-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Teungku Nyak Sandang, Penyumbang Pesawat Seulawah RI-001, Wafat di Usia Lebih dari 100 Tahun

By On Selasa, April 07, 2026

Teungku Nyak Sandang. 

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Tokoh pejuang asal Aceh, Teungku Nyak Sandang, yang dikenal sebagai salah satu penyumbang pembelian pesawat pertama Republik Indonesia (RI), Seulawah RI-001, meninggal dunia pada Selasa, 07 April 2026  sekitar pukul 12.00 WIB. 

Almarhum mengembuskan napas terakhir di kediamannya di Gampong Lhuet, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya. Kabar duka tersebut disampaikan oleh cucunya, Ataillah. 

“Kakek meninggal sekitar pukul 12.00 WIB di rumah,” ujar Ataillah kepada wartawan. 

Menurut keluarga, Teungku Nyak Sandang wafat dalam usia lebih dari 100 tahun. 

Semasa hidupnya, ia lebih banyak menghabiskan waktu di rumah karena faktor usia dan sempat beberapa kali menjalani perawatan medis. 

Jenazah almarhum rencananya akan dimakamkan di kampung halamannya di Gampong Lhuet, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya. Saat ini, pihak keluarga tengah melaksanakan proses fardhu kifayah. 

Teungku Nyak Sandang dikenal luas sebagai sosok yang berjasa dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, khususnya dalam penggalangan dana pembelian pesawat Seulawah RI-001 pada awal masa kemerdekaan. 

Ia menyumbangkan satu petak sawah senilai Rp 100 pada tahun 1950 untuk membantu pembelian pesawat tersebut, yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya industri penerbangan nasional. 

Selain itu, Nyak Sandang juga terlibat langsung dalam perjuangan melawan penjajah sebagai pasukan pengintai. 

Ia bertugas memantau pergerakan musuh, termasuk melaporkan keberadaan kapal Belanda kepada pasukan yang bertahan di kawasan Puncak Gureutee, Aceh Jaya. 

Atas jasa-jasanya, almarhum pernah dianugerahi tanda kehormatan Bintang Jasa Utama oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada 25 Agustus 2025. 

Kepergian Teungku Nyak Sandang meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi masyarakat Aceh. Sosoknya dikenang sebagai pribadi sederhana dengan kontribusi besar bagi bangsa dan negara. 

“Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT,” ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat. (Joniful Bahri)

Ketum DPP PKB, Muhaimin Iskandar Serahkan 10 Tiket Umrah untuk Ulama Aceh

By On Rabu, April 01, 2026

Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar menyerahkan 10 tiket umrah kepada ulama kharismatik Aceh, pada rangkaian pengukuhan pengurus DPW PKB Aceh di Banda Aceh, Selasa 31 Maret 2026 malam. 

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar menyerahkan 10 tiket umrah kepada ulama kharismatik Aceh dalam rangkaian pengukuhan pengurus DPW PKB Aceh di Banda Aceh, Selasa 31 Maret 2026 malam. 

Penyerahan dilakukan secara simbolis di Hotel Hermes Palace dan turut didampingi Ketua DPW PKB Aceh, Ruslan Daud, serta Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah. 

Tiga ulama yang menerima secara simbolis, yakni Tgk H Syech Hasanoel Basry (Abu Mudi), Waled Nuruzzahri (Waled Nu), dan Abiya Anwar Usman (Abiya Kuta Krueng). 

Muhaimin mengatakan, pemberian tiket umrah tersebut merupakan bentuk apresiasi dan kepedulian kepada ulama yang selama ini berperan penting dalam kehidupan masyarakat Aceh, termasuk dalam mendukung perjuangan PKB. 

“Dukungan ulama dan santri adalah ruh perjuangan. Ini bukan sekadar hubungan politik, tetapi juga hubungan ideologis dalam menjaga nilai-nilai Islam di tengah masyarakat,” ujar Muhaimin. 

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para alim ulama, pimpinan dayah, dan santri di Aceh yang terus membersamai perjalanan politik PKB, khususnya di bawah kepemimpinan Ruslan Daud. 

Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar menyerahkan 10 tiket umrah kepada ulama kharismatik Aceh, pada rangkaian pengukuhan pengurus DPW PKB Aceh di Banda Aceh, Selasa 31 Maret 2026 malam. 

Sementara itu, Abiya Anwar Usman menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Muhaimin kepada ulama Aceh. 

Ia menilai kedekatan Muhaimin dengan ulama telah terjalin sejak lama. 

“Beliau tidak bisa dipisahkan dari ulama Aceh. Sejak dulu sudah dekat dengan para ulama di Aceh,” ujarnya. 

Ruslan Daud menambahkan, pengukuhan pengurus DPW PKB Aceh Periode 2026-2031 menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara ulama dan umara di Aceh. 

Menurutnya, kehadiran Muhaimin bersama para ulama kharismatik menjadi energi baru bagi kader PKB untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat. 

“Ini menjadi awal langkah memperkuat sinergi antara politik dan nilai-nilai keislaman dalam membangun Aceh yang lebih baik,” kata Ruslan. 

Selain pengukuhan pengurus, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan Orientasi Politik dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) yang membahas program pemberdayaan masyarakat serta strategi politik PKB ke depan. (Joniful Bahri)

HRD Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemulihan Pasca Bencana Aceh

By On Senin, Maret 30, 2026

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Ruslan M. Daud sampaikan apresiasi komitmen Presiden Prabowo Subianto, terkait percepatan pemulihan pasca bencana banjir dan longsor di Aceh pada silaturahmi, halal bihalal, dan coffee morning bersama insan pers di Banda Aceh, Senin, 30 Maret 2026. 

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Ruslan M. Daud menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam percepatan pemulihan pasca bencana banjir dan longsor di Aceh

Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi, halal bihalal, dan coffee morning bersama insan pers di Banda Aceh, Senin, 30 Maret 2026. 

Ruslan, yang juga Ketua DPW PKB Aceh itu menilai, pemerintah pusat telah bekerja maksimal dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi, serta menunjukkan kepedulian langsung kepada masyarakat terdampak. 

“Kami mengapresiasi kinerja Presiden dan jajaran menteri yang dinilai sangat serius dalam menangani pemulihan pascabencana di Aceh. Kehadiran langsung di tengah masyarakat menjadi bukti nyata perhatian pemerintah,” ujarnya. 

Ia menambahkan, intensitas kunjungan Presiden ke Aceh mencerminkan keseriusan dalam memastikan proses pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran. 

Bahkan, kata dia, Presiden tetap menyempatkan diri hadir di tengah pengungsi saat momentum Idul Fitri

“Presiden hadir langsung di tengah masyarakat pengungsi saat Lebaran. Ini memberikan semangat sekaligus menunjukkan bahwa negara benar-benar hadir,” ujarnya. 

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala di lapangan, khususnya terkait penanganan pengungsi yang belum sepenuhnya tertangani. 

Ruslan menyoroti masih adanya warga yang bertahan di tenda pengungsian di sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Bireuen, akibat belum tersedianya hunian sementara

“Faktanya masih ada masyarakat yang tinggal di tenda. Ini menjadi perhatian bersama agar penanganan bisa lebih optimal,” ujarnya. 

Ia menjelaskan, salah satu penyebab keterlambatan penyediaan hunian sementara adalah belum optimalnya usulan dari pemerintah daerah kepada pemerintah pusat. 

“Koordinasi antara pemerintah daerah dan pusat perlu diperkuat, agar kebutuhan masyarakat, terutama hunian sementara, bisa segera terpenuhi,” katanya. 

Ruslan berharap, sinergi yang lebih baik antara pemerintah pusat dan daerah dapat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi, sehingga masyarakat terdampak dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal. (Joniful Bahri)

DPW PKB Aceh Buka Pendaftaran Calon Ketua DPC 2026-2031, HRD Ajak Kader dan Tokoh Aceh Ambil Peran

By On Sabtu, Februari 28, 2026

Ketua DPW PKB Aceh, Ruslan M. Daud (HRD) saat berpidato dan resmi membuka pendaftaran bakal calon Ketua DPC PKB Kabupaten/Kota se-Aceh, untuk masa kepengurusan 2026-2031

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - DPW PKB Aceh resmi membuka pendaftaran bakal calon Ketua DPC PKB Kabupaten/Kota se-Aceh untuk masa kepengurusan 2026-2031. Proses pendaftaran berlangsung mulai 1 hingga 15 Maret 2026

Ketua DPW PKB Aceh, Ruslan M. Daud (HRD) mengajak seluruh kader potensial PKB di Aceh agar turut mengambil peran dalam memperkuat kepemimpinan partai di tingkat Kabupaten/Kota. 

Ia menegaskan, kesempatan terbuka bagi semua kader yang memiliki kapasitas dan komitmen terhadap perjuangan politik PKB. 

“DPW PKB Aceh membuka ruang seluas-luasnya bagi kader internal baik pengurus, anggota DPRK maupun anggota DPRA untuk mendaftar sebagai bakal calon Ketua DPC,” ujar HRD. 

Selain kader internal, HRD juga mengundang tokoh masyarakat, profesional, akademisi, pengusaha, kalangan dayah, aktivis sosial, pemuda, mahasiswa, tokoh perempuan hingga mantan birokrat untuk bergabung memperkuat PKB di tingkat daerah. 

Menurutnya, PKB adalah rumah politik yang inklusif dan terbuka bagi siapa saja yang ingin berkontribusi bagi kemaslahatan masyarakat Aceh. 

Terkait persyaratan, HRD menegaskan, proses administrasi dibuat sederhana. Setiap calon cukup mengirimkan Curriculum Vitae (CV) ke email pkb_aceh@pkb.or.id atau menghubungi panitia melalui WhatsApp di nomor 0813 6010 9482 selama masa pendaftaran. 

“Format CV bebas, silakan buat selengkap dan seinformatif mungkin,” ujar HRD. 

Tahapan berikutnya, para pendaftar yang dinilai berpotensi akan dibawa ke forum Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Maret hingga 20 April 2026. 

Setelah itu, kandidat akan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di DPP PKB

HRD menegaskan, keputusan akhir penetapan Ketua DPC berada sepenuhnya di tangan DPP sesuai mekanisme organisasi. 

Lebih jauh, HRD menjelaskan, PKB bukan hanya partai politik elektoral, tetapi sarana perjuangan sosial untuk menghadirkan kemanfaatan publik. 

Ia juga memberi perhatian khusus kepada generasi muda Aceh, terutama dari kalangan santri dan dayah, agar tidak menjauhi dunia politik. 

“PKB adalah perahu perjuangan. Politik adalah alat untuk menghadirkan kemaslahatan umat melalui jalur kebijakan,” tegasnya. 

Sebagai langkah penguatan kelembagaan, DPW PKB Aceh telah membentuk Tim Penataan Struktur dan Panitia Seleksi DPC PKB se-Aceh atau Tim Lima yang bertugas melakukan pemetaan, penjaringan, dan seleksi bakal calon. 

Tim ini diketuai oleh Muhammad Adam dengan anggota Salihin, Rijaluddin, Amiruddin M. Daud, dan Tgk. Zulfikar. 

DPW PKB Aceh berharap, proses ini dapat melahirkan kepemimpinan DPC yang kuat, inklusif, dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh Kabupaten/Kota di Aceh. (Joniful Bahri)

Polda Aceh Tangkap Pemilik Akun TikTok Terkait Dugaan Penistaan Agama di Bengkayang

By On Sabtu, Februari 21, 2026

Tim bersama Polres Bengkayang berhasil mengamankan Dedi Saputra di kawasan Dusun Mao, Desa Suka Maju, Kecamatan Sungai Betung. 

BANDA ACÈH, KabarViral79.Com Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh melalui Unit 3 Subdit Siber berhasil menangkap Dedi Saputra, pemilik akun TikTok @tersadarkan5758, atas dugaan tindak pidana ujaran kebencian dan penistaan terhadap agama. Penangkapan tersebut dipimpin Kanit Siber Ditreskrimsus Polda Aceh, Iptu Adam Maulana.

Dedi Saputra yang dikenal sebagai pendeta asal Aceh diamankan di wilayah Bengkayang setelah tim penyidik menindaklanjuti laporan Nomor LP/B/357/XI/2025/SPKT/POLDA ACEH yang diajukan oleh Pelajar Islam Indonesia (PII) Wilayah Aceh bersama Dinas Syariat Islam Aceh, Satpol PP dan WH Aceh, serta sejumlah organisasi masyarakat Islam.

Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Wahyudi melalui Kanit Siber, Iptu Adam Maulana menjelaskan, penangkapan dilakukan setelah penyidik menerima laporan dari seorang mahasiswa asal Aceh Utara pada 18 November 2025 terkait unggahan bernuansa ujaran kebencian. 

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Unit 3 Siber Bertolak ke Kalimantan Barat pada 17 Februari 2026 untuk melakukan koordinasi dengan Kepolisian setempat.

Pada 18 Februari 2026, tim bersama Polres Bengkayang berhasil mengamankan Dedi Saputra di kawasan Dusun Mao, Desa Suka Maju, Kecamatan Sungai Betung.

Saat itu, Dedi sedang bepergian bersama istrinya menggunakan sepeda motor. Ia kemudian dibawa ke Mapolres Bengkayang untuk pemeriksaan awal sebagai saksi.

Setelah dilakukan gelar perkara melalui konferensi video, penyidik resmi menetapkan Dedi Saputra sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama dan ujaran kebencian. 

Pada 19 Februari 2026, tersangka dibawa ke Aceh dan tiba di Mapolda Aceh pada 20 Februari 2026 untuk pemeriksaan lanjutan.

Penahanan terhadap tersangka dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor SP.Han/08/II/RES.2.5/2026/Ditreskrimsus tertanggal 20 Februari 2026.

Sebelumnya, dalam sebuah video yang direkam pada 19 Februari 2026, Dedi yang didampingi kuasa hukum dari LBH menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Aceh, termasuk para ulama dan teungku.

Ia mengakui pernyataannya di akun TikTok @tersadarkan5758 telah menimbulkan kegaduhan serta berjanji menghapus seluruh konten dan tidak lagi aktif di media sosial.

Kasus ini kini ditangani penuh oleh Ditreskrimsus Polda Aceh, dan proses hukum terhadap tersangka masih terus berlanjut. (Joniful Bahri)

Kecelakaan Maut di Tol Sibanceh, Satu Kader PKB Meninggal dan Ketua Fraksi PKB Bireuen Luka Serius

By On Selasa, Februari 17, 2026

Mobil MPV putih yang ditumpangi korban mengalami ringsek berat setelah menabrak bagian belakang sebuah truk kargo di jalur tol Sibanceh.  

BANDA ACEH, KabarViral79.Com Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) pada Senin sore, 16 Februari 2026, menimpa rombongan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) asal Bireuen. 

Dalam insiden tersebut, seorang kader PKB, Syahrizal Putra, meninggal dunia. Sementara Ketua Fraksi PKB di DPRK Bireuen, Nanda Rizka, mengalami luka serius. 

Informasi yang diterima media menyebutkan, rombongan baru saja kembali dari kegiatan Silaturahmi dan Ta’aruf Pra-Muskerwil PKB Aceh yang digelar di Hotel Hermes Palace Banda Aceh

Dalam perjalanan pulang, mobil MPV berwarna putih yang mereka tumpangi menabrak bagian belakang sebuah truk kargo di jalur tol.

Benturan keras menyebabkan Syahrizal Putra, salah satu kader aktif PKB, meninggal dunia di tempat. Jenazah almarhum kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Zainoel Abidin untuk penanganan lebih lanjut. 

Sementara itu, Ketua Fraksi PKB Bireuen, Nanda Rizka atau yang akrab disapa Abi Nanda mengalami luka serius dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang sama. 

Musibah ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga besar PKB, terutama di Kabupaten Bireuen. Kepergian Syahrizal Putra menjadi kehilangan besar bagi rekan dan sahabat yang mengenalnya sebagai sosok berdedikasi dan bersemangat dalam kegiatan organisasi. 

Kecelakaan tersebut juga terpantau langsung oleh petugas di lapangan. Minibus yang ditumpangi rombongan PKB terlihat ringsek parah pada bagian depan hingga pilar tengah, mengindikasikan benturan keras akibat dugaan tabrak belakang. 

Potongan kap mesin mobil itu bahkan terlihat masih tersangkut pada besi pengaman belakang truk box yang terlibat dalam insiden. 

Petugas jalan tol bersama Kepolisian segera melakukan evakuasi kendaraan dan penanganan korban. Arus lalu lintas sempat mengalami perlambatan selama proses evakuasi berlangsung. 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan dan kronologi lengkap kejadian. (Joniful Bahri)

PKB Aceh Gelar Ta’aruf Pra-Muskerwil, HRD Fokus Perkuat Konsolidasi dan Pembangunan Kantor Baru

By On Senin, Februari 16, 2026

DPW PKB Aceh menggelar kegiatan Ta’aruf dan Silaturrahmi Pra-Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) di Banda Aceh, Minggu, 15 Januari 2026. 

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh menggelar kegiatan Ta’aruf dan Silaturrahmi Pra-Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil), di Banda Aceh, Minggu, 15 Januari 2026. 

Acara tersebut menjadi ajang konsolidasi awal bagi pengurus PKB Aceh Periode 2026-2031 di bawah kepemimpinan H. Ruslan M. Daud (HRD). 

Ketua DPW PKB Aceh yang juga Anggota DPR RI Komisi V itu menginisiasi langsung kegiatan tersebut sebagai langkah memperkuat soliditas internal, sekaligus mempersiapkan agenda pengukuhan kepengurusan dan arah politik PKB Aceh ke depan. 

Ketua panitia, Tgk. Mujlisal, dalam laporannya menyampaikan, undangan kegiatan meliputi seluruh unsur kepengurusan, mulai dari Mustasyar, Syuro, Tanfidz, hingga kader dan anggota Fraksi PKB di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. 

“Ta’aruf dan silaturrahmi ini menjadi bagian dari proses konsolidasi awal menjelang agenda besar partai. Alhamdulillah hampir seluruh pengurus hadir, menunjukkan komitmen kita membangun PKB Aceh yang lebih kuat dan solid,” ujar Tgk. Mujlisal. 

Dalam sambutannya, Ruslan Daud mengapresiasi kerja panitia dan antusiasme para pengurus meski persiapan kegiatan berlangsung dalam waktu singkat. 

“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa PKB Aceh memiliki semangat kebersamaan yang kuat. Konsolidasi internal adalah fondasi utama memperkuat posisi PKB di Aceh,” kata Ruslan. 

Ia menegaskan, setelah Idul Fitri, DPW PKB Aceh akan melaksanakan pengukuhan resmi kepengurusan. Pada kesempatan yang sama, akan dibentuk panitia khusus untuk pengukuhan serta persiapan peletakan batu pertama pembangunan kantor baru DPW PKB Aceh. 

“Kantor baru ini akan menjadi simbol kebangkitan organisasi kita, bukan hanya bangunan fisik tetapi representasi semangat dan komitmen kita untuk masyarakat,” ujarnya. 

Sebagai legislator yang dikenal fokus pada pembangunan dan infrastruktur, Ruslan juga menyampaikan komitmennya untuk memperkuat peran sosial PKB di seluruh Aceh. Salah satunya dengan penyediaan ambulans bagi setiap Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB

“Ambulans ini bukan hanya untuk kepentingan partai, tetapi untuk membantu masyarakat. PKB harus hadir dalam kehidupan rakyat setiap saat, bukan hanya menjelang pemilu,” tegasnya. 

Ruslan turut mengingatkan seluruh kader agar tetap dekat dengan masyarakat dan menjalankan kerja politik secara konsisten. 

“Kerja politik harus dimulai dari bawah, dari A sampai Z, dengan kerja nyata. Jangan hanya datang ke rakyat saat membutuhkan dukungan,” katanya. 

Pada kesempatan itu, Ruslan juga menyampaikan target politik PKB Aceh pada pemilu mendatang, yakni meraih minimal 15 kursi DPR Aceh

“Target ini bukan hal yang mustahil. Dengan soliditas dan kerja bersama, insya Allah PKB Aceh akan menjadi lebih besar dan kuat,” ujarnya. 

Ia menutup sambutan dengan menekankan pentingnya kebersamaan dalam membangun kejayaan PKB Aceh.

“PKB adalah rumah kita bersama. Dengan kerja kolektif dan dukungan masyarakat Aceh, kita bisa menghadirkan PKB yang lebih bermanfaat bagi rakyat,” pungkasnya. (Joniful Bahri) 

Presiden Prabowo Salurkan Rp 72,7 Miliar Bantuan Sapi Meugang untuk 19 Kabupaten/Kota Terdampak Bencana di Aceh

By On Kamis, Februari 12, 2026

Pemerintah Aceh mengumumkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menyalurkan bantuan pembelian sapi tradisi Meugang senilai lebih dari Rp 72,7 miliar untuk masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi dan gempa bumi di Aceh

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Pemerintah Aceh mengumumkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menyalurkan bantuan pembelian sapi tradisi Meugang senilai lebih dari Rp 72,7 miliar untuk masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi dan gempa bumi di Aceh.

Bantuan tersebut ditujukan sebagai dukungan menjelang bulan suci Ramadhan.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah dalam keterangan di Banda Aceh, Kamis, 12 Februari 2026 menyebutkan, dana bantuan itu telah ditransfer melalui Sekretariat Presiden langsung ke 19 Pemerintah Kabupaten/Kota penerima, pada Selasa, 10 Februari 2026. 

“Alhamdulillah, Bapak Presiden telah menyetujui permohonan Pemerintah Aceh dan masyarakat Aceh untuk bantuan daging sapi Meugang, dan dananya telah ditransfer,” kata Fadhlullah.

Total bantuan yang dikucurkan mencapai Rp 72.750.000.000, yang akan disalurkan kepada masyarakat oleh Pemerintah Kabupaten/Kota sesuai alokasi masing-masing. Setiap desa penerima—sebanyak 1.455 desa—mendapatkan dana Rp 50 juta.

Atas nama pemerintah dan masyarakat Aceh, Fadhlullah menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian dan dukungan bagi daerah-daerah terdampak.

“Kami, Pemerintah Aceh serta seluruh masyarakat Aceh, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut bertujuan meringankan beban masyarakat terdampak bencana, terutama dalam menyambut Ramadhan dan menjaga keberlangsungan tradisi Meugang.

Para Bupati dan Walikota diminta segera menindaklanjuti proses pembelian sapi sesuai dana yang telah masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).

Selain itu, Kepala Daerah diwajibkan memastikan pendistribusian berlangsung merata, tertib, dan tepat sasaran, dengan prioritas bagi warga terdampak bencana serta masyarakat di lokasi pengungsian.

“Penyaluran bantuan ini harus ditargetkan rampung paling lambat satu hari sebelum Ramadhan 1447 Hijriah,” tegas Fadhlullah.

Setelah penyaluran selesai, Pemerintah Kabupaten/Kota diwajibkan mengirimkan dokumentasi berupa foto atau video serta laporan singkat realisasi bantuan kepada Biro Isra Setda Aceh paling lambat tiga hari setelah hari pertama Ramadhan, untuk kemudian diteruskan kepada Presiden. 

Adapun 19 Kabupaten/Kota penerima bantuan tersebut meliputi Lhokseumawe, Aceh Tamiang, Pidie Jaya, Aceh Timur, Bireuen, Langsa, Aceh Utara, Aceh Barat, Pidie, Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Subulussalam, Aceh Besar, Nagan Raya, Aceh Selatan, dan Simeulue.

Beberapa daerah tersebut selain mengalami bencana hidrometeorologi, juga terdampak gempa bumi yang menyebabkan sejumlah kerusakan, termasuk di Kabupaten Simeulue.

“Semoga bantuan ini bermanfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi wujud kehadiran negara dalam membantu warga terdampak bencana, terutama dalam menyambut tradisi Meugang dan bulan suci Ramadhan,” tutup Fadhlullah. (Joniful Bahri)

Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor Hingga Akhir Januari

By On Sabtu, Januari 24, 2026

Kondisi wilayah Aceh Utara pasca banjir bandang dan sejauh ini wilayah itu masih berdampak sangat parah dan belum normal. 


BANDA ACEH, KabarViral79.Com Pemerintah Aceh kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana banjir dan longsor untuk keempat kalinya. Perpanjangan ini berlaku selama tujuh hari, terhitung mulai 23 Januari hingga 29 Januari 2026.

Dengan perpanjangan tersebut, total masa tanggap darurat bencana di Aceh telah berlangsung selama dua bulan sejak pertama kali ditetapkan pada Kamis, 27 November 2025.

Keputusan ini diambil dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh yang digelar pada Kamis, 22 Januari 2026, menyusul masih adanya dampak banjir dan longsor di sejumlah kabupaten/kota.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA mengatakan, perpanjangan status tanggap darurat didasarkan pada surat Menteri Dalam Negeri (Mendagri), serta hasil Rapat Koordinasi (Rakor) secara virtual dengan para Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten/Kota terdampak.

“Pertimbangan utama perpanjangan ini adalah kondisi lapangan yang masih membutuhkan penanganan terpadu, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak serta percepatan pemulihan pasca bencana,” ujar Muhammad MTA.

Pemerintah Aceh memastikan koordinasi lintas sektor terus dilakukan guna mempercepat penanganan bencana, termasuk distribusi bantuan logistik, layanan kesehatan, dan perbaikan infrastruktur terdampak. (Joniful Bahri)

Pemulihan Jalan dan Jembatan Pasca Bencana Aceh Capai Target, Akses Nasional Kembali Fungsional

By On Sabtu, Januari 03, 2026

Aparat TNI beserta masyarakat bahu membahu dalam proses pemasangan jembatan Barley di Jamur Ujung  Bener Meriah, Aceh Tengah. 

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Upaya pemulihan infrastruktur jalan dan jembatan pasca bencana di Provinsi Aceh terus menunjukkan kemajuan signifikan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, target pemulihan jalan nasional yang ditangani Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah tercapai sesuai jadwal pada 30 Desember 2025.

Hingga Kamis, 01 Januari 2026, sebanyak 13 titik ruas jalan nasional telah kembali fungsional. Dari jumlah tersebut, dua ruas masih dilalui melalui jalur alternatif, di antaranya akses penghubung Bireuen–Bener Meriah dan Bener Meriah–Aceh Tengah yang dapat dilalui melalui Jembatan Weihni Enang-Enang dan Jembatan Jamu Ujung.

Sementara itu, ruas Genting Gerbang–Simpang Uning masih mengalami hambatan, namun masyarakat dapat menggunakan jalur alternatif melalui Jembatan Titi Merah. Untuk jalur Takengon–Blangkejeren, proses pemulihan masih berlangsung.

Meski demikian, konektivitas antarwilayah utama di Aceh kini kembali terhubung. Akses Banda Aceh–Medan melalui jalur timur, Banda Aceh–Nagan Raya–Medan melalui jalur barat, serta Nagan Raya–Takengon telah dapat dilalui.

Jalur Lhokseumawe–Takengon via kawasan KKA, Bireuen–Bener Meriah, dan Pidie–Takengon juga sudah fungsional meski beberapa titik jembatan masih dalam perbaikan dan dilengkapi jalur alternatif.

BNPB menilai, pulihnya jalur lintas timur, lintas tengah, lintas barat, serta jalur penghubung antarlintas akan mempercepat pemulihan sektor vital, khususnya energi, kelistrikan, dan komunikasi di wilayah terdampak seperti Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Untuk infrastruktur jembatan, dari total 16 jembatan yang mengalami kerusakan, seluruhnya telah diselesaikan 100 persen.

Rinciannya, 12 jembatan telah fungsional di lokasi eksisting, sementara empat jembatan lainnya berfungsi melalui jalur alternatif, yakni Weihni Enang-Enang, Jamu Ujung, Titi Merah, dan Krueng Beutong.

Selain itu, dari 361 titik longsoran yang tercatat, sebanyak 360 titik atau 99,72 persen telah selesai ditangani.

Satu titik longsoran yang masih dalam pengerjaan berada di arah Jembatan Weihni Enang-Enang dan saat ini tetap dapat dilalui melalui jalur alternatif.

BNPB menegaskan, capaian ini merupakan hasil kolaborasi dan gotong royong lintas sektor. Pemerintah berharap pemulihan sektor energi dapat tercapai pada pertengahan Januari 2026 seiring semakin terbukanya akses darat.

Meski demikian, BNPB tetap mewaspadai potensi gangguan akibat faktor cuaca. Daya tampung saluran air utama sungai dan drainase primer belum sepenuhnya pulih, sehingga hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi berpotensi menyebabkan luapan air yang dapat mengganggu hasil perbaikan infrastruktur.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, BNPB masih melaksanakan operasi modifikasi cuaca guna mendukung percepatan normalisasi sungai di sejumlah titik rawan. (Joniful Bahri)

Jamaah Pengajian Malaysia Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh

By On Senin, Desember 29, 2025

Jamaah pengajian asal Malaysia menyalurkan bantuan untuk korban bencana alam banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Aceh

BANDA ACEH, KabarViral79.Com – Jamaah pengajian asal Malaysia ikut membantu korban bencana alam banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Aceh selama dua hari, Sabtu-Minggu, 27-28 Desember 2025.

Bantuan yang disalurkan berupa sembako, seperti beras, telur, minyak goreng, serta pakaian, kain sarung, sajadah, dan berbagai perlengkapan ibadah lainnya.

Selain itu, jamaah pengajian Malaysia juga turut membantu pembangunan sumur bor serta perbaikan meunasah yang rusak akibat diterjang banjir.

Jamaah pengajian asal Malaysia menyalurkan bantuan untuk korban bencana alam banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Aceh. 

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Waled Aiyub bin Ahmad, seorang ustaz pengajian asal Aceh yang telah lama menetap di Malaysia. 

Kegiatan kemanusiaan ini turut dibantu oleh Tgk Khanzul Kiran, tim relawan dari Malaysia dan Aceh, serta Tim Relawan H. Ruslan Daud (HRD).

Waled Aiyub kepada wartawan mengatakan, seluruh bantuan yang disalurkan merupakan hasil sumbangan para jamaah pengajian di Malaysia, baik warga asli Melayu maupun masyarakat Aceh yang menetap di Negeri Jiran.

Jamaah pengajian asal Malaysia menyalurkan bantuan untuk korban bencana alam banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Aceh. 

“Alhamdulillah, selama dua hari ini kami berkeliling Aceh untuk menyalurkan bantuan ke posko-posko pengungsi dan langsung ke rumah warga yang tertimpa musibah. Kami turut berduka cita atas bencana yang menimpa saudara-saudara kami di Aceh, yang telah kehilangan jiwa dan harta benda,” ujar Waled.

Alumni Dayah Mudi Mesjid Raya Samalanga, Kabupaten Bireuen itu menegaskan, duka yang dirasakan masyarakat Aceh juga menjadi duka seluruh jamaah pengajian di Malaysia.

Ia berharap, bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban bencana.

Aceh dan Malaysia adalah saudara. Sejak dahulu Aceh memiliki sejarah panjang dengan Malaysia. Karena itu, sudah sepantasnya kita saling membantu,” kata Waled Aiyub, yang saat ini sedang menempuh pendidikan doktoral (S3) di Universitas Kebangsaan Malaysia.

Di akhir kegiatan, Waled juga mengajak masyarakat Aceh yang terdampak bencana untuk tetap sabar dan tabah dalam menghadapi cobaan. Menurutnya, setiap musibah yang terjadi pasti mengandung hikmah dari Allah SWT. (Joniful Bahri)

Pemerintah Aceh Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor Hingga 8 Januari 2026

By On Sabtu, Desember 27, 2025

Pemerintah Aceh Kembali memperpanjang masa tanggap darurat bencana hidrometeorologi akibat banjir bandang dan tanah longsor. Perpanjangan kedua ini ditetapkan selama 14 hari, terhitung mulai 26 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Pemerintah Aceh kembali memperpanjang masa tanggap darurat bencana hidrometeorologi akibat banjir bandang dan tanah longsor.

Perpanjangan kedua ini ditetapkan selama 14 hari, terhitung mulai 26 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA mengatakan, keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh yang digelar pada Kamis, 25 Desember 2025. Rapat tersebut dihadiri unsur pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Menurut MTA, perpanjangan status tanggap darurat didasarkan pada hasil rapat virtual bersama seluruh kabupaten dan kota terdampak bencana pada 23 Desember 2025, serta kajian terbaru dari Pos Komando Tanggap Darurat.

Rekomendasi itu kemudian diperkuat dalam rapat lanjutan yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Kepala BNPB Suharyanto, Wakil Gubernur Aceh, serta Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri pada 25 Desember 2025.

"Atas dasar pertimbangan tersebut, Gubernur Aceh menetapkan Perpanjangan Kedua Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh Tahun 2025 guna memastikan penanganan bencana berjalan optimal dan terkoordinasi," ujar MTA dalam pernyataan resminya.

Seiring dengan perpanjangan status tersebut, seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dan pemangku kepentingan terkait diinstruksikan untuk bekerja lebih cepat, terkoordinasi, dan fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak. 

Prioritas penanganan meliputi percepatan distribusi logistik ke lokasi pengungsian dan Gampong-gampong yang masih terisolasi, pemenuhan hak-hak dasar pengungsi sesuai standar hak asasi manusia, serta penyediaan layanan kesehatan secara optimal melalui rumah sakit, puskesmas, dan pos kesehatan lapangan.

Selain itu, Pemerintah Aceh juga diminta menyiapkan kelangsungan proses belajar-mengajar bagi anak-anak korban bencana, termasuk penyediaan perlengkapan sekolah, serta mempercepat persiapan pembangunan dan perbaikan infrastruktur pascabencana.

"Berbagai langkah pemulihan terus dilakukan di bawah supervisi Pemerintah Pusat. Semoga Aceh terus bersatu dan bangkit dari bencana ini," ujar MTA. (Joniful Bahri)

Ratusan Ribu Warga Aceh Masih Terisolir, Gubernur Akui Bantuan Belum Menjangkau Seluruh Wilayah

By On Senin, Desember 22, 2025

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem mengakui masih banyak daerah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh yang belum terjangkau bantuan secara menyeluruh.

Kondisi ini disebabkan terputusnya akses jalur darat serta keterbatasan sarana transportasi udara menuju wilayah pedalaman.

Menurut Mualem, sejumlah daerah di pedalaman Aceh Utara, Kabupaten Bener Meriah, dan Aceh Tengah hingga saat ini belum menerima bantuan sembako secara 100 persen.

"Masih ada daerah yang terisolir dan belum mendapatkan bantuan secara penuh. Tentu ini akan kita telusuri kembali dan segera kita antar bantuan ke wilayah yang belum tersentuh," kata Mualem di Banda Aceh, Sabtu, 20 Desember 2025.

Ia menjelaskan, distribusi bantuan ke daerah terisolir menghadapi berbagai kendala, terutama kondisi medan yang sulit dan berbahaya. Sejumlah wilayah hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki, sepeda motor, bahkan menggunakan helikopter.

"Medannya mendesak dan berbahaya. Terpaksa kita tempuh dengan berjalan kaki, sepeda motor, dan helikopter," ujarnya.

Berdasarkan data Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh per Sabtu, 20 Desember 2015, sebanyak 430.316 warga masih terisolir. Mereka tersebar di 41 Kecamatan pada 8 Kabupaten terdampak bencana.

Rinciannya, di Kabupaten Aceh Utara terdapat dua Kecamatan yang masih terisolir, yakni Kecamatan Sawang dan Langkahan. Di Aceh Timur, kondisi serupa terjadi di Kecamatan Serbajadi.

Sementara di Aceh Tengah, wilayah terisolir meliputi Kecamatan Bintang, Ketol, Celala, Kute Panang, Silih Nara, Rusip Antara, dan Linge.

Di Kabupaten Bireuen, daerah terdampak berada di Kecamatan Kuta Blang, Gandapura, Peusangan Siblah Krueng, Peusangan Selatan, dan Juli.

Untuk Kabupaten Gayo Lues, wilayah terisolir meliputi Kecamatan Pining, Betung, Dabun Gelang, Tripe Jaya, Blangjerango, Rikit Gaib, dan Pantan Cuaca.

Sedangkan di Kabupaten Bener Meriah, akses jalan menuju Kecamatan Syiah Utama, Pintu Rime Gayo, Gajah Putih, Permata, Timang Gajah, dan Mesida masih terputus.

Di Kabupaten Nagan Raya, daerah yang masih terisolir berada di Kecamatan Beutong Ateuh Benggala. Sementara di Aceh Tamiang, hampir seluruh wilayah pedalaman di 12 Kecamatan belum terbuka akses daratnya secara penuh.

"Penyaluran logistik ke Aceh Tamiang dilakukan melalui jalur udara dan perahu dengan menyusuri sungai. Akses darat hanya bisa dilalui di sekitar pusat Kota Kuala Simpang," jelas Mualem.

Pemerintah Aceh memastikan upaya distribusi bantuan terus dilakukan secara bertahap dengan melibatkan seluruh unsur terkait guna mempercepat penanganan warga terdampak di wilayah terisolir. (Joniful Bahri)

Video: Masyarakat Aceh Gelar Demo di Depan Masjid Raya, Tuntut Status Bencana Nasional

By On Kamis, Desember 18, 2025


BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Sejumlah massa dari Koalisi Masyarakat Sipil Aceh Peduli Bencana Sumatera melakukan aksi demonstrasi dengan pengibaran bendera putih di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Kamis, 18 Desember 2025.

Aksi pengibaran bendera putih itu dilakukan buntut kekecewaan terhadapa penanganan bencana ekologis yang melanda Aceh. 

Mereka menilai penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor Aceh perlu penanganan cepat dan segera. 

Dalam aksi tersebut terdapat sejumlah spanduk yang bertuliskan agar Pemerintah Pusat 'Tetapkan Status Darurat Bencana Nasional' atas bencana ekologis yang melanda Aceh.

Bendera putih yang dikibarkan agar pemerintah perlu hadir dalam kebijakan nyata. Pemerintah juga didesak agar membuka akses terhadap komunitas nasional agar memberikan bantuan. (*/red)

PLN Terjunkan 500 Personel Pulihkan Jaringan Listrik Aceh Pasca Banjir dan Longsor

By On Rabu, Desember 03, 2025


BANDA ACEH, KabarViral79.Com - PT PLN (Persero) mengerahkan 500 personel dari berbagai unit di Indonesia untuk mempercepat pemulihan jaringan listrik yang terdampak banjir dan longsor di Aceh.

Para personel mulai diterjunkan ke sejumlah titik kritis jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt (kV) sejak Minggu, 30 November 2025.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, pengerahan tersebut dilakukan melalui jalur darat dan udara dengan dukungan penuh dari Tentara Nasional Indonesia (TNI).

"Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang turut andil memperkuat upaya ini. Kolaborasi yang terjalin menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemulihan jaringan transmisi yang mengalami kerusakan," ujarnya.

Adapun titik sebaran personel PLN meliputi SUTT 150 kV Arun–Bireuen sebanyak 258 personel, SUTT 150 kV Bireuen–Peusangan sebanyak 178 personel, serta SUTT 150 kV P. Brandan–Langsa sebanyak 64 personel.

Bencana banjir dan longsor di Aceh menyebabkan sejumlah infrastruktur vital rusak serta akses jalan terputus, sehingga beberapa wilayah sulit dijangkau melalui jalur darat.

Untuk memastikan pendistribusian personel dan perlengkapan tiba tepat waktu, PLN menggandeng TNI AU mengirim pasukan dan material menggunakan helikopter.

"Distribusi melalui udara menjadi langkah strategis agar personel dan perlengkapan bisa cepat sampai ke lokasi terdampak, terutama wilayah terisolir," kata Darmawan.

Selain itu, PLN bersama TNI AD turut mengerahkan armada truk untuk menembus wilayah yang masih bisa ditempuh lewat jalur darat.

PLN memastikan pemulihan berjalan efektif agar layanan kelistrikan dapat segera dinikmati kembali oleh masyarakat yang terdampak bencana.

"Personel kami terus bekerja nonstop dengan semangat tinggi guna memastikan sistem kelistrikan Aceh pulih secara cepat dan aman," tegas Darmawan.

Sebelumnya, ratusan petugas gabungan dilepas langsung oleh Direktur Utama PLN saat apel siaga pemulihan infrastruktur listrik yang digelar di Takengon, pada Sabtu, 29 November 2025. (Joniful Bahri)

JPU Bacakan Dakwaan Ketua BKAD Peusangan di Kasus Dugaan Korupsi Studi Banding ke Jatim dan Bali

By On Minggu, Juli 13, 2025

JPU Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Bireuen membacakan surat dakwaan terhadap terdakwa S, selaku Ketu BBKAD Peusangan Raya, dalam sidang di PN Kelas I Banda Aceh, Jumat, 11 Juli 2025. 

BANDA ACEH, KabarViral79.Com Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen membacakan surat dakwaan terhadap terdakwa S, selaku Ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Peusangan Raya, dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kelas I Banda Aceh, Jumat, 11 Juli 2025.

Terdakwa S diduga melakukan perbuatan melawan hukum yang mengakibatkan indikasi kerugian keuangan negara dalam kegiatan studi banding ke luar daerah, yakni ke Desa Ketapanrame dan Desa Wonorejo di Provinsi Jawa Timur (Jatim), serta ke Desa Panglipuran di Provinsi Bali.

Menurut dakwaan, kegiatan tersebut hanya didasarkan pada musyawarah antar desa yang digelar di Kantor Camat Peusangan pada 13 Mei 2024. Kegiatan ini tidak didasari oleh peraturan bersama Kepala Desa, sebagaimana seharusnya dilakukan. Total anggaran yang digunakan sebesar Rp1.121.400.000 (satu miliar seratus dua puluh satu juta empat ratus ribu rupiah), yang bersumber dari dana Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) dan dibebankan kepada Gampong binaan.

Selain itu, pelaksanaan kegiatan ke luar Provinsi Aceh tersebut dilakukan tanpa Surat Perintah Tugas (SPT) yang ditandatangani oleh Bupati atau pejabat berwenang. SPT hanya ditandatangani oleh Camat Peusangan.

Atas perbuatannya, terdakwa didakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat (1) huruf a dan b, ayat (2), dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Dalam persidangan, kuasa hukum terdakwa menyatakan tidak mengajukan eksepsi atau keberatan atas surat dakwaan JPU.

Sidang akan dilanjutkan pada Jumat, 18 Juli 2025, dengan agenda pemeriksaan saksi. (Joniful Bahri)

Sembilan Saksi Dihadirkan JPU dalam Sidang Korupsi Dana Desa Dayah Baro di PN Banda Aceh

By On Rabu, Juni 11, 2025

JPU dari Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Bireuen menghadirkan sembilan orang saksi lanjutan sidang perkara dugaan tindak pidana korupsi DD dan ADG Dayah Baro, Jeunieb, Bireuen. 

BANDA ACEH, KabarViral79.Com Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen menghadirkan sembilan orang saksi dalam lanjutan sidang perkara dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Gampong (ADG) Dayah Baro, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, Tahun Anggaran 2018 hingga 2020. Sidang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kelas I A Banda Aceh, Selasa, 10 Juni 2025.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, H. Munawal Hai Sh, MH melalui Kasi Intelijen, Wendy Yuhfrizal, SH, menyibukan, para saksi yang dihadirkan terdiri dari berbagai unsur aparatur gampong yang berkaitan langsung dengan pengelolaan keuangan desa dalam kurun waktu tersebut.

“Saksi-saksi yang dihadirkan di antaranya Bendahara dan Sekretaris Desa yang menjabat dari tahun 2010 hingga sekarang, pembuat dokumen APBG, APBG Perubahan, serta realisasi desa. Mereka memberikan kesaksian untuk terdakwa RZ dan R,” terang Wendy.


Selain itu, turut hadir sebagai saksi, Kasi Pemerintahan Tahun 2019–2020, pendamping lokal desa, Keurani Cut Urusan Umum, Kasi Pembangunan Gampong Dayah Baro Tahun 2019–2020, Kaur Umum Urusan Pemerintahan Tahun 2018, serta Geuchik Tahun 2015. Mereka memberikan kesaksian untuk terdakwa RZ, A, dan R. Sementara Bendahara Gampong bersaksi untuk terdakwa RZ, A, dan F.

Sebelumnya, JPU telah membacakan surat dakwaan pada Selasa, 03 Juni 2025 terhadap empat terdakwa, yakni RZ, Pj Geuchik Gampong Dayah Baro Tahun 2018; A, Pj Geuchik Gampong Dayah Baro Tahun 2019–2020.

“Selanjutnya F, Direktur BUMG Bumdabarindo Tahun 2019–2020; R, Bendahara Gampong Dayah Baro Tahun 2015–2021,” terangnya.

JPU menyatakan, berdasarkan hasil audit Tim Auditor Inspektorat Kabupaten Bireuen dan alat bukti yang telah dikantongi, ditemukan adanya kerugian keuangan negara sebesar Rp620.055.547. Temuan tersebut terkait dengan penyertaan modal BUMG yang tidak disalurkan sesuai ketentuan serta digunakan untuk kepentingan pribadi para terdakwa.

Selain itu, realisasi pekerjaan konstruksi tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan kondisi fisik di lapangan. Kegiatan peningkatan kapasitas aparatur Gampong (Bimtek) juga dinilai tidak sesuai ketentuan dan tanpa pertanggungjawaban. Juga ditemukan pembayaran realisasi APBG 2018–2020 yang tidak sesuai pagu anggaran serta adanya kemahalan harga pengadaan barang.

Atas perbuatannya, para terdakwa disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 3 jo Pasal 18 ayat (1) huruf a, b, ayat (2), dan (3) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sidang akan dilanjutkan pada Selasa, 17 Juni 2025 dengan agenda pemeriksaan lanjutan saksi. (Joniful Bahri)

Baseball Masuk Semifinal, Pj Gubernur Al Muktabar: Jaga Sportivitas

By On Rabu, September 11, 2024


BANDA ACEH, KabarViral79.Com – Kontingen Cabang Olahraga (Cabor) Baseball asal Provinsi Banten berhasil menembus Semifinal pada PON XXI Aceh-Sumut 2024.

Dijawalkan, Provinsi Banten akan melawan Provinsi Jawa Barat pada Rabu, 11 September 2024. Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar pun berpesan untuk tetap jaga sportivitas.  

Al Muktabar berpesan untuk meraih prestasi dengan sebaik-baiknya.

“Semoga meraih prestasi terbaik,“ katanya saat berkunjung ke penginapan atlet dan official Cabor Baseball di Banda Aceh, Selasa, 10 September 2024.

Dalam kesempatan itu, Pelatih Kepala Cabor Baseball Provinsi Banten pada PON XXI Aceh-Sumut 2024, Ridzki Aditya meminta doa seluruh masyarakat Banten untuk meraih prestasi terbaik, yakni membawa medali emas.

Ridzki mengatakan, perjuangannya untuk mencapai semifinal setelah melampaui enam kali babak penyisihan. Pertandingan pertama melawan Lampung dengan skor 16-14. Kemudian melawan Jawa Barat 10-7, melawan DKI Jakarta 9-2, melawan Aceh 22-0, melawan Bali 22-1, dan terakhir melawan Sumatera Utara 22-0.

Ridzki optimis, pihaknya bisa tampil maksimal dalam pertandingan semifinal besok (Rabu, 11 September 2024). Timnya terus menggiatkan latihan dan menguasai medan lapangan.

“Kami mohon doa masyarakat Banten untuk bisa mengalahkan Jawa Barat dan masuk final serta membawa medali emas,” ucapnya. 

Ridzki mengaku optimis tim asuhannya bisa mengalahkan Jawa Barat.

“Skor waktu penyisihan yang selisih tiga poin menjadi modal dasar untuk terus berjuang menuju final,” katanya. (*/red)

Presiden Jokowi Resmikan Jalan Tol Bersamaan dengan Pembukaan Ajang PON XXI Aceh-Sumut

By On Selasa, September 10, 2024

Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) membuka secara resmi ajang Pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut, di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Senin malam, 09 September 2024. 

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Presiden Joko Widodo (Jokowi), didampingi Penjabat Gubernur Aceh, H. Safrizal ZA meresmikan empat ruas tol Sigli-Banda Aceh, Senin, 09 September 2024.

Sementara malamnya, Presiden Jokowi didampingi Menpora Dito Ariotedjo dan Ketua KONI Marciano Norman dan beberapa pejabat tinggi lainya kut membuka pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut.

Empat ruas jalan tol yang diresmikan tersebut, yaitu seksi 2 Seulimuem-Jantho, seksi 3 Jantho-Indrapuri, seksi 5 Blang Bintang-Kuta Baro, dan seksi 6 Kuta Baro-Baitussalam.

Peresmian jalan tol tersebut ditandai penekanan tombol sirene oleh Presiden bersama Pj Gubernur, dan Pj Bupati Aceh Besar, serta penandatanganan prasasti oleh Presiden Jokowi.

"Alhamdulillah, hari ini kita meresmikan 4 dari 6 seksi jalan tol Sigli-Banda Aceh sepanjang 35 kilometer. Jalan tol ini dibangun sejak tahun 2019 dan menelan biaya Rp13,5 triliun,” kata Presiden Jokowi.

Dikatakan Presiden, infrastruktur tersebut akan menumbuhkan titik-titik ekonomi baru, menumbuhkan usaha baru, serta memotivasi pelaku UMKM dalam rangka melakukan perluasan usaha dan membangkitkan perekonomian di Provinsi Aceh.

Menurut Jokowi, Tol Sigli-Banda Aceh merupakan bagian dari pembangunan Tol Trans Sumatera sepanjang 2.998 kilometer. Jalani tersebut akan menghubungkan Lampung hingga Aceh.

Jokowi berharap jalan Tol Trans Sumatera akan mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di pulau Sumatera serta meningkatkan efisiensi waktu tempuh dan tentunya meningkatkan multiplayer efek bagi masyarakat.

“Kita akan terus melakukan percepatan pembangunan infrastruktur termasuk pembangunan jalan tol ini,” ujar Jokowi.

Di hari yang sama Presiden Jokowi didampingi Pj. Gubernur Aceh, Safrizal ZA ikut meresmikan Stadion H. Dimurthala usai direnovasi untuk ajang PON XXI Aceh-Sumut, di Lampineung, Banda Aceh.

Stadion ini kembali direnovasi sebagai salah satu lapangan yang digunakan untuk pertandingan sepak bola ajang PON XXI Aceh-Sumut. Dilanjutkan kunjungannya ke Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.

Pada puncak kunjungan, Presiden Joko Widodo membuka secara resmi ajang pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut. (*/red)