-->
BREAKING NEWS

Berita Terbaru

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Yah Fud Minta Pemkab Bireuen Serius Benahi Pembinaan Olahraga Usia Muda

By On Sabtu, Mei 23, 2026

Wakil Ketua DPRA, Saifuddin Muhammad (Yah Fud). 

BIREUEN, KabarVira79.Com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Saifuddin Muhammad, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memberikan perhatian serius terhadap pembinaan olahraga, khususnya sepak bola usia muda. 

Menurut pria yang akrab disapa Yah Fud itu, prestasi olahraga tidak akan lahir tanpa adanya pembinaan yang terarah, serius, dan berkelanjutan di setiap cabang olahraga. 

“Bagaimana bisa lahir prestasi apabila tidak dilakukan pembinaan di semua cabang olahraga. Karena itu, pembinaan harus benar-benar serius dengan memilih cabang olahraga unggulan,” kata Yah Fud. 

Meski menjabat sebagai Ketua PSSI Bireuen, Yah Fud menegaskan dirinya tetap menghargai seluruh cabang olahraga. Namun, ia menilai sepak bola memiliki dampak besar dalam mengangkat marwah dan gengsi daerah di tingkat regional maupun nasional. 

“Ketika sepak bola mampu juara PORA Aceh atau juara Piala Soeratin Aceh, tentu ini menjadi marwah dan gengsi daerah serta mampu mengharumkan nama Bireuen di kancah sepak bola,” ujarnya. 

Wakil Ketua DPRA, Saifuddin Muhammad (Yah Fud) saat menyerahkan bantuan bola kepada pengurus SSB di Lapangan RTH Cöt Gapu, Bireuen. 

Menurutnya, Kabupaten Bireuen memiliki potensi besar melahirkan pemain-pemain berkualitas. Namun, potensi tersebut membutuhkan dukungan nyata dari pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak swasta. 

“Bireuen punya potensi besar untuk itu, tapi membutuhkan dukungan pemerintah dan semua pihak di daerah, termasuk pihak swasta,” katanya. 

Yah Fud juga menekankan pentingnya sinergi antara PSSI Bireuen dan pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan pemain muda. Apalagi, sebagian besar pemain masih berstatus amatir dan membutuhkan fasilitas serta pembinaan yang memadai. 

“Pemerintah punya tanggung jawab moral dan harus mampu memfasilitasi anak-anak ini agar menjadi pemain andal di masa depan. Itu yang menjadi keinginan utama kita,” ungkapnya. 

Ia menilai, dalam beberapa tahun terakhir perhatian pemerintah daerah terhadap pembinaan olahraga mulai berkurang. Meskipun sejumlah program tetap berjalan, namun dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan. 

Karena itu, Yah Fud berharap pemerintah daerah dapat kembali memprioritaskan pembinaan olahraga sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak prestasi dan generasi muda berdaya saing. (Joniful Bahri)

Yah Fud Siapkan Generasi Emas Sepak Bola dan Siap Bina Pesepak Bola Muda Bireuen

By On Sabtu, Mei 23, 2026

Wakil Ketua DPRA, Saifuddin Muhammad (Yah Fud) bersilaturahmi dengan masyarakat dan komunitas sepak bola dalam agenda Reses II Tahun 2026 Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Bireuen di RTH Cot Gapu, Jumat sore, 22 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral 79.Com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Saifuddin Muhammad menegaskan komitmennya dalam membina generasi pesepak bola usia muda di Kabupaten Bireuen. 

Komitmen tersebut disampaikan Saifuddin Muhammad yang akrab disapa Yah Fud saat bersilaturahmi dengan masyarakat dan komunitas sepak bola dalam agenda Reses II Tahun 2026 Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Bireuen, di RTH Cot Gapu, Jumat sore, 22 Mei 2026. 

Dalam kegiatan itu, Yah Fud bertemu langsung dengan ratusan pemain muda dari tiga tim sepak bola Bireuen, yakni tim Soeratin U-15, Soeratin U-17, dan tim PORA Bireuen. 

“Agenda silaturahmi ini bertepatan dengan Reses II Tahun 2026. Kita menginisiasi kegiatan bersama komunitas olahraga sepak bola sebagai bentuk perhatian terhadap pembinaan pemain muda,” kata Yah Fud kepada media ini. 

Wakil Ketua DPRA, Saifuddin Muhammad (Yah Fud) bersilaturahmi dengan masyarakat dan komunitas sepak bola dalam agenda Reses II Tahun 2026 Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Bireuen di RTH Cot Gapu, Jumat sore, 22 Mei 2026. 

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah komunikasi dan motivasi bagi para pemain agar lebih serius menjalani proses pembinaan dan latihan. 

Ia menargetkan tim Soeratin U-15, U-17, serta tim PORA Bireuen mampu meraih prestasi terbaik di tingkat Aceh. 

“Kita memberi motivasi kepada adik-adik pemain sepak bola agar terus fokus dalam pembinaan. Target kita ke depan, tim Soeratin dan PORA Bireuen bisa menjadi juara di Aceh,” ujarnya. 

Sebagai Wakil Ketua DPRA sekaligus Ketua PSSI Bireuen, Yah Fud menilai potensi pesepak bola muda di Kabupaten Bireuen sangat besar dan membutuhkan pembinaan yang berkelanjutan. 

Wakil Ketua DPRA, Saifuddin Muhammad (Yah Fud) bersilaturahmi dengan masyarakat dan komunitas sepak bola dalam agenda Reses II Tahun 2026 Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Bireuen di RTH Cot Gapu, Jumat sore, 22 Mei 2026. 

Ia menyebutkan, tingginya antusiasme masyarakat terlihat saat seleksi pemain Soeratin U-15 dan U-17 yang diikuti sekitar 500 pemain muda dari berbagai kecamatan di Bireuen. 

“Kita melihat potensi pemain sepak bola di Bireuen sangat luar biasa. Setiap tahun perkembangan pemain muda juga terus terlihat,” katanya. 

Selain memberikan motivasi, Yah Fud juga ikut menyalurkan bantuan bola kaki kepada sejumlah klub Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kabupaten Bireuen guna mendukung proses pembinaan pemain usia dini secara kontinu. 

Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang latihan dan meningkatkan semangat para pemain muda dalam mengembangkan kemampuan mereka. 

Yah Fud berharap, dari proses pembinaan tersebut akan lahir kembali pemain muda asal Bireuen yang mampu mengikuti jejak para senior mereka hingga menembus level nasional, baik bersama tim nasional Indonesia maupun klub Liga 1. 

“Kita ingin ada pemain muda Bireuen yang mampu menjadi pemain nasional dan tampil di Liga 1,” pungkasnya. (Joniful Bahri)

Disdikbud Bireuen Gelar FLS3N SMP 2026, Diikuti 140 Siswa

By On Jumat, Mei 22, 2026

Kepala Disdikbud Bireuen, Muslim MSi, saat membuka FLS3N jenjang SMP Tahun 2026, di Aula SPNF-SKB Disdikbud Bireuen, Kamis, 21 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen melalui Bidang Pembinaan SMP menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SMP Tahun 2026. 

Kegiatan berlangsung selama dua hari, 21–22 Mei 2026, di lima lokasi dalam kompleks Disdikbud Bireuen dan diikuti 140 peserta dari 28 SMP negeri dan swasta di Kabupaten Bireuen. 

Kegiatan FLS3N itu mengusung tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya” dan dibuka Kepala Disdikbud Bireuen, Muslim MSi, di Aula SPNF-SKB Disdikbud Bireuen, Kamis 21 Mei 2026. 

Dalam sambutannya, Muslim mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung. 

Ia menegaskan, peserta yang mengikuti FLS3N membawa nama baik sekolah masing-masing sehingga harus mampu menunjukkan bakat, kreativitas, dan kemampuan terbaik yang dimiliki. 

Seorang siswi tampil di ajang FLS3N jenjang SMP Tahun 2026, di Aula SPNF-SKB Disdikbud Bireuen, Kamis, 21 Mei 2026. 

Selain itu, Muslim juga meminta dewan juri memberikan penilaian secara objektif, transparan, dan profesional tanpa intervensi pihak manapun. 

“Kompetisi ini harus menjadi ajang adu bakat yang adil, jujur, dan sportif bagi seluruh peserta,” ujarnya. 

Sementara itu, Plt Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Bireuen, Azhari, mengatakan, FLS3N menjadi wadah bagi siswa untuk menggali potensi, mengekspresikan kreativitas, serta menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya bangsa. 

Menurutnya, terdapat delapan cabang lomba yang dipertandingkan, yakni ilustrasi, menyanyi solo, kreativitas musik tradisional, ansambel campuran, tari kreasi, pantomim, mendongeng, dan menulis cerita. 

“Juara I di masing-masing cabang lomba akan mewakili Kabupaten Bireuen ke tingkat provinsi,” kata Azhari. (Joniful Bahri)

Fraksi PKB DPRK Bireuen Kritik APBK 2026, Nilai Belum Prioritaskan Kepentingan Rakyat

By On Kamis, Mei 21, 2026

Wakil Ketua DPRK Bireuen dari Fraksi PKB, Surya Dharma, didampingi Ketua Fraksi PKB, Nanda Rizka, saat konferensi pers bersama wartawan di Meuligoe Residence Cot Gapu, Kota Juang, Bireuen, Aceh, Kamis, 21 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRK Bireuen menilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Bireuen Tahun Anggaran 2026 senilai lebih dari Rp 1,8 triliun belum sepenuhnya berpihak kepada kepentingan masyarakat. 

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRK Bireuen dari Fraksi PKB, Surya Dharma, didampingi Ketua Fraksi PKB, Nanda Rizka, dalam konferensi pers bersama wartawan di Meuligoe Residence Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Bireuen, Aceh, Kamis, 21 Mei 2026. 

Surya Dharma mengatakan, sejumlah sektor dinilai belum mendapatkan perhatian maksimal dalam APBK 2026, terutama sektor pertanian. 

Menurutnya, kerusakan saluran irigasi, saluran cacing, dan areal persawahan akibat banjir hingga kini belum tertangani secara optimal. 

Ia menyebut, penanganan kerusakan sektor pertanian tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah pusat, melainkan juga membutuhkan dukungan anggaran dari pemerintah daerah. 

“Karena tidak ada alokasi anggaran dari pemerintah daerah, penanganannya tidak maksimal. Sampai sekarang petani belum bisa bercocok tanam,” ujar Surya Dharma. 

Selain pertanian, Fraksi PKB juga menyoroti sektor perikanan yang dinilai belum memperoleh perhatian memadai dalam penyusunan APBK Bireuen 2026. 

Bahkan, kata Surya Dharma, sektor pemberdayaan masyarakat disebut tidak mendapatkan alokasi anggaran. 

Surya Dharma juga mengaku Fraksi PKB tidak dilibatkan dalam pembahasan APBK 2026. 

Ia menjelaskan, saat pembahasan berlangsung dirinya sedang berada di Langsa dan meminta tim Badan Anggaran (Banggar) terlebih dahulu memanggil Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) untuk membahas kebutuhan masing-masing instansi sambil menunggu dirinya kembali. Namun, usulan tersebut disebut tidak direspons. 

“Akhirnya saya tidak mau menandatangani lembar pengesahan APBK Bireuen. APBK 2026 tetap disahkan tanpa tanda tangan saya,” katanya. 

Sementara itu, Ketua Fraksi PKB DPRK Bireuen, Nanda Rizka atau yang akrab disapa Abi Nanda juga menyampaikan keprihatinannya terhadap penyusunan APBK 2026 yang dinilai belum berpihak kepada masyarakat luas. 

Ia turut menyoroti penanganan bencana banjir oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen yang dinilai masih lambat. 

Menurutnya, hingga saat ini masih banyak hak korban banjir yang belum terpenuhi. 

Abi Nanda juga mengaku pihaknya kesulitan memperoleh data terkait bantuan bencana dari BPBD Bireuen. 

“Kami sudah menyurati BPBD Bireuen terkait bantuan, namun mereka tidak terbuka kepada kami,” ujarnya. (Joniful Bahri)

Pemkab Bireuen Peringati Harkitnas ke-118, Tekankan Pentingnya Kedaulatan Digital

By On Kamis, Mei 21, 2026

Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, MT, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026, di Halaman Kantor Pusat Pemerintahan setempat, Rabu, 20 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026, di Halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Bireuen, Rabu, 20 Mei 2026. 

Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, MT, bertindak sebagai Inspektur Upacara yang berlangsung khidmat dan diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur pemerintahan dan pelajar. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRK Bireuen, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Instansi Vertikal, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Fungsional, Aparatur Sipil Negara (ASN), PPPK, Pegawai Instansi Vertikal, serta perwakilan siswa SD, SMP, dan SMA di Kabupaten Bireuen. 

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati membacakan sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia (RI), Meutya Viada Hafid, yang mengangkat tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. 

Tema tersebut merepresentasikan semangat menjaga generasi muda sebagai bagian penting dalam memperkuat kedaulatan bangsa di tengah perkembangan zaman dan transformasi digital. 

“Kebangkitan nasional merupakan proses dinamis yang menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. Memasuki tahun 2026, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” kata Razuardi saat membacakan amanat Menkomdigi. 

Dalam amanat tersebut juga disampaikan sejumlah program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis, pemerataan akses pendidikan melalui Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, layanan cek kesehatan gratis, serta penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. 

Pemerintah juga disebut memberikan perhatian serius terhadap perlindungan generasi muda di ruang digital melalui penerapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Perlindungan Anak di Ruang Digital (PP TUNAS). 

Peraturan tersebut mengatur penundaan akses media sosial dan platform digital berisiko tinggi bagi anak di bawah usia 16 tahun guna menciptakan ruang digital yang sehat dan beretika. 

Di akhir amanat, Wakil Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi hingga generasi muda, untuk terus menyalakan semangat kebangkitan nasional dengan menjadikan Asta Cita sebagai arah pembangunan bangsa. 

Momentum Harkitnas ke-118 ini juga menjadi ajakan bagi masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, serta mendukung pembangunan yang berorientasi pada kemajuan bersama. (Joniful Bahri)

Pemkab Bireuen Gelar Forum Konsultasi Publik untuk Tingkatkan Pelayanan Perizinan

By On Kamis, Mei 21, 2026

Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT, membuka Forum Konsultasi Publik (FKP) terkait penyelenggaraan pelayanan perizinan dan non-perizinan, di Aula Hotel Bireuen Jaya, Rabu, 20 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) terkait penyelenggaraan pelayanan perizinan dan non-perizinan di Kabupaten Bireuen. 

Kegiatan tersebut dibuka Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT, di Aula Hotel Bireuen Jaya, Rabu, 20 Mei 2026. 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Razuardi menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan forum tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor perizinan dan non-perizinan. 

“Penyelenggaraan perizinan dan non-perizinan yang prima merupakan salah satu kunci utama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel,” ujar Razuardi. 

Menurutnya, forum konsultasi publik menjadi ruang dialog yang konstruktif dan partisipatif antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat guna menyerap masukan, saran, serta evaluasi terhadap pelayanan yang telah berjalan. 

Ia menegaskan, hasil forum tersebut akan dijadikan bahan evaluasi dalam perbaikan kebijakan dan peningkatan kualitas layanan perizinan di Kabupaten Bireuen. 

“Harapan kita ke depan, pelayanan perizinan dan non-perizinan di Kabupaten Bireuen semakin mudah, cepat, transparan, akuntabel, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan pelaku usaha,” ujarnya. 

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Bireuen, Ir. Ritahayati, ST mengatakan, penyelenggaraan pelayanan publik harus terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan regulasi terbaru. 

Menurutnya, forum konsultasi publik dilaksanakan untuk menghimpun masukan dari berbagai elemen masyarakat sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan dan langkah strategis pelayanan perizinan. 

“Tujuan kegiatan ini untuk mendapatkan masukan, saran, dan evaluasi terkait prosedur, durasi pelayanan, serta kepastian biaya layanan perizinan dan non-perizinan,” jelas Ritahayati. 

Selain itu, forum juga membahas dinamika dan perubahan sistem Online Single Submission (OSS) serta dampaknya terhadap proses perizinan di daerah. 

Forum tersebut turut menginventarisasi berbagai isu dalam penyelenggaraan perizinan, seperti hambatan teknis, koordinasi antarinstansi, hingga pemahaman pelaku usaha, guna merumuskan rekomendasi kebijakan dalam meningkatkan efektivitas pelayanan. 

Kegiatan itu dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, pelaku UMKM, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), akademisi, media massa dan media online, serta para pelaku usaha. (Joniful Bahri)

Kejari Bireuen Terima Tahap II Tersangka Kasus Ganja dari Polda Aceh

By On Rabu, Mei 20, 2026

JPU Kejari Bireuen menerima penyerahan tanggung jawab tersangka dan barang bukti (tahap II) kasus tindak pidana narkotika jenis ganja dari Polda Aceh, di Ruang Tahap II Kejari Bireuen.  

BIREUEN, KabarViral79.Com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen menerima penyerahan tanggung jawab tersangka dan barang bukti (tahap II) kasus tindak pidana narkotika jenis ganja dari Polda Aceh, di Ruang Tahap II Kejari Bireuen. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, Yarnes S.H., M.H mengatakan, tersangka yang diserahkan berinisial AW beserta sejumlah barang bukti terkait perkara narkotika. 

“Barang bukti yang diserahkan berupa tiga karung goni besar warna putih yang dibungkus plastik hitam berisi narkotika jenis ganja, satu karung goni besar warna putih yang dibungkus plastik putih berisi ganja, serta satu unit handphone merek Nokia model TA-1557,” ujar Yarnes. 

Ia menjelaskan, setelah proses tahap II dilaksanakan, tersangka AW selanjutnya akan menjalani proses penahanan oleh JPU untuk kepentingan persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Bireuen. 

Tersangka AW disangka melanggar Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 115 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 

Kejari Bireuen menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya penegakan hukum terhadap tindak pidana narkotika di wilayah Kabupaten Bireuen dan sekitarnya. (Joniful Bahri)

Ratusan Siswa SD Bireuen Tampilkan Talenta di Ajang FLS3N 2026

By On Rabu, Mei 20, 2026

Kepala Disdikbud Bireuen, Muslim M.Si, membuka ajang (FLS3N) Tingkat SD di lapangan terbuka Disdikbud setempat, Selasa, 19 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Ratusan peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) mengikuti Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Bireuen Tahun 2026 yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen, Selasa, 19 Mei 2026. 

Kegiatan yang mengusung tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa Melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya” itu dibuka Kepala Disdikbud setempat, Muslim M.Si, di lapangan terbuka Disdikbud setempat. 

Dalam sambutannya, Muslim mengapresiasi para peserta yang telah lolos seleksi tingkat KKKS dan meminta seluruh siswa mengikuti perlombaan dengan semangat, percaya diri, serta menjunjung sportivitas. 

Menurutnya, selain menjadi ajang pengembangan bakat seni dan sastra, FLS3N juga dinilai sebagai sarana mempererat silaturahmi antar sekolah di Kabupaten Bireuen. 

“Kemenangan bukan tujuan utama, tetapi pengalaman dan proses belajar menjadi bekal penting bagi masa depan anak-anak,” ujarnya. 

Peserta FLS3N tingkat SD saat tampil di lapangan terbuka Disdikbud setempat, Selasa, 19 Mei 2026.

Ia juga meminta dewan juri bersikap netral dan objektif dalam melakukan penilaian agar bakat peserta dapat berkembang secara maksimal. 

Ketua panitia, Khairul Mursalin mengatakan, FLS3N berlangsung selama dua hari, 19–20 Mei 2026, di kompleks Disdikbud Bireuen dengan melibatkan 20 juri. 

Ia juga berharap kegiatan tersebut mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan prestasi, kreativitas, serta pembentukan karakter peserta didik di Kabupaten Bireuen. 

Juara pertama setiap cabang lomba akan mewakili Kabupaten Bireuen pada FLS3N tingkat Provinsi Aceh Juni 2026 mendatang. (Joniful Bahri)

110 Guru SD di Bireuen Ikuti Pelatihan Coding dan Kecerdasan Artifisial

By On Selasa, Mei 19, 2026

Kepala Disdikbud Bireuen, Dr. Muslim, M.Si saat kegiatan pelatihan pembelajaran coding dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), di Aula SPNF-SKB Disdikbud Bireuen, Senin, 18 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Sebanyak 110 guru Sekolah Dasar (SD) negeri dan swasta di Kabupaten Bireuen mengikuti pelatihan pembelajaran coding dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen. 

Kegiatan program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tersebut dilaksanakan melalui Bidang Pembinaan Ketenagaan (PTK) selama tiga hari, 18–20 Mei 2026, di komplek Disdikbud Bireuen. 

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Disdikbud Bireuen, Dr. Muslim, M.Si, di Aula SPNF-SKB Disdikbud Bireuen, Senin 18 Mei 2026. 

Dalam arahannya, Muslim mengatakan, perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. 

Menurutnya, guru memiliki peran penting dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan abad ke-21. 

“Peserta didik saat ini dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan melek teknologi,” ujar Muslim. 

Ia menjelaskan, coding merupakan dasar dalam pengembangan teknologi digital, sedangkan kecerdasan artifisial (AI) telah dimanfaatkan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan. 

“AI dapat digunakan dalam pembuatan media pembelajaran, analisis hasil belajar, pembuatan soal, hingga administrasi pembelajaran,” katanya. 

Karena itu, lanjut Muslim, guru perlu meningkatkan kompetensi digital agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan menerapkannya dalam proses belajar mengajar. 

“Pelatihan coding dan kecerdasan artifisial ini merupakan upaya mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi,” jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan PTK Disdikbud Bireuen, Abdul Majid, S.H., MM, mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman guru mengenai dasar-dasar coding dan AI. 

Selain itu, kegiatan juga bertujuan membantu guru memahami perkembangan teknologi digital dan penerapannya dalam dunia pendidikan, sekaligus meningkatkan kompetensi digital guru dalam mendukung pembelajaran yang inovatif dan kreatif. 

“Guru juga dibekali keterampilan penggunaan tools berbasis AI untuk membantu pembuatan materi ajar, soal, media pembelajaran, dan administrasi pendidikan,” ujar Abdul Majid. 

Ia menyebutkan, untuk mengoptimalkan proses pelatihan, sebanyak 110 peserta dibagi dalam empat kelas. 

Pelatihan menghadirkan empat narasumber, di antaranya Gustina Fitriani, S.Pd dari SMA Negeri 1 Gandapura, Khairul Azmi, S.Kom dari UPTD SD Negeri 19 Bireuen, Yunita, S.Pd dari UPTD SMP Negeri 1 Bireuen, serta Irmayani, S.Pd dari UPTD SD Negeri 13 Bireuen. 

“Hasil dari pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan serta mendukung terwujudnya generasi emas 2045,” pungkas Abdul Majid. (Joniful Bahri)

Bireuen Sosialisasikan Aturan Baru Perizinan Berusaha kepada Aparatur dan OPD

By On Selasa, Mei 19, 2026

Pemkab Bireuen melalui DPMPTSP menggelar Sosialisasi Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, di Meeting Room I Hotel Bireuen Jaya, Senin, 18 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggelar Sosialisasi Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2025. 

Kegiatan tersebut dibuka Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, yang diwakili Asisten II Setdakab Bireuen, Mawardi, SSTP., M.Si, di Meeting Room I Hotel Bireuen Jaya, Senin, 18 Mei 2026. 

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Mawardi, disebutkan bahwa Pemkab Bireuen menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut sebagai upaya meningkatkan pemahaman terhadap regulasi perizinan berusaha. 

Menurutnya, PP Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, transparan, dan akuntabel. 

“Melalui pendekatan berbasis risiko, proses perizinan berusaha kini menjadi lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran sesuai tingkat risiko dari setiap kegiatan usaha,” ujar Mawardi membacakan sambutan Bupati. 

Ia menambahkan, Pemkab Bireuen melalui DPMPTSP terus berkomitmen memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan pelaku usaha, termasuk dalam implementasi kebijakan perizinan berbasis risiko. 

Karena itu, kegiatan sosialisasi dinilai strategis untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada seluruh pemangku kepentingan terkait ketentuan dalam PP Nomor 28 Tahun 2025. 

“Dengan pemahaman yang selaras, kita optimis dapat mewujudkan kemudahan berusaha, peningkatan realisasi investasi, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Bireuen,” katanya. 

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Bireuen, Ir. Ritahayati, ST, mengatakan  kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai struktur dan implementasi teknis perizinan berdasarkan tingkat risiko sebagaimana diatur dalam PP Nomor 28 Tahun 2025. 

Selain itu, kegiatan juga bertujuan meningkatkan pemahaman para kasi perizinan, kasi ketentraman dan ketertiban umum di kecamatan, serta dinas teknis mengenai perubahan regulasi dari PP Nomor 5 Tahun 2021 ke PP Nomor 28 Tahun 2025. 

“Kegiatan ini menghadirkan narasumber Saifullah Abdul Gani, S.St., M.Kes dari DPMPTSP Aceh serta pakar dan praktisi dari DPMPTSP Kabupaten Bireuen,” jelas Ritahayati. 

Sosialisasi berlangsung selama dua hari, 18–19 Mei 2026, diikuti 40 peserta yang terdiri atas kasi perizinan, kasi ketentraman, kasi ketertiban umum dari 17 kecamatan, serta pemegang hak akses turunan OSS RBA di OPD teknis. (Joniful Bahri)

SSB Bijeh Mata Bireuen Juara Sumbagut, Dua Tim Bijeh Mata Lolos ke Tingkat Nasional

By On Minggu, Mei 17, 2026

Tim sepak bola usia dini SSB Bijeh Mata Cot Rabo Peusangan Bireuen, Aceh U-10, keluar sebagai juara Sumbagut, kejuaraan sepak bola usia dini Soccer Junior League yang berlangsung di lapangan Kopasgat Parako 463 Medan, Sumatera Utara. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Tim sepak bola usia dini SSB Bijeh Mata Cot Rabo Peusangan Bireuen, Aceh U-10, keluar sebagai juara 

Sumbagut dalam ajang kejuaraan sepak bola usia dini Soccer Junior League yang berlangsung di lapangan Kopasgat Parako 463 Medan, Sumatera Utara, 14-15 Mei 2026. 

Atas perolehan juara Sumbagut tersebut, Tim Binaan Darmawan-Azmar Fonna (Komeng), lolos ke tingkat nasional yang akan digelar di Padang, Sumatera Barat, Agustus 2026 ini. 

Keberhasilan tim SSB Bijeh Mata Cot Rabo Bireuen ini, setelah dipartai final berhasil mengalahkan SSB Rantau Parapat Sumut lewat drama adu pinalti (2-1) setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal 2x10 menit lewat gol yang dicetak Azizul Azmi. 

Kejuaraan sepak bola ini diikuti sebanyak 30 SSB perwakilan Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh. SSB Bijeh Mata di bawah asuhan pelatih Azmar Fonna dan dimanejeri Abdullah. 

Tim sepak bola usia dini SSB Bijeh Mata Cot Rabo Peusangan Bireuen, Aceh U-10. 

Tidak hanya SSB Bijeh Mata U-10, SSB Bijeh Mata U-12 A juga berhasil lolos ke tingkat nasional, setelah Aqil Alhafizd, Al Khalidi, Zahi Gatra, Agam Gunawan, Habibul, Aam Gatra dan kawan-kawan meraih peringkat ketiga. 

Arif, Azmi, Wahed, Aidil CRT, Rivai Cot Ijue, Rahmad, Azam Patra dan Noval Cot U dan kawan-kawan menang atas SSB Bijeh Mata B dalam perebutan peringkat ketiga. 

Pelatih SSB Bijeh Mata, Azmar Fonna kepada wartawan, Sabtu, 16 Mei 2026 mengatakan, Tim SSB Bijeh Mata usia 12 juga mendapat satu tiket ke tingkat nasional Soccer Junior League. 

"SSB Bijeh Mata U-12 A menang dengan SSB Bijeh Mata B dalam perebutan peringkat ketiga, alhamdulillah kita dua tim lolos ke tingkat nasional yaitu SSB U-10 dan SSB U-12 A, yang akan berlangsung di Padang pada Agustus 2026 ini," sebut Azmar alias Komeng. 

Pembina SSB Bijeh Mata, Darmawan sangat berterima kasih kepada para pelatih dan ofisial tim serta seluruh pemain yang telah sukses mengharumkan nama Kabupaten Bireuen di ajang sepak bola usia dini wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut). 

"Atas pencapaian prestasi ini kami sangat mengharapkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bireuen dan donatur untuk membantu tim SSB Bijeh Mata Usia 10 dan 12 tahun, untuk berangkat ke tingkat nasional Soccer Junior League di Sumatra Barat bulan Agustus mendatang," pinta Darmawan. ( Joniful Bahri)

Adnen Nurdin Bantu Perbaiki Jalan Longsor Penghubung Paya Cut–Simpang Mulia

By On Kamis, Mei 14, 2026

Anggota DPRK Bireuen dari  Fraksi PKB, Adnen Nurdin membantu memperbaiki ruas jalan longsor yang menghubungkan Desa Juli Paya Cut dengan Desa Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Anggota DPRK Bireuen dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), Adnen Nurdin membantu memperbaiki ruas jalan longsor yang menghubungkan Desa Juli Paya Cut dengan Desa Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Kamis, 14 Mei 2026. 

Ruas jalan tersebut sebelumnya mengalami longsor akibat banjir yang terjadi pada akhir November 2025 lalu. Kondisi jalan semakin parah dalam beberapa bulan terakhir sehingga membahayakan pengguna jalan dan menghambat aktivitas warga, khususnya petani kebun di kawasan pedalaman Kecamatan Juli. 

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, bagian selatan badan jalan telah ambruk ke sungai akibat abrasi tebing sungai yang terus terjadi. Akibatnya, badan jalan semakin sempit dan sulit dilalui kendaraan roda empat. 

Warga khawatir apabila tidak segera ditangani, ruas jalan tersebut akan putus total dan membahayakan masyarakat yang melintas. 

"Jalan desa kami longsor akibat banjir. Warga yang mayoritas petani kebun sangat sulit mengangkut hasil panen. Alhamdulillah untuk sementara sudah diperbaiki berkat bantuan Ibu Adnen, anggota dewan dari PKB," ujar M Syukur, warga Desa Juli Paya Cut. 

Anggota DPRK Bireuen dari  Fraksi PKB, Adnen Nurdin mengerahkan satu unit alat berat jenis excavator untuk menimbun badan jalan yang longsor. 

Meski demikian, warga masih berharap pemerintah dapat melakukan perbaikan permanen sekaligus pengaspalan jalan penghubung Desa Juli Paya Cut–Simpang Mulia. 

Menanggapi keluhan masyarakat, Adnen Nurdin langsung mengerahkan satu unit alat berat jenis excavator untuk menimbun badan jalan yang longsor. 

Berkat penanganan sementara tersebut, ruas jalan kini sudah kembali dapat dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat. 

"Alhamdulillah untuk sementara warga Juli Paya Cut dan Simpang Mulia sudah bisa melintas untuk mengangkut hasil kebun ke kota," kata Adnen Nurdin. (Joniful Bahri)

Pemkab Bireuen Hibahkan Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

By On Rabu, Mei 13, 2026

Pemkab Bireuen serahkan hibah tanah kepada Kemenhaj Provinsi Aceh untuk pembangunan gedung PLHUT Bireuen. 

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh untuk pembangunan gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kabupaten Bireuen. 

Penyerahan hibah dilakukan langsung oleh Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Aceh, Drs. H. Arijal, M.Si, di sela pelepasan Jemaah Calon Haji Kloter 08 BTJ, di Aula Asrama Haji Embarkasi Aceh, Selasa, 12 Mei 2026.

Bupati Mukhlis mengatakan, hibah tanah tersebut merupakan bentuk dukungan Pemkab Bireuen dalam memperkuat pelayanan keagamaan, khususnya bagi calon jemaah haji dan umrah. 

“Hibah tanah ini menjadi komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama bagi masyarakat yang akan menunaikan ibadah haji. Kenyamanan jemaah harus dimulai sejak proses persiapan dan administrasi di daerah,” ujar Mukhlis. 

Menurutnya, pembangunan gedung PLHUT di Kabupaten Bireuen diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih efektif, terintegrasi, dan efisien bagi masyarakat. 

Pemkab Bireuen juga berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat meningkatkan kepuasan jemaah haji asal Bireuen dalam memperoleh layanan administrasi dan pembinaan. 

Mukhlis menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Haji dan Umrah perlu terus diperkuat demi mendukung pelayanan kepada masyarakat. 

“Kita ingin jemaah mendapatkan pelayanan maksimal sejak sebelum keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah,” katanya. 

Acara penyerahan hibah turut disaksikan Kepala Kemenhaj Kabupaten Bireuen Sulaimannur, pejabat Kanwil Kemenhaj Aceh, jajaran Pemkab Bireuen, serta para calon jemaah haji asal Bireuen yang akan berangkat ke Tanah Suci. (Joniful Bahri)

Bupati Bireuen Lepas 393 Jemaah Haji Kloter 08 Embarkasi Aceh

By On Rabu, Mei 13, 2026

Bupati Bireuen, H. Mukhlis melepas keberangkatan 393 JCH yang tergabung dalam Kloter 08 Embarkasi Aceh (BTJ-08), di Aula Arafah Asrama Haji Banda Aceh, Selasa malam, 12 Mei 2026. 

BANDA ACEH, KabarViral79.Com - Bupati Bireuen, H. Mukhlis secara resmi melepas keberangkatan 393 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 08 Embarkasi Aceh (BTJ-08), di Aula Arafah Asrama Haji Banda Aceh, Selasa malam, 12 Mei 2026. 

Acara pelepasan turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Aceh, Drs. H. Arijal, M.Si, Bupati Aceh Besar Syeh Muharram, Asisten I Setdakab Gayo Lues yang mewakili Bupati Gayo Lues, Ketua TP PKK Kabupaten Bireuen, Asisten Pemerintahan Setdakab Bireuen, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, serta jajaran pimpinan Asrama Haji. 

Kloter 08 terdiri dari gabungan jemaah asal tiga kabupaten, yakni Kabupaten Bireuen sebanyak 211 orang, Kabupaten Aceh Besar 102 orang, dan Kabupaten Gayo Lues 74 orang. 

Dalam rombongan tersebut, Najwa Laisa Salsabia (19), asal Gayo Lues, tercatat sebagai jemaah termuda. Sementara jemaah tertua bernama Khatijah berasal dari Kabupaten Bireuen. 

Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis berpesan agar seluruh jemaah menjaga nama baik Indonesia dan Aceh selama berada di Tanah Suci. 

“Jaga sikap, patuhi seluruh aturan Pemerintah Arab Saudi dan penyelenggara haji, serta jaga kesehatan agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan baik,” ujar Mukhlis. 

Jemaah Kloter 08 dijadwalkan bertolak menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Rabu siang. (Joniful Bahri)

Bupati Bireuen Bentuk Satgas Validasi Desil JKA, 57 Ribu Warga Terancam Tak Ditanggung

By On Selasa, Mei 12, 2026

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST menggelar rapat intensif bersama sejumlah pihak terkait di Pendopo Bupati, Senin, 11 Mei 2026  terkait validasi data warga. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Pemberlakuan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) sejak 1 Mei 2026 menyebabkan sekitar 57 ribu warga Kabupaten Bireuen tidak lagi masuk dalam cakupan pembiayaan JKA. Mereka berasal dari kelompok Desil 8 hingga 10. 

Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST menggelar rapat intensif bersama sejumlah pihak terkait di Pendopo Bupati, Senin, 11 Mei 2026, guna membahas percepatan pembenahan data desil masyarakat agar pelayanan kesehatan tetap tepat sasaran. 

Dalam rapat itu, Mukhlis menegaskan bahwa penerapan Pergub Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tidak boleh merugikan masyarakat kurang mampu akibat kekeliruan pendataan. 

“Tidak boleh terjadi warga Bireuen yang berhak mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dalam skema JKA justru kehilangan haknya karena kekeliruan penentuan desil. Itu jangan sampai terjadi,” kata Mukhlis. 

Rapat tersebut turut dihadiri Ketua DPRK Bireuen Juniadi, Sekretaris Daerah Ismunandar, Kepala BPJS, Kepala BPS, anggota Komisi III DPRK Bireuen, Direktur RSUD dr Fauziah, serta sejumlah Kepala SKPK. 

Menurut Mukhlis, percepatan validasi data desil menjadi langkah penting agar pelaksanaan Pergub JKA berjalan baik dan masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan di puskesmas maupun rumah sakit pemerintah. 

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Validasi Data Desil yang dipimpin Sekda Bireuen Ismunandar, ST. 

Satgas tersebut melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, BPJS, Badan Pusat Statistik (BPS), serta unsur terkait lainnya. Masa kerja Satgas ditetapkan selama tiga bulan mengikuti masa transisi penerapan Pergub JKA. 

Dalam pelaksanaannya, Satgas dibagi dalam dua klaster. Klaster pertama menangani aspek teknis pelayanan kesehatan, sedangkan klaster kedua fokus pada pembenahan dan validasi data masyarakat. 

“Satgas harus bekerja sebaik mungkin. Jangan ada lagi masyarakat yang dirugikan akibat kekeliruan desil. Partisipasi warga juga sangat diperlukan supaya mempercepat proses pembenahan data,” ujarnya. 

Pemkab Bireuen juga memastikan pelayanan kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan milik pemerintah tetap berjalan normal selama masa transisi kebijakan tersebut. 

“Pelayanan harus tetap prima sesuai standar layanan yang telah ditetapkan,” demikian ditegaskan Bupati Bireuen. (Joniful Bahri)

Bupati Bireuen Tegaskan Larangan Pemotongan Bantuan Penyintas Bencana

By On Senin, Mei 11, 2026

Bupati Bireuen, H. Mukhlis ST. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Bupati Bireuen, H. Mukhlis ST menegaskan seluruh bantuan yang diberikan negara kepada penyintas bencana hidrometeorologi harus diterima secara utuh tanpa potongan dalam bentuk apa pun. 

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul penyaluran bantuan bagi penyintas bencana berupa dana stimulan perumahan, dana stimulan ekonomi, dana isian perabotan, serta dana jatah hidup (jadup). 

Mukhlis mengatakan, bantuan tersebut merupakan hak penyintas bencana yang diberikan negara untuk mendukung pemulihan pasca bencana. 

Karena itu, ia meminta para penyintas menggunakan bantuan sesuai peruntukan yang telah diatur dalam ketentuan pemerintah. 

“Penyintas bencana harus menerima bantuan secara utuh tanpa pemotongan,” tegas Mukhlis. 

Ia juga melarang seluruh keuchik, aparatur desa, maupun pihak lain melakukan pemotongan atau menerima uang yang bersumber dari bantuan penyintas bencana dengan alasan apa pun. 

Menurutnya, tidak boleh ada pengondisian tertentu demi mendapatkan bagian dari dana bantuan tersebut. 

Mukhlis menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen tidak akan mentolerir praktik pemotongan bantuan yang menjadi hak masyarakat terdampak bencana. 

Selain itu, ia meminta pihak yang telah terlanjur menerima atau mengambil sebagian dana bantuan agar segera mengembalikannya kepada penerima yang berhak. 

Bupati juga menginstruksikan para Camat di seluruh wilayah Kabupaten Bireuen untuk melakukan pengawasan terhadap proses penyaluran bantuan. 

“Apabila terjadi tindakan di luar ketentuan, segera dicegah,” ujarnya. 

Ia berharap seluruh bantuan yang disalurkan pemerintah dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh penyintas untuk mendukung pemulihan kondisi ekonomi dan kehidupan mereka pasca bencana. (Joniful Bahri)

Disdikbud Bireuen Gelar Pelatihan Deep Learning bagi 150 Guru SD

By On Senin, Mei 11, 2026

Kepala Disdikbud Bireuen, Muslim membuka pelatihan deep learning atau pembelajaran mendalam bagi guru SD, di Aula SPNF-SKB setempat, Senin, 11 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bireuen melalui Bidang Pembinaan Ketenagaan (PTK) menyelenggarakan pelatihan deep learning atau pembelajaran mendalam bagi guru Sekolah Dasar (SD), Senin, 11 Mei 2026. 

Kegiatan yang berlangsung di Aula SPNF-SKB Disdikbud Bireuen tersebut diikuti 150 guru SD negeri dan swasta dari seluruh Kabupaten Bireuen dan akan berlangsung selama tiga hari hingga 13 Mei 2026. 

Pelatihan dibuka langsung oleh Kepala Disdikbud Bireuen, Dr. Muslim, M.Si dan dalam arahannya, ia menegaskan perkembangan teknologi digital di era abad ke-21 telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. 

Menurutnya, guru tidak lagi hanya dituntut mampu mengajar secara konvensional, tetapi juga harus memahami serta memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran. 

“Deep learning merupakan bagian dari kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang memungkinkan komputer belajar dari data secara otomatis untuk mengenali pola, suara, gambar, maupun teks,” ujarnya. 

Ia menjelaskan, teknologi tersebut kini telah banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti penerjemah otomatis, pengenalan wajah, pencarian suara, hingga aplikasi pembelajaran digital. 

Selain itu, deep learning memiliki karakteristik menggunakan data dalam jumlah besar, memanfaatkan jaringan saraf tiruan berlapis (deep neural network), dan semakin banyak data yang dipelajari maka hasilnya akan semakin baik. 

Muslim berharap, melalui pelatihan tersebut para guru mampu menerapkan pembelajaran berbasis teknologi secara efektif di sekolah masing-masing. 

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan PTK Disdikbud Bireuen, Abdul Majid mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memahami dan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan sebagai pendukung proses belajar mengajar di sekolah dasar. 

“Peserta pelatihan berjumlah 150 guru SD negeri dan swasta dalam Kabupaten Bireuen. Untuk mengoptimalkan proses pelatihan, peserta dibagi ke dalam lima kelas,” katanya. 

Pelatihan tersebut menghadirkan lima narasumber, yakni Leli Marlina dari SMA Negeri 1 Bireuen, Muhammad dari SMA Negeri 1 Samalanga, Julaidar dari SMKN 1 Gandapura, M. Nazir dari UPTD SD Negeri 21 Bireuen, serta Irvan dari UPTD SD Negeri 1 Kuala. 

Melalui kegiatan tersebut, para guru diharapkan mampu mengikuti perkembangan teknologi pendidikan serta menerapkannya secara bijak, kreatif, dan inovatif dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. (Joniful Bahri)

MaTA Soroti Kinerja DPRK Bireuen, Dinilai Lemah dalam Fungsi Pengawasan

By On Minggu, Mei 10, 2026

Koordinator MaTA, Alfian. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) menilai DPRK Bireuen mulai kehilangan fungsi pengawasan dan independensinya dalam menyikapi berbagai persoalan daerah, terutama terkait penanganan bencana ekologis yang hingga kini masih dirasakan masyarakat. 

Koordinator MaTA, Alfian mengatakan, perbedaan pernyataan antar anggota DPRK Bireuen yang berkembang di ruang publik bukan lagi sekadar dinamika politik biasa, melainkan telah menyentuh marwah lembaga legislatif. 

“DPRK seharusnya menjalankan mandat pengawasan, bukan justru terkesan membangun citra seolah pemerintahan daerah berjalan tanpa masalah,” kata Alfian dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Sabtu 9 Mei 2026 kemarin. 

Menurutnya, Kabupaten Bireuen masih menghadapi berbagai persoalan serius, termasuk dampak bencana ekologis yang belum tertangani secara maksimal. Namun, kondisi tersebut dinilai belum mendapat perhatian serius dari sebagian anggota legislatif. 

MaTA juga menyoroti adanya kecenderungan sebagian anggota DPRK lebih dekat dengan kepentingan kekuasaan dibanding memperjuangkan aspirasi masyarakat. 

Padahal, kata Alfian, anggota legislatif memiliki tanggung jawab menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, dan pembentukan regulasi. 

“Publik berhak mengkritisi kinerja DPRK. Jika fungsi pengawasan tidak berjalan maksimal, maka masyarakat patut mempertanyakan komitmen mereka terhadap kepentingan rakyat,” ujarnya. 

Selain itu, MaTA menilai masih banyak hal yang perlu dibenahi di Kabupaten Bireuen, mulai dari perencanaan anggaran berbasis kebutuhan masyarakat, peningkatan layanan publik hingga optimalisasi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Alfian menyebut, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) dinilai belum sepenuhnya terarah dan perlu pengawasan yang lebih kuat agar pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. 

MaTA juga mengajak masyarakat untuk tetap kritis terhadap kebijakan pemerintah dan kinerja legislatif demi mendorong pemerintahan yang lebih transparan dan berpihak kepada kepentingan publik. 

“Rakyat memiliki hak yang sama untuk mengawasi kinerja eksekutif maupun legislatif. Kritik yang konstruktif penting agar pembangunan daerah berjalan sesuai harapan masyarakat,” kata Alfian. (Joniful Bahri)

Bupati Bireuen Melepas Secara Resmi Keberangkatan Jemaah Haji Kabupaten Bireuen Tahun 2026

By On Sabtu, Mei 09, 2026

Bupati Bireuen, H. Mukhlis secara resmi melepas keberangkatan 359 jemaah haji asal Kabupaten Bireuen, pada Jumat malam, 08 Mei 2026, di Masjid Agung Sulthan Jeumpa. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Bupati Bireuen, H. Mukhlis secara resmi melepas keberangkatan 359 jemaah haji asal Kabupaten Bireuen, pada Jumat malam, 08 Mei 2026,di Masjid Agung Sulthan Jeumpa. 

Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh Ketua DPRK Bireuen, jajaran  Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen. 

Dalam laporannya, Kepala Dinas Syariat Islam, Munawar menyampaikan, pemberangkatan jemaah haji Kabupaten Bireuen Tahun 1447 H/2026 M ini dilaksanakan dalam dua tahap atau dua kelompok terbang (kloter). 

Kloter 5 BTJ terdiri dari 148 jemaah asal Kabupaten Bireuen yang akan bergabung dengan jemaah dari Kabupaten Aceh Tengah, Sabang, Gayo Lues, dan Pidie Jaya. 

Jemaah pada kloter ini dijadwalkan masuk asrama pada 9 Mei 2026 pukul 07:00 WIB dan berangkat menuju tanah suci pada 10 Mei 2026 pukul 06:40 WIB. 

Selanjutnya, Kloter 8 BTJ membawa 211 jemaah asal Bireuen yang bergabung dengan jemaah dari Kabupaten Aceh Besar dan Gayo Lues. 

Untuk kloter ini, jemaah dijadwalkan masuk asrama pada 12 Mei 2026 pukul 12:00 WIB dan diberangkatkan pada 13 Mei 2026 pukul 13:40 WIB. 

Namun, dilaporkan terdapat satu jemaah atas nama Yusri Umar dari Desa Cot Batee yang batal berangkat karena meninggal dunia. 

Pemkab Bireuen juga mencatat bahwa jemaah haji tertua pada tahun ini adalah Katijah Abdul Gani Umar yang berusia 97 tahun dari Desa Blang Panyang Kecamatan Samalanga. Sementara jemaah termuda adalah Imran Usman yang berusia 18 tahun dari Desa Lueng Kuli, Kecamatan Peusangan Selatan. 

Bupati Mukhlis dalam sambutannya menekankan pentingnya meluruskan niat semata-mata karena Allah SWT demi menjaga kesempurnaan ibadah. 

Dia juga mengingatkan para jemaah untuk senantiasa menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku selama di Tanah Suci. 

"Bapak dan Ibu jemaah haji adalah tamu Allah sekaligus duta bangsa. Melekat harkat dan martabat bangsa pada diri Bapak dan Ibu, sehingga diharapkan senantiasa menjaga sikap, perilaku, dan nama baik Indonesia selama berada di Tanah Suci," ujar Bupati H. Mukhlis dalam arahannya. 

Selain menitipkan pesan untuk menjaga kebugaran fisik, Bupati juga memohon kepada para jemaah agar menyempatkan diri mendoakan keselamatan bagi keluarga, ulama, serta umara di tempat-tempat mustajab. 

"Secara khusus, Pemkab Bireuen memohon doa agar daerah kita senantiasa dijauhkan dari bencana dan cita-cita pembangunan bersama dapat terwujud," ujarnya. 

Menutup sambutannya, Bupati melepas keberangkatan Jemaah Haji Kabupaten Bireuen secara simbolis dengan ucapan Basmalah. 

"Semoga Bapak dan Ibu jemaah haji serta para petugas mendapatkan kemudahan dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur dan mabrurah," pungkasnya. (Joniful Bahri)

Kuasa Hukum Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan UU ITE Terhadap Wartawan di Bireuen

By On Sabtu, Mei 09, 2026

Kuasa hukum Ilham Sakubat, Zulfikar Muhammad, SH, MH, usai mendampingi dua saksi dari pihak pelapor di Ruang Tipiter Satreskrim Polres Bireuen, Jumat, 08 Mei 2026. 

BIREUEN, KabarViral79.Com - Penyidik Tipiter Satreskrim Polres Bireuen terus mendalami kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang dilaporkan wartawan M. Ilham Sakubat terhadap pemilik akun Facebook bernama Anderson. 

Kuasa hukum pelapor mendesak polisi segera menaikkan status perkara ke tahap penyidikan, menetapkan tersangka, serta melakukan penahanan terhadap terlapor. 

Pernyataan itu disampaikan salah seorang tim kuasa hukum Ilham Sakubat, Zulfikar Muhammad, SH, MH, usai mendampingi dua saksi dari pihak pelapor di Ruang Tipiter Satreskrim Polres Bireuen, Jumat, 08 Mei 2026. 

Dalam kesempatan tersebut, penyidik juga kembali meminta keterangan dari Ilham Sakubat guna memperdalam proses penyelidikan kasus itu. 

Menurut Zulfikar, pemeriksaan saksi dilakukan terkait dugaan penghinaan, pencemaran nama baik, fitnah, serta tindakan yang dinilai merendahkan martabat korban melalui akun Facebook Anderson. 

“Dua alat bukti yang dibutuhkan polisi menurut kami sudah terpenuhi. Saatnya polisi segera meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan. Karena yang diserang bukan hanya pribadi Ilham Sakubat, tetapi juga keluarganya, termasuk anak dan istrinya,” kata Zulfikar. 

Ia menilai, setelah status perkara ditingkatkan, penyidik juga perlu melakukan penahanan terhadap terlapor karena dianggap memenuhi alasan subjektif penahanan. 

Menurutnya, terlapor berpotensi mengulangi perbuatannya, menghilangkan barang bukti, hingga melarikan diri. 

“Kami meminta secara khusus agar pemilik akun Anderson segera ditahan. Ini menyangkut serangan terhadap profesi wartawan yang merupakan bagian dari pilar demokrasi dan kebebasan pers,” ujarnya. 

Zulfikar juga mengungkapkan dugaan adanya pihak tertentu di balik akun Anderson yang perlu ditelusuri aparat penegak hukum. 

“Kami mensinyalir ada dugaan kekuatan besar di balik akun Anderson ini yang harus dibongkar sampai ke akar-akarnya. Bahkan jika diperlukan, polisi juga harus menelusuri aliran dana atau pihak yang membiayai penyerangan terhadap wartawan di Bireuen,” ucapnya. 

Selain itu, pihaknya menilai terdapat indikasi upaya menghilangkan barang bukti karena sejumlah unggahan terkait di akun Facebook Anderson disebut telah dihapus. 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Bireuen terkait perkembangan status penanganan kasus tersebut. (Joniful Bahri)