![]() |
| Mendagri Tito Karnavian saat menyerahkan bantuan perlengkapan salat, pakaian, beras, serta Al-Qur’an wakaf dari Presiden Prabowo Subianto. |
BIREUEN, KabarViral79.Com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian menyerahkan bantuan kepada warga yang mengungsi di Gampong Bale Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, Sabtu, 21 Februari 2026.
Kehadirannya didampingi oleh Wakil Gubernur Aceh Fadhullah, Bupati Bireuen Mukhlis, serta Walikota Lhokseumawe Sayuti Abubakar. Turut hadir pula Kasatgaswil Aceh Safrizal ZA dan sejumlah pejabat terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Bireuen Mukhlis menyampaikan bahwa kehadiran Mendagri di tengah warga pengungsi memiliki arti penting.
“Ini adalah simbol bahwa negara benar-benar hadir. Kehadiran Bapak Mendagri memberikan rasa aman dan optimisme bagi masyarakat bahwa mereka tidak sendirian menghadapi cobaan ini,” ujarnya.
Ia berharap, bantuan yang diserahkan dapat meringankan beban 83 kepala keluarga yang kini menempati posko pengungsian di Bale Panah.
“Mari kita tetap bersabar dan saling membantu sembari pemerintah terus mengupayakan langkah pemulihan terbaik,” tambahnya.
![]() |
| Mendagri Tito Karnavian saat menyerahkan bantuan perlengkapan salat, pakaian, beras, serta Al-Qur’an wakaf dari Presiden Prabowo Subianto. |
Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan, ia telah beberapa kali mengunjungi Aceh sejak bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah.
Ia merinci, terdapat tiga provinsi terdampak, yaitu Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, dengan total puluhan kabupaten/kota yang masih membutuhkan penanganan pasca bencana.
Menurutnya, persoalan utama yang dihadapi masyarakat bukan hanya kerusakan rumah, tetapi juga tumpukan lumpur yang menimbun permukiman dan fasilitas umum.
“Ini membutuhkan penanganan lanjutan dan dukungan dari semua pihak,” kata mantan Kapolri tersebut.
Dalam kunjungannya kali ini, Mendagri juga meninjau progres pembangunan jembatan baru di Kutablang yang ditargetkan selesai pada Juli 2026. Jembatan tersebut nantinya dapat dilalui dua jalur kendaraan untuk memperlancar konektivitas warga.
“Sejak hari pertama puasa, saya sudah berada di Aceh Tamiang. Kehadiran saya menunjukkan bahwa pemerintah pusat tidak diam. Kami ingin melihat langsung dan mendengar apa saja kendala yang dihadapi masyarakat, Bupati, dan Walikota,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Mendagri menyerahkan bantuan berupa perlengkapan salat, pakaian, beras, serta Al-Qur’an wakaf dari Presiden Prabowo Subianto. Sementara paket bantuan lain untuk korban banjir akan didistribusikan oleh pihak pemerintah kabupaten.
“Kita semua berdoa semoga permasalahan pasca bencana dapat segera terselesaikan. Saya berharap masyarakat tetap kuat dan sabar,” tutup Mendagri. (Joniful Bahri)

