-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Gubernur Andra Soni Tegaskan APBD Milik Rakyat

By On Senin, Maret 03, 2025


SERANG, KabarViral79.Com – Gubernur Banten, Andra Soni mengingatkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengelola Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dengan sebaik mungkin.

Ia mengatakan, program dan kegiatan harus dirasakan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Kita pastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) itu milik rakyat, bukan miliki OPD maupun Gubernur dan Wakil Gubernur. Maka gunakan itu sebaik-baiknya untuk rakyat,” kata Andra Soni usai Rapat Koordinasi Pimpinan Kepala Perangkat Daerah dan Pimpinan BUMD Pemerintah Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Minggu, 02 Maret 2025.

“Tujuan APBD adalah bagaimana bisa melayani rakyat dengan baik. Salah satunya adalah urusan-urusan wajib yang harus bisa diselesaikan, termasuk juga infrastruktur dan sebagainya,” imbuhnya.

Andra Soni juga menekankan kepada seluruh Kepala OPD dan BUMD Pemprov Banten untuk mengoptimalkan perannya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya selalu sampaikan, tugas kita melayani bukan dilayani. Maka saya harap hal itu dapat dipraktikkan dengan baik,” pungkasnya.

Ia juga menegaskan, “Banten Maju, Adil Merata Tidak Korupsi” bukan lagi menjadi visi Andra Soni - Dimyati, tetapi telah menjadi visi bersama. 

“Banten Maju, Adil Merata Tidak Korupsi menjadi visi kita bersama untuk mewujudkan Program Sekolah Gratis, Banten Sehat, dan lainnya,” tegasnya.

Ia menjelaskan, rapat dilaksanakan untuk membangun kebersamaan. Memberikan harapan kepada masyarakat dalam 100 hari ke depan melalui sejumlah program dan kegiatan yang menjadi prioritas Pemprov Banten.

Di antaranya, kata dia, pihaknya akan meluncurkan atau launching sekolah gratis, BLUD untuk SMK, dan pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan Pemprov Banten serta program lainnya yang akan dilakukan.

“Jadi bukan sifatnya seremonial, tapi benar-benar langkah awal kita dalam perbaikan. Dan tadi ada komitmen bersama pemerintah ini adalah pemerintah bersih, tidak korupsi,” tutupnya. (*/red)

Polisi Sebut Dua Pendaki Wanita yang Tewas di Puncak Cartensz karena Hipotermia

By On Senin, Maret 03, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com – Dua pendaki wanita bernama Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono dikabarkan meninggal dunia saat mendaki Puncak Jaya, Papua, atau Piramida Carstensz. Korban diduga meninggal karena hipotermia.

“Iya, benar (dugaan sementara karena hipotermia),” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo kepada wartawan, Minggu, 02 Maret 2025.

Menurutnya, para korban juga diduga mengalami Acute Mountain Sickness (AMS) atau kondisi yang terjadi saat pendaki berada atau bermalam di ketinggian tertentu.

Dia menjelaskan, para pendaki berangkat dari bandara Timika menuju Yelow Valley dengan menggunakan Helikopter pada Rabu, 26 Februari 2025, pukul 07.00-09.50 WIT.

Lalu, pada Jumat, 28 Februari 2025, diinformasikan bahwa dua orang dari rombongan korban mengalami gejala AMS.

“Tepat pada hari Jumat, 28 Februari 2025, para pendaki melakukan penyeberangan di jembatan tyrollean, dan informasi dari pendaki Octries Ruslan dan Abdullah yang sudah berhasil turun menyampaikan bahwa, semua sudah di summit atau puncak dan ada dua orang Indira dan Saroni terkena gejala AMS di area bawah puncak (teras besar), sedangkan tim tamu dan guide berada sebelum tyrollean,” tuturnya.

Benny juga mengatakan, salah seorang pendaki dari grup korban bernama Nurhuda tiba di basecamp sendirian dengan gejala hipotermia dan langsung meminta bantuan.

Saat itu, kata dia, Guide Yustinus Sondegau naik ke atas untuk membawa bantuan emergency, mulai sleeping bag, fly sheet, hingga air panas.

“Dengan cepat, satu orang guide internasional, Dawa Gyalje Sherpa naik untuk melakukan pertolongan, dan pendaki Poxy menginformasikan bahwa Dawa telah menghubungi basecamp, dan sudah bertemu serta sedang menangani salah satu dari ibu-ibu,” ujarnya.

Saat itu, kata Benny, salah seorang pendaki mencoba membantu korban Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono di Teras Dua yang sedang mengalami AMS. Namun nahas, kedua korban dinyatakan meninggal dunia.

“Pendaki Octries menginformasikan ke pendaki Deshir bahwa, dua orang ibu-ibu tersebut yang berada di Teras Dua telah meninggal dunia. Pendaki Huda naik kembali ke teras dua untuk mencoba membantu pendaki Egi, dan teman-teman di Summit Ridge,” pungkasnya.

Sementara itu, Tim SAR sebelumnya mengungkap ada 13 orang lainnya dalam rombongan pendakian tersebut. SAR mengungkap mereka dipastikan selamat.

“Sementara (pendaki lain) dalam keadaan baik,” kata Kepala Kantor SAR Mimika, Wayan Suyatna kepada wartawan, Minggu, 02 Maret 2025.

Wayan mengatakan, dari rombongan tersebut, termasuk penyanyi Fiersa Besari. Dari data yang diterima, ada tiga orang Warga Negara Asing (WNA) yang ikut serta dalam rombongan tersebut.

“Ya infonya begitu (Fiersa Besari ada dalam rombongan). Karena saya belum ketemu langsung,” ujarnya.

Wayan juga mengatakan, proses evakuasi terhadap korban meninggal ataupun pendaki lainnya dihentikan sementara lantaran masalah cuaca. Para pendaki saat ini tengah berada di basecamp Lembang Kuning.

“Dihentikan sementara dikarenakan cuaca yang tidak mendukung dan rencana pelaksanaan evakuasi dilanjutkan pada besok hari,” ujarnya. (*/red)

Badak Banten: PT SBJ Diduga Picu Bencana Alam, Pemerintah Harus Bertindak Tegas!

By On Senin, Maret 03, 2025

 


Lebak, KabarViral79.Com – Musim penghujan masih berlangsung, dan masyarakat Lebak Selatan kini dihadapkan pada ancaman bencana longsor serta banjir bandang yang semakin mengkhawatirkan. Sorotan utama tertuju pada aktivitas pertambangan emas PT Samudera Banten Jaya (SBJ) yang diduga menjadi pemicu utama kerusakan lingkungan di wilayah Cibeber dan Bayah, Senin (3/3/2025).

Meski sempat mendapat teguran bahkan penutupan dari dinas terkait, PT SBJ justru dikabarkan semakin menggila, memperluas lahan produksi tanpa mengindahkan dampak lingkungan yang ditimbulkan. Padahal, banjir bandang yang melanda Lebak Selatan tahun lalu telah menjadi bukti nyata betapa aktivitas tambang ini merusak ekosistem.

Ketua DPC Badak Banten Bayah, Dedy Vistasio, mengungkapkan keresahan masyarakat yang semakin besar terhadap aktivitas PT SBJ. Ia menegaskan bahwa eksploitasi yang dilakukan perusahaan ini sudah berlangsung bertahun-tahun dan telah menguras isi perut bumi serta menghancurkan hutan-hutan yang seharusnya menjadi daerah resapan air.

“Kalau dibiarkan terus, bencana akan semakin parah. PT SBJ ini hanya mengejar keuntungan tanpa peduli dengan kelestarian lingkungan. Hutan di perbukitan yang harusnya jadi penahan air malah dibabat habis, akibatnya banjir dan longsor makin tak terkendali,” tegas Dedy kepada sejumlah media.

Pertanyaan besar kini muncul: Mengapa perusahaan yang sudah sering menuai kontroversi ini masih leluasa beroperasi, Apakah ada kongkalikong antara PT SBJ dan pihak pemerintah daerah?

Masyarakat sekitar sudah banyak yang dirugikan akibat aktivitas tambang ini, mulai dari lahan pertanian yang rusak hingga ancaman bencana yang mengintai setiap saat. Namun, hingga kini, langkah konkret dari pemerintah Kabupaten Lebak masih dinanti.

Dedy menegaskan bahwa harapan kini ada di tangan Bupati Lebak yang baru, Moch Hasbi Jaya Baya, dan Amir Hamzah. Mereka dituntut untuk membuktikan janji mereka dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Jangan hanya omong doang seperti pemerintahan sebelumnya. Kami ingin melihat tindakan nyata. Hentikan PT SBJ sebelum bencana lebih besar terjadi lagi,” pungkasnya dengan nada geram.

(Tim/Red)

Ombudsman Sebut Kasus Korupsi Pertamina Bukti Kegagalan Tata Kelola Pengadaan Barang dan Jasa

By On Minggu, Maret 02, 2025

Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika. 

JAKARTA, KabarViral79.Com – Kasus korupsi di PT Pertamina Patra Niaga dengan modus mengoplos bahan bakar minyak dinilai merupakan bukti kegagalan dalam tata kelola pengadaan barang dan jasa.

Demikian seperti dikatakan Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 28 Februari 2025.

Menurutnya, kasus itu tidak hanya mengindikasikan praktik korupsi yang merugikan negara, tetapi berdampak luas terhadap pelayanan barang publik, dalam hal ini penyediaan bahan bakar minyak.

“Ombudsman menilai kasus ini sebagai bentuk kegagalan dalam tata kelola pengadaan barang dan jasa yang bertentangan dengan prinsip efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas sebagaimana diatur dalam Perpres Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah,” ujarnya.

Dia menyebutkan, kasus itu juga menunjukkan lemahnya sistem pengawasan internal maupun eksternal dalam pengelolaan BUMN, yang bertentangan dengan prinsip good corporate governance (GCG) sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN.

Berdasarkan hal tersebut, kata Yeka, pihaknya mendorong Pertamina untuk melakukan perbaikan guna memberikan kepastian pelayanan penyediaan BBM bagi masyarakat.

Dia meminta Pertamina melakukan pengujian terhadap BBM yang akan disalurkan kepada masyarakat.

Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa BBM yang disediakan oleh Pertamina sudah dilakukan pengujian terhadap standar baku mutu BBM sesuai yang diatur dalam Permen ESDM Nomor 25 Tahun 2021.

“Kemudian agar memaksimalkan fungsi manajemen risiko untuk melakukan reviu terhadap seluruh SOP proses pengadaan barang/jasa di Pertamina untuk memitigasi potensi masalah serupa terjadi kembali di kemudian hari,” ujarnya.

Di sisi lain, kata Yeka, pihaknya menyoroti indikasi penyimpangan dalam pengadaan BBM impor, seperti pengkondisian kebutuhan impor.

Menurut Yeka, jika impor BBM jenis RON 90 dikondisikan tanpa dasar yang jelas, hal ini menunjukkan potensi manipulasi data kebutuhan, yang bertentangan dengan prinsip transparansi dalam pengadaan.

Padahal, kata dia, hal itu sudah diatur dalam Permen BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara.'

“Sebagai barang publik yang memiliki dampak strategis terhadap kehidupan masyarakat, penyediaan BBM harus dilakukan secara transparan, efisien, dan akuntabel. PT Pertamina memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa BBM yang disediakan, termasuk Pertamax, sesuai dengan standar baku mutu sebagaimana diatur dalam Permen ESDM Nomor 25 Tahun 2021,” tuturnya.

Yeka juga mengatakan, sesuai dengan UU Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman RI, Ombudsman memiliki kewenangan dalam mengawasi pelayanan publik, termasuk aspek pengadaan barang dan jasa.

Yeka menegaskan, pihaknya juga berwenang memastikan penyelenggara layanan menjamin keberlanjutan dan ketersediaan barang publik berupa BBM yang merupakan kebutuhan masyarakat baik dari segi jumlah maupun kualitasnya.

“Kami akan terus melakukan pengawasan terhadap seluruh proses layanan penyediaan BBM yang dilakukan oleh Pertamina. Hal ini dilakukan untuk memastikan agar masyarakat memperoleh BBM sesuai dengan standar dan harga yang dibayarkan,” pungkasnya.

Diketahui, Kejaksaan Agung menetapkan sembilan orang sebagai tersangka kasus korupsi PT Pertamina Patra Niaga, para tersangka terdiri dari pejabat anak perusahaan Pertamina dan pihak-pihak broker.

Dalam kasus itu,  PT Pertamina Patra Niaga diduga membeli Pertalite untuk kemudian “diblending” atau dioplos menjadi Pertamax. Namun, pada saat pembelian, Pertalite tersebut dibeli dengan harga Pertamax.

“Dalam pengadaan produk kilang oleh PT Pertamina Patra Niaga, Tersangka RS melakukan pembelian (pembayaran) untuk Ron 92 (Pertamax), padahal sebenarnya hanya membeli Ron 90 (Pertalite) atau lebih rendah kemudian dilakukan blending di Storage/Depo untuk menjadi Ron 92,” demikian bunyi keterangan Kejagung, dilansir Selasa, 25 Februari 2025.

“Dan hal tersebut tidak diperbolehkan,” imbuh keterangan itu. (*/red)

Gubernur Andra Soni Ingatkan Pelayanan Pendidikan Berkualitas

By On Minggu, Maret 02, 2025


SERANG, KabarViral79.Com – Gubernur Banten, Andra Soni mengingatkan kepada seluruh Kepala Daerah di Provinsi Banten akan pentingnya menyediakan pelayanan pendidikan yang berkualitas kepada masyarakat.

Untuk itu, kata dia, jangan sampai ada sekolah yang rusak apalagi sampai roboh. 

Hal itu diungkapkan Andra Soni dalam Rapat Paripurna Serah Terima Jabatan Walikota dan Wakil Walikota Serang, Budi Rustandi dan Agis Nur Aulia di DPRD Kota Serang, Sabtu, 01 Maret 2025.

Menurut Andra, seorang pemimpin harus terus berada di tengah masyarakat. Jangan hanya nyaman di belakang meja. 

“Karena keberhasilan pemimpin itu manakala warganya sejahtera mendapatkan pendidikan yang layak, kesehatan gratis, serta seluruh hak-hak dasarnya,” ujarnya. 

Dia juga mengingatkan kepada Walikota dan Wakil Walikota Serang, sejatinya posisi jabatan itu adalah sebagai pelayan. Oleh karena itu, kata dia, jangan sekali-kali berpikiran untuk terus dilayani. 

“Pekerjaan Rumah (PR) kita sangat banyak. Oleh karena itu, harus rajin turun ke lapangan,” pungkasnya. 

Andra Soni juga menyampaikan, banyak hal yang ia dapat dari Retret selama satu pekan di Magelang. Dirinya meyakini, negara ini akan semakin maju manakala seluruh potensinya dioptimalkan. 

“Kebocoran anggaran dan praktik-praktik yang tidak baik itu harus dihentikan. Maka dari itu, Bapak Presiden secara tegas melakukan terobosan melalui efisiensi anggaran,” katanya.

Hal itu, kata dia, dilakukan agar anggaran yang kurang perlu, bisa dioptimalkan pada sektor-sektor pelayanan dasar, sehingga kemanfaatannya sangat jelas dirasakan oleh masyarakat. 

“Anggaran pemerintah itu harus dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya. (*/red)

Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah, Kejagung Buka Peluang Periksa Riza Chalid

By On Minggu, Maret 02, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com – Dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina-KKKS periode 2018-2023, Kejaksaan Agung (Kejagung) bakal memeriksa pengusaha Mohammad Riza Chalid.

“Kalau itu menjadi kebutuhan penyidikan, apakah itu bagian dari kebutuhan penyidikan, ya penyidik akan melakukannya,” kata Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar kepada wartawan, Jumat, 28 Februari 2025.

Saat ditanya, apakah Kejagung telah melayangkan surat panggilan, Harli tidak menjelaskan secara rinci.

“Nanti kita cek,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, penyidik Kejagung masih fokus melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka. Dalam waktu dekat tim penyidik akan meminta keterangan dari para pejabat teknis terkait.

“Di minggu-minggu ini kan penyidik masih fokus terhadap pemeriksaan kepada para tersangka, dan para pejabat-pejabat teknis. Karena ini terkait dengan masalah trading dan pengadaan,” jelasnya.

Diketahui, Riza Chalid terseret dalam kasus korupsi tata kelola minyak setelah anaknya, Kerry Andrianto Riza, ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam kasus itu, Kejagung menetapkan sembilan orang tersangka, di antaranya Riva Siahaan (RS) selaku Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, SDS selaku Direktur Feed stock and Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional.

YF selaku Direktur Utama PT Pertamina International Shiping, AP selaku VP Feed stock Management PT Kilang Pertamina International, MKAN selaku Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa, DW selaku Komisaris PT Navigator Khatulistiwa sekaligus Komisaris PT Jenggala Maritim, dan YRJ selaku Komisaris PT Jenggala Maritim sekaligus Dirut PT Orbit Terminal Mera.

Kemudian, Maya Kusmaya selaku Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga Pertamina Patra Niaga dan Edward Corne selaku VP Trading Operation Pertamina Patra Niaga. (*/red)

Pastikan Harga Bahan Pokok Aman, Satgas Pangan Polres Serang Sidak ke Pasar Ciruas

By On Minggu, Maret 02, 2025


SERANG, KabarViral79.Com – Guna memastikan harga ayam potong dan stok pangan aman jelang Ramadan, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Serang bersama Dinas UMKM Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melakukan sidak ke Pasar Ciruas. 

Untuk di Pasar Ciruas, salaha satu pasar di Kabupaten Serang, ditemukan ada komoditi yang naik dalam ukuran kilogram.

Yakni, harga ayam potong dari Rp 35 ribu menjadi Rp 38 ribu. Telur dari Rp 30 ribu menjadi Rp 32 ribu, cabe keriting dari Rp 40 ribu menjadi Rp 60 ribu, bawang merah dari Rp 30 ribu menjadi Rp 40 ribu serta daging ayam sapi dari Rp 135 ribu menjadi Rp 140 ribu.

“Perkembangan saat ini untuk ketersediaan bahan pokok di sejumlah Pasar tradisional termasuk Pasar Ciruas relatif normal dan tidak terjadi kelangkaan terhadap komoditi yang saat ini mengalami kenaikan,” kata Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko kepada wartawan, Jumat, 28 Februari 2025.

Khusus untuk gudang Bulog Singamerta di Ciruas, kata Condro, stok juga dinilai untuk pasokan beras. Harga lain, kata dia masih normal kecuali enam komoditi di atas karena meningkatkan permintaan konsumen di pasar.

Satgas Pangan, lanjutnya, akan terus membantu untuk memonitor dan mengawasi ketersediaan bahan pokok untuk masyarakat. Ini dilakukan demi menjaga ketersediaan bahan pokok apalagi di bulan Ramadan.

“Satgas Pangan akan terus memonitor, jangan sampai masyarakat kesulitan untuk mengakses berbagai komoditas bahan pokok harian tersebut di bulan suci Ramadan 1446 H,” pungkasnya.

Ia menegaskan, jangan sampai ada spekulan atau penimbun dan kejahatan kartel yang bisa mengancam ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Menurutnya, ada konsekuensi hukum bagi yang melakukan kejahatan termasuk jika ada perbuatan curang.

“Saya tegaskan jangan ada yang bermain curang. Kalau ada spekulan bermain menampung barang ataupun menimbun, akan saya tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya. (*/red)

MA Perberat Hukuman Mantan Dirut Pertamina Karen Agustiawan Jadi 13 Tahun

By On Minggu, Maret 02, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com – Mahkamah Agung (MA) memperberat hukuman mantan Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero), Galaila Karen Kardinah alias Karen Agustiawan, dari sembilan tahun menjadi 13 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG).

Putusan tersebut disampaikan Majelis Kasasi MA yang dipimpin Hakim Agung Dwiarso Budi Santiarto dengan anggotanya, Sinintha Yuliansih Sibarani dan Achmad Setyo Pudjoharsoyo, Jumat, 28 Februari 2025.

“Pidana penjara 13 tahun,” sebagaimana dikutip dari situs resmi MA.

Majelis Kasasi menyatakan menolak permohonan kasasi dari pihak Karen dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Meski demikian, Majelis Kasasi menyatakan mengubah putusan pengadilan tingkat banding yang tetap menghukum Karen sembilan tahun penjara. 

Selain itu, dalam putusannya, Majelis Kasasi memperbaiki kualifikasi dan pidana. Karen, yang oleh pengadilan sebelumnya dinilai melanggar Pasal 2 Ayat 1 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), kini dinyatakan bersalah melanggar Pasal 3 pada Undang-Undang yang sama.

Adapun Pasal 2 Ayat 1 UU Tipikor berlaku pada setiap orang yang melakukan perbuatan melawan hukum, memperkaya diri sendiri atau orang lain, dan merugikan negara. Pasal ini berlaku bagi penyelenggara negara maupun swasta.

Sementara, Pasal 3 menyangkut perbuatan melawan hukum yang merugikan keuangan negara dan berlaku bagi penyelenggara negara. Selain hukuman 13 tahun bui, Karen juga dihukum membayar denda Rp 650 juta subsidair enam bulan kurungan.

“Terbukti Pasal 3 TPK juncto Pasal 55 juncto Pasal 64,” sebagaimana dikutip dari putusan tersebut.

Sebelumnya, Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menguatkan hukuman Karen 9 tahun penjara. Karen dinilai bersalah melanggar ketentuan Pasal 2 Ayat 1 UU Pemberantasan Tipikor.

“Menguatkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 12/Pid.Sus-TPK/2024/PN.JKT.PST, tanggal 24 Juni 2024,” demikian bunyi amar putusan banding yang dikutip di situs Mahkamah Agung (MA), Senin (2/9/2024). (*/red)

PCNU Kota Serang Gelar Semarak Ramadhan 1446 H: Dukung Kebijakan Kepala Daerah Baru

By On Minggu, Maret 02, 2025

 


Serang, KabarViral79.Com - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Serang menggelar acara Semarak Ramadhan 1446 H dengan mengusung tema ‘Apresiasi dan Mendukung Program serta Kebijakan Kepala Daerah Provinsi Banten’.

Acara berlangsung, Jumat 28 Februari 2025 di wilayah Kota Serang dihadiri oleh berbagai tokoh serta warga Nahdlatul Ulama.

Sekretaris PCNU Kota Serang, Akbarudin, dalam sambutannya mengajak seluruh warga NU untuk bersinergi dan mendukung kebijakan serta program kepala daerah yang baru.

Menurutnya, dukungan penuh dari masyarakat sangat diperlukan guna menciptakan kondisi yang kondusif di Provinsi Banten.

“Dengan telah dilantiknya kepala daerah, baik gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota untuk masa jabatan 2025-2030, mari kita bersama-sama mendukung kebijakan yang membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Akbarudin.

Ia juga menegaskan pentingnya menangkal berita hoaks dan ujaran kebencian yang dapat memecah belah umat.

“Kami menolak dengan tegas segala bentuk hoaks dan ujaran kebencian. Mari kita jaga nilai-nilai toleransi antar umat beragama agar tercipta kehidupan yang rukun, tenteram, dan damai,” tambahnya.

PCNU Kota Serang berharap kepemimpinan kepala daerah yang baru dapat membawa kemajuan bagi Banten, serta menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab demi kesejahteraan masyarakat.

(*/red)

SINERGI TIGA INSTANSI, SOSIALISASI P4GN DI SMAN CIKEUSAL BERJALAN SUKSES

By On Sabtu, Maret 01, 2025

  

 


SERANG – Upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika (P4GN) kembali digencarkan di lingkungan pendidikan. Divisi Anti Narkotika Revolusioner inspiration of Mind education and Training centre (DANRIMetc) bersama Kesbangpol Provinsi Banten serta BNN Provinsi Banten menggelar sosialisasi di SMAN Cikeusal, Kabupaten Serang, pada Jumat, 1 Maret 2024.

 

Kegiatan berjalan dengan sangat lancar, tertib, dan penuh semangat. Antusiasme para siswa dan siswi terlihat sangat luar biasa, mereka tampak aktif dan memperhatikan dengan saksama setiap materi yang disampaikan. Total terdapat kurang lebih 100 peserta yang mengikuti kegiatan edukasi ini.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DANRIMetc menyampaikan rasa terima kasihnya atas terjalinnya kerja sama yang baik.

 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kesbangpol Provinsi Banten atas kepercayaan yang telah diberikan serta kerjasamanya bersama tim DANRIMetc dalam kegiatan ini," ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN Cikeusal juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang hadir.

 

"Kami berterima kasih kepada Kesbangpol Pemprov Banten, BNN Provinsi Banten, serta tim DANRIMetc yang telah melakukan sosialisasi di sekolah kami. Edukasi ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan siswa agar terhindar dari bahaya narkoba," tuturnya.

 

Diharapkan melalui kolaborasi ini, kesadaran akan bahaya narkotika semakin meningkat dan tercipta lingkungan sekolah yang sehat serta bebas narkoba.

Tips Agar Wartawan Selalu Bugar saat Liputan di Bulan Puasa

By On Sabtu, Maret 01, 2025

 


Banten, KabarViral79.Com - Ramadhan tiba, Ramadhan tiba. Itulah sepenggal syair lagu yang kerap di nyanyikan oleh umat muslim di tanah air saat bulan puasa tiba. Kali ini Ramadhan 1446 H kembali datang bertepatan dengan 1 Maret 2025, tentu saja bulan suci ini sangat dinanti-nantikan oleh warga muslim, semua menyambut gembira.

Sebulan penuh tentunya umat muslim menjalankan ibadah puasa, yang namanya puasa tentu dapat menimbulkan rasa haus, lapar. Hal itu tentu sangat normal, karena puasa dapat menyebabkan perubahan pola makan dan metabolisme tubuh. Perubahan ini dapat berdampak kepada kesehatan seperti dehidrasi , sembelit dan peningkatan berat badan.

Oleh karena itu, puasa juga setidaknya dapat mempengaruhi aktifitas keseharian. Berbagai profesi mungkin juga terkena dampaknya, mulai dari menurunkan kondisi fisik, kelelahan, ngantuk dan sebagainya. Akan tetapi, puasa Ramadhan merupakan hal yang wajib dilakukan.

Nah, salah satu Profesi yang harus tetap berjalan aktif saat bulan puasa Ramadhan adalah Wartawan. Karena selama bulan suci Ramadhan ini tak jarang masyarakat menggelar berbagai kegiatan, di bulan penuh cerita ini, banyak brand, komunitas dan organisasi menggelar kegiatan yang unik, sehingga menarik perhatian wartawan.

Selain tugas utama yang diberikan oleh redaksi di bidang pemerintahan, hukum, pendidikan. Di bulan penuh berkah ini wartawan juga kerap diberikan tugas tambahan untuk meliput kegiatan - kegiatan yang menarik selama bulan Ramadhan. Karena harus aktif mencari topik yang relevan dengan suasana bulan suci, mulai dari kisah inspiratif hingga trend yang berkembang dimasyarakat, maka wartawan harus selalu dalam kondisi fit dan prima.

Agar wartawan tetap segar dan bugar, penulis mencoba memberikan tips sederhana agar selalu bugar dan fit dalam menjalankan liputan dilapangan, apa saja kiat-kiatnya?

Yang pertama adalah Sahur yang seimbang, karena Sahur adalah langkah pertama yang perlu diperhatikan. Pastikan anda mengonsumsi makanan yang seimbang, seperti kaya akan serat, protein dan berkarbohidrat kompleks. Dengan cara ini, wartawan dapat mempertahankan energi sepanjang hari saat liputan dalam keadaan berpuasa.

Konsumsi air yang cukup, pastikan untuk meminum air yang cukup saat berbuka dan sahur agar terhindar dari dehidrasi. Sebaiknya hindari minuman berkafein dan manis berlebihan, karena justru dapat menyebabkan dehidrasi, perbanyak air putih saja.

Kemudian saat berbuka puasa, sebaiknya terlebih dahulu pilihlah makanan ringan yang kaya akan air, seperti buah-buahan segar. Ini tentu sangat bermanfaat untuk membantu mengembalikan cairan tubuh dan mengisi kembali energi yang hilang. Kemudian hindari makan berlebihan saat berbuka, karena menyebabkan ketidaknyamanan pada sistem pencernaan.

Jaga kualitas tidur, perhatikan kondisi kesehatan, istirahat yang cukup serta melakukan gerak badan minimal 15 menit sehari. Yang terpenting adalah tetap memperhatikan instruksi dari pimpinan redaksi, karena biasanya dalam satu perusahaan pers memberikan kelonggaran jam kerja. Meski demikian, yang Namanya wartawan harus stand by dan ekstra waspada, mengingat se-waktu waktu terjadi kegiatan penting yang mendadak.

Atur rencana liputan harian, agar wartawan membuat to-do list terhadap pekerjaan yang akan dilakukan pada hari itu. Dan sesuaikan dengan proyeksi liputan, hal itu agar terhindar dari penumpukan tugas, sehingga jangan sampai puasa ini menyebabkan pekerjaan tidak selesai.

Itulah beberapa tips dari penulis agar wartawan selalu fit dan prima saat liputan. Salam sehat dan bugar.

Penulis : Fahdi ‘Akew’ Khalid, Sekertaris PWI Banten, pimpinan Rian Nopandra.

Presiden Prabowo Tutup Retreat Kepala Daerah, Bupati Maesyal: Banyak Manfaatnya

By On Jumat, Februari 28, 2025


MAGELANG, KabarViral79.Com – Retreat Kepala Daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang resmi ditutup oleh Presiden Prabowo Subianto, Jumat, 28 Februari 2025.

Seluruh Kepala Daerah termasuk Bupati Tangerang, H. Moch. Maesyal Rasyid mengikuti orientasi tersebut selama depalan hari.

Bupati Tangerang yang akrab disapa Ayah Maesyal ini mengaku, banyak hal didapatkan terutama arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Banyak hal strategis yang disampaikan Presiden. Intinya kita harus menjadi Kepala Deerah yang paham betul bernegara, mengawal pemerintahan dengan baik. Bisa bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat,” kata Maesyal.

Bupati Tangerang ini membeberkan, depalan hari mengikuti Retreat banyak manfaat yang didapatkan untuk menjalankan pemerintahan yang baik untuk masyarakat.

“Sangat banyak didapatkan. Salah satunya materi dari Bapak Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, yang memberikan kita pemahaman dalam menangani persoalan pertanian,” ungkapnya.

“Kita harus bisa mengawal persoalan pangan di dalam daerah. Karena ini juga salah satu cara mendukung program pemerintah pusat makan gizi gratis,” tambahnya.

Maesyal juga memberikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Tangerang yang telah memberikan dukungan selama mengikuti Retreat Kepala Daerah selama delapan hari.

“Terima kasih untuk masyarakat Kabupaten Tangerang yang terus memberikan dukungan dan mendoakan kami di sini. Kita sudah depalan hari melaksanakan Rertreat. Banyak bekal pelajaran dan pengalaman, kita akan terapkan untuk kebaikan masyarakat Kabupaten Tangerang,” ucapnya. (Reno)

Jelang Ramadhan, PJBN DPC Malingping Gelar Tradisi Munggahan di Danau Talanca

By On Jumat, Februari 28, 2025

 


LEBAK, KabarViral79.Com – Menjelang Bulan Ramadhan 1446 Hijriyah, jajaran Pengurus Paguron Jalak Banten Nusantara (PJBN) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kecamatan Malingping menggelar tradisi munggahan di Danau Talanca, Desa Cilangkahan, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, pada Jumat (28/2/2025).

Munggahan merupakan tradisi masyarakat Islam suku Sunda dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan. Biasanya dilakukan pada akhir bulan Sya’ban dengan berbagai kegiatan, seperti berkumpul bersama keluarga dan kerabat, makan bersama, saling bermaafan, serta berdoa bersama.

Ketua PJBN DPC Malingping, Junaedi (39), mengatakan bahwa kegiatan munggahan ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan di antara pengurus PJBN Malingping.

“Hari ini kami menggelar munggahan, selain untuk makan bersama juga untuk mempererat tali persaudaraan, khususnya di jajaran Pengurus PJBN Malingping,” ujarnya.



Ia juga menambahkan bahwa dalam acara ini, seluruh anggota memperkenalkan keluarga masing-masing serta saling bermaaf-maafan.

“Pada kesempatan munggahan ini, seluruh pengurus PJBN Malingping yang hadir memperkenalkan anggota keluarganya dan saling memaafkan kesalahan, baik lahir maupun batin,” ucapnya.

Junaedi berharap ke depan PJBN DPC Malingping semakin maju, kompak, dan keberadaannya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

“Semoga ke depannya PJBN Malingping lebih kompak lagi, tetap satu komando, maju terus, sehingga keberadaannya di tengah-tengah masyarakat bisa benar-benar memberikan manfaat,” ungkapnya.

Acara munggahan yang digelar jajaran Pengurus PJBN DPC Malingping berlangsung secara sederhana namun tetap khidmat dan meriah.

(Cup/Angga)

Ketua PMI Bireuen Apresiasi Penggagas Aksi Donor Darah untuk Kemanusian

By On Jumat, Februari 28, 2025

Ketua PMI  Bireuen, Edi Saputra meninjau langsung aksi donor darah yang digelar di Alun-alun Kota Juang, Bireuen. 

BIREUEN, KabaViral79.Com – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen, Edi Saputra atau sering disapa Edi Obama mengapresiasi semua pihak yang ikut menggagas aksi sosial donor darah.

Hal itu dikatakan Edi Obama saat menghadiri agenda donor darah yang dicetuskan oleh Komunitas Forsi Asokaya Peduli bekerja sama dengan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) di Alun-alun, Kota Juang, Kabupaten setempat, Kamis, 27 Februari 2025.

Menurut Edi Obama, aksi donor darah yang dilakukan ini sangat bermanfaat bagi semua kalangan, termasuk keluarga pasien. Sebab, kata dia, setetes darah yang disumbang ini telah ikut membantu orang lain.

“Yang jelas, kami dari PMI Bireuen sangat mengapresiasi apa yang dilaksanakan RAPI Bireuen, Forsi Asokaya Peduli hari ini. Kegiatan donor darah ini salah satu bentuk kepedulian kita bersama untuk membantu warga yang membutuhkan darah, terutama pasien di rumah sakit,” sebutnya.

“Kita juga sangat berharap peran organisasi lainnya, baik kalangan organisasi pemuda, atau kaum menenial serta Ormas lainnya untuk dapat ikut mengagas melakukan aksi sosial donor darah,” imbuhnya. 

Tujuan utamanya, sambung Edi Obama, dengan adanya agenda donor darah tersebut telah ikut membantu masyarakat secara luas, karena darah yang telah terkumpul tersebut bisa dimanfaatkan langsung oleh pasien di rumah sakit. 

Di samping itu, kata dia, bantuan Pemerintah Daerah juga sangat diharapkan, karena tanpa adanya dukungan penuh serta bantuan dari pemerintah, PMI tidak mungkin mampu bergerak sendiri, termasuk dari kalangan Ormas lainnya. 

“Insya Allah dalam waktu dekat ini, kami akan melakukan audensi dengan Bupati Bireuen, membahas tentang keberadaan Bank Darah di Bireuen,” ujarnya.

“Harapan utama kami, kegiatan donor darah yang dicetus  seluruh elemen masyarakat, komunitas, kepemudaan, serta Ormas di Bireuen menjadi agenda rutin, dan menjadi amal ibadah kita semua,” sambungnya. 

Sementara itu, aksi donor darah yang digagas Komunitas Forsi Asokaya Peduli bekerja sama dengan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) serta Palang Merah Indonesia (PMI) Bireuen, di Alun-Alun, Kota Juang, Kabupaten setempat, Kamis, 27 Februari 2025, berhasil mengupulkan 147 kantong darah. (Joniful Bahri)

Asokaya dan RAPI Kerja Sama dengan PMI Bireuen Kumpulkan 147 Kantong pada Aksi Donor Darah

By On Jumat, Februari 28, 2025

Komunitas Forsi Asokaya Peduli bekerja sama dengan RAPI serta PMI Bireuen berhasil mengupulkan 147 kantong darah dalam aksi donor darah kemanusian, di Alun-alun Kota Juang, Kabupaten setempat,  Kamis, 27 Februari 2025. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Komunitas Forsi Asokaya Peduli bekerja sama dengan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen berhasil mengupulkan 147 kantong darah dalam aksi donor darah kemanusian, di Alun-alun Kota Juang, Kabupaten setempat,  Kamis, 27 Februari 2025.

Aksi sosial donor darah tersebut bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah UTD) RSUD dr Fauziah juga Simbadda Technology Bireuen.

Antusias warga masyarakat untuk melakukan donor darah mulai terlihat sejak pukul 08.00 WIB dan ikut dihadiri langsung Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra atau sering disapa Edi Obama didampingi pengurus PMI lainnya.

Waka I RAPI Bireuen, Muhammad Yanis JZ01PLY kepada wartawan mengatakan, aksi sosial donor darah ini guna mengatasi kekurangan stok darah di rumah sakit.

Menurut Muhamamd Yanis, agenda donor darah ini dilaksanakan menjelang bulan Ramadhan. Alasannya, kata dia, kebutuhan stok darah di rumah sakit di bulan Ramadhan dinilai meningkat, sementara stok darah di Rumah Sakit dr Fauziah Bireuen selama ini juga menipis.

“Dari keseluruhannya, aksi sosial donor darah hari ini bisa terkumpul sebanyak 147 kantong darah,” terangnya. 

Sementara itu, Gunawan atau sering disapa Abu Bileu, penggagas kegiatan donor darah tersebut ikut mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pendonor juga bagi semua pihak yang telah berkontribusi pada agenda donor darah hari ini.

“Harapan utama kami, darah yang telah disumbangkan bagi pendonor berarti dan bermanfaat bagi pasien yang membutuhkan, terutama di rumah sakit,” imbuhnya. (Joniful Bahri)

Camat Tigaraksa H. Cucu Abdurrosyied Imbau Seluruh Lapisan Masyarakat Jaga Kondusifitas Ibadah Puasa

By On Jumat, Februari 28, 2025


TANGERANG, KabarViral79.Com – Meski Kementrian Agama RI belum menetapkan secara resmi awal puasa ramadhan 1446 Hijriah, namun vibes hari bulan penuh kebaikan dan keberkahan sudah kentara dirasakan.

Bulan puasa (ramadhan) merupakan momen bagi umat muslim untuk berlomba-lomba melakukan kebajikan guna mendapatkan Rahmat dan pahala.

Jelang memasuki bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, Camat Tigaraksa, H. Cucu Abdurrosyied, SH, S.IP, M.Si, mengimbau agar pada bulan Ramadhan seluruh lapisan masyarakat menjaga kondusifitas ibadah puasa.

“Hari sabtu nanti, Insyah Allah kita akan memasuki bulan puasa. Saya hanya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga yang ada di wilayah Kecamatan Tigaraksa dan umumnya di Kabupaten Tangerang agar dapat menjaga kondusifitas saat ramadhan,” ujar Camat kepada awak media, Kamis, 27 Februari 2024. 

“Dengan slogan Kecamatan Tigaraksa ‘Mantap Jasa’ kita sama-sama mewujudkan kenyamanan dan kekhusyukan saat pelaksanaan menunaikan ibadah puasa,” imbuhnya.

Ia juga menekankan agar seluruh elemen masyarakat turut serta dalam menjaga ketentraman dan ketertiban lingkungan.

“Ya untuk mewujudkan supaya umat Islam dalam melaksanakan ibadah puasa lebih khusyuk, agar masyarakat dapat menjaga ketentraman dan ketertiban lingkungan seperti tidak memasang petasan, balap motor liar atau ngetrek, menggunakan pengeras suara (speaker) yang berlebihan,” tegasnya.

Lebih lanjut H. Cucu menambahkan agar selama ramadhan seluruh umat muslim maupun non muslim agar bisa saling menghormati puasa. Bagi pengusaha warung makan dan minuman, hiburan, kafe, agar tidak senaknya membuka jam operasional.

Dia juga menyerukan dan mengajak kepada seluruh umat muslim, khususnya kepada para alim ulama, da’i, tokoh masyarakat, ustadz, kyai, agar selama Ramadan menyampaikan pesan-pesan moril yang positif, menyejukkan dan menyentuh hati, dan hindari perdebatan serta menghormati perbedaan pendapat dalam melaksanakan aktivitas ibadah. (Reno)

Sempat Ricuh! Aksi Badak Banten di Pemkab Lebak Berakhir dengan Kesepakatan Tertulis

By On Kamis, Februari 27, 2025



LEBAK, KabarViral79.Com – Aksi protes besar-besaran mengguncang Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak setelah ratusan anggota Ormas Badak Banten DPD Lebak turun ke jalan. Mereka menuntut pertanggungjawaban pemerintah yang dinilai gagal memberikan solusi bagi ribuan warga yang kehilangan pekerjaan akibat penertiban tambang ilegal, Kamis (27/2/2025).

Ratusan massa yang berkumpul di depan kantor Pemkab Lebak meneriakkan kekecewaan mereka terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tebang pilih. Ketua DPD Ormas Badak Banten, Emus Nanang, dalam orasinya menegaskan bahwa pemerintah telah abai terhadap nasib masyarakat yang bergantung hidup dari sektor tambang.

“Jangan diskriminasi masyarakat Lebak! Mereka hanya ingin mencari nafkah. Faktanya, pemerintah malah membiarkan ribuan orang kehilangan pekerjaan tanpa solusi yang jelas,” teriak Emus lantang di hadapan massa aksi.

Ketegangan sempat memuncak ketika massa aksi berusaha merangsek masuk ke kantor Pemkab Lebak. Adu mulut dengan aparat kepolisian dan Satpol PP tak terhindarkan, hingga akhirnya perwakilan Ormas Badak Banten diterima untuk audiensi dengan Asda 1 Bidang Pemerintahan.



Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Lebak diwakili oleh Al-Kadri yang menyatakan bahwa pihaknya akan segera mengevaluasi tuntutan massa. “Kami akan koordinasi langsung dengan Bupati, meskipun beliau saat ini sedang retreat di Magelang,” ujarnya.

Pernyataan tersebut justru memancing kemarahan massa. Mereka mempertanyakan prioritas pemerintah yang dinilai lebih mementingkan agenda pribadi ketimbang menyelesaikan permasalahan rakyat.

Setelah melalui negosiasi panjang, akhirnya disepakati sebuah notulensi kesepahaman yang ditandatangani bersama. Meski demikian, massa tetap menuntut bukti nyata dari pemerintah dan mengancam akan kembali turun ke jalan jika tidak ada solusi konkret dalam waktu dekat.

Aksi ini menunjukkan bahwa kesabaran masyarakat terhadap ketidakjelasan kebijakan Pemkab Lebak semakin menipis.

(Tim/Red)

Kesaksian Ronald Tannur, Mengaku Tidak Pernah Bertemu Heru Hanindyo Sebelumnya

By On Kamis, Februari 27, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com - Pengakuan saksi Gregorius Ronald Tannur bahwa tidak punya hubungan berpacaran ataupun calon istri dengan korban Dini Sera Afrianti. Mereka berdua hanya teman akrab dan hubungan profesional antara tamu dengan Ladies Court (LC).

Pengakuan tersebut terungkap saat sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat (Jakpus), pada Selasa, 25 Februari 2025.

Dipersidangan yang terbuka untuk umum Penasehat Hukum Heru Hanindyo, yaitu Farih Romdoni Putra, Yoni Agus Setyono, Antonius Youngky Adrianto, Basuki, dan yang lainnya dari Kantor Hukum Adrianto Romdoni Sumarno & Partners bergantian menanyakan pada saksi Ronald Tannur.

Dalam keterangan di muka persidangan yang terbuka untuk umum dibawah sumpah, saksi Ronald Tannur menyatakan tidak pernah kenal dan tidak pernah bertemu Heru Hanindyo sebelumnya.

Ronald juga mengaku tidak biasa minum tequila saat kejadian tersebut di Blackhole KTV, hal itu terjadi karena terpaksa.

Dini Sera sebelumnya sudah minum tequila bersama Ifan di Blackhole KTV yang mengakibatkan korban mabuk berat dan tanpa terkendali terjadi keributan malam tersebut.

Ifan lah yang buka table duluan di Blackhole KTV, sedangkan Ronald datang terlambat atas undangan Dini Sera.

Ronald merebut minuman tequila yang akan diminum Dini Sera agar tidak semakin parah maboknya pada saat itu.

Sebelum peristiwa naas malam itu, Ronald Tannur telah mengetahui kalau Dini Sera memiliki riwayat sakit asam lambung, hal ini pemicu meninggalnya korban. 

Pada fakta persidangan terkuak tidak ada bukti penganiayaan terhadap Dini Sera, bukti video CCTV saat berada di salah satu lift Blackhole KTV tersebut JPU tidak bisa membuktikan video CCTV tersebut, padahal ini merupakan konci untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi saat itu.

Kemudian video CCTV di basement Blackhole KTV, tidak ada pembuktian kalau Ronald mengendarai mobil dengan cara melindas badan Dini Sera. 

Dini Sera dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit National Hospital Surabaya, dan pada saat di parkiran basement keadaan Dini Sera masih hidup. (Red-Ag)

Duakali Pergantian Pj Bupati, Ratusan Kios di Pasar Ikan Lama Bireuen Masih Kering Tanpa Ada yang Tempati

By On Kamis, Februari 27, 2025

Ratusan kios di eks Pasar Ikan Lama, kawasan dusun Capa Utara, Meunasah Capa, Kota Juang, Bireuen masih kering dan belum ada yang tempati.

BIREUEN, KabarViral79.Com - Kendati tak sejaya dan seramai puluhan tahun silam, eks pasar ikan lama dan pasar pagi, kawasan Blok PJKA kawasan Capa Utara, Gampong Bireuen Meunasah Capa, Kota Juang, Kabupaten Bireuen masih mangkrak, kering tanpa ada yang tempati 

Sejauh ini, kawasan eks pasar ikan lama ini masih memiliki aroma transaksi jual beli para pedagang kecil. Bahkan tetap dominan bagi masyarakat untuk berbelanja kebutuhan keluarganya, meski saat ini pemerintah telah membangun pasar terpadu, kawasan Cureh, Geulanggang Gampong atau 1 kilometer dari pusat Kota Juang, Bireuen. 

Pamor pasar ikan lamai itu sulit dikatakan akan hilang untuk menggais lancarnya pundi-pundi rupiah. Keramaian pengunjung saat ini karena mereka masih memiliki ”pelanggan setia”.

Namun apa gerangan, pasca digusur dan lahirnya sebanyak 106 unit kios permanen di kawasan Dusun Capa Utara, Bireuen Meunasah Capa yang dibangun oleh pemerintah setempat mulai tercium aroma tak indah, dan ada dugaan sebuah permainan pihak tertentu di Pemkab Bireuen.

Bayangkan, sejak dilakukan peresmian oleh Penjabat (Pj) Bupati Bireuen, Aulia Sofyan, Ph.D, pada Rabu, 31 Januari 2024 tahun lalu hingga 2025 belum terlihat adanya geliat apapun di kawasan itu.

Yang anehnya, hingga duakali Pj Bireuen menjabat, terakhir Jalaluddin tidak ada gebrakan dan upaya apapun terhadap pengembangan guna mendongkrak perekonomian masyarakat, dan malah dituding, keduanya hanya duduk manis dan sekedar pelengkap penderitaan masyarakat Bireuen.

"Ini kan aneh ya, masa sejauh ini belum terlihat ada aktifitas apapun di pasar itu. Entah ini sebuah permainan dari pejabat Bireuen," ujar seorang warga Kota Juang Bireuen.

Yang anehnya lagi, tambah warga masyarakat, hingga duakali pergantian Pejabat Bupati Bireuen, tak ada upaya apupun dari keduanya.

Berdasarkan data, pasar lama Kota Bireuen di Gampong Bireuen Meunasah Capa, direlokasi seluruhnya ke Pasar Induk Bireuen pada tahun 2018. Kemudian tahun 2021 dibangun kembali menjadi pasar kering seperti sekarang, tahun 2023 dilanjutkan pembuatan jalan rabat beton dan saluran telah selesai seratus persen.

Kajari Bireuen, H. Munawal Hadi, SH, MH. 

Sedangkan jumlah kios ada 106 unit yang terdiri dari kios ukuran 4x6 ada 22 unit (14 Unit dibangun tahun 2019 dan 8 unit dibangun tahun 2021-red), dan kios 4x4 ada 84 unit dibangun tahun 2021.

Pasar kering itu diperuntukan bagi pedagang berjualan pakaian, asesoris, pecah belah, aneka plastik, handphone, aneka mainan.

Sementara harga sewa kios 4x4 = 16 M2 x Rp22.000 = Rp 352.000, x 12 bulan Rp4.224.000, dan kios 4x6 M2 x Rp18.000 = Rp432.000 x 12 bulan = Rp5.184.000.

Terlepas dari semua itu, apakah pembangunan ratusan kios yang telah menguras anggaran daerah yang luar biasa itu tetap harus kering, tanpa adannya gebrakan apapun dari dinas terkait, terutama pemangku kebijakan di Pemkab Bireuen.

Menanggapi hal ini, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, H. Munawal Hadi, SH, MH mengaku akan mengusut tuntas terkait mekanisme keberadaan kios di eks Pasar Ikan Lama Bireuen.

Menurut Munawal Hadi, dalam waktu dekat ini pihaknya segera mungkin menurunkan tim untuk menyelidiki pengelolaan pasar tersebut.

"Kami tetap berkomitmen mengusut persoalan kios di kawasan eks Pasar Ikan Lama Bireuen itu dengan transparan,” kata Munawal Hadi.

Kata Kajari Bireuen itu, setiap penggunaan anggaran daerah harus memiliki kejelasan dan akuntabilitas. Apabila ditemukan adanya penyimpangan, pihaknya tidak ragu untuk mengambil langkah hukum.

"Yang jelasnya, polimik kios kering di Pasar Ikan Lama Bireuen segera kita tindaklanjuti, sehingga keberadaan kios yang telah lama dibangun itu dapat ditempati pedagang," terangnya. (Joniful Bahri)

Pokja PWI Lebak Selatan Siap Wujudkan Ramadhan 1446 H yang Aman dan Penuh Berkah

By On Kamis, Februari 27, 2025

 


LEBAK, KabarViral79.Com – Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1446 Hijriyah, Unit Pokja PWI Lebak Selatan menggelar rapat internal jajaran pengurus pada Kamis (27/02/2025). Rapat ini membahas program kerja yang akan dilaksanakan selama bulan Ramadhan 2025.

Ketua Pokja PWI Lebak Selatan, Asep Dedi Mulyadi, menyampaikan bahwa dalam rapat tersebut disepakati untuk mendukung aparat hukum, instansi, dan pemerintah dalam menciptakan suasana Ramadhan yang kondusif. Upaya ini bertujuan untuk mengantisipasi maraknya penyakit masyarakat serta tindak kriminalitas.

“Demi kekhusyukan umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa, mari kita bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif, khususnya di wilayah Bayah dan sekitarnya, serta secara umum di Lebak Selatan. Saya juga mengimbau masyarakat agar menghindari tindakan yang melanggar hukum atau berpotensi menimbulkan keresahan dan mencederai kesucian bulan Ramadhan,” ujarnya.

Selain itu, Pokja PWI Lebak Selatan juga berencana mengadakan pembagian takjil gratis di depan kantor sekretariat bagi para musafir yang tengah dalam perjalanan. Kegiatan ini akan dilakukan dengan dukungan dari mitra kerja dan para dermawan.

“Dalam kesempatan ini, kami dari Unit Pokja PWI Lebak Selatan mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa 1446 Hijriyah. Kami juga mengajak hamba Allah, dermawan, atau perusahaan yang ingin berbagi takjil untuk berbuka puasa agar dapat menitipkan atau ikut serta dalam pembagian di Posko Sekretariat Pokja PWI Lebak Selatan,” pungkas Asep.

(Cup/Angga)

Jelang Ramadhan, Pemkab Bireuen Salurkan Insentif Pimpinan dan Guru Dayah Sebesar Rp1,6 Miliar

By On Rabu, Februari 26, 2025

Kadis Pendidikan Dayah Bireuen, Anwar. 

BIREUEN, KabarViral79.Com – Menjelang bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Pendidikan Dayah menyalurkan insentif senilai Rp1,6 miliar bagi pimpinan dan Guru Dayah di Kabupaten setempat, Rabu, 26 Februari 2025.

Penyaluran bantuan tersebut sebagai bentuk dukungan kepada para pendidik agama dalam menyambut bulan penuh berkah.

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen, Anwar kepada media ini menyebutkan, insentif ini disalurkan kepada 176 Pimpinan Dayah dan 730 Guru Dayah.

“Bagi setiap Pimpinan Dayah menerima insentif sebesar Rp3 juta, dengan total anggaran mencapai Rp528 juta. Sementara untuk Guru Dayah, masing-masing mendapatkan Rp1,5 juta, dengan total Rp1.095.000.000,” terang Anwar. 

Menurut Anwar, penyaluran insentif ini dilakukan secara non tunai melalui transfer langsung ke rekening masing-masing penerima.

Langkah ini, sambungnya, dapat meringankan beban ekonomi para Pimpinan dan Guru Dayah, sekaligus memotivasi mereka dalam menjalankan tugas mulia mendidik generasi muda.

Anggaran sebesar Rp1,6 miliar untuk inisiatif ini merupakan komitmen Pemkab Bireuen dalam mendukung pendidikan keagamaan dan kesejahteraan tenaga pendidik di lingkungan Dayah.

“Kami berharap bantuan ini dapat memperkuat peran Dayah sebagai pusat pendidikan dan pembinaan karakter di masyarakat,” sebut Anwar. 

Sementara itu, salah seorang penerima, Ustadz Muhammad mengakui rasa syukur atas penyaluran dana insentif tersebut. 

“Ahamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami, terutama di saat persiapan menyambut bulan Ramadhan,” katanya. (Joniful Bahri)

Aliansi Milenial dan Gen Z Siap Buktikan Keinginan Rakyat Serang untuk Perubahan di PSU Pilkada

By On Rabu, Februari 26, 2025

 


SERANG, KabarViral79.Com – Mahkamah Konstitusi (MK) resmi membatalkan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Serang yang sebelumnya dimenangkan oleh pasangan Ratu Zakiyah-Najib Hamas dengan perolehan sekitar 70 persen suara.

Keputusan ini menuai berbagai reaksi, termasuk dari Aliansi Pemilih Milenial dan Gen Z Serang. Enday Hidayat, perwakilan aliansi tersebut, menilai putusan MK tidak berdasar pada fakta di lapangan selama proses pilkada. Ia menegaskan bahwa masyarakat Kabupaten Serang menginginkan perubahan mendasar demi kemajuan daerah.

“Kami, pemilih Milenial dan Gen Z yang memiliki suara mayoritas di Kabupaten Serang, sangat kecewa dengan putusan MK. Kemenangan 70% yang diraih Ratu Zakiyah-Najib di semua 29 kecamatan adalah bukti bahwa rakyat secara murni menginginkan perubahan dan menolak kooptasi politik dinasti,” ujar Enday, Rabu (26/2/2025).

Dalam keputusannya, MK menduga adanya keterlibatan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (DPDT), Yandri Susanto, dalam proses Pilkada. Namun, Enday menilai MK tidak teliti dalam menilai peran Yandri.

“Kami rasa MK tidak cermat dalam menilai bahwa kehadiran Yandri Susanto dalam acara APDESI bertujuan memenangkan Zakiyah-Najib. Saat itu, Yandri diundang sebagai pembicara, dan statusnya pun belum menjadi menteri. Jadi, tidak ada penyalahgunaan kekuasaan,” tegasnya.

Sebaliknya, Enday justru menyoroti potensi penyalahgunaan kekuasaan oleh Bupati Serang saat ini, Tatu Chasanah, yang merupakan adik dari orang tua calon bupati Andika Hazrumy.

Meski kecewa, Enday menegaskan bahwa Aliansi Pemilih Milenial dan Gen Z tetap menghormati putusan MK. Mereka berkomitmen membuktikan di Pemilihan Suara Ulang (PSU) bahwa kemenangan Ratu Zakiyah-Najib benar-benar mencerminkan kehendak mayoritas masyarakat Kabupaten Serang.

“Kami akan membuktikan bahwa rakyat Kabupaten Serang tetap menginginkan perubahan. Simbol perubahan itu ada pada sosok Ratu Zakiyah dan Najib Hamas. Vox Populi Vox Dei, suara rakyat adalah suara Tuhan,” pungkasnya.

(MIR)

Mafia Tramadol Mengamuk! Wartawan Dianiaya dengan Samurai dan Stik Golf di Jakarta Timur

By On Rabu, Februari 26, 2025


JAKARTA, KabarViral79.Com – Dunia jurnalistik kembali berduka. Sebuah investigasi mendalam terkait peredaran gelap Tramadol di Jakarta Timur (Jaktim) berubah menjadi mimpi buruk ketika seorang wartawan menjadi korban kebrutalan mafia obat keras.

Tak hanya mengalami luka robek akibat sabetan samurai, sang jurnalis juga kehilangan ponsel yang dihancurkan oleh para pelaku. Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 25 Februari 2025, sekira pukul 23.30 WIB, di Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Bukannya menjawab tudingan, para pelaku justru memilih cara biadab dengan menyerang dengan senjata!

Ketika Wartawan Jadi Sasaran, Hukum Diam?

Menurut sumber di lokasi, wartawan tersebut sedang mendokumentasikan aktivitas ilegal toko obat keras yang diduga menjual Tramadol tanpa izin. Tak butuh waktu lama, pemilik usaha ilegal itu naik pitam.

“Awalnya mereka hanya mengusir, tapi tiba-tiba menyerang dengan stik golf dan samurai. Saya lihat darah berceceran,” ujar saksi mata yang enggan disebut namanya.

Korban mengalami luka robek di punggung akibat sabetan senjata tajam dan sempat tersungkur akibat pukulan benda tumpul. Namun, yang lebih mengejutkan adalah reaksi kepolisian yang seolah lambat menangani kasus ini!


Kenapa mafia obat keras ini begitu berani? Apakah mereka merasa dilindungi?

Tramadol: Bisnis Haram yang Dilindungi Oknum?

Tramadol adalah obat daftar G yang hanya boleh dijual dengan resep dokter. Namun, kenyataannya, obat ini dijual bebas di pasar gelap—bahkan di toko-toko yang beroperasi terang-terangan!

Tramadol kerap digunakan sebagai narkotika murah oleh remaja dan pekerja dengan efek yang membuat mereka fly dan kecanduan. Siapa yang bertanggung jawab atas peredaran ini?

Warga sekitar mengaku, bisnis ini telah beroperasi cukup lama tanpa tersentuh hukum. Apakah ada oknum yang bermain? Jika benar, maka wajar jika para pelaku berani menyerang wartawan secara brutal—karena mereka merasa tak tersentuh hukum!

Undang-Undang Pers dan Kegagalan Aparat?

Serangan terhadap wartawan bukan sekadar kriminal biasa. Ini adalah upaya membungkam kebebasan pers dan kebenaran. Padahal, Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers Pasal 18 ayat (1) jelas menyatakan bahwa menghalangi kerja jurnalistik dapat dipidana hingga 2 tahun penjara dan denda Rp500 juta.

Namun pertanyaannya, apakah aparat akan benar-benar menegakkan hukum? Ataukah kasus ini akan dibiarkan seperti kasus-kasus lainnya yang berakhir tanpa kejelasan?

Tantangan untuk Penegak Hukum

Kami menuntut kepolisian segera menangkap pelaku penganiayaan dan mengusut siapa dalang besar di balik bisnis haram ini.

Jika aparat masih diam, maka jelas bahwa peredaran Tramadol ini bukan sekadar bisnis gelap biasa, tetapi bisnis yang memiliki pelindung kuat di balik layar!

Jika wartawan yang mencoba membongkar kebenaran saja bisa diserang tanpa konsekuensi, lalu bagaimana dengan masyarakat biasa?

Kami tidak akan diam!


(*/red)

Ditutupnya Tambang Emas Ilegal, Ormas Badak Banten Akan Demo Pemkab Lebak

By On Rabu, Februari 26, 2025

 


Lebak, KabarViral79.Com – Pasca penutupan tambang emas ilegal di wilayah Lebak Selatan oleh Polda Banten, berbagai persoalan muncul, terutama terkait mata pencaharian warga yang bergantung pada aktivitas tambang tersebut.

Ketua DPD Ormas Badak Banten Kabupaten Lebak, Emus Nanang, menyatakan bahwa pihaknya akan menggelar aksi keprihatinan pada Kamis, 27 Februari 2025. Aksi ini bertujuan menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak agar segera memberikan solusi bagi masyarakat yang kehilangan mata pencahariannya.

“Masyarakat setempat mayoritas menggantungkan hidupnya dari menambang dan mengolah bahan baku emas. Kami meminta Pemkab Lebak tidak hanya diam, tetapi segera memberikan solusi bagi mereka,” ujar Emus.

Menurutnya, Pemkab Lebak memiliki kewajiban menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat terdampak agar mereka dapat beralih ke sektor lain. Jika tidak ada solusi konkret, dikhawatirkan mereka akan kembali melakukan penambangan ilegal atau beralih ke pekerjaan lain yang lebih berisiko.

Aksi ini diperkirakan akan melibatkan sekitar 300 massa dari kader Badak Banten DPD Lebak. Emus menegaskan bahwa aksi ini merupakan gerakan moral untuk menyampaikan aspirasi masyarakat yang kehilangan sumber penghasilannya akibat kebijakan pemerintah.

“Jangan sampai pemerintah hanya bisa menindak tanpa memberikan solusi, karena yang menjadi korban adalah masyarakat kecil,” pungkasnya.

(Tim/Red)

Jadi Pemateri Retret, Ketua KPK Minta Kepala Daerah Belajar dari Pendahulu

By On Rabu, Februari 26, 2025

Ketua KPK, Setyo Budiyanto. 

MAGELANG, KabarViral79.Com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto mengingatkan para Kepala Daerah untuk belajar dari para pendahulu mereka terkait pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Hal itu disampaikan Setyo saat hendak menyampaikan materi dalam acara Retret atau orientasi Kepala Daerah di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah (Jateng), Selasa, 25 Februari 2025.

“Yang paling utama saya yakin juga para Kepala Daerah kan sudah banyak belajar dari pengalaman para Kepala Daerah yang sebelumnya,” ujar Setyo.

Dia juga menyebut, Retreat adalah kegiatan positif untuk Kepala Daerah mempelajari tentang komunikasi dan kepemimpinan.

Selain itu, kata dia, pihaknya akan memanfaatkan waktu yang diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam Retreat ini untuk memberikan materi pencegahan korupsi.

“Tentu saya sampaikan manfaatkan sebaik-baiknya tentang penguatan institusi (terkait pencegahan korupsi),” ujarnya.

Hingga saat ini, kata Setyo, belum ada Kepala Daerah yang datang langsung ke KPK untuk berkomunikasi dan meminta dilakukan pengawasan. Kemungkinan hal tersebut belum terjadi karena para Kepala Daerah baru dilantik pada 20 Februari 2025 dan langsung mengikuti Retreat di Akademi Militer Magelang.

“Sampai dengan saat ini belum, kan para Kepala Daerah baru dilantik Kamis lalu, kemudian setelah itu baru berangkat ke sini, jadi kesempatan itu tidak ada,” pungkasnya. (*/red)

Hari Kelima Retret, Gubernur Andra Soni Dibekali Materi oleh 12 Menteri, Termasuk Ketua KPK

By On Rabu, Februari 26, 2025


SERANG, KabarViral79.Com – Memasuki hari kelima orientasi Kepala Daerah atau Retret di Akmil Magelang, pada Selasa, 25 Februari 2025, 12 Menteri Kabinet Merah Putih menjadi pemateri. Gubernur Banten Andra Soni mengaku antusias mengikutinya.

Berdasarkan susunan acara yang diterima, pada sesi pertama, pukul 07.30-10.30 WIB, paparan diawali oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Kemudian materi dilanjutkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji.

Pada pukul 10.30-12.30, paparan materi disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, dan Menteri Komunikasi dan Digital Meutia Hafid.

Sesi selanjutnya pukul 13.30-15.30, materi disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dan Rosan Perkasa Roeslani.

Selanjutnya, pukul 15.45-17.45 WIB, paparan materi disampaikan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, dan Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman. 

Sesi terakhir akan diisi oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh.

Gubernur Banten, Andra Soni yang antusias mengikuti Retret sejak hari pertama ini mengaku banyak mendapatkan manfaat dari materi-materi yang disampaikan oleh para pemateri.

“Materi-materi ini menjadi bekal yang berharga bagi saya dalam menjalankan roda pemerintahan di Provinsi Banten ke depannya,” kata Andra Soni.

Apalagi, kata Andra, materi kaitan dengan penguatan pencegahan dan pemberantasan korupsi. Hal ini menjadi fokusnya, lantaran bagian terpenting dari visi-misinya.

“Sebagaimana kita ketahui, tidak ada daerah yang maju, tanpa pemerintahan yang bersih. Komitmen ini akan menjadi basis kepemimpinan saya, apalagi masuk ke dalam Asta Cita Presiden Prabowo yang ketujuh,” tegasnya. (*/red)

Menolak Dipindah ke RSJ Lawang, ODGJ di Tulungagung: Aku Ora Edan!

By On Rabu, Februari 26, 2025


TULUNGAGUNG, KabarViral79.Com – Sebanyak 577 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) asal Tulungagung dirujuk secara bertahap ke RSJ dr Radjiman Wediodiningrat, Lawang, Malang, Jawa Timur (Jatim), untuk menjalani rawat inap. Sejumlah pasien pun tampak memberontak dan menolak dibawa petugas.

Sub Koordinator Kesehatan Jiwa Dinkes Tulungagung, Heru Santoso mengatakan, progam Assertive Community Treatment (ACT) kesehatan jiwa telah dilakukan sejak Juni 2024. Hingga kini pihaknya telah melakukan pengiriman pasien sebanyak 22 gelombang.

“Hari ini merupakan pengiriman ke-5 di tahun 2025. Total tahun ini 200 orang. Kalau sejak 24 Juni 2024, kami sudah mengirim 22 kali, dengan total pasien kalau tidak salah 577 orang,” kata Heru Santoso kepada wartawan, Rabu, 26 Februari 2025.

Menurutnya, layanan kesehatan jiwa bersama RSJ dr Radjiman Wediodiningrat diawali dengan asesmen oleh tim medis di seluruh Puskesmas yang ada di Tulungagung. Hasil asesmen menjadi landasan dinas kesehatan untuk merujuk para pasien jiwa ke RSJ.

“Namun yang kami bawa hari ini ada 27 orang, dari rencana awal 33 orang. Untuk yang lain masih belum bisa, karena ada beberapa kendala di lapangan,” ujarnya.

Seperti pasien sebelumnya, 27 ODGJ tersebut akan menjalani perawatan intensif selama 14 hari ke depan. Mereka akan mendapatkan 'treatment' khusus dari tim RSJ. Harapannya setelah dipulangkan kondisi seluruh pasien bisa membaik.

Rencana pengiriman pasien jiwa tersebut sempat diwarnai ketegangan. Sebab ada salah satu pasien yang memberontak dan menolak dirujuk ke Malang.

“Aku ora edan! wegah lek caramu ngene iki (Saya tidak gila, enggak mau kalau caramu seperti ini),” kata salah satu pasien jiwa.

Dengan sigap tim RSJ Lawang dan beberapa petugas lainnya langsung mengamankan pasien dan mengikat tangan dan kakinya. Selanjutnya pasien disuntik dengan obat penenang.

Tak butuh waktu lama, sikap pasien itu pun berubah, ia tampak lebih santai dan rileks. Bahkan ikatan pada kaki bisa dilepas oleh petugas.

Heru mengatakan, perlawanan dari pasien jiwa selalu terjadi saat hendak dikirim ke RSJ Lawang. Namun, hal itu bisa teratasi oleh petugas.

Selain mengirimkan pasien, pihaknya juga menerima pemulangan 32 pasien yang sebelumnya telah menjalani rawat inap di Malang.

“Alhamdulillah kondisinya banyak yang membaik dan tidak agresif. Selanjutnya dibutuhkan kerja sama dengan keluarga agar pasien tersebut tertib minum obat,” pungkasnya.

Heru menambahkan, dari data di Dinas Kesehatan Tulungagung, pada 2024 jumlah ODGJ mencapai 2.116 orang. Dari jumlah itu 1.000 di antaranya telah mendapatkan layanan kesehatan jiwa pada tahun ini.

“Jumlahnya akan terus bertambah, biasanya hingga akhir tahun akan terlayani,” ujarnya. (*/red)