-->

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Disdikbud Bireuen Gelar Pelatihan Deep Learning bagi 150 Guru SD

By On Senin, Mei 11, 2026

Kepala Disdikbud Bireuen, Muslim membuka pelatihan deep learning atau pembelajaran mendalam bagi guru SD, di Aula SPNF-SKB setempat, Senin, 11 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bireuen melalui Bidang Pembinaan Ketenagaan (PTK) menyelenggarakan pelatihan deep learning atau pembelajaran mendalam bagi guru Sekolah Dasar (SD), Senin, 11 Mei 2026. 

Kegiatan yang berlangsung di Aula SPNF-SKB Disdikbud Bireuen tersebut diikuti 150 guru SD negeri dan swasta dari seluruh Kabupaten Bireuen dan akan berlangsung selama tiga hari hingga 13 Mei 2026. 

Pelatihan dibuka langsung oleh Kepala Disdikbud Bireuen, Dr. Muslim, M.Si dan dalam arahannya, ia menegaskan perkembangan teknologi digital di era abad ke-21 telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. 

Menurutnya, guru tidak lagi hanya dituntut mampu mengajar secara konvensional, tetapi juga harus memahami serta memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran. 

“Deep learning merupakan bagian dari kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang memungkinkan komputer belajar dari data secara otomatis untuk mengenali pola, suara, gambar, maupun teks,” ujarnya. 

Ia menjelaskan, teknologi tersebut kini telah banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti penerjemah otomatis, pengenalan wajah, pencarian suara, hingga aplikasi pembelajaran digital. 

Selain itu, deep learning memiliki karakteristik menggunakan data dalam jumlah besar, memanfaatkan jaringan saraf tiruan berlapis (deep neural network), dan semakin banyak data yang dipelajari maka hasilnya akan semakin baik. 

Muslim berharap, melalui pelatihan tersebut para guru mampu menerapkan pembelajaran berbasis teknologi secara efektif di sekolah masing-masing. 

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan PTK Disdikbud Bireuen, Abdul Majid mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memahami dan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan sebagai pendukung proses belajar mengajar di sekolah dasar. 

“Peserta pelatihan berjumlah 150 guru SD negeri dan swasta dalam Kabupaten Bireuen. Untuk mengoptimalkan proses pelatihan, peserta dibagi ke dalam lima kelas,” katanya. 

Pelatihan tersebut menghadirkan lima narasumber, yakni Leli Marlina dari SMA Negeri 1 Bireuen, Muhammad dari SMA Negeri 1 Samalanga, Julaidar dari SMKN 1 Gandapura, M. Nazir dari UPTD SD Negeri 21 Bireuen, serta Irvan dari UPTD SD Negeri 1 Kuala. 

Melalui kegiatan tersebut, para guru diharapkan mampu mengikuti perkembangan teknologi pendidikan serta menerapkannya secara bijak, kreatif, dan inovatif dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. (Joniful Bahri)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »