-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

BNPB Verifikasi 26 Ribu Rumah Terdampak Bencana Hidrometeorologi di Bireuen

By On Jumat, Januari 23, 2026

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST menghadiri acara Sosialisasi Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi dalam rangka Bimbingan Teknis Tim Pendataan Rumah Rusak di Kabupaten Bireuen


BIREUEN, KabarViral79.Com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tengah melakukan proses verifikasi terhadap sekitar 26 ribu unit rumah yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bireuen, Aceh.

Untuk mempercepat proses tersebut, BNPB menurunkan sebanyak 200 orang verifikator yang saat ini bekerja langsung di lapangan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Doli Mardian mengatakan, seluruh tim verifikasi telah mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) pada Senin, 19 Januari 2026 lalu sebelum diterjunkan ke lokasi terdampak.

“Tim verifikasi sudah bekerja selama dua hari di lapangan dan sesuai jadwal akan bertugas selama satu minggu,” ujar Doli.

Ia menjelaskan, sebanyak 200 verifikator tersebut disebar ke seluruh desa terdampak, dengan penugasan dua orang petugas di setiap desa. Para verifikator bertugas memverifikasi kondisi rumah warga, mulai dari rumah hilang atau rusak berat, rusak sedang, hingga rusak ringan.

“Tim sedang bekerja di lapangan melakukan verifikasi. Setiap desa ditugaskan dua orang petugas verifikasi,” jelasnya.

Setelah proses verifikasi selesai, kata Doli, akan dilanjutkan dengan tahapan uji publik. Data rumah terdampak akan diumumkan di masing-masing desa agar masyarakat dapat memberikan tanggapan atau klarifikasi.

“Setelah uji publik selesai, barulah dilanjutkan ke tahapan berikutnya,” katanya.

Doli juga menjelaskan, bagi pemilik rumah yang hilang atau rusak berat dan memilih skema hunian tetap (huntap) mandiri, maka pembangunan rumah akan dilakukan oleh BNPB.

“Untuk korban yang memilih hunian tetap mandiri, pembangunannya dilakukan oleh BNPB,” terangnya.

Terkait waktu pelaksanaan pembangunan hunian tetap, Doli menyebutkan proses tersebut direncanakan akan dimulai pada awal Februari 2026.

Sebelumnya, BNPB telah membangun tiga unit rumah contoh di Gampong Balee Panah, Kecamatan Juli, sebagai percontohan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Bireuen, Ir. Fadli, S.T., M.SM, dalam keterangan terpisah mengatakan, pihaknya telah mengirimkan data hunian tetap terpusat kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Ia menyebutkan, jumlah hunian tetap terpusat yang diusulkan sebanyak 48 unit dan seluruhnya berlokasi di Gampong Krueng Simpo, Kecamatan Juli. Dari jumlah tersebut, 31 unit berada di Dusun Bivak dan 17 unit di Dusun Alue Keumiki.

“Data huntap terpusat sudah kami kirim ke Kementerian PKP,” ujar Fadli.

Menurutnya, Kementerian PKP hanya membangun hunian tetap yang berada dalam satu kawasan terpusat atau berbentuk kompleks.

“Jadi mereka membangun hunian tetap yang terkonsentrasi di satu titik dengan jumlah tertentu,” jelasnya.

Fadli berharap, ke depan Kementerian PKP juga dapat membangun hunian tetap mandiri di desa-desa terdampak bencana, sebagaimana yang telah dilakukan oleh BNPB. (Joniful Bahri)

Sekdes Cikande Ahmad Badrudin Bersama Babinsa dan RT Bagikan Nasi Bungkus untuk Korban Banjir

By On Jumat, Januari 23, 2026


TANGERANG, KabarViral79.ComSekretaris Desa (Sekdes) Cikande Ahmad Badrudin, SH bersama Babinsa dan Ketua RT setempat menyalurkan bantuan berupa nasi bungkus kepada warga terdampak banjir di wilayah Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, tepatnya di Kampung Parung Ceri, Jum'at, 23 Januari 2026.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat pemerintah desa bersama unsur kewilayahan terhadap warga yang terdampak banjir akibat curah hujan tinggi.

Bantuan disalurkan langsung ke lokasi banjir guna memastikan kebutuhan makanan warga dapat terpenuhi.

Sekdes Cikande menyampaikan bahwa pembagian nasi bungkus ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang saat ini sedang menghadapi musibah.

“Kami berupaya hadir langsung di tengah warga sebagai bentuk perhatian dan solidaritas. Semoga bantuan ini bisa sedikit membantu,” ujarnya.

Babinsa Desa Cikande turut membantu proses pendistribusian agar bantuan dapat diterima secara merata dan tepat sasaran.

Ketua RT setempat juga berperan aktif dalam mendata warga terdampak serta mengoordinasikan penyaluran bantuan di lapangan.

Pemerintah Desa Cikande terus memantau kondisi banjir dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk langkah penanganan selanjutnya, serta mengimbau warga agar tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem. (*/red)

Refreshmans Satpam UPDL Suralaya Dalam Pelatihan Pemadaman Api Menggunakan Apar dan Apat

By On Jumat, Januari 23, 2026

 


Cilegon, KabarViral79.Com - PLN (Persero) UPDL Suralaya melaksanakan kegiatan refreshment pagi bagi petugas keamanan melalui pelatihan pemadaman api. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin bulanan yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan dasar security dalam menghadapi kondisi darurat di lingkungan kerja, Jumat (23/01/2026).

Kegiatan refreshment ini diikuti oleh sekitar 15 orang security dan difokuskan pada latihan pemadaman kebakaran menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta Alat Pemadam Api Tradisional (APAT). Latihan dilaksanakan di lingkungan UPDL Suralaya dan dibina langsung oleh tim Komando Pasukan Khusus (KOPASSUS) Serang.

Pembinaan diberikan oleh Pak Ali Gozzali dan Pak Yusidi dari KOPASSUS Serang, dengan dukungan Pak Hasan Basri selaku Komandan Regu (Danru). Kegiatan ini juga melibatkan Tim K3L dan KAM guna memastikan penerapan prosedur keselamatan dan kesehatan kerja selama pelatihan berlangsung.

Salah satu pembina dari KOPASSUS Serang, Pak Yusidi, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian penting dari pembinaan dasar petugas keamanan. Menurutnya, kegiatan ini bukanlah hal yang sepele, melainkan bagian dari pembinaan mental dan fisik. “Kegiatan ini sangat penting karena menjadi bekal dasar bagi anggota dalam melaksanakan tugas sehari-hari,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat selama pelatihan berlangsung. Pak Halawi, salah satu anggota security, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat yang sangat signifikan. “Kegiatannya sangat luar biasa karena menambah ilmu dan wawasan. Sangat seru karena kami belajar dengan dua metode, yaitu menggunakan APAR dan APAT, apalagi didampingi langsung oleh tim dari KOPASSUS,” ungkapnya.

Melalui kegiatan refreshment ini, PLN (Persero) UPDL Suralaya berharap para petugas keamanan semakin sigap dan terampil dalam menghadapi potensi keadaan darurat, khususnya kebakaran, serta mampu mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman dan berstandar keselamatan tinggi.

Perkuat Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan serta Implementasi KUHP Baru, Kanwil Ditjenpas Banten Bersinergi dengan Pemkot Tangerang Teken Nota Kesepakatan

By On Jumat, Januari 23, 2026

 


Tangerang, KabarViral79.ComKantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Banten bersama Pemerintah Kota Tangerang melaksanakan penandatanganan Nota Kesepakatan yang diselenggarakan di Ruang Rapat Kantor Wali Kota Tangerang, Kamis (22/1/2026).

Nota Kesepakatan ini mencakup sinergitas pembimbingan kemasyarakatan, reintegrasi sosial, serta pembimbingan kemandirian klien pemasyarakatan di wilayah Banten, khususnya di Kota Tangerang. Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran pemasyarakatan sebagai bagian dari upaya pemulihan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Selain itu, kerja sama ini juga merupakan bukti nyata kesiapan dan kesigapan Kanwil Ditjenpas Banten dalam implementasi KUHP baru.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten menegaskan bahwa Nota Kesepakatan ini merupakan bentuk komitmen nyata antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjawab tantangan pemasyarakatan yang semakin kompleks.

“Pemasyarakatan tidak dapat dijalankan secara parsial. Diperlukan sinergi lintas sektor agar pembimbingan kemasyarakatan dan reintegrasi sosial dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat pelayanan, pembimbingan, serta kemandirian klien pemasyarakatan agar siap kembali ke tengah masyarakat.

“Melalui kerja sama ini, klien pemasyarakatan tidak hanya dibimbing secara hukum, tetapi juga dipersiapkan menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut dan menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam mendukung proses reintegrasi sosial.

“Keberhasilan pemasyarakatan adalah tanggung jawab bersama. Kita perlu menghapus stigma negatif dan membuka ruang bagi setiap individu untuk memperbaiki diri serta kembali berkontribusi secara positif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Melalui Nota Kesepakatan ini, diharapkan sinergi antara Kanwil Ditjenpas Banten dan Pemerintah Kota Tangerang dapat terus ditingkatkan serta memberikan dampak nyata bagi klien pemasyarakatan. Kerja sama ini juga diharapkan menjadi contoh kolaborasi berkelanjutan dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis dan berkeadilan.

Hadiri Musrenbang, Ketua APDESI Kecamatan Solear Usulkan Pembangunan Sekolah SMA/SMK dan Puskesmas Rawat Inap

By On Rabu, Januari 21, 2026


TANGERANG, KabarViral79.Com - Kepala Desa (Kades) Cikuya yang juga Ketua APDESI Kecamatan Solear, Ade Sapei menghadiri kegiatan Musrenbang tingkat Kecamatan Solear Tahun Anggaran 2027, di Gedung Serba Guna (GSG ) Kantor Pemerintah Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa, 21 Januari 2026.

Dalam kesempatan itu, Ade Sapei mengusulkan adanya Pembangunan sekolah baru untuk SMA ataupun SMK.

"Ya, di kita baru satu sekolah, yaitu SMAN 27. Sedangkan untuk SMPN, baru ada tujuh sekolah yang tersebar di beberapa Desa. ini sangat jauh sekali dengan apa yang diharapakan untuk masuk ke sekolah tingkat SMAN," ucapnya.


Menurut Ade Sapei, setiap tahun ajaran baru, untuk tingkat SMAN selalu ada masalah, dan banyak sekali anak-anak yang ingin bersekolah di SMAN 27.

Oleh karena itu, dia menyampaikan hal itu sebagai masukan kepada para Anggota DPRD Kabupaten maupun Provinsi.

Dia juga menyampaikan usulkan agar dibangun Puskesmas Rawat Inap di wilayah Kecamatan Solear. 

"Semoga usulan ini bisa menjadi bahan evaluasi untuk diwujudkan," pungkasnya. (Reno

Video: Bantahan Sudewo Usai Jadi Tersangka: Saya Betul-betul Tidak Mengetahui

By On Rabu, Januari 21, 2026


JAKARTA, KabarViral79.Com - Bupati Pati, Sudewo membantah sangkaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai dirinya ditetapkan sebagai tersangka.

Diketahui, KPK telah menetapkan Sudewo sebagai tersangka atas dua kasus. Pertama adalah tersangka kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa.

Kedua adalah kasus suap proyek jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Saya menganggap saya ini dikorbankan, saya betul-betul tidak mengetahui sama sekali dan ini saya jelaskan kepada bapak ibu sekalian,” kata Sudewo kepada wartawan, Selasa, 20 Januari 2026. (*/red) 

Menteri PU Resmikan Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum, Pemulihan Akses Vital Bireuen Dimulai

By On Rabu, Januari 21, 2026

Kementerian Pekerjaan Umum (PU)  membangun kembali Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen


BIREUEN, KabarViral79.Com - Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai membangun kembali Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen.

Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan infrastruktur pasca bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.

Peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan jembatan tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Dody Hanggodo, pada Rabu, 21 Januari 2026.

Proyek ini ditargetkan selesai dalam waktu enam hingga delapan bulan.

Menteri Dody menjelaskan, bencana hidrometeorologi yang terjadi beberapa waktu lalu menyebabkan kerusakan parah pada berbagai infrastruktur publik, termasuk jembatan yang menjadi penghubung utama aktivitas masyarakat.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada terganggunya mobilitas warga dan distribusi logistik.

“Kerusakan infrastruktur membuat aktivitas masyarakat tidak berjalan optimal. Oleh karena itu, pemerintah bergerak cepat untuk memulihkan kembali konektivitas wilayah,” kata Dody di sela-sela kegiatan.

Ia menegaskan, pembangunan jembatan menjadi prioritas karena memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian daerah, pelayanan publik, serta kelancaran transportasi antar wilayah.

Menurutnya, terputusnya akses jalan dan jembatan dapat menghambat pergerakan ekonomi masyarakat secara luas.

Setelah jembatan permanen Krueng Tingkeum selesai dibangun, jembatan tersebut akan dioperasikan bersamaan dengan jembatan Bailey yang selama ini digunakan sebagai jalur darurat, guna meningkatkan kapasitas dan kelancaran arus lalu lintas.

Lebih lanjut, Menteri Dody memastikan komitmen pemerintah pusat untuk memulihkan seluruh jembatan yang rusak akibat bencana.

Penanganan tahap awal difokuskan pada jembatan di jalur nasional, sementara jembatan di tingkat kecamatan akan dibangun secara bertahap sesuai skala prioritas.

“Kami memastikan seluruh wilayah terdampak akan mendapatkan penanganan. Tidak ada daerah yang diabaikan dalam proses pemulihan ini,” ujarnya.

Groundbreaking pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum turut dihadiri Anggota DPR RI H. Ruslan Daud, SE, MAP, Wakil Ketua DPRK Bireuen Surya Dharma, SH, anggota DPRK Bireuen, perwakilan PT Adhi Karya sebagai kontraktor pelaksana, serta pejabat dari Kementerian Pekerjaan Umum.

Pembangunan jembatan ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi dan meningkatkan mobilitas masyarakat Bireuen, sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur daerah terhadap potensi bencana di masa mendatang. (Joniful Bahri)