga didesak agar membuka akses terhadap komunitas nasional agar memberikan bantuan. (*/red)

Satgas DPP Terumbu Banten Nyatakan Perang terhadap Premanisme Oknum Mata Elang di Jalanan

By On Kamis, Desember 18, 2025

 


BANTEN, KabarViral79.Com – Aksi oknum mata elang (matel) yang menarik kendaraan secara paksa di jalan raya semakin meresahkan masyarakat. Menyikapi hal tersebut, Satgas DPP Perguruan Pencak Silat Terumbu Banten menyatakan sikap tegas menolak dan mengecam segala bentuk tindakan premanisme berkedok penagihan utang.

Satgas DPP Terumbu Banten menilai, praktik tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam rasa aman masyarakat. Banyak kasus penarikan kendaraan dilakukan secara sepihak, tanpa dokumen resmi, tanpa putusan pengadilan, bahkan disertai intimidasi.

Ketua Satgas DPP Terumbu Banten, Iman Noorhayadi, menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan perbuatan pidana yang dapat dijerat dengan berbagai pasal hukum.

“Penarikan paksa di jalan oleh matel bukan prosedur hukum yang sah. Ini perampasan hak masyarakat dan kami anggap sebagai premanisme,” tegasnya.

Ia menyebutkan, perbuatan tersebut melanggar KUHP, UU Jaminan Fidusia, Putusan MK Nomor 18/PUU-XVII/2019, hingga Permenkeu Nomor 130/PMK.020/2012. Seluruh regulasi tersebut secara jelas melarang eksekusi kendaraan tanpa mekanisme hukum yang benar.

Lebih jauh, Satgas DPP Terumbu Banten menyayangkan masih adanya perusahaan pembiayaan yang diduga membiarkan praktik tersebut terjadi di lapangan.

“Kami meminta pihak leasing juga bertanggung jawab. Jangan lepas tangan dan membiarkan masyarakat menjadi korban,” ujar Iman.

Sebagai bentuk komitmen, Satgas DPP Terumbu Banten menyatakan siap melakukan pendampingan hukum bagi masyarakat yang dirugikan serta akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk menindak tegas oknum-oknum matel yang melanggar hukum.

Sekretaris Satgas, Solihin Permana, menambahkan bahwa negara Indonesia adalah negara hukum yang menjunjung tinggi keadilan.

“Semua warga negara punya hak yang sama di mata hukum. Jika ada kredit bermasalah, selesaikan secara hukum, bukan dengan cara-cara jalanan,” pungkasnya.

Korban Perahu Getek Terbalik di Sungai Krueng Peusangan Teridentifikasi, Warga Jangka Bireuen

By On Kamis, Desember 18, 2025

Korban hanyut dan hilang saat menumpangi getek penyeberangan di Sungai Krueng Peusangan, Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, Aceh, akhirnya ditemukan di Kawasan Awee Geutah pada Kamis, 18 Desember 2025. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Misteri identitas korban peristiwa terbaliknya perahu getek di Sungai Krueng Peusangan, Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, Aceh, akhirnya terungkap.

Tim Inafis Polres Bireuen berhasil mengidentifikasi jenazah yang ditemukan mengapung di Kawasan Awee Geutah pada Kamis, 18 Desember 2025.

Korban diketahui bernama Syarifuddin M Daud (48), seorang petani/pekebun, berjenis kelamin laki-laki, beragama Islam, dan berstatus belum menikah. Identitas korban dipastikan melalui pencocokan data kependudukan dan pemeriksaan forensik oleh Tim Inafis Polres Bireuen.

Alamat korban tercatat di Dusun Muda Ali, Gampong Pulo Iboih, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Aceh.

Korban hanyut dan hilang saat menumpangi getek penyeberangan di Sungai Krueng Peusangan, Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, Aceh, akhirnya ditemukan di Kawasan Awee Geutah pada Kamis, 18 Desember 2025. 

Proses identifikasi dilakukan setelah jenazah dievakuasi dari Sungai Krueng Peusangan dan dibawa ke RSUD Fauziah Bireuen.

Tim Inafis melakukan serangkaian pemeriksaan, mulai dari identifikasi ciri fisik, pencocokan data administrasi kependudukan, hingga pendataan sidik jari guna memastikan identitas korban secara akurat dan resmi.

Sebelumnya, Syarifuddin dilaporkan hilang setelah perahu getek yang ditumpanginya terbalik saat melakukan penyeberangan darurat di Kawasan Ulee Jalan, Kecamatan Peusangan Selatan, pada Selasa lalu, 16 Desember 2025.

Setelah dilakukan pencairian selama dua hari, korban dinyatakan hilang dan menjadi fokus pencarian tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI/Polri, Satpolairud, relawan, serta masyarakat setempat.

Jenazah korban ditemukan sekitar dua kilometer dari lokasi awal kejadian, diduga terseret arus Sungai Krueng Peusangan. Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri proses pencarian intensif yang dilakukan sejak hari pertama.

Pihak Kepolisian menyampaikan, setelah identitas korban dipastikan, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Kepolisian juga telah melakukan pendataan administrasi sebagai bagian dari laporan resmi kecelakaan air tersebut. (Joniful Bahri)

Kadisdik H. Dadan Gandana Dampingi Wabup Intan Buka Refleksi Pendidikan Kabupaten Tangerang Tahun 2025

By On Kamis, Desember 18, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com - Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Tangerang H. Dadan Gandana mendampingi Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka Kegiatan Refleksi Pendidikan Kabupaten Tangerang Tahun 2025, Kamis, 18 Desember 2025.

Dia menekankan pentingnya pembentukan dan penguatan pendidikan karakter bagi para peserta didik seiring dengan derasnya arus perkembangan teknologi dan informasi.

Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat membuka acara Refleksi Pendidikan Kabupaten Tangerang Tahun 2025 yang diinisiasi oleh Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang.

"Pendidikan tidak hanya berbicara soal akademik, tetapi juga pembentukan dan penguatan karakter, etika, dan kepedulian sosial peserta didik agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman," tegas Wabup Intan.

Selain peningkatan mutu akademik, kata dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang juga menaruh perhatian besar pada penguatan pendidikan karakter, literasi, numerasi, serta pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.

"Kita ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak, beretika, dan memiliki kepedulian sosial. Karena kecerdasan tanpa karakter tidak akan membawa kemajuan yang berkelanjutan," ujarnya.

Dia juga menegaskan, Pemkab Tangerang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan, sejalan dengan perkembangan teknologi serta dinamika sosial masyarakat.

Dia berharap acara tersebut bisa menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi capaian serta merumuskan langkah perbaikan pembangunan pendidikan ke depan.

"Refleksi pendidikan ini penting sebagai bahan evaluasi bersama. Kita melihat apa yang sudah dicapai, apa kekurangannya, dan apa kelebihan yang perlu dipertahankan serta ditingkatkan di tahun berikutnya," ucapnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, Dewan Pendidikan, satuan pendidikan, pendidik, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan juga menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan pendidikan.

"Tidak mungkin pendidikan maju jika berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi dan sinergi semua pihak sangat dibutuhkan agar pendidikan di Kabupaten Tangerang semakin maju dan berdaya saing," ujarnya. (Reno)

Kerap Makan Korban, Warga Cisoka Murka: Tuntut Dump Truk Pengangkut Tanah Dilarang Melintas

By On Kamis, Desember 18, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com - Amarah warga Cisoka akhirnya memuncak. Rentetan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dump truk pengangkut tanah membuat masyarakat secara tegas menuntut agar seluruh dump truk tanah dilarang melintas di wilayah Cisoka.

Tuntutan ini mencuat setelah insiden mengerikan yang menimpa seorang wanita, yang kakinya hancur terlindas dump truk meski kendaraan tersebut dalam kondisi kosong dan kejadian terjadi di siang hari.

Peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa keberadaan dump truk di jalur Cisoka sudah berada pada titik darurat.

Warga menilai, dump truk pengangkut tanah—baik bermuatan maupun kosong—telah berubah menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pengguna jalan. Mereka menuding lemahnya pengawasan dan pembiaran oleh pihak berwenang sebagai penyebab utama jalan Cisoka terus memakan korban.

"Cisoka ini bukan jalur tambang. Kami minta dump truk tanah angkat kaki dari wilayah kami. Jangan jadikan nyawa warga sebagai tumbal proyek," tegas salah satu tokoh masyarakat.

Menurut warga, aktivitas dump truk tidak hanya merenggut korban, tetapi juga merusak infrastruktur jalan, memicu kemacetan, polusi debu, serta menciptakan ketakutan bagi pengendara, khususnya perempuan dan anak-anak.

Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Dinas Perhubungan, dan Kepolisian untuk segera mengambil keputusan tegas, mulai dari pelarangan total dump truk tanah melintas di Cisoka, penetapan jalur alternatif khusus kendaraan berat, hingga penindakan keras terhadap perusahaan dan sopir yang melanggar.

"Kalau tidak sanggup mengawasi, lebih baik dilarang sekalian. Jangan tunggu ada korban jiwa," ujar warga lainnya dengan nada keras.

Hingga saat ini, warga mengaku belum melihat langkah konkret yang benar-benar melindungi keselamatan masyarakat. Mereka menegaskan akan terus menyuarakan penolakan dan tidak menutup kemungkinan melakukan aksi jika tuntutan ini kembali diabaikan.

Bagi warga Cisoka, pesan mereka jelas dan tanpa kompromi: dump truk pengangkut tanah tidak lagi diterima melintas di wilayah Cisoka. Nyawa warga bukan harga murah. (Reno)