-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Banjir Bandang Kembali Terjang Pining Gayo Lues, 122 KK Terdampak, Warga Mengungsi

By On Minggu, November 08, 2026

Banjir bandang menerjang permukiman warga di Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Sabtu malam, 07 November 2026. 

GAYO LUES, KabarViral79.Com – Banjir bandang menerjang permukiman warga di Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Sabtu malam, 07 November 2026. 

Luapan Sungai Pining yang membawa material kayu gelondongan merendam rumah penduduk dan merusak sejumlah fasilitas penghubung antarkawasan. 

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari diduga menjadi pemicu meningkatnya debit air sungai hingga meluap secara tiba-tiba dan menerjang kawasan permukiman. 

Seorang warga Kampung Pertik, Aminsyah mengatakan, air sungai mulai meluap deras sekitar pukul 21.00 WIB dan langsung memasuki permukiman penduduk. 

"Sekitar pukul sembilan malam, air sungai sudah meluap deras dan masuk ke permukiman warga," kata Aminsyah Minggu, 08 November 2026. 

Banjir bandang menerjang permukiman warga di Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Sabtu malam, 07 November 2026. 

Menurut Aminsyah, sedikitnya 122 Kepala Keluarga (KK) di Kampung Pertik terdampak banjir. Hampir seluruh rumah warga di kawasan tersebut terendam sehingga masyarakat terpaksa meninggalkan rumah untuk menyelamatkan diri. 

Sebagian warga memilih berlindung di rumah kerabat, sementara lainnya mengungsi ke masjid kampung demi menghindari kemungkinan banjir susulan. 

Hingga Minggu, 08 November 2026, warga masih menghadapi dampak bencana dan membutuhkan perhatian serta penanganan dari pihak terkait, terutama untuk memastikan keselamatan para pengungsi dan mendata kerusakan akibat banjir bandang tersebut. 

Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) sebelumnya juga melaporkan kejadian banjir di Desa Sekuelen, Kecamatan Blangjerango, Kabupaten Gayo Lues, akibat hujan lebat pada 07 Oktober 2026. 

Luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Blangjerango saat itu mengakibatkan sejumlah rumah warga terendam air bercampur lumpur. Namun, berdasarkan laporan sementara BPBA, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. (Joniful Bahri)

Next
This is the current newest page
Previous
Next Post »